NovelToon NovelToon
Pergi Dengan 1 Milyar

Pergi Dengan 1 Milyar

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Lari Saat Hamil
Popularitas:104.6k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

Kanaka kecewa berat mengetahuinya jika kekasih sekaligus suster pribadinya, meninggalkannya demi uang 1 milyar tawaran dari Ayahnya. Sejak dia buta karena kecelakaan 2 tahun yang lalu, Zea begitu tulus menjaganya hingga ia jatuh cinta. Namun cinta tulusnya, kalah dengan uang 1 milyar.

8 tahun berlalu, saat Naka sudah bisa melihat setelah menjalani operasi kornea mata, ia bertemu dengan seorang wanita bernama Zara. Janda dengan satu anak laki-laki itu, memiliki suara yang mirip sekali dengan Zea. Fakta akhirnya terkuak, ia tahu jika Zara ternyata adalah Zea. Kebencian pada wanita itu, membuat Naka membalas dendam dengan cara memisahkan Zea dengan putranya. Ia ingin Zea merasakan kehilangan seperti apa yang ia rasakan dulu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31

Tok tok tok

"Tuan, Tuan tolong buka pintunya. Ini saya, Zea," teriak Zea di balik pintu. "Tuan, tolong buka pintu," ia akan terus mengetuk sampai pintu tersebut dibuka dari dalam.

Tok tok tok

"Tuan Very, ini saya, Zea." Lengannya tiba-tiba ditarik seseorang, membuat ia reflek menoleh.

"Zea, kamu gila ya, gedor-gedor kamar Tuan Very!" Anggun melotot tajam. Tak sengaja saat bersih-bersih, ia melihat Zea menggedor kamar Tuan Very. Di rumah ini, sangat dilarang mengganggu Tuan Very, kalau ada urusan apapun, tak bisa langsung padanya, tapi melalui Anam, asisten pribadinya. "Kalau Tuan Very marah, kamu bisa dipecat."

"Aku gak peduli," Zea menarik lepas lengannya dari cekalan Anggun.

Tok tok tok

"Tuan, buka pintunya."

"Zea!" bentak Anggun tertahan. "Kamu jangan cari mati."

Zea tak peduli, ia terus mengetuk pintu hingga akhirnya pintu kayu bercat coklat tersebut dibuka dari dalam. Anggun yang ketakutan, segera menjauh, pura-pura sibuk mem vacum lantai.

"Tuan, saya menerima tawaran anda," ujar Zea cepat.

"Tunggu di ruangan saya, sebentar lagi Anam datang." Tuan Very kembali menutup pintu kamarnya.

Zea berlari ke ruang kerja Tuan Very, menunggu dengan cemas asisten pria itu datang. Sampai akhirnya, setelah 20 menit menunggu, Anam masuk bersama Tuan Very.

Tuan Very duduk di kursi kebesarannya, sementara Anam dengan setia berdiri di sebelahnya.

Anam mengeluarkan selembar kertas, menyodorkan ke hadapan Zea. "Kalau kamu setuju, tanda tangan di kertas itu."

Dengan tangan gemetaran, Zea membaca surat perjanjian yang dibuat oleh Anam. Surat yang isinya menyebutkan bahwa dia menerima uang 1 milyar dan berjanji tidak akan menemui Naka lagi.

"Tanda tangan di atas materai," Anam menyerahkan sebuah pena.

Tanpa fikir panjang, Zea langsung membubuhkan tanda tangan. Saat ini, nyawa ibunya lebih penting dari apapun, termasuk cinta.

"Dan satu lagi," Anam kembali menyodorkan selembar kertas.

"Apa ini?" Zea tak faham maksud isi dari kertas tersebut.

"Saya akan merekam suara kamu dan Tuan Very, bicara sesuai dengan apa yang saya tulis di kertas tersebut."

Zea langsung bisa menebak kalau rekaman itu nantinya pasti akan diserahkan pada Naka, sebagai barang bukti jika ia telah pergi.

"Kenapa, ragu?" tanya Anam.

"Apa harus direkam?"

Anam mengangguk.

Tak ada pilihan lain, akhirnya Zea mengangguk, meski resikonya, Naka pasti akan dangat kecewa padanya. Uang 1 milyar itu banyak, ia bisa menggunakannya untuk biaya operasi ibunya dan biaya hidup bersama anaknya kelak.

Tuan Very tersenyum penuh kemenangan. Ia lalu berbicara dengan Zea sesuai skrip yang telah ditulis Anam, dan direkam.

"Sudah semuakan?" Zea tak sabar segera menerima uang tersebut.

"Saya akan tranfer uangnya ke rekening kamu." Anam mengambil ponsel, melakukan transaksi transfer dari m banking milik Tuan Very.

Zea buru-buru melihat ponsel mendengar bunyi notifikasi. Ia sampai menghitung jumlah nol di layar HPnya, takut salah. "Ini cuma seratus juta. Apa akan ditransfer beberapa kali?" berpositif thinking, mungkin maksimal dalam sekali transfer hanya 100 juta.

"Tidak," sahut Tuan Very sambil menyeringai.

"Tapi, ini baru seratus juta," Zea menunjukkan bukti transferan di layar ponselnya.

"Memang hanya itu yang kamu terima," ujar Anam.

"Tapi dalam perjanjian yang saya tanda tangani tadi, 1 milyar, bukan 100 seratus juta."

"Dasar tamak!" maki Tuan Very. "Sudah untung saya kasih uang cuma-cuma. Harusnya kamu berterimakasih sama saya, kamu tidak saya tendang dari sini tanpa sepeser uang pun," tersenyum penuh kemenangan karena berhasil menipu Zea.

"Kalau memang hanya 100 juta, kenapa saya dipaksa tanda tangan di kertas perjanjian 1 milyar, " nada suara Zea mulai meninggi, kesal karena sudah ditipu.

"Zea, Zea," Anam geleng-geleng. "Bersyukurlah kamu masih dikasih uang. Sebenarnya tanpa ngasih uang pun, sangat mudah Tuan Very ngusir kamu dari sini. Udah, pergi sana."

"Enggak!" Zea menggeleng cepat. "Ganti dulu surat perjanjian tadi. Kalau tidak, beri saya 1 milyar." Ini bukan soal ketamakan, tapi ia merasa sudah di tipu.

BRAKK

Zea sampai terjingkat kaget saat Tuan Very menggebrak meja sambil berdiri. Tatapannya begitu tajam dan dingin, membuat jantungnya berdetak cepat dan tubuhnya gemetaran.

"Dasar tak tahu diri!" maki Tuan Very, menatap Zea tajam. "Pergi atau saya sebarkan video asusila kamu."

Mulut Zea menganga lebar, tak menyangka jika video tersebut dipakai untuk menekannya.

"Hari ini terakhir saya melihat kamu ada di rumah ini. Besok pagi, saat saya keluar kamar, jangan sampai kamu masih ada disini, atau kalau tidak, kamu akan tahu akibatnya." Mencondongkan badan ke arah Zea, "Kamu akan menyesal jika besok pagi, saya masih melihat kamu."

FLASHBACK OFF

1
Humaira
berat kali maaakk syaratnya... 😂😂😂😏😏
dina
nah...nah...langkah selanjutnya mencari restu papa very.
Naka, buat cara jitu ya buat naklukkan hati papamu, manfaatkan Arka 🤭
Shee_👚
nah sono lo bujuk aki-aki, nama mau dia punya mantu ya g g setara😏
Shee_👚
g ada usahanya sama sekali naka ini, malah memanfaatkan anak kecil buat bujuk zea 🙄
nayla tsaqif
Buktikan klo kamu busa menghancurkan tembok itu naka,, buktikan kamu bisa membokar kebobrokan papamu,, gk usah koar2 dan nggombal2 sm zea,,
vj'z tri
berat bro berat syarat nya /Slight//Slight//Slight//Slight//Slight//Slight/
vj'z tri
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/ semangat ze
sikepang
nah gne baru benar zea, krn tembok itu adalah ayah y naka jdi itu yg hrs naka buktikan mengajak ayah y melamar mu
adek kelana
selamat berjuang naka🤭🤭🤭
Ari Atik
siip....
keputusan yg bener zee...
jangan mau terus di rendahkn oleh bpknya naka itu.
pastikn naka mau berusaha memperjuangkn kalian....
Bunda Idza
nah Lo.....selamat berjuang Ayah Naka., BUKTIKAN!!!
L i l y ⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈💦
Kalau bisa suruh Very ngaku kl dia yg bikin ibu Zea kecelakaan
Ayo Naka berusaha semangat💪💪💪
Sugiharti Rusli
entah bagaimana nanti si Naka bisa meruntuhkan tembok itu yah, dan ternyata persyaratan si Zea ga kalah beratnya sih
Sugiharti Rusli
maka yah jalan satu" nya dia meminta syarat kalo Naka mau menikahinya harus melalui sang ayah yang meminta dan melamarnya,,,
Sugiharti Rusli
sebetulnya keberatan si Zea bukan tentang status sosial si Naka yah, tapi dia tahu bagaimana tuan Very sangat keras menentangnya jadi pasangan Naka
Sugiharti Rusli
meski dia tahu itu hal yang licik sih, tapi mau gimana lagi yah,,,harus ada yang 'dikorbankan' dan dia hanya memanfaat kan rasa sayang Arka dan dirinya juga ke anaknya,,,
Esther
Nah Naka....penuhi dulu syarat dari Zea.
Zea ingin menikah denganmu asal ada restu dari ayahmu Naka
Sugiharti Rusli
yah memang pada akhirnya si Naka harus memanfaatkan putranya sendiri buat merayu ibunya,,,
Sugiharti Rusli
sepertinya yang sekarang Naka perjuang kan bukan hanya Zea, tapi sang putra juga yang sangat dia sayangi,,,
Sugiharti Rusli
entah akan seperti apa perjuangan Naka menghadapi tuan Very nanti yah, bahkan dia sudah ga memikirkan kalo akan dihilang kan dari KK ayahnya sekalipun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!