NovelToon NovelToon
PRINCESS AZURA

PRINCESS AZURA

Status: sedang berlangsung
Genre:Aliansi Pernikahan / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:143.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Putri Azura dari kerajaan Utara, menikah dengan pangeran Xavier, putra Mahkota kerajaan Selatan. Xavier membenci Azura saat mengetahui wanita itu hanya memanfaatkannya demi pernikahan politik. Semua orang yang pernah dekat dengan Azura pun berpaling darinya dan menganggapnya wanita jahat yang haus akan kekuasaan.

Namun, apakah sang putri benar-benar jahat? Atau dia hanya menjadi boneka politik yang berusaha bertahan hidup?

Nanti akan terungkap bahwa di balik keanggunan dan kepintarannya, Princess Azura diam-diam melindungi Xavier dan orang-orang yang dia sayangi dari bahaya yang jauh lebih besar. Kebencian perlahan berubah jadi keraguan, hingga akhirnya kebenaran mengejutkan terkuak, kebenaran tentang betapa pahitnya kisah hidup Azura dan cintanya yang tulus terhadap Xavier.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepura-puraan yang sempurna

Pesta pernikahan berlangsung meriah. Aula istana yang megah itu dihiasi ribuan lilin dan karangan bunga langka yang harumnya memenuhi seluruh ruangan. Para bangsawan, utusan kerajaan sahabat, hingga pejabat tinggi dari dua kerajaan saling bersalaman, tersenyum, dan bersulang demi kedamaian yang kini terikat lewat pernikahan politik itu.

Namun, di tengah kemeriahan itu, tak banyak yang menyadari ada ketegangan antara pengantin yang bisa meledak kapan saja.

Xavier berdiri di sisi Azura, wajahnya tetap datar. Setiap kali ada tamu mendekat memberi ucapan selamat, ia hanya mengangguk sekilas, sesekali tersenyum tipis yang sama sekali tidak sampai ke matanya.

Azura memaksakan senyumnya, menyambut setiap tamu dengan sopan, menunduk anggun, dan menjawab ucapan selamat dengan nada lembut namun hati-hati, seolah sedang berjalan di atas tepi jurang yang curam.

Satu per satu kerabat dan sahabat Xavier berjalan ke arah mereka. Halver mendekat, menatap keduanya bergantian dengan tatapan yang sulit diartikan, lalu menepuk bahu Xavier singkat sebelum beralih menatap Azura dengan pandangan menyelidik. Basten dan Edel mengucapkan selamat dengan nada sopan namun canggung, tak ada lagi kehangatan seperti saat mereka menganggapnya sebagai Emely yang lemah dan butuh perlindungan.

Saat giliran Akari dan Sabella beserta suami mereka, Denis dan Ansel mendekat, jantung Azura seolah berhenti berdetak sesaat. Ia menatap wajah dua wanita yang dulu pernah begitu dekat dengannya, yang dulu sering  membawakan makanan enak, menemani saat ia takut sendirian, dan memeluknya erat seolah ia saudari kandung mereka sendiri.

Kini, tatapan itu sama sekali berbeda. Tidak ada kehangatan, tak ada senyum, bahkan tidak ada kebencian yang meledak-ledak. Yang ia lihat hanyalah kekecewaan yang begitu dalam, dingin, dan jarak yang tiba-tiba terasa begitu jauh

Mata Akari menatapnya lekat-lekat, seolah sedang melihat orang asing yang pernah masuk ke dalam rumahnya lalu menusuk punggungnya diam-diam. Sabella menundukkan pandangan sesaat, lalu mengangkatnya kembali dengan ragu, namun tidak ada keinginan untuk menyapa lebih dari sekadar sopan santun.

"Selamat atas pernikahannya, tuan putri Azura," ucap Akari datar, suaranya jauh lebih dingin dari biasanya, tidak ada sapaan sayang seperti dulu.

Di sebelahnya, Denis menatapnya tajam, matanya menyiratkan kewaspadaan tinggi.

"Semoga kau bahagia dengan keputusanmu." katanya, lebih seperti menyampaikan kekecewaannya kepada Azura.

Ansel hanya diam, menggenggam pinggang Sabella erat seolah ingin menjauhkan istrinya dari wanita yang dulu mereka tolong dan percayai itu. Sabella akhirnya membuka mulut, suaranya pelan dan berat.

"Aku mengira ... Aku mengenalmu. Ternyata, semuanya hanya kepura-puraan yang sangat sempurna. Semoga kamu bahagia dengan peranmu ini."

Respon Azura hanya tersenyum percaya diri, berusaha menunjukkan bahwa dia tidak terpengaruh sama sekali.

"Terimakasih, aku pasti bahagia."

Xavier yang berdiri di sebelahnya hanya tertawa kecil sinis, suaranya rendah namun cukup terdengar oleh mereka berempat.

Akari dan Sabella hanya menatapnya sekali lagi dengan tatapan yang penuh kekecewaan itu, lalu berbalik dan pergi, berjalan menjauh tanpa menoleh lagi. Denis dan Ansel mengikuti di belakang mereka, seolah ingin segera menjauh dari wanita yang dulu mereka anggap keluarga itu.

Azura merasakan dadanya semakin sesak, namun ia tetap berdiri tegak, memaksakan senyum itu tetap terukir meski matanya terasa panas dan perih. Ia harus kuat. Ia tidak boleh jatuh sekarang. Masih ada misi yang harus diselesaikan, masih ada nyawa orang yang ia cintai P bergantung padanya.

Pesta berlanjut hingga larut malam hingga para tamu dan pejabat istana satu persatu meninggalkan aula istana. Xavier dan Azura akhirnya diantar oleh dua pelayan istana menuju kamar pengantin yang terletak di sayap paling dalam istana, ruangan yang paling megah dan paling tertutup dari gangguan luar.

Langkah kaki mereka menyusuri lorong panjang yang sepi dengan cahaya remang. Suasana begitu hening, hanya terdengar suara langkah kaki mereka berdua dan detak jantung Azura yang semakin cepat dan kencang.

Azura jujur merasa sangat gugup. Tangannya dingin dan sedikit gemetar meski ia sudah mencoba sekuat tenaga untuk menenangkan dirinya. Ia tahu betul seperti apa perasaan Xavier padanya sekarang, penuh kebencian, rasa jijik, dan rasa dikhianati yang mendalam.

Ia juga tahu betul, tidak akan ada malam pertama seperti pasangan suami istri lainnya. Tidak akan ada kelembutan, tidak akan ada kebersamaan yang hangat. Ia sudah bersiap untuk tidur sendirian di sudut kamar, sementara Xavier mungkin akan pergi ke kamar lain atau setidaknya menjauhinya sejauh mungkin.

Namun, saat pintu kamar besar itu tertutup rapat dan terkunci di belakang mereka, seketika suasana berubah menjadi sangat mencekam. Xavier tidak berkata sepatah kata pun. Ia tidak bergerak ke tempat tidur besar yang tertutup kain sutra putih, tidak juga berbalik meninggalkan ruangan itu seperti dugaan Azura.

Tiba-tiba, Xavier berbalik dengan gerakan kilat. Sebelum Azura sempat bereaksi atau bahkan menarik napas panjang, tangan kasar Xavier sudah mencengkeram kuat lehernya, mengangkat tubuhnya sedikit hingga kakinya melayang di atas lantai.

"Ugh!"

Azura terkejut hebat, napasnya tersumbat seketika. Kedua tangannya langsung berusaha merenggangkan cengkeraman itu, namun kekuatan Xavier jauh lebih besar darinya, cengkeramannya begitu kuat hingga terasa seperti baja yang mencekik nyawanya perlahan namun pasti.

1
Usagi tzukino
cieee yg marah istrinya di jelekin orang,
hanya aku yg boleh menghina istriku,KLW orang lain yg berani,siap² kupenggal,dlm hati pangeran Xavier, hanya aq yg dengar 😂😂😂😂😂
Soraya
mampir thor
van aurora
puas bgt part ini..arghh..gitu dong xavier
Hanima
👍👍👍
Hanima
/Sweat//Cry/
Ko
Rasainnn kau azura.. Xavier itu tulus menyayangi & merawat kau dlu tapi kau menipunya. Dasar wanita jahat. Lagian udh gak suci lg sbg istri pangeran mahkota..
Syifa Azhar
ana dan isol baiknya kalian laporkan keadaan azura pada pangeran Xavier biar bisa bantu selamatkan putranya😀💪
🌿🌺WINA🌸🌿
Pangeran xavier tidak rela istrinya dihina dan direndahkan, bagus pangeran xavier bela istrimu...pangeran xavier sampai mengancam elish kasih pelajaran...
dasar elish sok sok cantik dan caper didepan pangeran xavier, kegatelan elish pengen mendekati pangeran xavier..
yg ada pangeran xavier sangat jijik dan muak sama elish...

putri perdana menteri tutur katanya tidak bisa dijaga, berani menjelek2kan dan menghina putri azura...

putri azura tidak seburuk itu, putri azura pasti ada alasannya tiba-tiba menghilang.. lagi mencari kesempatan membebaskan putranya/melihat anaknya lagi sakit...

pangeran xavier sangat curiga gerak-gerik putri azura, dikira xavier merencanakan sesuatu mencelakainya...

kasian juga nasibnya putri azura anaknya disandera, diancam jadi mata-mata, dan pangeran xavier salahpaham pangeran memperlakukan putri sangat kasar dan kata-katanya bikin sakit hati....
wanti astuti
Mamposs loh elish... Makanya mulut tuh di jaga jangan kaya ember bocor nyerocoss aja terus luh
mimief
harga diri istrinya adalah muka sang suami bukan?
ga jeules ya vier
cuman cemburu 🤣🤣🤣🫣
🌿🌺WINA🌸🌿
Demi keselamatan anaknya, putri azura rela diperlukan kasar sama pangeran xavier... pangeran xavier makin marah dan emosi salahpaham, putri azura tidak mau berkata jujur...

putri azura sangat ketakutan dan khawatir takut terjadi sesuatu sama anaknya, klo kasih tahu pangeran xavier azura serba salah... raja utara sangat jahat dan licik, bisa melakukan apa aja demi ambisinya sampai tega sandera anaknya putri azura....

tapi putri azura gak mau jujur makin salahpaham pangeran xavier, yg ada kebencian dan merasa dikhianati pangeram xavier...

pangeran xavier tidak akan membiarkan putri azura menghilang dari hidupnya, masih jadi misterius anaknya azura apakah anaknya pangeran xavier....
Bunda Dzi'3
Ana Isol Hrsnya Klian Ceritakan ke Xavier menderitanya Azura Di kerajaan nya Sndri 😭
faridah ida
kereen̈ Xavier ...👍👍👍👍
walau sebel sama Azura tapi depan orang lain kamu harus tetap bela istri ....👍👍👍
Rina
perjalanan mereka kayaknya rumit Dan masih panjang.. semoga Ada kebahagiaan ya..
faridah ida
bener Xavier , maka nya kamu jangan percaya sama mulut Elish ..
faridah ida
bener2 nih sih Elish mulut nya jahat banget ,...
faridah ida
harusnya kamu sama Xavier bilang jujur aja Azura ...
Lembang Azam
coba pelayan putri Azura bilang yg sebenarnya sama pangeran, dg jaminan keselamatan thorrr😭
Ida Sriwidodo
Aahh.. kereenn pangeran Xavier!
Mang harusnya begitulah seorang suami.. di depan orang lain harus membela marwah dan harga diri istrinya.. karena itu harga dirinya juga
Meski dibelakang orang lain.. setelah hanya berdua dengan Azura .. Azura di 'siksa' abis2an sama si pangeran.. 😅😅😭😭

Elish!
Syykuriinn.. kapok ngga sii..
Yaa kapoklah.. masa ngga! 😬😬🤣🤣😭😭

Pertanyaannya :
Kemana Azura pegi sepagi itu?
Apakah dayang2nya tau kemana majikan mereka pegi? 🤔🤔
Momz Haikal Sandhika
walau pun xavier membenci azura, tapi dia tetap membela dan menjaga harga diri azura
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!