NovelToon NovelToon
Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Nikahmuda / Selingkuh
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Kalimat 'Mantan Adalah Maut' rasanya tepat jika disematkan pada rumah tangga Reya Albert dan suaminya Reyhan Syahputra

Reyhan merasa jika dirinya yang hanya seorang staff keuangan tidaklah sebanding dengan Reya yang seorang designer ternama, setidaknya kata-kata itu yang kerap ia dengar dari orang-orang disekitarnya

Hingga pertemuannya dengan Rani yang merupakan mantan kekasihnya saat sekolah menengah menjadi awal dari kehancuran bahtera rumah tangga yang telah dibangun selama tujuh tahun itu

Apa yang akan terjadi pada pernikahan ini pada akhirnya? Dapatkah Reya mempertahankan rumah tangga yang ia bina walaupun tanpa restu dari orang tuanya? Atau pada akhirnya semua akan berakhir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CTPS 3

Reyhan terdiam, terlebih saat wanita cantik itu membawa pandangannya kearahnya. Suara lembutnya masih sama seperti terakhir kali mereka bersama

"Hay Rani, aku Reya. Dan dia suamiku"

Baik Rani maupun Reyhan sama-sama terdiam, saling memandang dengan mata yang tak lepas dari satu sama lainnya

Reyhan mengulurkan tangannya "Reyhan"

Rani menatap tangan itu dengan hati yang entah kenapa, ada rasa bersalah serta rasa rindu yang seolah ingin ia luapkan

"Rani"

Dan pada akhirnya mereka memilih untuk berlakon seolah mereka tidak saling mengenal

"Ya udah ayo duduk! Kita mulai makan malamnya!" Revan duduk lebih dulu lalu Reya dihadapannya

Rani dan Reyhan masih bergeming, seolah waktu berhenti berputar. Tak ada suara yang terdengar, detak jantung pun tak menentu

"Sayang" panggil Revan dengan suara lembut

"Iya" Rani menyusul duduk disamping calon suaminya dan Reyhan duduk disamping Reya berhadapan langsung dengan Rani

Keempatnya mulai menikmati makan malam, saling melempar candaan dan cerita masa lalu yang penuh warna

"Oh iya Rani, kalian kenal dimana?"

"Di restoran, aku kerja jadi waiters disana" Jawab Rani apa adanya

"Wow, aku pikir kalian ketemu di club misalnya, soalnya itu tempat favorit Revan!" Goda Reya, dirinya cukup terkejut saat mengetahui jika calon istri seorang Revan Wiranata hanya seorang waiters

"Gue udah berubah tau Re, ya semenjak ketemu Rani sih" Revan menggenggam tangan kekasihnya dan Reyhan melihat itu dengan tatapan yang sulit diartikan

"Gue ikut seneng dengernya, akhirnya masa bandel Lo selesai juga"

"Sialan Lo" Keduanya tertawa sementara Reyhan dan Rani larut dalam kebisuan mereka

"Kalian sendiri kok bisa nikah?"

"Ya karena jodoh"

"Ck, maksud gue. Lo tuh banyak yang naksir Reya, dari semua cowok kaya yang naksir Lo, kok Lo bisa milih suami Lo?"

Reyhan diam, kata-kata Revan seolah menunjukkan jika dirinya tidak pantas bersanding dengan seorang Reya Albert

"Kita gak bisa milih kan mau jatuh cinta sama siapa, bahkan gue yang ngejar-ngejar Reyhan" Jawab Reya jujur

"Gila, seorang princess Reya ngejar-ngejar cowok" Revan tak percaya "Tapi Lo bener, kita emang gak pernah bisa milih untuk jatuh cinta sama siapa"

"Kamu kok diem aja sih sayang?" Tanya Reya karena sejak tadi suaminya itu diam saja

"Aku gak tau harus ngomong apa"

"Kamu sama Rani saling kenal?"

"Hah?"

Rani membawa pandangannya pada sepasang suami istri yang duduk dihadapannya

"Enggak"

Entahlah, tapi ada rasa kecewa saat Reyhan mengatakan jika dirinya tidak mengenalnya. Dalam hati ia bertanya, apa Reyhan telah melupakan masa indah yang keduanya jalani dimasa lalu

"Kamu SMA nya dimana Ran?"

Karena sejak tadi pembahasannya tentang masa indah saat sekolah menengah makanya Reya bertanya

"Tunas Bangsa"

"Hah? Suamiku juga sekolah disana, kok kalian gak saling kenal?"

Semua orang diam, Reyhan seolah mencoba berpikir tentang alasan apa yang harus ia berikan

"Emangnya kamu kenal semua yang ada disekolah kamu dulu?"

"Enggak sih" Reya mulai mengangguk mengerti

"Tapi semua orang kenal dia" Celetuk Revan

"Apaan sih!"

Makan malam itu berlangsung dengan hangat, Reya dan Revan tak henti-hentinya saling melempar candaan, sementara Reyhan dan Rani memilih untuk diam

"Kita duluan ya, makasih loh untuk makan malamnya" Ujar Reya, kini keempatnya telah berada diarea parkir restoran mewah itu

"Hati-hati ya Re" Revan memeluk sahabatnya lalu Reya memeluk Rani

"Kapan-kapan kita kumpul lagi" Reya memberi saran dan Rani mengangguk

***

Didalam mobil keduanya diam saja, tak ada yang bicara karena mungkin hari sudah semakin larut

"Calon istri Revan cantik banget yaa"

"Hmmm" Reyhan menjawab hanya dengan gumaman

"Kamu beneran gak kenal Rani?"

"Buat apa kamu nanya hal kayak gitu sih? Emang penting banget ya?" Reyhan berusaha menyembunyikan kegelisahannya namun Reya seolah terus memantik

"Ya aku cuma nanya aja, soalnya tadi aku liat dia terus-terusan mandang kamu" Wajah Reya seketika berubah

Reyhan mencoba mengabaikan, ia takut jika terlalu sering membahas Rani maka rahasia yang coba ia tutupi akan terungkap

***

Keesokan harinya seperti biasa sepasang suami istri itu akan berpisah dan menuju tempat masing-masing

Siang harinya, Reyhan bersama para rekan memilih untuk makan siang diluar kantor. Sekedar refreshing katanya

"Kenapa makannya harus jauh banget gini sih?" Sebenarnya Reyhan enggan namun sahabatnya terus memaksa

"Tumban-tumbenan loh kita dikasih waktu istirahat lebih panjang, ya dimanfaatin!" Ujar salah seorang teman

"Terserah lah"

Seorang pelayan datang memberikan buku menu "Silahkan tuan-tuan!"

Reyhan menoleh, ia kenal suara itu dengan sangat baik

"Rani!"

Gadis berseragam waiters itu menunduk, ternyata disana Reyhan yang tengah tersenyum kearahnya

"Mau pesan apa?" Rani mencoba mengabaikannya, semalam Reyhan sendiri yang bilang jika dirinya tidak mengenalnya

Tak lama makanan yang dipesan telah tiba, pelayan menata makanan itu diatas meja

"Gue ke toilet bentar!" Reyhan berdiri dan meninggalkan meja dimana teman-temannya duduk

Langkahnya terhenti saat seorang gadis melangkah keluar dari toilet wanita. Dengan cepat Reyhan menariknya hingga keduanya kembali ke bilik itu lagi

"Reyhan!" Pekik Rani saat punggungnya menyentuh dinding kamar mandi

"Kenapa? Kenapa kamu menghilang Rani?" Suara Reyhan terdengar berat, seolah menuntut jawaban yang selama ini ia inginkan

"Bukan urusan kamu! Lepaskan aku!" Rani memberontak namun Reyhan kian mempererat cengkraman tangannya pada bahu wanita itu

"Aku mencari kamu selama ini Rani!"

"Kamu sudah menikah Reyhan, kamu harusnya bahagia sama istri dan anak kamu!" Ujar Rani, gadis itu masih berusaha melepaskan diri

"Aku merindukan kamu Rani, hubungan kita belum berakhir!"

"Kamu gila? Aku sebentar lagi akan menikah Reyhan"

"Katakan jika kamu tidak lagi mencintai aku!" Reyhan terlihat menahan amarahnya, terlihat dari rahangnya yang mengeras

"Maksud kamu apa sih? Aku gak ngerti!"

"Katakan jika kamu tidak lagi mencintai aku, Rani!" Reyhan mengulangi ucapannya

"Aku gak mencintai kamu lagi" Rani mengucapkannya tanpa melihat Reyhan

"Tatap mataku dan katakan jika kamu tidak mencintai aku!" Reyhan mencengkram erat lengannya membuat Rani menatap manik hitam itu dengan lekat

"Aku benci kamu!"

Rani berhasil melepaskan diri, gadis cantik itu berlalu pergi dari dalam bilik toilet wanita, ia berlari dengan air mata yang membasahi pipinya

"Kamu tidak bisa bohong Rani, perasaan kamu masih sama seperti beberapa tahun yang lalu!"

Reyhan memperbaiki lagi penampilan nya dan keluar dari toilet perempuan dengan mengendap

***

Akhir-akhir ini Reya kerap pulang terlambat, dan hal itu selalu menjadi pemicu keduanya bertengkar

Rasanya Reyhan lelah mengemis waktu dari sang istri, Reya sendiri kini fokus pada pagelaran yang akan diselenggarakan satu bulan lagi

"Huuuft"

1
Dew666
🔮🔮🔮🔮
Rahmad Wicakj Sono
lanjut thor dobel up di tunggu
Eva Safitri: Makasih yaa udah mampir
total 1 replies
Dew666
💜💜💜
Oma Gavin
ngga usah banyak janji sono hubungi rani dia sudah hamil anakmu mulailah dari nol dgn rani tapi jgn bandingkan keberhasilan mu bila hidup dgn rani beda istri beda rejeki itu pasti
Oma Gavin
ingat maling pasti ngga ngaku reya jgn maafkan perselingkuhan segera urus gugatan cerainya ada perempuan lain yg lagi nunggu pertanggung jawaban suami mu
Oma Gavin
Alhamdulillah Rani hamil anak reyhan silahkan minta reyhan tanggung jawab tapi jgn harap reya mau dipoligami pastinya minta diceritain sama reyhan, ini modelan mokondo udah miskin banyak tingkah ujungnya nyungsep kere
Dew666
🪻👑
Dew666
☀️☀️☀️☀️☀️
Oma Gavin
dasar reyhan oon bin goblok dia yg selingkuh kenapa dia yg marah udah kere masih banyak gaya, makanya hp jgn di matiin giliran sekarang nuduh reya ngga info pengen tak tabok mulut lemes mu sama batako
Oma Gavin
segeralah terbongkar perselingkuhan reyhan dan rani biarkan mereka menikah resmi daripada zina melulu hidup reya juga butuh kebahagiaan bukan hanya diselingkuhi melulu
Eva Safitri: Sabar.. sabar
total 1 replies
Dew666
🌹🌹🌹🌹🌹
Dew666
🍭🍭🍭🍭🍭
Oma Gavin
semoga rani hamil buat segera terbongkar perselingkuhan mereka
Dew666
🍭🔥
Dew666
🔥🔥🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!