NovelToon NovelToon
Lusy Ratu Peri Terkuat

Lusy Ratu Peri Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Pembaca Pikiran / Fantasi Isekai / Peramal / Cinta Istana/Kuno / Mengubah Takdir
Popularitas:766
Nilai: 5
Nama Author: Nadia Papendang

Lusy peri muda yang tidak memiliki sihir seperti peri lainnya. Dia berkeinginan menjadi ratu peri yang melampaui ratu peri generasi sebelumnya.

Lusy di remehkan oleh kaumnya sendiri. Namun, suatu ketika dia menemukan sebuah teknik terlarang dan sebuah pedang leluhur peri yang membuatnya bisa membangkitkan kekuatan sejatinya.

Lusy bangkit menjadi peri terkuat tanpa sihir, tapi banyak orang yang masih tidak menerima sebuah kenyataan kalau Lusy adalah peri terkuat di alam Peri.

Akankah Lusy berhasil menjadi Ratu Peri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia Papendang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Istana Kekaisaran 1

Tentu pasangan suami istri peri tersebut tercengang, karena di usia yang semuda itu dia berhasil lolos dari kematian.

Pasangan tersebut meyakini kalau Lusy sangatlah kuat, dia bisa bertahan dari umur sembilan tahun saat di kirim ke medan perang, tentu saja hal tersebut sangatlah luar biasa.

"Tuan, aku tidak bisa memberi apa-apa pada kalian, apakah inti nonster ini bisa di tukar dengan koin emas?" Lusy mengeluarkan puluhan inti Monster yang dia ambil di Dungeon.

Lagi-lagi pasangan tersebut terkejut, karena Lusy memiliki banyak inti monster, hal itu membuat mereka semakin yakin kalau Lusy memang dari medan perang.

"Astaga Tuan! Dengan inti Monster sebanyak ini, kalian bisa kaya!" seru aldo bersemangat.

Lusy sedikit tahu, kalau inti Monster bisa di jual, karena dia pernah mendengar Ayahnya membicarakan hal tersebut dulu.

"Ini semua buat Tuan, sebagai tanda terima kasih saya, kami masih memiliki banyak."

Perkataan Lusy membuat aldo dan Istrinya terhenyak, mereka tidak tahu harus berkata apa, dengan inti Monster sebanyak itu, mereka bisa merubah kehidupan mereka.

"Tu-Tuan anda serius?" tanya aldo memastikan.

Lusy mengangguk "ya, semuanya buat anda, rubahlah hidup kalian, agar menjadi lebih baik lagi."

Lusy tidak tega melihat keluarga tersebut, dia juga merasa sakit saat melihat anak mereka yang hanya mengenakan pakaian lusuh.

Brugghhh......

Pasangan suami istri tersebut langsung berlutut di hadapan Lusy "terima kasih banyak tuan!"

Tentu saja Lusy terkejut, dia buru-buru memapah mereka berdua berdiri

"bangunlah, kalian tidak perlu seperti ini."

Aldo dan istrinya terlihat menitihkan air mata bahagia, karena mereka mendapatkan berkah yang tidak terduga.

Lusy tinggal di rumah pasangan tersebut untuk malam itu saja, karena ke esokan harinya dia langsung di antar ke kaisaran oleh aldo.

...****************...

"Tuan, saya hanya bisa mengantar sampai di sini saja." ucap aldo yang mengendari kereta kuda yang dia sewa.

"Kamu tidak ingin masuk dan mendapatkan hadiah dari kaisar karena mengantar kami?" tanya Lusy yang turun dari kereta kuda bersama fire.

Aldo tersenyum "pemberian anda semalam saja sudah lebih dari cukup Tuan, akan tidak elok jika saya terlalu serakah untuk memanfaatkan anda."

Lusy menatap kagum aldo, dia tidak menyangka kalau masih ada peri yang tidak serakah sepertinya.

"Kalau begitu terima kasih, karena telah mengantar kami berdua sampai di sini." ucap Lusy sopan pada aldo.

Aldo mengangguk, dia kemudian berpamitan dan meninggalkan Lusy dan fire di depan gerbang kekaisaran.

"Tuan, apa anda yakin?" fire memastikan keputusan Lusy.

Lusy menatap gerbang kekaisaran, dia mengepak tangannya, karena dengan memasuki gerbang tersebut, dia akan bertemu dengan orang-orang yang di bencinya.

"Ayah, aku sudah memutuskan untuk menjadi Ratu Peri terkuat di dunia peri, dengan cara ini aku yakin bisa cepat meraih impianku!"

Suara Lusy terdengar penuh dengan tekad, sehingga fire hanya bisa menganggukan kepala mengerti.

Mereka berdua langsung ke gerbang istana kekaisaran, penjaga gerbang tentu saja langsung menghentikan mereka berdua.

"Berhenti! Mau apa kalian kemari?!" tanya penjaga gerbang dengan ketus.

"Apa begini cara kalian memperlakukan pahlawan kalian!?"Lusy berperan seolah dia seorang pahlawan perang perbatasan.

Penjaga gerbang mengerutkan keningnya, tentu saja mereka tidak langsung percaya, begitu saja dengan perkataan Lusy

"Pahlawan?" penjaga gerbang tersebut saling pandang dengan temannya.

Hahahaha....

Hahahaha....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!