NovelToon NovelToon
Talak Berakhir Penyesalan

Talak Berakhir Penyesalan

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Dijodohkan Orang Tua / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Penyesalan Suami
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Sabina

Melina Khairunisa seorang gadis berusia 19 tahun, yang tumbuh di panti asuhan tanpa tahu siapa orangtua kandungnya. Dirinya harus dipaksa menikah dengan putranya---Ishan Ganendra atas desakan Nyonya rumah bernama Adisti Ganendra, tempatnya bekerja sebagai ART.
Ishan Ganendra sebagai Aktor terkenal berusia 30 tahun, dan sudah memiliki kekasih---Livia Kumara seorang model papan atas. Setelah menikahi Ishan----tak sekalipun Melina di perlakukan selayaknya istri, bahkan seringkali mendapatkan KDRT, sikap kasar, dan ucapan yang menyakitkan hati dari mulut Ishan.
Suatu saat Karena Konspirasi dibuat Livia, membuat Melina masuk penjara dan Ishan meragukan anak di kandungannya.
Hidup selalu adil, di saat terpuruk Melina bertemu orangtua kandungnya seorang Perwira TNI dan Dokter berpengaruh, yang memiliki pengaruh besar sehingga Melina bisa bebas dari penjara. Bagaimana reaksi Ishan setelah tahu Melina tak bersalah dan anak yang dikandung Melina adalah anaknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Sabina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Hari kamis sore di Kampus Pelita Bakti terasa sedikit lebih sibuk dari biasanya.

Kelas di mulai setelah habis asar, karena sang dosen yang biasanya mengadakan kelas secara virtual atau zoom.

Kali ini menginginkan mata kuliah diadakan di ruang kelas secara langsung.

Hukum ekonomi penjualan.

Koridor-koridor kampus dipenuhi mahasiswa dan mahasiswi yang bergegas menuju kelas mereka.

Melina berjalan menyusuri lorong gedung, mendekap buku tebal di dadanya.

Sore ini, Melina tampil santai dengan celana jeans kulot panjang, di padukan dengan baju rayon putih bergambar mickey mouse warna kuning, merah, biru.

Tas ransel coklatnya menggantung di bahu, memberikan kesan sebagai mahasiswi yang rajin dan sederhana.

Rambut Melina di ikat setengah dengan sisa gerai di bawahnya, sesekali ia selipkan ke belakang telinga saat tertiup angin sore.

Melina tadi diantara menggunakan supir pribadi, baru saja masuk kelas bisik-bisik mengenai dirinya mulai senter terdengar.

"Eh gila ya anak panti asuhan bisa nikah ama aktor."

"Ya buat apa kalo jadi bini tapi nggak ke up media, buat apaan njirr."

Mereka semua berbisik satu sama lain, membicarakan Melina.

Namun Melina tak pernah menanggapi, toh dirinya disini untuk kuliah, dan harus menabung untuk memulai bisnis.

Karena dirinya tahu tak bisa selamanya bisa bersama Ishan Ganendra, toh saat dirinya sudah memenuhi tugas dari Adisti---yakni melahirkan anak.

Mau tak mau gugatan cerai siap di layangkan padanya.

Di dalam ruang kelas yang cukup luas, Melina memilih tempat duduknya, saat mau duduk ada suara yang memanggilnya.

Sosok yang sudah tak asing lagi mendekat padanya.

Alvaro datang dengan gaya khasnya mengenakan kaos biru dongker bertuliskan 'Slank' sebuah grup band favoritnya.

Di padukan bagian bawahnya dengan celana jeans biru, tak lupa sebuah hoodie warna senada terselampir di belakang bahunya.

"Hallo Mel," sapa Alvaro sambil menarik kursi duduk di samping Melina.

Melina menoleh ke belakang dan tersenyum.

"Woy Al," sapa Melina kembali.

Alvaro memperhatikan wajah Melina dengan seksama, meski tertutup polesan 'BB Cream' dan bedak tipis.

Namun, mata Alvaro nampak tajam dengan penuh selidik, melihat hal yang tak beres.

Ada sedikit warna keunguan di dekap tulang pipi Melina.

"Mel, lu baik-baik aja 'kan?" tanya Alvaro dengan berbisik.

Melina tersenyum dan mengangguk.

"Lah BTW, itu pipi lu kenapa cokk? kaya lebam," tanya Alvaro dengan selidik.

Melina tersentak kaget, dirinya berfikir mungkin bekas lebam yang di alaminya karena tamparan dari Ishan membuatnya panik.

"Alas bedaknya agak luntur lagi, gara-gara tadi kena panas," dengus Melina dalam hati.

Melina terdiam sejenak, dan duduk dikuti Alvaro yang duduk dengannya.

"Mel lu kalo ada apa-apa cerita ama gua," ucap Alvaro pada Melina.

Tangan Melina segera meraih tas dan mengambil cermin kecil, untuk melihat pipinya yang lebam.

Melina menghela napas dan tersenyum.

"Oh ini? tadi siang gua lagi masak di dapur mau ngambil presto malah jatoh kena muka gua," ujar Melina.

"Pantes lu tambah pesek," kata Alvaro dengan terkekeh.

"Dih Anjirr," gerutu Melina.

"Canda Mel," jawab Alvaro dengan tersenyum.

Semalam Melina di tampar oleh Ihsan di bagian wajah, dan saat itu Adisti tak menyadari apa yang terjadi kepada menantunya.

Ucapan Ihsan terus dengan hinaan.

"Lo itu istri yang nggak becus yaa! kenapa kemeja gua di cuci!" makinya sambil menunjuk Melina.

Ucapan kasar yang di lontarkan suaminya masih teringat jelas, Ishan marah karena aroma parfum dari Livia hilang.

Alvaro yang duduk terdiam di samping Melina, hatinya bergejolak.

Seperti firasat seorang pria yang merasakan jika gadis yang di cintainya dalam masalah, entah mengapa Alvaro merasa demikian.

"Gua tahu lu istri orang Mel, tapi gua nggak bisa ngejauh dari lu. Hati gua mengatakan jika ada sesuatu antara lu ama suami lu," pikir Alvaro menatap Melina yang mengeluarkan buku-bukunya.

"Mel...," panggil Alvaro lirih sambil menepuk bahu Melina.

Melina menatap Alvaro dengan menoleh ke samping.

"Al kenapa?" tanya Melina.

Mereka berbicara sampai dosen datang.

"Lu kalo ada apa-apa bisa cerita ama gua," kata Alvaro menatap Melina dengan tulis.

Melina tersenyum, tangan Alvaro di bahunya di sentuh dan di turunkan perlahan----Melina tahu jika dirinya sudah menjadi istri orang lain.

"Makasih Al, tapi gua baik kok. Suwer dah," ucap Melina mengacungkan dua jarinya.

"Gua selalu cerita ama lu, dan lu selalu bantu gua selesaikan masalah. Gua minta masalah lu jangan di pendem," pinta Alvaro menatap tulus pada Melina.

Melina menghela napas, dan tersenyum.

"Iya Al, thanks yaa," sahut Melina.

Yah, Alvaro Von Hessen seorang anak pemilik perusahan----ayahnya orang Jerman dan Ibunya orang Bali.

Dirinya menyukai Melina sejak awal kuliah, saat itu hidupnya tanpa arah, karena kedua orangtuanya sibuk----dan Melina yang membuat dirinya kembali bersemangat lagi.

Keduanya terus bercakap-cakap di antara riuh suara teman-teman sekelas lainnya.

"Woyy itu Alvaro deketin Melina."

"Iya, harusnya dia sadar diri dong Melina udah jadi istri orang lain."

"Hush, udah jangan gossip." Salah satu mahasiswi menegur keduanya yang bergosip mengenal Meliana.

Terlihat Melina tertawa kecil saat bicara dengan Alvaro, bahkan apapun yang Alvaro tak tahu akan di kasih tahu Melina.

Tapi mereka tak sadar di sudut kelas yang gelap seorang pria yang di bayar Ihsan memantau Melina atas suruhan Ishan Ganendra.

Setiap senyum terulas dari bibir Melina, dan tatapan Alvaro terekam dengan jelas.

Ini akan di laporkan dan akan langsung terkirim ke dalam ponsel Ishan Ganendra, yang berada di lokasi syuting.

Tanpa disadari, keakraban Melina dan Ishan sore itu akan menjadi sebuah bahan bakar yang meledak.

Ishan akan melakukan sesuatu pada Melina yang tak pernah Melina bayangkan dalam hidupnya.

Di lokasi Syuting.

Ishan menggenggam ponselnya, bisa terlihat bagaimana Melina bisa sangat akrab dengan pria lain---padahal dirinya sudah menjadi istrinya.

"Dasar gadis binal, saya akan buat perhitungan nanti di rumah!" ujar Ishan dengan tekad.

Apa yang akan Ishan lakukan padanya, dan apa yang akan terjadi nanti di rumah.

*

*

*

*

1
kinoy
oh gt y si Adisti sifat y cm pencitraan doang..kirain tulus beda ma si ishan..sama aj ternyata..males ah bnyk tokoh kaga waras y
Putri Sabina: kan satu gen kak, emak Ama anak satu gen loh😉
total 1 replies
kinoy
laki sinting
Putri Sabina: sinting, gila, miring kak🤣 singkatnya SGM🤭
total 1 replies
kinoy
si ishan EMG gogog..maafkan sy KK otor KLO komen kasar. gedek aq
Putri Sabina: keluarkan saja kak🤭
total 1 replies
kinoy
buaya..CPT bgt bilang cinta..kmrn2 msh kdrt kau
Putri Sabina: buaya air tawar kak🤣🤭
total 1 replies
kinoy
bisa g sih ishan jgn kasar gt..kdrt trus..benci aing mah da
Putri Sabina: sabar kak😩
total 1 replies
Ma Em
Ihsan kamu pasti akan menyesal setelah Melina pergi meninggalkan kamu .
Putri Sabina: pasti dong kak Melina kan ibarat berlian makannya di pilih Ama Adisti.
total 1 replies
kinoy
mulai wara si ishan
Putri Sabina: ada maunya kka🤭
total 1 replies
falea sezi
lama amat cerai 🤣 mbulet deh Thor yg sat set donk
Putri Sabina: sabar dong kak, kan ada konflik lebih besar lagi nanti. 😉
total 1 replies
kinoy
begitulah kelakuan anakmu ishan wahai nyonya Adisti yg terhormat..dah kdrt..msh hub dgn Livia ..hub suami istri pula..bnr2 menjijikan..SKT jiwa si ishan
Putri Sabina: EMG sakit jiwa, NPD
total 1 replies
kinoy
balik syuting si ishan marah Krn liat Melina pelukan ma Alvaro trus perkosa Melina hamil kabur deh
Putri Sabina: ada saatnya kak, tapi nggak perkosa melina
total 1 replies
kinoy
au ah ishan..kmh maneh Weh ah..esmosi urg
Putri Sabina: ishan lebih esmosi kak🤐🤣
total 1 replies
Anonim
adisri goblok 🤣👉 bunuh
Putri Sabina: sabar kak😩
total 1 replies
kinoy
jgn egois ATH Adisti..anakmu tuh si ishan yg arogan
Putri Sabina: demi cucu kak, rela meninggikan ego
total 1 replies
falea sezi
lama amat cerai moga aja g di sentuh najis amat bekas jalang takut HIV
Putri Sabina: di doain cerai dong😩🤣
total 1 replies
falea sezi
isan muka nya serem kayak setan cocok sih karakter nya emank jelekk
Putri Sabina: sabar kak🤣
total 1 replies
kinoy
jijik bgt ma si ishan
Putri Sabina: sabar kak🤭
total 1 replies
kinoy
awas km ishan .kutunggu sesal mu
Putri Sabina: pasti dong kak😉
total 1 replies
falea sezi
laki uda jelek tempramen
Putri Sabina: ngakak🤣
total 1 replies
kinoy
kasian Melina..si Adisti egois bgt sih..melima JD korban kan..nunggu si ishan nyesel aj deh
Putri Sabina: banyak kak, orang kaya bebas berbuat sesuka hati dengan yang lebih tak berkuasa🥺
total 1 replies
falea sezi
lanjutt
Putri Sabina: besok lanjut kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!