NovelToon NovelToon
Cinta Tak Pernah Salah

Cinta Tak Pernah Salah

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Nikahmuda / Selingkuh
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Kalimat 'Mantan Adalah Maut' rasanya tepat jika disematkan pada rumah tangga Reya Albert dan suaminya Reyhan Syahputra

Reyhan merasa jika dirinya yang hanya seorang staff keuangan tidaklah sebanding dengan Reya yang seorang designer ternama, setidaknya kata-kata itu yang kerap ia dengar dari orang-orang disekitarnya

Hingga pertemuannya dengan Rani yang merupakan mantan kekasihnya saat sekolah menengah menjadi awal dari kehancuran bahtera rumah tangga yang telah dibangun selama tujuh tahun itu

Apa yang akan terjadi pada pernikahan ini pada akhirnya? Dapatkah Reya mempertahankan rumah tangga yang ia bina walaupun tanpa restu dari orang tuanya? Atau pada akhirnya semua akan berakhir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CTPS 16

Mobil melaju meninggalkan rumah, setelah hampir satu jam diperjalanan, mobil mereka tiba di pantai

Keluarga kecil itu menikmati liburannya, Reya terlihat seperti anak kecil disana, bermain istana pasir bersama Arlo, bermain air, semua ia lakukan

"Pah ayo sini!" Arlo melambaikan tangannya, Reyhan hanya sejak tadi duduk saja didalam gazebo dipinggir pantai sembari sibuk dengan ponselnya

"Iya sayang sebentar!" Alhasil, Reyhan menyimpan benda pipih itu dan bergabung bersama istri serta buah hatinya

Mereka bermain hingga sore hari, matahari telah kembali ke peraduannya saat mereka tiba dirumah dan bocah enam tahun itu malah terlelap

"Aku bawa Arlo ke kamarnya dulu!" Reya mengangguk, sementara Reyhan menggendong Arlo, wanita cantik itu masuk kedalam kamarnya dan membersihkan diri

***

Reyhan menjemput Rani ketika pulang kerja, Reyhan telah berjanji untuk menemui kekasih gelapnya itu hari ini

"Kamu udah nunggu lama? Maaf yaa aku telat!" Reyhan segera menghampiri wanitanya itu

"Gak pa-pa, aku juga baru selesai kok" Rani menerima helm dari sang kekasih lalu mengenakannya di kepala

Kendaraan roda dua itu melaju, membelah jalanan kota dimalam hari. Reyhan begitu rindu dengan kekasih hatinya ini hingga motor yang ia kendarai berhenti di parkiran sebuah hotel

"Kita ngapain kesini?" Tanya Rani, namun Reyhan tak menjawab, pria tampan itu malah turun dan meminta sang kekasih ikut turun

"Reyhan!" Rani menghentikan langkahnya hingga membuat Reyhan ikut berhenti

"Ada apa?"

"Kita mau apa kesini?"

"Aku kangen banget sama kamu! Jadi kita akan habiskan malam ini berdua!" Rani pasrah

Keduanya tiba disebuah kamar, tanpa aba-aba Reyhan langsung menyerang kekasihnya itu, Rani yang awalnya terkejut pada akhirnya menyambut baik apa yang kekasih gelapnya itu lakukan

Sementara itu dirumah, Reya tengah dibuat panik karena sang putra Arlo mengalami panas tinggi, bahkan bocah laki-laki itu mengalami  kejang

"Kita kerumah sakit sekarang Riska!" Titah Reya pada pengasuh putranya itu

Reya lebih dulu mengambil ponsel dan mencoba menelepon sang suami, tadi Reyhan sudah izin bahwa dirinya akan lembur, tapi Reya ketakutan dan dirinya butuh Reyhan saat ini

"Hp kamu bunyi Rey!" Ucap Rani disela-sela desahannya

Reyhan mengambil ponselnya, bukannya menjawab panggilan dari sang istri, pria itu malah mematikannya ponselnya

"Kenapa dimatiin?" Tanya Rani "Gimana kalau penting?"

"Malam ini milik kita sayang! Gak ada yang boleh ganggu!"

Reyhan tersenyum, keduanya melanjutkan kembali kegiatan panas itu tanpa peduli apa yang tengah terjadi diluar sana

"Apa Reyhan sesibuk itu sampe hp nya dimatiin?" Reya menyimpan kembali ponselnya kedalam tas lalu melangkah keluar kamar dengan gelisah

Mobil mini Cooper miliknya melaju dengan kecepatan tinggi, Reya terlihat begitu khawatir. Terlebih keadaan Arlo kian mengkhawatirkan

"Sabar yaa sayang!" Reya memandang spion, melihat keadaan sang putra yang duduk dikursi belakang bersama Riska

Malam terlihat semakin gelap, ditambah bumi tengah diguyur hujan yang cukup lebat, jarak pandang Reya sedikit terbatas, namun begitu ia tetap melaju dengan cepat, berharap dirinya tidak terlambat

Kekhawatiran Reya bertambah saat mobil miliknya tiba-tiba berhenti, ia panik, rumah sakit masih jauh dan mobilnya malah mogok seperti ini

"Aarrrggghhh" Reya frustasi, ketakutan semakin menguasainya. Keadaan Arlo memburuk dan mobilnya malah mogok seperti ini

Reya turun, dengan menggunakan payung ia keluar dan memeriksa keadaan mobilnya. Reya tak mengerti tentang mesin sedikitpun, tapi rasa khawatirnya memaksa dirinya mencoba melihat kondisi kendaraan roda empat itu

Tubuhnya basah, bahkan wanita cantik itu telah melepas payungnya dan mencoba mencari kendaraan lain yang lewat

Mungkin karena hujan, hingga tak ada satu mobil pun yang lewat "Astaga!"

Beberapa kali ia mengusap wajahnya yg basah, Reya ketakutan, air hujan yang membasahi wajahnya menyatu dengan derai air mata ketakutannya

"Bertahanlah nak!" Ditengah kepanikan itu, Reya melihat seberkas cahaya, ia yakin jika itu adalah sebuah bantuan

Reya melambaikan tangannya, berharap mobil itu mau berhenti dan membantunya

Mobil sport mewah berwarna biru itu berhenti tepat didepannya, dari dalamnya keluar seorang pria gagah dengan menggunakan payung

"Reya!"

"Revan! Syukurlah!" Reya meresahkan lega, keberadaan Revan begitu berarti baginya

"Kamu ngapain disini? Mobil kamu kenapa?" Tanya Revan dengan suara yang sedikit lebih keras, karena tertutup suara hujan

"Mobil aku mogok, aku mau kerumah sakit sekarang! Tolong aku Revan!" Reya terlihat panik, membuat pria tampan itu merasa bingung

"Kamu tenang dulu! Siapa yang sakit?" Tanya Revan, pria jangkung itu membantu memayungi sahabatnya itu

"Arlo, Arlo panas tinggi sampai kejang. Aku takut banget Van!" Reya terisak, walaupun tertutup oleh hujan tapi Revan tau jika wanita cantik itu tengah menangis

"Pake mobil aku aja!" Revan membuka pintu mobilnya, Revan membantu mengeluarkan Arlo yang sudah tak sadarkan diri agar masuk kedalam mobilnya

Tubuh mungil bocah laki-laki itu dipeluk oleh sang pengasuh karena tubuh Reya yang basah kuyup, bahkan wanita itu terlihat menggigil

"Mobil kamu jadi basah Van!" Reya sebenarnya tak enak hati pada Revan, mobil sport mewah itu kini telah basah karenanya

"Apa-apaan sih kamu Re, ngapain mikirin mobil!" Revan melaju dengan kecepatan tinggi, hingga beberapa menit kemudian kendaraan roda empat itu tiba disebuah rumah sakit

Arlo tengah ditangani oleh pihak dokter, Reya sendiri bergerak gelisah didepan ruang IGD

"Baju kamu basah Re, mau aku beliin baju dulu buat ganti?" Revan menawarkan, ia kasihan melihat sang sahabat yang terlihat kacau

"Aku gak pa-pa Van, kamu gak perlu repot" tolak Reya, sebenarnya dirinya begitu kedinginan, hanya saja meminta bantuan lagi ia tidak enak

Reya terlihat menggigil, ia bahkan mengusap lengannya dengan tangan guna mengurangi rasa dinginnya

Revan menggenggam tangan sahabatnya, mencoba membuat wanita itu sedikit lebih tenang

"Kamu sabar Re! Arlo pasti baik-baik aja!"

Reya mengangguk, tapi rasa khawatirnya tak bisa disembunyikan

"Reyhan kemana?" Tanya Revan

"Dia lembur dikantornya!" Jawab Reya

"Udah coba dihubungin?"

Reya mengangguk "Udah tapi gak aktif!"

Revan kembali menenangkan sahabatnya, hingga beberapa saat pintu ruang IGD terbuka, menampilkan seorang wanita dengan jas putih

Reya berdiri, dirinya tak sabar menunggu kabar dari putra semata wayangnya

"Bagaimana keadaan anak saya dok?" Tanya Reya, napasnya tersengal, tubuhnya masih menggigil, wajahnya juga pucat

"Putra ibu mengalami step!" Ujar sang dokter "Tapi ibu tidak perlu khawatir karena sekarang kondisi putra ibu sudah stabil, suhu tubuhnya juga berangsur turun, kami akan terus memantau untuk kondisi selanjutnya!"

Mendengar itu Reya sedikit merasa lega, Arlo adalah segalanya bagi wanita dua puluh delapan tahun itu, entah apa yang terjadi padanya jika terjadi hal buruk pada putra kesayangannya itu

1
Dew666
🔮🔮🔮🔮
Rahmad Wicakj Sono
lanjut thor dobel up di tunggu
Eva Safitri: Makasih yaa udah mampir
total 1 replies
Dew666
💜💜💜
Oma Gavin
ngga usah banyak janji sono hubungi rani dia sudah hamil anakmu mulailah dari nol dgn rani tapi jgn bandingkan keberhasilan mu bila hidup dgn rani beda istri beda rejeki itu pasti
Oma Gavin
ingat maling pasti ngga ngaku reya jgn maafkan perselingkuhan segera urus gugatan cerainya ada perempuan lain yg lagi nunggu pertanggung jawaban suami mu
Oma Gavin
Alhamdulillah Rani hamil anak reyhan silahkan minta reyhan tanggung jawab tapi jgn harap reya mau dipoligami pastinya minta diceritain sama reyhan, ini modelan mokondo udah miskin banyak tingkah ujungnya nyungsep kere
Dew666
🪻👑
Dew666
☀️☀️☀️☀️☀️
Oma Gavin
dasar reyhan oon bin goblok dia yg selingkuh kenapa dia yg marah udah kere masih banyak gaya, makanya hp jgn di matiin giliran sekarang nuduh reya ngga info pengen tak tabok mulut lemes mu sama batako
Oma Gavin
segeralah terbongkar perselingkuhan reyhan dan rani biarkan mereka menikah resmi daripada zina melulu hidup reya juga butuh kebahagiaan bukan hanya diselingkuhi melulu
Eva Safitri: Sabar.. sabar
total 1 replies
Dew666
🌹🌹🌹🌹🌹
Dew666
🍭🍭🍭🍭🍭
Oma Gavin
semoga rani hamil buat segera terbongkar perselingkuhan mereka
Dew666
🍭🔥
Dew666
🔥🔥🔥🔥🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!