Seorang pemuda yang tewas dalam kecelakaan dan berpindah tempat ke sebuah dunia baru yang penuh dengan kekacauan karena Monster yang menyerang dunia itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoe69, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15. Menjebak para pengejar.
" Ling Hua... Apakah ini pemuda yang kau katakan akan membantu kita dalam misi kali ini ??? Benarkah dia sehebat yang kau katakan ??? Aku rasa dia biasa biasa saja..." Ucap Salah satu Pemuda yang membawa sebuah tombak bermata merah di tangannya.
" Dia Xie Long... Jika kalian pikir bisa mengalahkan Rue Shell seorang diri hanya dengan satu pukulan tidak hebat... Lalu apa yang membuat seseorang hebat dalam pandanganmu ?" Tanya Ling Hua dengan dengan nada sedikit mengejek.
Dia lalu memperlihatkan rekaman dari ponselnya yang membuat pemuda itu terdiam dengan mata menatap tak percaya, begitu pula 3 anak muda 20 tahunan yang lain yang menatap tak percaya kearah ponsel yang memperlihatkan Xiao Long saat membuat pria berperisai kemarin terlempar menuju sebuah mobil yang membuat mobil itu seperti habis di tabrak truk sampah.
Xiao Long memperkenalkan dirinya kepada 3 pemuda dan satu gadis itu dimana sang gadis bernama Mei Sie yang memiliki kelas seorang penyihir juga bisa menyembuhkan anggota kelompok lain yang terluka. Seorang pemuda tampak membawa perisai sebesar dada dan pedang yang dia letakkan di punggungnya, sementara pemuda lainnya membawa busur panah sebagai senjatanya.
Mereka berenam akhirnya mulai memasuki area perburuan itu dengan sikap penuh kewaspadaan dengan Xiao Long yang sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian tempur dan ada sepasang pisau di belakang pinggangnya sebagai pengintai. 4 orang yang semua meremehkan Xiao Long kini harus mengakui kehebatan Xiao Long dalam menentukan arah musuh dan membuat mereka banyak menghindari jebakan dan musuh.
Saat harus bertempurpun Xiao Long selalu menjaga orang orang itu dari serangan tiba tiba yang membuat semua orang bisa bertempur tanpa takut serangan tidak terduga dari monster yang ada di sana. Semua orang merasa sangat aman terutama Mei Sie yang bisa menyerang dan juga menyembuhkan teman temannya tanpa merasa terancam apapun.
Dalam waktu kurang dari satu jam mereka sudah memasuki lantai teratas meski lawan mereka semakin tinggi lantainya semakin kuat namun masih bisa mereka atasi hingga mendapatkan hampir 30 buah yang mereka butuhkan untuk misi. Pada saat mereka akan kembali menuruni lantai gedung dimana mereka mengambil buah buahan yang tumbuh di atap bangunan 12 lantai yang banyak yang rusak itu, Xiao Long membawa mereka berputar melewati jalan lain yang membuat semua orang heran.
" Ada 12 orang yang sedang menuju ke atap... Mereka memiliki aura yang sangat negatif dan aku yakin mereka akan melakukan sesuatu yang akan membuat kita kerepotan nanti... Sebaiknya kita menghindari masalah dan memberikan masalah pada mereka agar kita bisa dengan cepat turun dari gedung ini... Kalian pergilah dulu dan turunlah lewat tangga yang ada di depan itu... Aku akan melindungi kalian dari belakang..." Ucap Xiao Long saat pemuda berperisai bertanya mengapa mereka harus turun dari jalur lain.
Kelima orang itu hanya menurut meski ada raut tidak rela di wajah Ling Hua, namun saat dia melihat senyum Xiao Long yang membuka maskernya dia segera mengangguk dan meminta Xiao Long untuk berhati hati. Xiao Long melesat pergi menuju tangga utama dimana dari tangga di bawah terdengar langkah suara kaki orang yang cukup banyak.
Orang orang itu mengatakan keheranan mereka yang tidak mendapati para monster penjaga tempat ini, mereka tidak tahu jika kebanyakan monster itu sudah terbunuh oleh kelompok Xiao Long. Xiao Long yang sudah mengaktifkan mode silumannya dengan segera melompat turun dan mendapati 18 orang sedang berkeliling lantai di 11 dengan membentuk beberapa kelompok.
Xiao Long berkelebat menuju mayat para monster yang dibunuh kelompok Lin Hua dan mengambil darah monster itu dengan menggunakan botol khusus dan dia segera melemparkan beberapa ke luar gedung sedang beberapa botol yang lain dia simpan di tas yang ada di pinggul kirinya.
Setelah itu Xiao Long kembali menuju ke arah kelompok orang orang itu yang ternyata memang menargetkan dua orang dari kelompok Ling Hua, pemimpin kelompok itu merasa kesal saat di tolak Ling Hua dan Mei Sie beberapa waktu yang lalu hingga membuat mereka berencana untuk mencelakai kedua gadis itu saat mengambil misi di area perburuan ini.
Setelah mengetahui rencana orang orang itu, Xiao Long kini benar benar tidak menahan diri lagi dan dia berkelebat dengan cepat diantara orang orang itu sambil memercikkan darah monster yang sudah terbunuh tadi. Beberapa orang yang memiliki kelas penyihir sebenarnya merasakan pergerakan Xiao Long yang menciptakan angin halus di antara mereka, namun kemampuan pemindaian mereka tidak bisa menemukan sosok Xiao Long yang bergerak sangat cepat di antara orang orang itu.
Xiao Long segera menuju kelompok Ling Hua yang sudah ada di lantai 10 saat ini, karena perkataan Xiao Long membuat kelompok itu bergerak cepat menuju lantai terbawah tanpa banyak menimbulkan suara dan menyesuaikan aura mereka agar tidak terdeteksi oleh orang orang yang menurut Xiao Long bermaksud tidak baik itu.
Saat mereka mencapai lantai 9 Xiao Long dengan segera meminta mereka untuk berhenti dan menuju tangga lain untuk turun, gedung itu memiliki lima tangga untuk naik turun yang ada di sebelah jalur lift yang sudah rusak di keempat sudut setiap lantai kecuali tangga utama yang ada di tengah yang merupakan bekas eskalator itu. Semua orang tidak bertanya apa apa dan menurut apa yang Xiao Long katakan dan mereka lamat lamat mendengar suara geraman marah dan langkah kaki banyak makhluk yang sangat berat memasuki tempat itu dari arah lantai bawah.
Xiao Long beberapa kali meminta mereka bersembunyi di beberapa bangunan untuk menghindari makhluk bertangan empat yang memiliki mata dan mulut tanpa hidung di dada dan perut itu. Tanpa dapat di cegah, tubuh 5 orang itu bergetar saat mereka melihat betapa banyak monster yang marah dengan membawa senjata berbeda di tangan mereka.
Mereka benar benar bersyukur Ling Hua membawa Xiao Long yang sangat peka dengan aura baik dari monster maupun terbangun yang lain, hal itu membuat mereka menghindari banyak masalah. Begitu sampai di lantai 3 Xiao Long segera meminta semua orang melompat ke bawah dan segera berlari meninggalkan tempat itu.
Kembali tanpa menanyakan apapun semua orang menuruti perkataan Xiao Long yang saat ini tengah menggendong Mei Sie di punggungnya yang membuat gadis itu memerah wajahnya karena jengah, malu dan bahagia jadi satu. Xiao Long memang tergolong pria yang memiliki wajah biasa biasa saja namun sikap misterius yang dia perlihatkan memberi daya tarik tersendiri.
Xiao Long tidak banyak bicara dan berekspresi namun dia sangat fokus saat bekerja yang membuat semua orang merasa sosok Xiao Long cukup misterius meski sesekali pemuda itu masih tersenyum dengan sebuah lesung Pipit di pipi kanannya. Mereka semua sudah berlari menjauh dan saat bersembunyi di sebuah reruntuhan untuk sedikit beristirahat mereka melihat kembali ke arah gedung yang baru mereka tinggalkan.
Mereka terbelalak melihat bagaimana gedung itu kini di penuhi monster bertangan empat di setiap lantainya seolah semua monster itu di panggil ke gedung itu, Sementara itu di atas atap terlihat percikan api dan berbagai elemen serta kepulan debu tanda ada pertempuran di sana.
" Adik Long... Apakah kau tahu siapa sebenarnya kelompok yang terjebak di atap itu ??? Apakah kita tidak perlu membantu mereka keluar dari gedung itu melihat begitu banyak monster yang ada disana ???" Tanya pria pembawa busur kepada Xiao Long yang saat ini sedang melihat sekeliling tempat itu.
" Pemimpin kelompok itu bernama Xie Chan dan wakilnya bernama Shie Lam... Mereka sengaja datang ke gedung yang sama dengan kita karena mengejar nona Hua dan Sie... Semua orang itu memikirkan sesuatu yang buruk kepada kedua rekan kita... Sekarang apakah kita masih harus membantu mereka ???" Tanya Xiao Long ke arah pemuda itu yang membuat semua orang di sana terkejut namun kemudian menyadari mengapa Xiao Long tampak tidak perduli dengan keselamatan orang orang itu.
Ling Hua dan Mei Sie menatap kearah Xiao Long dengan tatapan berbeda, ada terima kasih di sana dan juga kekaguman. Bahkan ketika pemuda yang lain juga melakukan yang sama, Xiao Long memang cukup pendiam namun ternyata sangat menjaga mereka dan bisa marah saat mengetahui ada yang ingin melukai mereka.
Mereka juga mengerti mengapa kedua orang itu mengincar kedua gadis itu karena saat keduanya menolak kedua orang pemuda itu ketiga pemuda yang ada di sini saat ini juga ada di tempat kejadian. Kedua gadis itu menolak keinginan Xie Chan dan Shie Lam yang mengajak keduanya satu kelompok untuk mengambil misi.
Semua karena sikap keduanya yang terlalu memperlihatkan sifat mesum mereka kepada kedua gadis itu yang membuat keduanya tidak nyaman, terlebih di saat kedua pemuda itu bermaksud menggunakan kekerasan untuk mengajak dua gadis itu. Sikap mereka itu membuat kedua gadis itu semakin muak beruntung ada beberapa terbangun senior dan ketiga pemuda yang sekarang bersama mereka yang membantu kedua gadis itu mengusir kedua pemuda mesum itu.
Karena merasa dipermalukan didepan banyak orang menciptakan kebencian di hati keduanya yang kemudian merencanakan untuk mencelakai keduanya di tempat mengambil misi, namun kedua pemuda itu kini harus bertaruh nyawa di atap gedung karena serbuan para monster yang sangat banyak. Keenam orang itu dengan cepat kembali ke arah pos penjagaan dengan Xiao Long yang kembali memimpin jalan yang membuat mereka tiba dengan cepat tanpa bertemu monster bertangan empat itu di sepanjang perjalanan mereka.