NovelToon NovelToon
Aku Dan Dia Yang Suka Ngehalu

Aku Dan Dia Yang Suka Ngehalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:646
Nilai: 5
Nama Author: Di Persingkat Saja DPS

Mengisahkan tentang kisah kehidupan dari seorang pemuda biasa yang hidupnya lurus-lurus saja yang secara tidak sengaja bertemu dengan seorang perempuan cantik yang sekonyong-konyong mengigit lehernya kemudian mengaku sebagai vampir.
Sejak pertemuan pertama itu si pemuda menjadi terlibat dalam kehidupan si perempuan yang mana si perempuan ini memiliki penyakit yang membuat nya suka ngehalu.
Dapatkah si pemuda bertahan dari omong kosong di Perempuan yang tidak masuk akal itu?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Di Persingkat Saja DPS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu seseorang di belakang kantor

Malam pun tiba dan acara tersebut sudah di mulai setelah waktu Maghrib berlalu.

Berhubung aku tidak perlu terlalu banyak terlibat jadi aku hanya standby dibelakang saja dan aku tidak melakukan apa-apa hingga waktu sholat isya tiba.

Untung lah aku tidak sibuk jadi aku bisa dengan tenang beribadah.

Namun tak lama setelah aku selesai berubah aku langsung di panggil oleh wanita yang memiliki perangai pemain film horor itu.

"Kamu segera bawa jus jeruk ini ke setiap meja!" Tiba-tiba ia memberikan nampan berisi banyak gelas jus yang penuh.

Hampir saja itu semua jatuh karena ia memberikan ini terlalu tiba-tiba dan terlalu cepat.

"Baik Bu!" Aku pun melangkah dengan hati-hati di antara banyaknya tamu yang hadir di acara ini.

Ngomong-ngomong ini sama sekali tidak mudah karena ada terlalu banyak orang yang mana kalau bergerak mereka benar-benar tidak lihat-lihat sekitar.

Kalau mereka tiba-tiba bergerak ketika aku ada di belakang mereka kan jus yang aku bawa bisa pada tumpah.

Jadi di sini skill menghindar dan keseimbanganku benar-benar sangat di uji.

Di sisi lain si wanita yang tadi melihatku dengan sangat seksama dibelakang sana seakan ia sedang menilai diriku.

"Anak ini sangat cakap. Caranya bergerak memang amatir tapi hampir tidak ada kesalahan yang dia buat di sana!"

"Tidak banyak orang yang bisa terus seimbang membawa nampan penuh gelas jus di tempat ramai seperti ini!" Lanjut ia memperhatikan aku yang mana aku sendiri tidak sadar akan hal tersebut.

Kalau pun sadar aku mungkin juga tidak akan peduli karena aku terlalu sibuk di sana jadi tidak punya cukup waktu untuk peduli pada hal lain.

Beberapa jam kemudian sejak acara ini di langsungkan aku akhirnya bisa istirahat setelah semua pekerjaan yang aku lakukan.

Sekarang jam setengah sepuluh malam dan di sini masih saja sangat ramai seakan orang-orang ini tidak mau pergi.

Padahal setahuku semua orang yang ada di sini adalah orang-orang yang sibuk yang mana waktu mereka itu mepet.

Tapi di sini mereka malah hanya nongkrong seakan tidak ada kerjaan.

Ya... Mungkin karena makanan di sini enak-enak semua dan di sini mereka juga bisa memperluas relasi mereka jadi tidak ada yang mau pulang duluan.

"Hm... Waktu kerjaku sudah lewat jadi aku harusnya bisa pulang bukan?!" Aku melihat jam di hpku.

Pada saat itu aku duduk di pojok dekat dengan dinding yang mana di sana jarang sekali di perhatikan oleh orang.

Sempat celingak-celinguk sejenak untuk mencari si wanita dengan jas putih aku akhirnya menemukannya setelah melihat selama beberapa saat.

Pada saat ini orang itu sedang berdiri di dekat pintu masuk dan menyambut orang yang sampai sekarang masih ada saja yang berdatangan.

Segera aku menghampirinya dan meminta izin untuk pulang.

"Bu, bisa saya pulang sekarang!?" Ia tersentak karena aku yang tiba-tiba minta pulang.

"Kenapa?!" Malah tanya kenapa...

"Karena jam kerja saya sudah lewat dan lagi di sini sepertinya sudah terkendali jadi keberadaan saya tidak lagi di butuhkan di sini!" Ia sempat terdiam sambil menatapku.

'Benar juga. Aku hampir lupa anak ini adalah petugas kebersihan dan bukan pelayan seperti kami.'

"Baiklah, kamu bisa pulang sekarang... Ngomong-ngomong baju itu kamu bawa pulang karena itu untuk kamu karena mungkin di masa depan akan ada acara seperti ini lagi yang memerlukan bantuan kamu!"

Aku langsung mengangguk. "Baik Bu! Kalau begitu saya permisi!" Aku pun kembali ke belakang untuk mengambil barang-barang.

Lanjut aku pulang lewat pintu belakang karena kalau dari pintu depan itu sangat ramai dan terlalu merepotkan juga sepertinya kalau lewat sana.

Baru saja aku keluar dari pintu belakang dan belum sampai gerbang aku tidak sengaja melihat ada seseorang yang duduk tak jauh dari tempatku berada.

Ia duduk di atas sebuah batu besar di bawah pohon yang mana itu membuatku agak curiga.

"Hm... Dia ini orang atau setan yang mau menakut-nakuti aku?..." kedua mataku menyipit melihat ke arah orang itu.

Kemudian aku menghampirinya secara diam-diam dengan niat dalam hati kalau itu beneran setan yang mau menakut-nakuti akan aku hajar dia pada saat itu juga.

Namun ternyata itu adalah orang yang sedang duduk-duduk saja.

Aku juga dengar ia bersenandung dan itu cukup bagus menurutku.

Lanjut aku bertanya secara tiba-tiba hingga orang itu terkejut. "Apa yang anda lakukan duduk sendirian di sini!?".

Ia langsung menoleh sambil berteriak. "Uwaaa!!" Teriakannya yang tiba-tiba juga membuatku terkejut.

"Hah? Ada apa!?" Aku langsung celingak-celinguk mencari tahu apa yang membuatnya begitu ketakutan seperti itu.

"Ada apa apanya? Kamu muncul tanpa suara kemudian bertanya secara tiba-tiba. Mana mungkin aku tidak terkejut!" Ia membentak sambil mengusap-usap dadanya.

Sepertinya ia benar-benar terkejut hingga jantungnya berdebar-debar sangat kencang.

Hal yang sama juga terjadi padaku karena ia yang berteriak tiba-tiba.

1
Naruto Uzumaki
Terima kasih telah menulis cerita yang menghibur, author.
Di Persingkat Saja DPS
Sabar ya, masih di periksa ulang
PetrolBomb – Họ sẽ tiễn bạn dưới ngọn lửa.
Loh kok belom update? Lanjutin dong thor, gak sabar nungguin kelanjutannya 😫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!