NovelToon NovelToon
ANAYA-nya HELGA

ANAYA-nya HELGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Bad Boy / Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:559
Nilai: 5
Nama Author: NLiRa

Sekolah internasional terkenal dijakarta yang bernama Grand Imperial Academy, sedang disibukan dengan kedatangan siswa-siswi baru, yang sedang melakukan masa orientasi.

Anaya menjadi salah satu siswi baru di Grand Imperial Academy, ia bersekolah disana karena ada kedua abang kandungnya dan juga abang sepupunya yang bersekolah disana dan sudah menjadi siswa kelas 12 yang merupakan panitia orientasi juga.

Helga si Ketua OSIS yang tak pernah terlihat senyumannya sedikitpun menjadi icaran banyak siswi di Grand Imperial Academy.

Namun senyum Helga mulai muncul saat ia mulai tertarik dengan Anaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NLiRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TENTANG ANAYA

"Manja terus gitu? " sambung Joana.

"Heum" sahut William.

"Kadang kalau dia gak manja, tetap kami paksa supaya dia mau manja lagi sama kami semua" sahut Mahesa yang tersenyum memikir kelucuan adiknya.

"Kenapa Hes, bukannya dia udah SMA, jadi seharusnya kalian ajarin dia mandiri dong" ucap Naina.

"Selama gue, Farraz dan Mahesa masih hidup. Kami gak akan biarin Ana mandiri" ucap William.

"Ada satu hal yang gak bisa gue jelasin sama kalian semua dan satu hal itu yang menjadi alasan kenapa kami mau Ana terus manja sama kami" sahut Mahesa dengan ekspresi yang wajah mulai berubah.

"Ana benar-benar cahaya untuk kami bertiga, bukan cuma kami bertiga sih, tapi bagi mama dan papa juga. Dia princessnya Wiranta" ucap William yang tersenyum.

"Ya, gue bisa lihat kemarin kalian benar-benar seperti orang yang hilang arah hidup saat Ana mimisan dan pingsan" ucap Retta yang duduk di samping Mahes.

"Gue sendiri belum pernah ngeliat Farraz dan kalian berdua sepanik dan sekhawatir itu saat Ana pingsan" sahut Naina.

"Gue emang suka gangguin dia, bikin dia nangis, dan menurut gue itu lucu. Tapi gue akan hajar siapapun yang buat adik terluka, menangis sedikit apapun itu" ucap Mahesa.

 "Kita sudah kenal Ana sekarang, dia anak yang lucu, gemes, dan ya kami bakal ikut jaga Ana dan Vinka tentunya, karena adik kalian akan jadi adik kami juga" Nevan.

"Yap benar, Mereka berdua anak yang lucu gak ada yang boleh menganggu mereka sedikitpun" sahut Lusia.

"Thanks" sahut William yang tersenyum tipis.

Floella sedari tadi memegang pundak William untuk menenangkan William, karena dia tau apa maksud Mahesa dan William yang begitu protect dan memanjakan Anaya. Retta jelas memerhatikan gelagat Floella yang seolah-olah tau sesuatu lebih dalam.

"Oke, gue rasa malam ini udah cukup nongkrongnya, besok kita sekolah" ucap Retta.

"Mahesa, William lo berdua pulang aja, gue dan Floella bakal pulang nebeng mobil Naina karena kita juga searah" ucap Retta lagi

"Eh gak bisa gitu dong, tadi aku jemput kamu di depan orang tua kamu loh" protes Mahesa.

"Gak masalah Hes, nanti aku bilang sama mama dan papa aku, kalau sendiri yang minta pulang sama Naina" ucap Retta.

"Tapi kenapa lo ajak Flo?, gue yang jemput dia tadi" ucap William heran.

"Lo udah janji sama Ana bakal beliin dia cookies. kalau lo beli cookies dan nganterin Flo, itu bakal kemaleman" ucap Retta.

"Iya sayang, aku nebeng sama Naina aja" ucap Floella.

"Kamu tau kan, Ana paling gak suka janjinya diingkar. Jangan buat mood dia hancur besok cuma karena kamu gak bawa cookies dia" ucap Floella pada William.

"Yaudah, tapi kamu hati-hati ya. Kabarin aku kalau udah sampai rumah" ucap William dan mendapatkan anggukan dari Floella.

"Oke, malam ini udah cukup gue dan Joana balik dulu" ucap Lusia.

"Yups, sampai ketemu besok pagi di sekolah" sahut Joana.

"Lus gak mau aku anterin? " tanya Jefran.

"Sorry Je, my car masih bagus dan keren" ucap Lusia yang memamerkan kunci mobilnya.

"Yeee motor gue juga masih bagus" sahut Jefran.

"Whatever, gue gak peduli "ucap Lusia yang pergi.

"Guys kita duluan" ucap Joana yang menyusul Lusia.

Semuanya pun bubar dari cafe. Dimobil Naina sudah ada Retta yang duduk di samping Naina yang mengemudi dan Floella yang duduk di kursi belakang, namun ia duduk telat di tengah.

"Okey, jadi lo mau apa Ret?, gue tau lo gak mungkin larang gue pulang bareng pacar gue kalau gak ada sesuatu" ucap Floella yang duduk sambil melipa kedua tangannya di dada.

"Harus banget tuh lo lebel pake kata "pacar gue" gak bisa lo sebut William aja"ucap Retta sewot.

"Gak bisa dong Retta. William itu harus gue lebel setebal mungkin karena dia pacar gue" sahut Floella dengan bangga.

"Okeyyy, sipaling pacar" sahut Retta yang memutarnya matanya sedang Naina cuma tersenyum.

"Jadi lo mau bahas apa? " tanya Floella yang jelas tau maksud Retta mengajaknya pulang.

"Gue cuma mau tau tentang Ana" ucap Retta mulai serius.

"Yaelah, lo udah tau tadi di cafe" ucap Floella.

"Belum semua" sahut Retta cepat.

"Gue yakin lo tau sesuatukan tentang Ana, kenapa dia sampai di protect dan dimanjakan segitunya oleh Mahesa, Farraz dan William" ucap Retta yang penasaran.

"Buat apasih lo pengen tau? " tanya Floella yang kebingungan.

"Ya gue sebagai hts-an Mahesa, gue pengen dekat sama Ana kayak lo" ucap Retta.

"Iya gue juga" sahut Naina.

"Apanya? " tanya Retta dan Floella.

"Dekat dengan Ana" sahut Naina yang fokus menyetir.

"Ohhh pengen dekat sama Ana, Ret" goda Floella.

"Ana atau sama abangnya Ana" goda Retta juga.

"Yeeeu sialan lo berdua" ucap Naina.

"Ya gue pengen dekat sama Anaya lah dan bonus dapat abangnya" sambung Naina yang tersenyum dan membuat Retta dan Floella terkejut.

"Wahhh gilakkk, gak ekspek gue, lu bakal jawab gitu" teriak Retta dengan heboh.

"Gue juga syok Retta"sahut Floella yang tak kalah heboh.

"Kan kalian udah tau kalau gue emang naksir sama Farraz dari dia nolongin gue saat digangguin sama Sandra" ucap Naina.

"Iya gue tau, tenang aja Farraz juga ada rasa kok sama lu" ucap Floella dengan santai.

"Sok tau lu" ucap Naina.

"Yee malah kagak percaya sama gue" ucap Floella.

"Sshhhhtt, Nai percaya sama kakak tertua yang sudah lama masuk ke keluarga Wiranta" ucap Retta yang menutup bibir Naina dengan telunjuk.

"Yups percaya sama gue" jawab Floella dengan bangga.

"Oke back to topic" ucap Retta yang kembali serius.

"Gue gak bisa ngasih tau apapun Ret. Kalau lo mau tau lebih tentang Ana, lo bisa tanya langsung ke Mahes. Kalau dia anggap lo orang penting dihidup dia, dia pasti bakal cerita. Kaya William yang cerita ke gue" ucap Floella.

"Kalau dia gak mau cerita? " tanya Retta.

"Berarti lo gak penting Retta" celetuk Naina yang membuat Floella tertawa.

"Sialan lo ya" sahut Retta kesal.

Suasana di mobil hening sesaat, sampai akhirnya Naina kembali membuka suara.

"Flo, lo pernah ada perasaan cemburu atau iri gak sih sama Ana yang selalu dimanjakan oleh William. Ya bisa dibilang William itu benar-benar full sayang sama Ana?" tanya Naina.

"Nah iya, gue juga penasaran. Gue pengen tau aja respon lo supaya nanti gue juga gak keleb banget kalau lihat Mahesa yang full memanjakan Ana dan lupa sama gue mungkin" ucap Retta.

"Gue sama sekali gak pernah iri maupun cemburu sama kasih sayang yang Ana dapatkan dari William. Anaya anak yang baik, tulus, ceria, dan dia pantas mendapatkan semua kasih sayang dari orang apalagi dari abang-abangnya" ucap Floella dengan tulus.

...****************...

...****************...

Hai udah lama author gak up cerita, so kali ini author up cerita baru yang bertemakan anak sekolah lagi. mohon dukungannya, maaf kalau banyak kata yang typo. Jangan lupa Like, Comment dan Sarannya. Jujur saran dari kalian bisa menjadi motivasi bagi author untuk buat jalan cerita. Makasih semuanya, selamat menikmati...

...****************...

...****************...

1
Meenyaaa
Ana cukup manja sama abang2nya aja, kalau sama musuh cakar Ana cakar
Meenyaaa
nah gini baru keren
Meenyaaa
aaakkkkkk helgaaaa
Meenyaaa
pada heboh semua🤣🤣
Meenyaaa
HELGAAAA
Meenyaaa
Vika kecintaan soalnya😄
Meenyaaa
ka Helga doang bye bye nya🤭
Meenyaaa
lanjuttt
Meenyaaa
nasip lu mahesss🤣🤣🤣
Meenyaaa
🤣🤣
Meenyaaa
up lagi kak
Meenyaaa
up yang banyak thor
Meenyaaa
bner lagi🤣🤣
Meenyaaa
mampusss
Meenyaaa
huhuhu Mahesa... ☹️
Meenyaaa
keren ceritanya, ringan untuk kisah anak SMA. lanjut tiap hari thor
Meenyaaa
ucapan tajam emang gak membekas di kulit tapi selalu membekas di batin. peluk jauh Ana
Meenyaaa
ya jlas perhatian, wong abangnya
Meenyaaa
ini manusia mulutnya gak ada etika ya, main nuduh org digilir lagi
Meenyaaa
lanjut lagi thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!