NovelToon NovelToon
My Bride Violetta

My Bride Violetta

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Cintapertama / Mafia / CEO / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:401.2k
Nilai: 5
Nama Author: Shakila Blue

Violetta adalah gadis cerdas dan perfecsionist yang sangat bekerja sebagai asisten pribadi seorang CEO muda. Wajahnya yang cantik dia tutup dengan kacamata yang selalu di pakainya dan tai lalat kecil di pipi sebelah kirinya. Sehingga kecantikannya semakin tak terlihat.

Sedangan Adrian Cadieux adalah CEO perusahaan nuklir milik Victor Cadieux ayahnya. Sikapnya yang dingin dan tertutup membuat para wanita berbondong-bondong mendekatinya. Apalagi parasnya yang tampan sangat mendukung.

Hai.. hai.. reader.. 🥰
Ketemu lagi dengan Andrian.
Tapi yang belum baca Kisah Adrian kecil, mohon di baca dulu biar gag nyambung ceritanya sama yang ini.

Othor gag akan bikin belibet ceritanya kok.
Konfliknya tak terlalu lama sampek panjang kayak jembatan Fransisco Malaiholo kok.
Jadi cus ikuti karya othor yang lain.

Yang suka bisa lanjut, yang gag suka bisa cus cari novel yang kalian suka aja. Othor memang masih menjadi othor-othoran yang perlu banyak belajar. 😁😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shakila Blue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kita bisa tinggal bersama

Flash back...

"Nona mau ke mana?" tanya sopir taxi yang membawa Vio. Tapi Vio tak menjawabnya. Dia hanya diam dan menangis sambil menarik-narik rambutnya.

"Nona kau tak kenapa-kenapa?" tanya sopir itu sekali lagi. Lelaki paruh baya itu menepikan mobilnya.

"Nak kau kenapa? Apa aku bisa membantumu?" tanya lelaki itu.

Saat lelaki itu mwnyentuh Vio, Vio sungguh berteriak histeris. Dia masih ingat kejadian tadi. Saat pria itu menjamah tubuh bagian atasnya.

"Lepaskan. Akhh.. Jangan sentuh aku. Jangan!" teriak Vio yang berontak saat di dalam mobil.

"Hey nak. Aku tak akan melukaimu. Aku Huseyyin. Apa yang terjadi padamu?" tanyanya saat Vio terus saja berontak padanya. Huseyyin memegang erat kedua tangannya dan Vio baru bisa fokus melihat lelaki di depannya itu.

Lelaki yang sudah cukup umur. Mungkin sekitar umur 70-80.an.

"Aku akan membantumu nak. Kau bisa panggil aku kakek Huseyyin. Aku bisa membantumu nak. Katakan pada kakek." ucap Kakek.

"Tolong aku kek, aku baru saja membunuh seseorang. Dia baru saja memperkosaku kek. Tolong aku. Aku takut kek." akhirnya Vio mengutarakan apa yang sedang terjadi padanya. Kakek berpikir dengan keras.

"Kalau begitu ikuti ucapan kakek. Kau duduklah di sebelah kiri nak." ucap kakek dan Vio menuruti apa kata kakek.

Kakek menjalankan mobilnya hingga di tempat yang tak di jangkau oleh cctv.

"Setelah hitungan ke 3, kita harus loncat dari sini nak. Kau mengerti kan?" ucap kakek dan Vio semakin bingung.

"Kakek kenapa kita harus loncat dari sini? Kenapa kek?" tanya Vio yang masih bingung.

"Kita harus membuat seolah mobil ini masuk jurang nak. Jika kau ingin aman. Karena takutnya mereka akan mencari kita nak. Kau mengerti kan?" tanya kakek kembali.

Kakek akan membuat seolah ada bekas ban yang tergelincir dan akhirnya mobil terjatuh. Seakan ini murni kecelakaan.

"Baiklah kek." meski takut Vio tetap menuruti ucapan kakek.

1.2.3...

"Aakkkhhkk!" teriak keduanya saat menjatuhkan diri dan akhirnya mobil masuk jurang dan tak lama ada ledakan hebat dari jatuhnya mobil. Karena tempat itu sepi, mereka bisa lari secepat mungkin, masih dalam keadaan luka-luka.

Setelah perjalanan yang cukup panjang, akhirnya mereka sampai di rumah kakek.

"Ini rumah kakek nak. Jika kau tak keberatan kau bisa tinggal bersama kakek dan nenek. Untuk menjaga keamananmu untuk sementara ini." jelas kakek dan Vio hanya menganggukkan kepalanya.

"Sayang kau sudah pulang? Eh ada tamu. Tunggu kenapa kalian luka-luka?" tanya nenek Merry istri kakek.

"Nak ini istri kakek. Kau juga bisa panggil dia nenek. Duduklah aku akan ceritakan padamu." ucap kakek dan akhirnya kakek menceritakan semuanya.

"Ya Tuhan, kasian sekali kau nak. Tinggallah di sini bersama kakek dan nenek. Kita tak memiliki siapa-siapa. Kau bisa tinggal di sini nak Vio." ucap nenek yang merasa iba pada keadaan Vio.

"Kenapa kakek dan nenek baik padaku?" tanya Vio.

"Kakek hanya ingat anak kakek yang entah sekarang ada di mana, jika melihat kau seperti tadi kakek jadi ingat anak kakek." jawab kakek dan nenek hanya tersenyum melihat Vio.

"Tapi aku masih memiliki kedua orang tuaku kek nek. Aku tak mungkin tinggal di sini." ucap Vio.

"Kau bisa membawa kedua orang tuamu untuk tinggal saja bersama kita di sini nak Vio. Kita bisa tinggal bersama."

JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤

1
Vien Habib
Luar biasa
Dewi Fuzi
dah mulai tipo Ella apa jeny 🤦‍♀️🤦‍♀️
budak jambi
tinggal Lin tu laki goblok.sdh punya istri malah urusin mantan PK acara pelukan
elsaanisya
Jenny teh Saha?
Ririn Nursisminingsih
syukurin laki kok ndak peka
Ririn Nursisminingsih
Bener vio wanita itu butuh kepastian
Ririn Nursisminingsih
rasain andrian cemburu kmu
Ririn Nursisminingsih
gara2 adrian vio di lecehkan.. harus bertanggung jawab kmu
Rose Reea
🥰
Reni Ajja Dech
Vio sama Marco Aja thorr
Reni Ajja Dech
Pepet aja Marco
Emak Aries
biasanya dipintu apartemen ada lubang pintu untuk melihat siapa yg datang, vio ceroboh skali
Yani
Aku sebel sama kamu Adrian
Yani
Kamu sendiri yang ninggalin gereget sama si Adrian
Yani
Kalau cinta bilang cinta Adrian jangan bikin emosi
Yani
Berani" ya kamu Adrian
Yani
Adrian lelet
Yani
Pasti Monica yang datang
Yani
Kalau suka bilang aja suka ga usah gengsi
Yani
Jangan mau Vio
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!