NovelToon NovelToon
Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Selingkuh / Penyesalan Suami
Popularitas:22.6k
Nilai: 5
Nama Author: Jalur Langit

Disa ingin memberi kejutan berupa kehamilan yang telah lama dinanti-nanti, tetapi dia malah mendapatkan kejutan lebih dulu dari Cakra. Cakra membawa pulang Risa yang sedang hamil anaknya.

Dari pada menerima Cakra, yang jelas-jelas sudah mengkhianatinya, dan harus menerima Risa sebagai madunya, Disa memilih pergi dengan membawa anak Cakra yang dia sembunyikan.

"Jangan menyesal setelah aku pergi."

***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jalur Langit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Disa tidak menuruti perintah Wulan. Wulan bilang Disa harus menunggu karena ada sesuatu yang akan dia titipkan untuk ibunya. Disa tidak peduli apa itu, dia memilih untuk langsung pulang tanpa menunggu.

Disa jelas merasa malu karena kegagalannya dalam berumah tangga diketahui oleh mantan. Iya, Disa yakin, di dalam sana, Wulan pasti memberitahukan kepada Rayyan jika Disa sudah bercerai.

Mungkin jika Rayyan bukan orang dari masa lalu Disa, Disa tidak akan merasakan malu seperti ini. Rasanya seperti sudah diledek, padahal Disa tahu Rayyan belum tentu meledeknya.

"Sudah, Dis?" tanya Rahmi ketika Disa pulang dengan wajah tertekuk.

"Iya, Buk. Sudah." Disa menjawab sambil melewatinya masuk ke dalam rumah. Dari suaranya, Rahmi tahu ada sesuatu yang tidak beres dengan Disa.

"Lho, kenapa dia?" gumamnya bingung.

Disa langsung masuk ke dalam kamar. Mengunci pintunya seakan takut Rayyan mengikutinya kemudian akan menertawakannya di depan pintu. Ia masuk ke dalam selimut. Menggunakan selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya.

"Rayyan tau aku cerai pas aku lagi hamil lagi. Aaarrgghhh. Sial, sial, sial. Lagian, siapa sih yang ngasih tau Tante Wulan kalau aku lagi hamil? Pasti si Vina ini! Sumpah malu banget, mau ditaruh di mana muka aku kalau ketemu lagi sama Rayyan? Aaaaa!"

Disa memejamkan mata erat-erat sambil ngomel-ngomel sendiri di dalam hati.

"Awas aja kamu, Vin!"

Sementara itu di rumah Wulan, wanita itu mendesah kecewa saat tahu Disa tidak mau menunggunya. Saat ia dan Rayyan kembali ke depan, Disa sudah menghilang.

"Tuh kan kamunya kelamaan sih, Disanya udah pulang duluan, kan," omelnya pada Rayyan.

"Ya ... Ya udah biarin aja sih," sahut Rayyan cuek. Padahal dia juga merasakan sedikit kekecewaan. Tidak jadi berboncengan dengan Disa.

Meninggalkan mamanya, Rayyan masuk ke dalam rumah. Masih terus memikirkan perkataan mamanya tadi.

"Kamu nggak tau ya kalau Disa abis cerai? Dia bukan istri orang lagi sekarang."

Kenapa ... Rayyan seperti mendapatkan embusan angin segar saat mendengarnya?

Namun, Rayyan juga bertanya-tanya apa alasan yang membuat Disa bercerai dengan suaminya dalam keadaan sedang hamil? Setahu Rayyan, pernikahan Disa baru dua tahun. Terlalu cepat untuk sebuah perpisahan namun juga bukan waktu yang singkat untuk memupuk banyak kenangan indah.

Ditambah lagi, sepanjang pantauan Rayyan, hubungan Disa dan suaminya yang terekspos di media sosial nampak sangat harmonis. Mereka berdua sepasang konten kreator yang sering dipuji-puji sebagai pasangan idaman. Terlalu mengejutkan tiba-tiba mereka sudah resmi bercerai.

Apa pun alasannya mereka bercerai, Rayyan turut prihatin. Pasti berat bagi Disa. Moga moga Disa selalu kuat, harap Rayyan.

*

Risa dan Cakra sedang makan malam bersama. Cakra malam dengan tenang tanpa merasa terbebani, sementara Risa hanya makan sedikit-sedikit karena sedang memikirkan sesuatu.

Perbedaan Risa dari biasanya itu dapat dengan mudah tertangkap oleh Cakra. "Kamu kenapa makannya sedikit?" tanya pria itu.

Risa yang semula menunduk, mengangkat wajahnya menatap Cakra. "Ah, iya. Tadi aku udah banyak ngemil, Mas, jadi udah kenyang," jawabnya.

Cakra mengernyit. "Ngemil apa? Jangan makan sembarangan, Ris, kamu harus makan yang bergizi. Aku mau anakku sehat," tekan Cakra. Ia selalu memperhatikan apa saja yang Risa makan untuk memastikan tumbuh kembang janinnya. Ia berikan segalanya yang terbaik untuk Risa.

"Aku nggak makan sembarangan kok, Mas, tadi aku udah minum susu sama makan buah makannya udah kenyang," tutur Disa.

Cakra diam sesaat, namun pada akhirnya ia mengangguk. Mempercayai Risa.

"Mas," Risa memanggil saat mengetahui piring Cakra telah kosong.

"Hm?"

"Aku ... Boleh minta sesuatu?" tanya Risa hati-hati. Dia harus melakukan dengan penuh kehati-hatian agar Cakra tidak merasa curiga.

"Mau minta apa? Hm?" sahut Cakra.

"Aku ... Pengen beli perhiasan," jelas Risa pelan-pelan. "Boleh nggak aku minta tambahan uang untuk beli? Tapi, agak sedikit banyak."

"Berapa memangnya?"

"Eum ... Lima puluh jutaan."

Cakra mengangkat sebelah alisnya. Memang wajar jika seorang perempuan meminta perhiasan. Apalagi Risa tengah hamil, mungkin itu salah satu ngidamnya.

"Boleh dong, nanti kalau ada waktu kita beli bareng aja. Kamu tinggal pilih aja nanti mau yang mana."

"Eeee ... Maksud aku, aku bisa beli sendiri kok, Mas. Boleh kan aku beli sendiri?"

Cakra tidak melepas tatapannya dari Risa. Mengangkat gelas berisi air putih, kemudian meneguknya.

"Nggak mau aku anter?" tanyanya dengan sebelah alis terangkat.

Risa terdiam. Kalau dia bilang tidak mau, Cakra pasti akan segera mencurigainya.

"Mau dong, Mas. Tapi emangnya kamu nggak sibuk? Aku takut ganggu waktu kamu, makanya aku inisiatif mau beli sendiri aja." Segera, Risa mengubah mimik wajahnya.

"Aku luangkan waktu besok."

Risa mengulas senyum manis. "Makasih ya, Mas."

Bukan seperti ini yang Risa harapkan. Beli perhiasan itu hanya alibi Risa saja. Sebenarnya, Risa hanya ingin uangnya Cakra. Tetapi, kenapa malah Cakra yang ingin mengantarnya membeli perhiasan langsung?

Bagaimana Risa bisa memberikan uang untuk Andre kalau begitu?

Malam itu, entah kenapa Cakra terpikirkan akan Disa. Terus teringat waktu Disa pergi dari rumah ini, seolah ada sesuatu paling berharga milik Cakra yang tertinggal bersama Disa.

Tapi apa?

Cakra jelas tahu, tak ada satu pun baju, jaket, sepatu, atau pun barang lain miliknya yang Disa bawa. Kalau pun Disa sengaja membawa barang miliknya, Cakra tidak akan kepikiran seperti ini. Toh, dia bisa membeli lagi.

Sungguh, Cakra tidak mengerti. Perasaan ini membuatnya ingin berada di dekat Disa.

*

Disa belum pernah melakukan USG. Kali ini, Disa datang sendiri ke klinik untuk melakukan USG. Rahmi tadinya bersikeras ingin mengantar, namun Disa menolak. Toh, klinik yang dituju dekat dengan rumah. Disa bisa melakukannya sendiri.

"Selamat ya, Ibu ... Ibu mengandung bayi kembar."

Disa tidak percaya saat mendengarnya, "ke-kembar, Dok?"

"Iya. Ini terlihat jelas terdapat dua kantung, Bu...." dokter itu tersenyum saat menjelaskan. Ikut merasa bahagia ketika melihat sepasang mata Disa berkaca-kaca.

"Saya ... Rasanya nggak percaya. Kalau boleh tau apakah sudah terlihat jenis kelaminnya?"

"Sekali lagi, selamat ya, Bu. Tapi kalau untuk sekarang belum bisa terlihat dengan jelas jenis kelaminnya. Ibu Disa bisa USG lagi bulan depan ya, Bu, untuk tahu jenis kelaminnya," tutur sang dokter.

Disa mengucapkan terima kasih. Dia turun dari pembaringan setelah USG selesai dilakukan. Duduk di hadapan sang dokter, menunggu resep obat dan mendengar saran-saran darinya.

Seandainya ia masih bersama Cakra, Cakra pastilah akan menjadi orang paling bahagia mendengar berita ini.

Disa keluar dari ruangan setelah pemeriksaannya selesai. Ia berjalan sambil memandangi hasil USG sehingga Disa tidak melihat jalan dengan benar. Dia bertubrukan dengan seseorang. Kertas hasil USG itu jatuh tepat di samping sepatu orang yang menabraknya.

Orang itu memungutnya.

"Disa ... Ini punya kamu?" tanyanya terkejut.

...****************...

1
Nessa
lanjut thor 💪🏻💪🏻💪🏻
Ma Em
Semoga kebohongan Risa segera terungkap agar Bu Yuni langsung pingsan setelah tau cucu yg Bu Yuni sayang bkn anaknya Cakra tapi anak dari lelaki lain .
Nessa
sukuriiinnn… dasar bapak ngak bertangung jawab
sunaryati jarum
Semoga segera terbongkar , emak ingin tahu reaksi Cakra.
Oma Gavin
semoga kali ini kebohongan risa dan andre terbongkar biar diceraikan cakra dan pastinya cakra gigit jari karena ngga mungkin bisa rujuk dgn disa, silahkan disa bahagia menikah dgn rayyan
Sri Widiyarti
lanjut kak semangat up-nya ga sabar liat kehancuran Risa ...
Ma Em
Disa terima saja lamaran Rayyan , semoga Disa bahagia bersama Rayyan dan sikembar .
Yunita Sophi
tolong ya thor jgn sampe Disa yg ke guguran ya thor...
Yunita Sophi
apa kalung yg dia kasih Rayyan sama dgn kalung si Risa yg di kasihkan ke si Andri ? makanya Cakra curiga
Yunita Sophi
Risa emang jahat... semoga Disa othor selamatkan dari kejahatan si pelakor... biar si Risa yg ketauan klo anak yg di kandung nya bukan anak Cakra...
Giantini
diulur"terus terbongkar nya biar sukses
Jalur Langit: 🤭🤭 bukan gitu kak, harus dikupas satu-satu dong biar gak ada plot hole. ini sebenarnya udah dipercepat lho alurnya.
total 1 replies
sunaryati jarum
Ayo Disa,buat kebakaran jenggot Cakra,dan Cakra buat kelalaian di kantornya yang berakhir pemecatan .Jadi Kismin dan terbongkar jika Zara bukan putri kandungnya.Padtiii Seruuu, Thoor.Emak tunggu momen itu
Giantini: hehe iya mkch thor
total 4 replies
Yunita Sophi
Disa mungkin Rayyan masih mencintai kamu maka nya dia memberi kalung sdn alasan janji waktu kecil... walau dia tau klo kamu sedang hamil dan di cerai suami krn selingkuh...
Yunita Sophi
wah wah Cakra biar kamu tau Disa hamil... gak bisa rujuk lg kan?🤣🤣🤣
Anonim
LAH NAPA LO CEMBURU CAKRA ANJING !
Sri Widiyarti
lanjut kak jangan lama2 up-nya...
Piyah
disa am rayan aja jngn rujuk lagi sama cakra
Anonim: TALAK TIGA WOY
total 1 replies
Yunita Sophi
laki lalibodoh ... seharus nya curiga dong ada dgn si Risa mau kalung tp tdk di pakai
Yunita Sophi
ya tes DNA dong Cakra... apa gak tau pertama anu anu sama si Risa... pasti merasakan udah lancar kan
Yunita Sophi
siapa itu yg bertabrakan Disa... Cakra kah?🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!