NovelToon NovelToon
Pak Dimas (Guru Gen Z Ganteng)

Pak Dimas (Guru Gen Z Ganteng)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:279
Nilai: 5
Nama Author: Kukuh Basunanda

Menceritakan kisah cinta seorang Guru Gen Z tampan bernama Dimas Aditya dengan janda muda cantik dan kaya raya bernama Wulan Anggraeni. Kedua nya di pertemukan oleh keadaan hingga akhirnya tumbuh gelombang cinta di hati mereka. Seiring berjalannya waktu, Dimas berhasil mencuri hati Wulan sekaligus menyembuhkan rasa traumanya atas kegagalannya di pernikahan pertama. Namun di satu sisi, sang mantan (Nayla) masih mengharapkan menikah dengan Dimas. Rasa sayangnya yang begitu dalam, membuat cinta segitiga di antara mereka tak terelakkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kukuh Basunanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permintaan Maaf Amalia Atas Masa Lalunya

Seorang wanita cantik berkacamata hitam turun dari mobilnya. Ia berdiri tepat di gerbang rumah Wulan. Seorang satpam di rumah Wulan menghampirinya.

"Maaf, mba mau ketemu siapa yah ?" tanya pak satpam yang memiliki nama Dapu Santoso.

"Saya mau ketemu Wulan, saya temannya Wulan" jawab wanita cantik itu.

Rambut nya yang lurus dan panjang di tambah paras wajahnya yang glowing membuat pak Dapu terpukau memandang wanita tersebut.

"Maaf, boleh tau namanya siapa ?" tanya pak satpam kembali.

"Pak satpam bilang saja ke Wulan, ada teman lama yang kangen pengin ketemu" ucap wanita itu.

"Baik mba, kalau begitu mba tunggu dulu disini, saya mau telpon bu Wulan dulu" jawab pak Dapu.

Pak Dapu mengambil handphone di kantong celananya kemudian menghubungi Wulan.

"Assalamualaikum, bu Wulan" ucap pak Dapu di telpon.

"Walaikum sallam pak Dapu, iya ada apa pak ?" respon Wulan.

"Begini bu, di depan rumah ada seorang wanita, katanya teman lama bu Wulan dan katanya kangen pengin ketemu sama bu Wulan" ujar pak satpam.

"Oh begitu, baik kalau begitu suruh dia masuk aja pak, saya tunggu di ruang tamu yah, makasih pak Dapu" kata Wulan menutup telponnya.

Pak Dapu segera membukakan pintu gerbang.

"Silakan mba, masuk dulu, bu Wulan menunggu di ruang tamu" ucap pak satpam.

"Baik, terimakasih pak" respon wanita itu.

"Sama-sama mbak"

Mobil wanita itu memasuki halaman rumah Wulan yang megah. Ia turun dari mobil lalu melangkahkan kakinya menuju pintu utama rumah Wulan.

"Teng tong teng tong" suara bel berbunyi.

Wulan dengan gamis panjangnya berwarna putih melangkah dan membuka pintu rumahnya. Ia begitu kaget setelah melihat sosok wanita cantik itu.

"Mau apa lagi loe kesini ? belum cukup yah loe sudah hancurkan hidup gue dulu ?" ucap Wulan kepada wanita itu.

"Gue kesini mau minta maaf sama loe Wulan" ucap Amalia.

"Apa ? Minta maaf ? setelah bertahun lamanya loe hancurkan hidup gue, sekarang datang cuma mau minta maaf" ujar Wulan dengan ekspresi wajah menahan emosi.

Amalia menundukan wajahnya sejenak, ia melepas kacamata hitamnya lalu di naikan ke atas kepalanya.

"Terus bagaimana caranya gue buat nebus kesalahan ke loe Wulan ? aku beneran menyesal dengan apa yang sudah terjadi dulu" ucap Amalia dengan serius.

"Waktu itu gue kepepet lan, gue terlilit hutang pinjol, gue bingung mau bayar hutang pakai apa ? lalu gue minta tolong ke mas Surya buat pinjamin duit ke gue, tapi justru dia janji bakalan melunasi hutang-hutang gue tanpa di anggap hutang kalau gue mau berhubungan badan dengannya" suara Amalia yang menyesali perbuatan di masa lalunya dengan isakan tangis.

"Gue gak ada pilihan lagi waktu itu, semua yang aku lakukan itu terpaksa" lanjut kata Amalia.

"Semurah itukah loe sampai mau berhubungan badan dengan suami dari sahabat loe sendiri ?" Wulan melotot matanya ke arah Amalia.

"Kenapa waktu itu loe gak minta tolong gue aja ? gue ini sahabat loe Lia, kalau loe dulu minta tolong ke gue pasti gue bantu" kata Wulan.

"Waktu itu hutang gue gak sedikit lan, ada ratusan juta, gue gak enak aja kalau harus pinjam duit ke loe sebanyak itu" kilah Amalia.

"Loe tau lan, sampai sekarang gue memilih gak menikah karna gue sadar gue udah ternodai, gue kotor lan" ujar Amalia kembali.

Mendengar pengakuan dari sahabatnya itu, hati Wulan menjadi luluh lalu berusaha melupakan apa yang sudah terjadi.

"Baik lah gak ada gunanya gue menyimpan dendam terus menerus ke loe, lagian juga mas Surya sudah gak ada, gue bakalan maafin loe asalkan loe janji gak bakal mengkhianati persahabatan kita lagi" ucap Wulan.

"Gue janji dengan sungguh-sungguh gak akan pernah menyakiti loe lagi lan, apalagi berkhianat" janji Amalia kepada Wulan.

Keduanya berpelukan dengan air mata yang mengiringi. Wulan tak sampai hati melihat sahabat dekatnya tersebut di hantui rasa bersalah setiap hari. Ia dengan tulus memaafkan semua kesalahan Amalia di masa lalunya.

Melupakan kesalahan orang memang bukanlah hal yang mudah, namun memaafkan adalah pilihan yang terbaik. Masa lalu hanya lah masa lalu yang akan terus memenjara hati bila terus bermain di dalamnya.

"Loe sibuk apa sekarang Lia ?" tanya Wulan.

"Yah masih sama seperti yg dulu" respon Amalia.

"Wah sekarang toko rotinya pasti laris manis yah?" tanya Wulan kembali.

"Ya begitu lah lan, namanya orang jualan kadang kalau lagi rame ya rame, kalau lagi sepi ya sepi"

"Gue pengin kaya loe, jadi pengusaha sukses, duitnya banyak" sahut Amalia lagi.

"Apaan sih loe, buat apa duit banyak kalau gak punya suami" canda Wulan.

"Loe pengin suami yang model kaya apa sih lan ? Loe tinggal pilih aja pasti dapat kok, siapa sih yang gak mau sama loe, udah kaya, cantik, baik hati lagi", ujar Amalia memuji sahabatnya tersebut.

"Asal jangan yang mokondo yah Lia" gurau Wulan.

"Kalau itu sih tendang aja ke laut ha.ha.ha" canda Amalia.

Keduanya tertawa lepas seolah sudah melupakan kejadian pilu di masa lalu. Mereka kembali akrab seperti dulu.

"Eh betewe, loe udah makan belum Lia ?" tanya Wulan.

Amalia menggelengkan kepala.

"Loe pasti lapar kan ? yuk ke restaurant gue !"

"gue baru buka cabang lagi deketan sini seminggu yang lalu" ujar Wulan.

"Wah luar biasa" sahut Amalia.

"Ayo buruan kita kesana !" ajakan Wulan.

"Pakai mobil gue aja ya Lia, mobil loe biar di sini aja dulu"

Sampai di W-A resto milik Wulan Anggraeni, semua karyawan berdiri lalu memberikan senyuman hangat kepada bos nya tersebut.

"Assalamualaikum, selamat sore bu hajah Wulan" ucap salah satu karyawan W-A resto.

"Walaikum sallam" respon Wulan.

"Mba Serly, tolong kamu siapkan menu yang enak buat saya dan teman saya" pinta Wulan kepada salah satu Karyawannya.

"Siap Bu hajah" respon karyawan itu.

Tak lama berselang, pesanan datang. Wulan dan Amalia mulai menyantap makanannya.

"Cita rasa masakan di W-A resto dari dulu gak pernah berubah, lezat banget" ucap Amalia sembari mengacungkan jempol ke arah Wulan.

"Wajar sih kalau resto loe laris terus soalnya rasa makanannya enak dan harganya juga terjangkau" kata Amalia.

" Ajari gue dong lan, jadi pengusaha sukses kaya loe"

"Sini gue ajarin, tips nya ada lima" ucap Wulan.

Apa itu tips nya lan ?" tanya Amalia yang begitu penasaran.

"pertama, kalau loe mau beli kebutuhan sehari-hari, loe tinggal beli aja di WA Mart, kedua, kalau perut loe lapar, loe tinggal beli aja di W-A resto, ketiga, kalau loe pengin cantik dan glowing, datang aja ke WA skin care clinic, keempat, kalau loe pengin umroh, datang aja ke kantor Wulan tour dan yang kelima, kalau loe lagi butuh tempat tinggal di jakarta, ngekos aja di WA Kost" ujar Wulan.

"Hemm ..kalau itu sih bukan tips tapi promosi, kena prank deh gue" ucap Amalia sembari tertawa tipis.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!