NovelToon NovelToon
Ketika CEO & Perdana Menteri Saling Menghancurkan...Dan Saling Menginginkan

Ketika CEO & Perdana Menteri Saling Menghancurkan...Dan Saling Menginginkan

Status: tamat
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:625
Nilai: 5
Nama Author: Amila FM

Perhatian!!!
Harap bijak dalam membaca.Terima kasih 🙏 🫶

Elian sang Ice Prime Ministry selalu bersitegang
dengan Lyra the Iron Rose, CEO De La Vega Corporate yang menangani cyber security dan peralatan militer. Namun, siapa sangka keduanya memiliki hubungan terlarang yang sangat panas dan romantis dan penuh tantangan. Dimulai dari perjodohan dengan orang lain yang dilakukan oleh keluarga dan partai mereka, sehingga mereka memiliki misi untuk membatalkan perjodohan. Selain itu pengkhianatan yang dilakukan keluarga mereka sendiri tidak kalah peliknya.

Apak Elian dan Lyra bisa bersatu dan memiliki hidup normal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amila FM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sandiwara Terakhir

Pagi hari di Aethelion dimulai dengan ketegangan yang tidak biasa. Di balik jendela kaca kantornya yang megah, Lyra Selene memandang ke arah gedung Parlemen. Hari ini adalah hari di mana "sandiwara perpisahan" mereka dimulai. Tidak ada lagi keraguan. Setiap langkah yang ia ambil sekarang bukan untuk mempertahankan takhta De la Vega, melainkan untuk menghancurkannya dengan cara yang paling rapi.

​Di meja kerjanya, Lyra telah menyiapkan serangkaian perintah digital. Sekali tekan, dan seluruh sistem operasional Project Xylos akan terkunci dalam mode "Transisi Mandiri", di mana kontrol perusahaan akan beralih ke tangan dewan direksi secara kolektif, namun dengan akses yang sangat terbatas pada aset-aset vital yang telah ia amankan.

​Provokasi di Parlemen

​Sementara itu, di Gedung Parlemen, Elian Theron Valerius berdiri di hadapan para menteri dan anggota oposisi. Wajahnya tampak lebih dingin dan lebih lelah dari biasanya, sebuah akting yang ia asah dengan sempurna.

​"Saya telah meninjau kembali hubungan antara pemerintah dan sektor korporasi," Elian memulai pidatonya, suaranya menggema tegas namun penuh nada ancaman. "De la Vega Corporate telah memonopoli teknologi negara terlalu lama. Saya akan mengajukan undang-undang nasionalisasi untuk mengambil alih seluruh aset Xylos demi kepentingan keamanan nasional."

​Pernyataan itu seperti melempar granat ke tengah ruangan. Anggota parlemen dari pihak oposisi bersorak, sementara mereka yang pro-bisnis berteriak panik. Elian tahu bahwa usulan ini akan memicu krisis kabinet yang dahsyat. Ia sengaja menciptakan situasi di mana ia akan "dipaksa" mengundurkan diri atau "menghilang" karena tekanan politik yang terlalu besar.

​Serangan Balik Publik Lyra

​Hanya butuh tiga puluh menit bagi berita itu untuk sampai ke kantor Lyra. Sesuai rencana, ia segera memanggil konferensi pers darurat. Di depan puluhan kamera yang menyiarkan secara langsung ke seluruh negeri, Lyra menampilkan wajah "Iron Rose" yang penuh amarah.

​"Tindakan Perdana Menteri Valerius adalah bentuk tirani yang tak tertahankan!" tegas Lyra, suaranya bergetar dengan emosi yang tampak sangat nyata. "De la Vega tidak akan menyerah pada pemerasan politik. Jika pemerintah menginginkan perang, mereka akan mendapatkannya. Saya akan menarik seluruh investasi teknologi kami dan membekukan sistem infrastruktur digital Aethelion jika dekrit ini disahkan!"

​Secara publik, mereka tampak seperti dua raksasa yang siap saling menghancurkan. Pasar saham terjun bebas, dan kepanikan mulai melanda distrik finansial. Namun, di balik kemarahan itu, Lyra merasakan tendangan kecil di perutnya, sebuah pengingat bahwa semua kekacauan ini hanyalah harga kecil untuk membayar kebebasan nyawa baru di dalamnya.

​Pertemuan Rahasia di Pelabuhan

​Saat malam tiba dan kota sedang dilanda kekacauan akibat demo pendukung kedua belah pihak, Lyra dan Elian sudah bergerak. Mereka tidak kembali ke apartemen rahasia mereka. Itu adalah tempat pertama yang akan diperiksa oleh intelijen.

​Sebaliknya, mereka bertemu di sebuah gudang kargo tua di pinggiran pelabuhan Sektor Selatan, tempat yang dulu sering digunakan untuk pengiriman ilegal De la Vega. Sebuah kapal pesiar kecil yang tidak mencolok namun memiliki mesin tingkat militer, telah menunggu.

​Elian tiba lebih dulu, mengenakan jaket kulit gelap dan topi yang menutupi wajahnya. Saat ia melihat mobil hitam Lyra mendekat, ia segera menghampirinya.

​"Semuanya sudah siap?" tanya Elian saat Lyra keluar dari mobil, hanya membawa satu tas kecil berisi dokumen identitas palsu dan barang-barang pribadi yang tak ternilai.

​"Semua log sistem sudah dihapus. Di mata dunia, aku sedang dalam perjalanan ke bunker rahasia di Utara untuk menghindari penangkapanmu," Lyra tersenyum tipis, meski napasnya sedikit memburu. "Dan kau?"

​"Aku sudah meninggalkan surat pengunduran diri di meja kantorku, menyatakan bahwa aku tidak bisa memimpin negara yang lebih membela korporasi daripada rakyat," Elian menggenggam tangan Lyra. "Pencarian untuk kita akan dimulai besok pagi, tapi saat itu terjadi, kita sudah berada di perairan internasional."

​Kepergian sang Penguasa

​Mereka menaiki kapal dalam keheningan. Mesin kapal menderu halus, hampir tak terdengar di antara deburan ombak. Saat kapal mulai menjauh dari dermaga, Lyra berdiri di dek belakang, menatap siluet gedung-gedung pencakar langit Aethelion yang mulai mengecil di kejauhan.

​Kota itu, yang telah menjadi penjara emas bagi mereka, kini hanyalah kumpulan lampu yang berkedip. Segala intrik, pengkhianatan Don Marco, dan beban sebagai penguasa tertinggi, semuanya ditinggalkan di belakang.

​Elian berdiri di sampingnya, melingkarkan lengannya di bahu Lyra dan menariknya ke dalam pelukannya. "Jangan menoleh lagi, Lyra. Aethelion bukan lagi urusan kita."

​Lyra menyandarkan kepalanya di dada Elian, merasakan detak jantung pria itu yang tenang. "Aku tidak menoleh karena menyesal, Elian. Aku hanya ingin memastikan bahwa hantu-hantu masa lalu itu tidak bisa mengejar kita."

​Kapal itu terus melaju, membelah ombak menuju cakrawala yang gelap. Di bawah sinar bulan yang redup, dua mantan penguasa paling berpengaruh di dunia itu akhirnya menghilang. Mereka bukan lagi pion atau raja, mereka hanyalah sepasang manusia yang menuju kebebasan, membawa rahasia kecil yang akan tumbuh menjadi masa depan mereka yang baru.

1
T28J
Awwwww... baru eps 4 udah enak enak 🤭👍
lanjutkan kak
Amila FM,IG:amilaeditslife: semoga suka ya kak 🙏
total 1 replies
T28J
hadir kk✍️
Amila FM,IG:amilaeditslife: terimakasih kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!