NovelToon NovelToon
Jodohku Suami Kakak Ku

Jodohku Suami Kakak Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Dijodohkan Orang Tua / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang
Popularitas:445
Nilai: 5
Nama Author: Yora Yul Martika

Tangisan bayi merah itu membuat Kiara menyerah dan menerima keinginan kedua orang tuanya. Menikah dengan ayah kandung dari bayi merah yang baru saja di tinggal kan ibu nya. Kiara mengorbankan cinta dan masa depan nya bersama kekasih hati untuk hidup dengan Bryan dan bayi yang baru saja hadir. Bagaimana kah kisah mereka???? Akankah Kiara kembali lagi ke kekasih nya, atau malah menjalankan rumah tangga bersama Bryan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yora Yul Martika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

" sayanggggggggggggg" senyum ku merekah mendengar suara tersebut memanggil ku dengan sebutan sayang.

" Leooo" tentu aku menyambut pelukan hangat dari nya.

" Kamu dari mana aja sih, lama banget tau " ujar ku mengeluh kepada pria sederhana yang ada di depan ku ini.

" Maaf sayang, tadi ada pelanggan yang buru buru, jadi aku harus memperbaiki motor nya yang bocor terlebih dahulu" Kekasih ku Leo, laki laki yang sederhana namun mampu membuat hati ku bergetar. Leo Memiliki sebuah bengkel motor warisan dari almarhum ayah nya . Memang dia tidak sekaya raya suami kak Kinan, mas Bryan yang di puji puji oleh papa mama tapi tanggung jawab dan kasih sayang nya tulus kepada ku.

Oh ya aku Kiara , gadis dua puluh empat tahun yang baru saja menyelesaikan gelar sarjana di salah satu perguruan tinggi no satu di negeri ini.  Aku masih menikmati indahnya jadi pengangguran, bukan nya tidak ada pekerja an yang menerima ku, mas Bryan sudah menawarkan untuk bekerja di perusahaan nya, namun aku menolak karena enggan satu kantor dengan suami Kaka ku sendiri mbak Kinan.

" Hmmm sayang aku yakin suatu saat kamu pasti akan menjadi pengusaha bengkel tersukses di kota ini bahkan di negeri ini " ujar ku berdoa tulus untuk nya

" Semuanya itu akan terjadi bila kamu selalu ada di sisi ku Kiara " ujar nya dengan senyum dan menampakkan lesung pipi diwajahnya ah Leo kau bertambah tampan saja

" Hahah kamu ini, ada dan tidak ada aku di sisi kamu, kamu harus tetap menjadi orang sukses di kemudian hari " entah kenapa kalimat itu keluar begitu saja dari bibir tanpa aku sengaja

" CK kamu ngomong apa sih sayang, aku ngak mau kita jauh , aku mau kita selalu bersama" aku tahu Leo begitu mencintai ku , begitu pun dengan aku. Meskipun papa mama tidak setuju seratus persen dengan Leo tapi aku yakin lambat laun hati papa mama akan luluh dengan ketulusan Leo

Grrrrr grrrrrr getaran ponsel di dalam tas membuat aku sedikit terkejut

" Papa " aku mengernyit kening , tumben sekali papa menghubungi ku apa mbak Kinan akan melahirkan?

" Halo pap"

"[Kamu dimana Ki? Bisa pulang sekarang, papa mama mau pergi keluar kasihan mbak mu sendiri di rumah dalam keadaan hamil besar ] ujar papa di seberang sana.

" Oke siap pa, aku pulang " aku memutuskan sambungan telefon seluler

" Harus pulang sekarang?" Ujar Leo menyelipkan anak rambut di belakang telinga ku.

" Iya , papa mama mau pergi, kasihan mbak Kinan di rumah sendiri " papa mama tidak akan tenang bila mbak Kinan tidak ada yang menemani nya walaupun di rumah sudah ada bik siti asisten rumah tangga.

" Ayok aku antar pulang" Leo yang pengertian dan peduli aku semakin jatuh hati kepadanya.

"Oke " aku menyambut uluran tangan nya menuju parkir tanaman kota ini.

Dengan memakai helem berwana pink aku menaiki motor metik kesayangan Leo . Motor berwarna hitam dan sedikit motif pink warna kesukaan ku.

" Sampai " Leo menghentikan motor nya di depan rumah dengan senyuman

" Om Tante" sapa Leo kepada mama papa yang berdiri di dekat pintu masuk . Seperti biasa Mama papa hanya mengangguk dan sedikit senyum.

" Oke aku pulang dulu ya" Leo pamit karena Leo sedikit sadar atas sedikit penolakan yang di berikan oleh mama papa

" Makasih sayang, hati hati di jalan "aku melambaikan tangan ketika motor Leo mulai pergi meninggalkan pagar rumah.

" Ngak panas Ki, naik motor Mulu" ujar mama di saat aku sampai di dalam rumah.

" Ngak dong ma, orang adem pun karena cinta nya Leo hehehe" ujar ku bercanda, menanggapi celotehan mama. Bukan kali ini saja tapi setiap kali papa mama berucap sedikit sinis, aku selalu menanggapinya dengan santai.

" Ki Ki, kamu belum tau aja rasanya berumah tangga jika kekurangan materi nak " ujar mama menggeleng kan kepala sedang kan papa membelai kepala ku seperti anak kecil saja bukan?

" Tenang saja ma, Leo akan menjadi pengusaha sukses kok " jawab aku meyakini mama dengan memeluk papa yang ikut geleng geleng kepala

" Ya sudah sukses dulu baru boleh nikahin kamu, mama papa membesarkan kamu dan mbak Kinan penuh perjuangan supaya kalian tidak kekurangan apa pun, mama papa ngak mau suami kamu kelak membawa kamu ikut menderita" ocehan mama untuk keseribu kali nya mungkin hehhe

" CK CK Kiara tidak akan kekurangan materi ma, semua akan tercukupi oleh mas Bryan" Mbak Kinan yang datang dari dalam kamar nya

" Kenapa harus Bryan yang akan mencukupi kebutuhan nya Kiara, itu tidak bagus " jawab papa tidak terima , aneh kenapa mbak Kinan tiba tiba berucap seperti itu

" Iya betul yang di ucapkan oleh Kinan pah, jika Kiara mau menerima tawaran Bryan untuk bekerja di salah satu cabang perusahaan nya. Nah masalah nya anak bontot mu ini ngeyel dan keras kepala " ucap mama menengahi, apa betul itu yang di maksud mbak Kinan. Ah sudah lah masa bodo tapi memang mbak aku yang satu ini sangat lah beruntung memiliki suami dan keluarga mertua yang sangat baik dan tentunya kata Raya heheheh

" Ya sudah berhubung pembicaraan kita ini tidak akan ada pangkal ujungnya, ayok mah kita berangkat sekarang" ujar papa kepada mama

" Tenang saja pa, akan ada ujungnya kok hehhe pokoknya Kiara akan bahagia pah , bersama dengan keponakan nya ini" tunjuk mbak Kinan ke perut nya

" Hahahah aaamminnn " ujar mama papa serentak, tapi tunggu kenapa aku yang harus bahagia bersama bayi di dalam perut mbak Kinan , bukankah seharusnya mbak Kinan yang berbahagia bersama anak anak nya kelak ?

Setelah mobil papa mama keluar pagar , mbak Kinan mengekori ku hingga ke kamar

" Kamu sangat mencintai Leo?" Tanya mbak Kinan seperti mengintrogasi aku

"Sangat dong mbak" jawab ku jujur

" Hmmm cinta itu boleh, tapi di dalam rumah tangga yang di butuhkan tidak hanya cinta cinta cinta , tapi juga butuh materi yang cukup, saling menghargai, pengertian, saling percaya dan komunikasi yang intens " ujar mbak Kinan duduk di atas ranjang ku

" Leo memang belum kaya mba tapi selain harta dia sudah memiliki semua yang mbak bilang barusan" bela ku terhadap Leo

" Hmmm mbak percaya itu Ki, nanti mbak titip anak mbak ya Ki" ujar mbak Kinan mengelus perut buncitnya.

" Mbak mau pergi liburan satu bulan full dengan mas Bryan  , tidak masalah aku akan menjaga anak mbak dengan baik " ujar ku tersenyum.

Sudah satu bulan mbak Kinan berada di rumah kelahiran nya ini. Sedangkan mas Bryan masih di kota jakarta, tuntunan pekerjaan tidak bisa membuat nya stay di sini dari awal tapi kata mbak Kinan mas Bryan besok pagi sudah on the way ke sini kita Bandung.

Mbak Kinan Memilih melahirkan di sini , karena enggan berjauhan dengan mama papa , mas Bryan pun setuju karena yang aku tahu mas Bryan begitu mencintai mbak Kinan ku yang cantik ini.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!