Selesai
“Aku akan selalu mencintaimu.” Ucapan itu dusta. Aku ingkar padanya. Menyesakkan. Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Yang jelas aku sangat kenal dengan debaran ini. Aku mengusap wajah. Menata
0
0
Tidak Sama
Ini pasti bukan cinta. Runtukku kesal. Aku sudah kebal dengan kisah cinta yang seperti itu. Tidak. Itu bukan cinta. Hanya perasaan kagum saja. Rasa tertarik, dan jika dibiarkan akan tumbuh subur. Pagi
0
0
Aku Bukan Evi
Aku benci sama orangtua yang selalu mengatur aku ingin menjadi diri sendiri. Sampai aku trauma sekali memilih untuk tidak bersosialisasi. “Gue pengen banget bisa mati!” ucapku menaruh gantungan tali r
0
0
Agape (Egoisme Cinta Bagas dan Dita)
“Sampai kapan kamu akan terus merasa sedih atas apa yang sebenarnya tidak merugikan atau menyakitimu?” “Bagaimana? Apapun yang merugikannya, pasti menyakitiku juga.” “Dia menyakiti dirinya sendiri den
0
0
Negara Api Masih Menyerang
Apakah kamu masih ingat ketika janji itu terucap di lorong sekolah meskipun mereka menyebutnya cinta monyet. Tapi banyak cinta monyet yang berakhir kepada pernikahan yang langgeng hingga detik ini. Ap
0
0
Mita
Pagi ini Mita begitu gelisah, perasaannya kacau dan sekaligus bingung. Bagaimana bisa ia memimpikan bermesraan dengan seorang laki-laki yang bukan calon suaminya. Apakah karena sudah lama aku tidak be
0
0
Tak Seindah Di Film Drakor
Gadis perempuan akrab disapa nadien sedang suntuk di rumah, ngebet banget pingin nonton film drama Korea yang pemainnya tampan dan cantik di suatu bioskop, tapi tidak bisa kesampaian, karena gak punya
0
0
Bismillah Eonni
Aku seorang yang senang menjelajah dunia. Aku menyukai segala hal berbau keindahan. Aku suka foto sampai suatu hari perjalanan berhenti di Kota Seoul. Kota yang sangat diindamkan oleh adikku sakit kan
0
0
Surya dan Bintang Jatuh
Malam sudah larut saat Surya kembali dari ladangnya. Sehabis membasuh tangan dan kakinya di sumur belakang rumah, iapun masuk ke dalam dan mendudukkan diri pada dipan bambu yang hanya berselimut kain
0
0
Romantisnya Kelakuan Remaja
Hari itu cuaca yang sangat panas, di keramaian membuat penglihatan tampak kacau, di pinggir lapangan bola tenis, duduk termenung gadis cantik sebut saja meysa. Saking melamunnya, sampai melewati nonto
0
0
Makin Dekat Makin Sayang
Dibalik tirai apartemen Lina baru saja bangun dari tidurnya, ia menyiapkan makanan sarapan untuk berangkat pergi syuting. dari perlengkapan yang diperlukan ada satu yang menonjol, kemanapun pergi kelu
0
0
Kotak Nostalgia
Duduk di kafe yang sama memandangi seseorang. Seperti menunggu tanpa kejelasan. Hujan tidak akan tahu cappucino yang Zila hisap sangatlah enak. Aroma menyembul ke kafe. Usia Zila sudah sangat matang u
0
0
Prince Of My Heart (Part 2)
Hari berganti hari, aku semakin merasa nyaman saat berada di dekat Ray. Walaupun kami banyak perbedaan, namun itu tak pernah menghalangi persahabatan kami. Ray begitu perhatian kepadaku. Dia baik hati
0
0
Ailana
Lana sedang berada di dasar lautan. Perlahan menatap pemandangan sekililing. Ingin rasanya beranjak menjadi manusia. Menikmati makan ice-cream bertemu cogan yang sering ia lihat di ponsel. Seandainya
0
0
Sekilas Masa Lalu
Kekompakan itu terbawa sampai mereka dewasa. Sampai mereka duduk di bangku kuliah. Kenapa mereka segitu berjodohnya? Ya meskipun pertemanan mereka baru dimulai dari SMA tapi mereka sampai-sampai bisa
0
0
Kesan Pertama
Hari itu hujan datang bersama mendung dan juga sekawanan gemuruh petir yang menyertai turunnya hujan untuk membasahi bumi yang kering tertutup oleh debu yang fana, air yang jatuh seketika meluluhlanta
0
0
Some
Malam semakin larut. Suara kendaraan bermotor kian berkurang di jalan. Lorong-lorong mulai sepi mengikuti aturan waktu yang meminta. Beberapa kamar terisi sunyi, sedang yang lain beriring bunyi tetes
0
0
Secangkir Kopi Kerinduan
Sesekali biarlah aku sembunyikan kerinduanku pada secangkir kopi pekat. Dalam sunyi, hitam dan beraromakan doa untukmu. Jam berbunyi tepat pukul 00.00 wib. Kebetulan malam itu suasana terasa sepi, rem
0
0
Karena Hadirmu (Part 2)
Pagi ini Asha sangat resah, bagaimana tidak ia akan mengikuti UN dan harus datang pagi pagi tapi pak Wawan sopir rumah itu tidak bisa mengantarnya ke sekolah karena harus mengantar Sarah dulu dan Sara
0
0
Karena Hadirmu (Part 1)
Asha adalah seorang gadis berambut panjang yang cantik. Ia tinggal berdua dengan ibunya di sebuah desa daerah Bogor. Ayahnya menderita penyakit kronis dan ibu Isna (Ibunya Asha) sampai meminjam uang y
0
0