autobiografi skydream
-halo aku skydream , aku tidak ingin memberi namaku so jadi aku membuat nama samaran yaitu skydream . -aku lahir di keluarga yang sangat baik dikarenakan ortuku itu pedagang , wirausaha dan , in
12
15
Malam yang Tak Berujung
Hujan deras mengguyur hutan lebat di pinggiran kota kecil itu, menciptakan simfoni gemuruh yang seolah menelan segala suara. Udara malam Oktober yang dingin menusuk tulang, dan kabut tipis mulai menye
0
3
[Fanfiction, romance] Hanya Teman
Main cast: 1. Hyunsuk Treasure 2. Dita Secret Number 3. Jinny Secret Number 4. Soodam Secret Number Memendam perasaan adalah hal yang sulit dan menyebalkan bagi Dita Karang, buktinya saat sekarang p
4
26
Petugas Kebersihan
Suatu hari, ada seorang petugas kebersihan yang tampak sedang menyapu jalanan kota. Tiba-tiba dari arah barat, ada pengendara mobil yang melemparkan sampah keluar dari kaca jendela mobil. Merasa keas
0
1
-- aku bisa melihat mereka --
Namaku nanda ,aku bisa melihat hal yang biasa manusia tidak bisa lihat.. pernah dulu aku melihat hal hal yang seharusnya tidak kulihat waktu semasa kecil..banyak orang orang dulu mengatakan..bahw
7
18
Di ujung Senja
Langit senja itu indah sekali, perpaduan warna merah jambu dan oranye menciptakan nuansa yang begitu hangat. Di sebuah taman kecil di pinggir kota, Daniel duduk sambil menatap cakrawala yang perlahan
0
3
Senandika Bunga Lili
Para siswa di kelas Ardan terburu-buru kembali ke tempat duduk masing-masing begitu bel masuk berdering lantang. Biasanya, mereka akan tetap mengobrol dengan riuh hingga guru periode pertama tiba. Say
0
0
cerita kkn di desa penari
Kisah itu ternyata memiliki 2 versi. Tagar mencoba merangkum versi pertama yang dia buat melalui cerita dari sudut pandang Widya, salah seorang mahasiswi yang ikut dalam KKN tersebut. Berikut ini ce
0
1
Melepas Rindu, Menyambut Kebahagiaan
Tahun 2020 adalah tahun yang sulit untuk seluruh manusia di muka bumi ini. Bagaimana tidak, di tahun 2020 ini awal munculnya sebuah virus yang sangat menggetarkan dunia. Virus tersebut dinamakan COVID
0
5
Di Ujung Harapan
Di Ujung Harapan Senja yang Berat Hidup adalah serangkaian harapan yang sering kali patah, dan Rina merasakannya setiap hari. Di usia yang sudah senja, seharusnya ia menikmati waktu bersa
0
0
🙌 sahabatku pendonor ku #Sahabat
Mata adalah jendela dunia , bukankah begitu kata pepatah, tapi untuk orang yang buta bagaimana cara mereka melihat dunia?. Namaku Bella, karna sebuah kecelakaan naas yang menimpa keluarga ku setahun
26
36
[Beneath the Mask] Hero and Assassin
Di sebuah restoran yang cukup sepi, hanya beberapa pengunjung di dalamnya. Seorang wanita tengah duduk di salah satu kursi yang terletak di pojok ruangan. Wanita itu terus memejamkan matanya sambil b
0
10
Puncak Sunyi Merapi
Udara pagi di basecamp Merapi menusuk tulang. Enam pasang mata menatap puncak yang masih diselimuti kabut tebal, seolah gunung itu menyembunyikan rahasianya sendiri. Kami adalah tim pendaki 'Jejak Rem
0
3
Pamali di Cisinga
Macet di Gentong malam itu seperti kutukan. Truk-truk berhenti tak bergerak, klakson bersahutan, dan udara panas bercampur emosi. Lima pemuda—Raka, Dimas, Yudi, Arman, dan Fikri—akhirnya sepakat mem
0
1
Rumah Kentang di Ujung Dago
### 1 Kabut di Dago Pakar tidak pernah datang dengan sopan. Ia merayap. Mengendap. Menyelimuti pepohonan pinus seperti kain kafan basah yang ditarik perlahan ke wajah Bandung. Malam itu, kabut turu
0
1
Cinta dibalik Topeng
Di bawah langit malam Lumina yang bertaburan bintang, lahirlah Puteri Derls, satu-satunya pewaris tahta kerajaan yang megah. Saat usianya beranjak delapan belas tahun, usia di mana sang Raja berharap
0
1
BAB 1: Kiamat Kecil di Kantin Bu Mar
SMA Garuda pagi ini terasa seperti pasar kaget yang kehilangan komandannya. Sinar matahari pukul sepuluh menembus kaca-kaca kelas XI-IPA 2, menerangi debu-debu yang menari di atas meja, tapi suasana
0
0
pulang
Lampu-lampu kota mulai menyala satu per satu di bawah sana, tampak seperti hamparan berlian yang tumpah di atas beludru hitam. Di balkon lantai sepuluh ini, angin malam berembus membawa aroma hujan ya
0
0
Wangi Kopi dan Catatan Kecil
Raka selalu datang ke "Sudut Temu" pada pukul empat sore. Bukan karena kopinya paling enak se-Jakarta, tapi karena barista di balik meja kasir selalu punya cara unik untuk merusak—sekaligus memperbai
0
1
“Lorong Sunyi”
Lorong itu selalu ada, meski tak pernah muncul di peta. Terletak di antara dua bangunan tua yang dindingnya mengelupas, lorong itu sempit—cukup untuk satu orang berjalan tanpa menyentuh sisi kanan ata
0
1