NovelToon NovelToon
ANAYA-nya HELGA

ANAYA-nya HELGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Bad Boy / Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:559
Nilai: 5
Nama Author: NLiRa

Sekolah internasional terkenal dijakarta yang bernama Grand Imperial Academy, sedang disibukan dengan kedatangan siswa-siswi baru, yang sedang melakukan masa orientasi.

Anaya menjadi salah satu siswi baru di Grand Imperial Academy, ia bersekolah disana karena ada kedua abang kandungnya dan juga abang sepupunya yang bersekolah disana dan sudah menjadi siswa kelas 12 yang merupakan panitia orientasi juga.

Helga si Ketua OSIS yang tak pernah terlihat senyumannya sedikitpun menjadi icaran banyak siswi di Grand Imperial Academy.

Namun senyum Helga mulai muncul saat ia mulai tertarik dengan Anaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NLiRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JAGAIN ADIKNYA

Semuanya sudah berkumpul di meja makan, mareka makan sambil ngobrol santai.

"Papa senang akhirnya anak-anak papa baikan lagi" ucap Andreas.

"Abang juga" sahut Farraz yang tersenyum.

"Oh ya nanti malam kalian jagain adik kalian ya" ucap Sinta.

"Mama mau kemana?"tanya Anaya.

"Mama dan papa ada acara makan malam nanti dengan sahabat lama" ucap Sinta lagi dan hanya mendapatkan anggukan dari anak-anaknya.

"Malam ini kalian gak usah nongkrong dulu, jagain Ana" ucap Andreas.

"Pa, Ana sudah gede, Ana bisa jaga diri sendiri" ucap Anaya pada papanya.

"Gak apa-apa kok kalau abang mau nongkrong, Ana berani kok kalau di rumah, kan ada bik Surti dan yang lainnya juga. Lagian Ana juga mau maraton drakor lagi" ucap Anaya sambil nyengir.

"Gede apaan, kamu tuh masih kecil" ucap Mahesa.

"Segini" sambung Mahesa sambil membuat tangan kecil 🤏.

"Pa, ma lihat abang" adu Anaya.

"Dihh tukang ngadu" ejek Mahesa.

"Biarin wlekkkkk" sahut Anaya yang menjulurkan lidahnya.

"Nanti diambekin Ana tau rasa lu" ucap Farraz.

"Biarin Raz, paling kelimpungan kayak tadi lagi" ucap William.

"Papa sama mama tenang aja, nanti Raz bakal jagain Ana" ucap Farraz.

"Iya pa, William ikut andil" sahut William juga.

"Gue juga kali" celetuk Mahesa.

"Ihhh, Ana bisa sendiri. Abang kalau mau nongkrong pergi aja" ucap Anaya kekeh.

"Tapi papa gak tenang kalau ninggalin Ana sendiri" ucap Andreas.

"Ma kalau kami ajak Ana boleh gak? " tanya William.

"Nanti banyak teman kami di sana, ada Flo juga ma" ucap William lagi.

"Ada kak Flo?, Ana mau ikut" sahut Anaya yang kesenangan.

"Pa, Ma, boleh ya Ana ikut" ucap Anaya yang mengeluarkan puppy eyes-nya.

"Hahahaha, baik papa bolehin" ucap Andreas yang selalu kalah dengan rayuan putrinya.

"Yeeeee" ucap Anaya yang membuat semua tersenyum melihat dia.

Dikediaman Agasthya. Diruang keluarga.

"Helga, nanti malam kamu jagain adik kamu ya, mama dan papa ada acara" ucap Arunika sambil membaca majalahnya.

"Tapi Helga mau nongkrong ma, udah janji sama temen-temen" sahut Helga santai.

"Yaudah bawa aja adik kamu" celetuk Devandra yang sedang fokus dengan laptopnya.

"Ck tapi dia bakal rewel pa" ucap Helga yang tau dengan kebiasaan adiknya.

"Jadi kamu mau biarin adik kamu sendiri di rumah? " tanya Arunika.

"Kan ada para pelayan" jawab Helga.

"Ck mamu mau bawa adik kamu atau kamu yang mama larang keluar malam ini" ancam Arunika.

"Mama mah mainnya ngancam mulu" ucap Helga.

"Oke kalau itu pilihan kamu, pa sita semu... " ucap Arunika yang langsung disela oleh Helga.

"Oke fine, Aku ajak Vinka" ucap Helga cepat.

"Good choose" sahut Arunika.

"Kenapa Vinka hanya dikamar, biasanya dia selalu ikut disini" ujar Arunika lagi.

"Masih sedih dia ma" sahut Helga yang juga fokus di laptop membantu papanya memeriksa tugas kantor.

"Masih sedih masalah temannya ya? " tanya Arunika dan mendapatkan anggukan dari Helga.

"Yaudah pas banget, kamu ajak dia keluar. Hibur adik kamu Helga" ucap Arunika, namun Helga yang diam dan fokus pada laptop.

"Bikkk... bik Darmi" teriak Arunika yang memanggil pekerja dirumahnya.

"Iya nyonya" sahut bik Darmi dengan sopan.

"Bik tolong panggilin Vinka ya, tolong suruh dia untuk turun ke bawah" ucap Arunika.

"Baik nyonya" sahut bik Darmi dan langsung pergi.

Bik Darmi menuju ke kamar Havinka.

"Tok... tok... permisi non Vinka" ucap bik Darmi.

"Klek.. ya bik, ada apa? " tanya Havinka yang membuka pintu kamarnya.

"Nyonya minta non Vinka untuk turun" ucap bik Darmi dengan sopan.

"Untuk apa? " tanya Havinka.

"Bibik kurang tau non, coba non Vinka turun dulu dan bertanya langsung pada nyonya" ucap bik Darmi.

"Baiklah bik" sahut Vinka yang tak kalah sopan.

Havinka turun kebawah.

"Ada apa ma? "tanya Havinka yang menghampiri mama dan duduk di samping namanya.

"Kamu kenapa sayang? " tanya Arunika pada Havinka.

"Vinka sedih ma, Vinka baru aja dapat teman baik, eh dianya sekarang lagi sakit" ucap Havinka dengan wajah sedih.

"Sakit apa? " tanya Arunika.

"Dia kemarin dikerjain sama kakak-kakak senior ma, dia dihukum sampe mimisan dan pingsan di lapangan" ucap Havinka.

"Separah itu? " tanya Arunika.

"Eum, bahkan lebih parah lagi. Mereka ngatain teman aku dengan perkataan kotor. Mereka bilang teman aku digilir. Padahal dia cuma dekat dengan abang-abang dia" ucap Havinka.

"Ya ampun, itu udah keterlaluan. Bagaimana anak sekolah sudah bisa berpikir jorok seperti itu" ucap Arunika.

"Abang teman aku sampai marah banget ma, salah satu abangnya sampai mau bunuh kakak senior itu" ucap Havinka yang terus bercerita.

"Wajar sih sayang, mungkin kalau kamu di posisi teman mu itu, abang kamu juga akan melakukan hal yang sama" ucap Arunika.

"Vinka sedih ma, meskipun baru kenal sebentar, Vinka sayang sama dia ma" ucap Havinka yang memeluk mamanya.

"Kenapa kamu bisa langsung akrab dengan dia?, padahalkan baru ketemu? " tanya Devandra yang sedari tadi hanya menyimak obrolan istri dan putrinya itu.

"Gak tau, Vinka rasa dia orang yang baik, ceria dan sangat mengemaskan. Dia sangat kecil ma pokoknya vinka gemas lihat dia" cerita Vinka yang tersenyum girang.

"Kayak lu besar aja, pake ngatain orang kecil segala" celetuk Helga.

"Ya dia memang kecil" sahut Havinka nyolot.

"Gue aduin sama Farraz, Mahes dan William ya" Ancam Helga.

"Papa lihat abang" rengek Havinka.

"Helga, berhenti menganggu adik mu" tegur Devandra.

"Wleeeekkk kasian dimarahin papa" ejek Havinka yang menjulurkan lidahnya sedangkan Helga hanya membalas tak acuh.

"Bentar dulu, maksud abang tadi bakalan aduin ke Farraz, Mahes dan William, apa? " tanya Arunika.

"Teman baru Vinka adik mereka ma" sahut Helga santai.

"Putri bungsu Wiranta?" tanya Arunika lagi.

"Ya" jawab singkat Helga yang membuat Arunika dan Devandra saling tatap.

"Mama dan papa kenapa? " tanya Havinka yang notif kalau mama dan papanya saling adu tatapan.

"Heum engga kenapa-napa sayang" jawab Arunika.

"Oh ya Vinka, mama dan papa nanti malam ada acara, jadi kamu ikut abang kamu dulu ya" ucap Arunika.

"Ikut kemana ma? " tanya Havinka.

"Nanti malam abang kamu ada janji nongkrong sama teman-temannya, jadi nanti malam kamu ikut abang ya" jelas Arunika.

"Abang mah tiap malam janji nongkrong sama teman-temannya. Vinka mau di rumah ajalah ma" ucap Havinka.

"Nah pilihan yang bagus, elu dirumah aja" celetuk Helga.

"Abanggggg" tegur Arunika.

"Helga, singkirkan bahasa "lu, gue" saat ngomong sama adik kamu, papa gak suka"tegur Devandra.

"Tuh dengerin" nyolot Havinka.

"Kalau aku yang ngomong pake " lo, gue" pasti abang marahin aku tuh"ucap Havinka yang kesal.

"Tuaan siapa? " tanya Helga santai.

"Yeuuu senioritas, dasar tua" ucap Havinka.

"Vinka gak boleh gitu" tegur Arunika yang pusing melihat anaknya yang terus berdebat

...****************...

...****************...

Hai udah lama author gak up cerita, so kali ini author up cerita baru yang bertemakan anak sekolah lagi. mohon dukungannya, maaf kalau banyak kata yang typo. Jangan lupa Like, Comment dan Sarannya. Jujur saran dari kalian bisa menjadi motivasi bagi author untuk buat jalan cerita. Makasih semuanya, selamat menikmati...

...****************...

...****************...

1
Meenyaaa
Ana cukup manja sama abang2nya aja, kalau sama musuh cakar Ana cakar
Meenyaaa
nah gini baru keren
Meenyaaa
aaakkkkkk helgaaaa
Meenyaaa
pada heboh semua🤣🤣
Meenyaaa
HELGAAAA
Meenyaaa
Vika kecintaan soalnya😄
Meenyaaa
ka Helga doang bye bye nya🤭
Meenyaaa
lanjuttt
Meenyaaa
nasip lu mahesss🤣🤣🤣
Meenyaaa
🤣🤣
Meenyaaa
up lagi kak
Meenyaaa
up yang banyak thor
Meenyaaa
bner lagi🤣🤣
Meenyaaa
mampusss
Meenyaaa
huhuhu Mahesa... ☹️
Meenyaaa
keren ceritanya, ringan untuk kisah anak SMA. lanjut tiap hari thor
Meenyaaa
ucapan tajam emang gak membekas di kulit tapi selalu membekas di batin. peluk jauh Ana
Meenyaaa
ya jlas perhatian, wong abangnya
Meenyaaa
ini manusia mulutnya gak ada etika ya, main nuduh org digilir lagi
Meenyaaa
lanjut lagi thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!