NovelToon NovelToon
Pewaris Yang Hilang 2

Pewaris Yang Hilang 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Kultivasi Modern / Perperangan / Dikelilingi wanita cantik / Action
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Edane Sintink

Jhon, bertarung demi kehormatan di medan perang. mengalami penyergapan yang terpaksa membuatnya harus meledakkan kekuatan terakhirnya. Dia kehilangan ingatan, kehilangan kekuatan, kehilangan identitas, bahkan nyaris kehilangan segalanya. Dari Jenderal bintang lima, Dari seorang pewaris keluarga William, seketika berubah menjadi bukan siapa-siapa dan bahkan dianggap lebih buruk dari sampah.
Mampukah Jhon menemukan kembali kekuatan yang pernah dia miliki, mampukah Jhon kembali menemukan jati dirinya? Ikuti kisahnya dalam karya saya yang berjudul 'PEWARIS YANG HILANG 2'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Edane Sintink, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di-bully oleh mahasiswa lain

...Bab 10...

Hari pertama masuk ke kampus

Pagi ini terlihat sangat berbeda dengan pagi-pagi sebelumnya di Canyon of university. Bagaimana tidak, hari ini adalah hari di mana para mahasiswa baru akan memulai jenjang baru dalam pendidikan mereka.

Bagi para mahasiswa yang baru, mereka memiliki bermacam-macam harapan. Ada yang kelak ingin menjadi pebisnis, ingin menjadi dokter, ingin menjadi pilot, ingin menjadi saintis, ingin menjadi insinyur dan bermacam-macam lagi keinginan demi keinginan. Tidak ada yang ingin atau memiliki cita-cita untuk menjadi penjahat.

Di sini, mereka merintis. Membuka jalan baru bagi masa depan mereka. Banyak yang mengira bahwa menjadi mahasiswa adalah puncak tertinggi dari sebuah pendidikan. Hakikatnya, ini adalah permulaan. Karena, ketika mereka kelak terjun ke profesi masing-masing, di sana lah segalanya di mulai. Terkadang apa yang mereka dapatkan di dalam pendidikan belum tentu semuanya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari yang bermajemuk ini.

Kehidupan sebagai mahasiswa tidaklah sama seperti ketika mereka sedang menjalani pendidikan di sekolah dasar, menengah pertama dan menengah atas. Setidaknya, sistem pendidikan di universitas tidaklah seketat di dua belas tahun pendidikan sebelumnya. Jadi, ada ramai diantara para mahasiswa baru ini yang sangat excited untuk menjalani hari-hari baru mereka kedepannya.

Di salah satu pojok, seorang anak laki-laki yang juga merupakan mahasiswa baru di Canyon of university ini terlihat seperti orang linglung. Berkali-kali dirinya menjadi pelampiasan kemarahan para team ospek.

Keadaan pemuda itu layaknya seperti seorang kuli saja yang di suruh ke sana dan ke sini oleh para senior. Bahkan tidak sedikit dari para junior juga memperlakukan dirinya dengan perlakuan yang tidak baik. Salah satunya adalah seorang tuan muda dari keluarga yang bisa dikatakan lumayan kaya.

Terlihat kaya karena dirinya datang dengan mobil sport Ferarri. Mengenakan pakaian mahal serta jam tangan yang juga sangat mahal. Penampilan nya ini seolah-olah dirinya di sini bukan untuk menuntut ilmu melainkan menjadikan Canyon of university ini sebagai ajang untuk memamerkan kekayaan dan identitas.

Namanya Freddy dari keluarga Birmingham. Wajahnya lumayan tampan. Namun ketampanannya tidak mencerminkan tindakannya. Harusnya sebagai seorang tuan muda, dia harus bersikap elegan. Tapi yang ini jauh dari kata elegan, lebih ke arah bajingan.

"Heh. Nama mu Jhon kan?" Tanya nya kepada pemuda yang sudah tampak berkeringat karena terus di suruh-suruh oleh para senior.

Pemuda itu mengangguk pelan.

"Kau ingin uang? Ini belikan aku minuman. Ambil sisanya ada beberapa dolar untuk mu!" Katanya sembari melemparkan uang lima dollar kepada Jhon.

Jhon membungkuk memungut uang tadi, kemudian dia pun segera berjalan menuju kafetaria kampus untuk membeli sebotol air mineral.

Tak lama setelah itu,, Jhon pun tiba dengan membawa air mineral yang baru saja dia beli lalu menyerahkannya kepada Freddy Birmingham.

Freddy menerima air tadi, kemudian menatap ke arah Jhon dengan tatapan penuh dengan kelicikan lalu berkata. "Apa yang kau belikan untuk ku? Apakah aku meminta mu untuk membelikan aku air mineral?" Katanya sembari melemparkan botol air mineral tadi yang tepat mengenai wajah Jhon.

"Maaf. Bukankah kau memintaku untuk membeli minuman dan aku telah membelikannya untuk mu. Lalu apa yang salah?" Tanya Jhon tidak mengerti. Dia menggosok wajahnya yang terasa sakit karena lemparan botol tadi.

"Masih membantah kau ya. Aku tidak menginginkan air mineral. Yang aku inginkan adalah energy drink! Kembalikan ini lalu tukar dengan minuman energi!"

Tanpa banyak bicara, Jhon pun mengambil botol yang tadi dilempar oleh Freddy. Kemasannya susah penyok, mustahil penjaga kafetaria akan menerimanya kembali. Menghitung sisa uang, akhirnya Jhon pun membelikan minuman berenergi untuk Freddy lalu kembali dan menyerahkannya.

Sekali lagi Freddy tersenyum dengan sangat licik. Dia seolah-olah terkejut dan menjatuhkan kaleng minuman itu ke atas tanah lalu mengumpat. "Dasar sialan. Aku meminta minuman yang tidak bersoda. Apa ini? Kau membelikan yang bersoda. Kau ini bodoh atau memang tidak pintar?" Bentak nya sambil melotot.

Jhon yang merasa tidak bersalah pun hanya tertegun. "Salah lagi," pikirnya dalam hati.

"Maaf. Bukannya ini Energy drink sesuai dengan pesanan mu?"

"Bodoh sekali kau ini. Aku menginginkan yang tidak bersoda. Sekarang kau kembalikan minuman ini lalu belikan aku minuman yang tidak bersoda!" Perintahnya dengan mata masih melotot.

"Maaf Freddy. Kaleng minuman ini sudah rusak. Tidak mungkin penjaga kafetaria mau menerima pengembalian seperti ini. Sedangkan untuk membeli yang baru, kau hanya memberiku uang lima Dollar. Sudah habis untuk membeli dua minuman sebelumnya!" Kata Jhon mengatakan apa adanya.

"Apa? Seorang anak yang katanya kaya raya hanya memberikan uang lima dollar kepada orang itu untuk membeli minuman. Orang kaya apa itu?"

"Ssssstttt. Jangan keras-keras bicara mu. Dia memang kaya. Tapi kikir!"

"Hahaha. Kasihan teman itu menjadi incaran Freddy. Freddy ini sejak sekolah menengah menang terkenal dengan caranya yang suka membully orang lain,"

Mendengar bisik-bisik dari orang lain membuat Freddy menjadi berang. Dia kemudian berjalan menuju Jhon kemudian mengirimkan tendangan. Akan tetapi dengan refleks Jhon menghindar sehingga kekuatan tendangan itu tidak menemukan sasaran. Akibatnya tubuh Freddy berputar lalu jatuh terduduk di atas rerumputan.

"Eh," Jhon sampai terheran-heran bagaimana dia bisa menghindar secepat itu. Padahal dirinya sudah pasrah menerima tendangan dari Freddy. Ini lah naluri petarung yang sesungguhnya. Jhon, jika tidak kehilangan ingatan adalah dewa kematian di medan perang. Jika ada salah satu musuhnya yang melihat dirinya dibully oleh seorang mahasiswa di sebuah kota yang tidak bisa dikatakan kota metropolitan, dijamin sampai mati pun orang itu tidak akan percaya bahkan jika kepalanya dipukul pake besi.

"Kau. Kau.., berani sekali kau melawan. Apa kau tau siapa aku? Aku adalah Freddy Birmingham. Putra calon penerus kepala keluarga Birmingham di Canyon City ini!"

"Aku tidak melawan. Aku hanya menghindar," jawab Jhon polos. Memang dirinya tidak melawan. Jika menghindar dianggap perlawanan, apakah dirinya harus pasrah seperti samsak tinju yang hanya tanpa perlawanan dipukuli.

"Persetan dengan mu. Jika aku tidak menghajar mu hari ini, maka nama ku bukan Freddy. Aku akan mengganti nama ku!"

Freddy bangkit berdiri lalu siap melancarkan serangan. Bagaimanapun, nama baiknya sudah tercoreng. Kapan ada orang yang lolos dari serangannya. Terlebih lagi seseorang yang terlihat bodoh seperti Jhon ini. Lagi pula, ada banyak mata memandang. Dia merasa wajahnya pindah ke pantat karena malu. Jika dirinya tidak bertindak, maka wajahnya tidak akan pernah kembali dan dia akan menjadi bahan candaan teman-temannya kelak. Oleh karena itu dia pun langsung kembali mengirimkan serangan. Namun kali ini tinju bukan tendangan.

Tepat ketika tinju itu akan mencapai sasaran, tiba-tiba satu suara nyaring memekakkan telinga membuat tinju Freddy berhenti di udara.

"Berhenti. Jika kau berani menyerang nya, lihat saja, aku tidak akan pernah selesai dengan mu!"

1
y@y@
👍🏾⭐👍🏻⭐👍🏾
y@y@
👍🏾⭐👍🏼⭐👍🏾
y@y@
👍🏻👍🏿🌟👍🏿👍🏻
y@y@
💥👍🏼⭐👍🏼💥
m.j_yanas314
akhir nya keluarga William kembali,....

semangat author untuk terus berkarya..../Good/💪
Ahmad Fauzi
lanjutt othor ganteng 👍🏽❤️🥰 ,semangatt update nya ,kalo bisa jangan satu lahh minimal update nya 2 atw 3 ..hee hee 😬🤭🙏🏽🙏🏽🙏🏽
Tina aja
Alhamdulillah update lagi 😁
Tina aja: salam kenal juga 🙏😁
total 2 replies
WAHYU
69 Thor, kenapa harus 69?
itu adalah angka keramat 18+++
WAHYU
berarti ayah Jhon Wiliam adalah putra dari pasangan Joe Wiliam & Tiara
Tina aja
nah Jhon dengerin neh petuah otor👍😁
Tina aja
Arden itu ikan yg d awetkan dalam kaleng kan😅....wes jadi nama kota rupanya😅😅
DISTYA ANGGRA MELANI
Lanjut thor... Smngt
y@y@
👍🏿🌟👍🏻🌟👍🏿
y@y@
⭐💥👍🏼💥⭐
Tina aja
Alhamdulillah update lagi 😁😁
Tina aja
David psis ryan🤩
Ahmad Fauzi
aihh ..othor mulai nackhalll ..pikirannya liarrr 🤣🤣😄🤭
Tina aja
jasson Statham 🥰🥰🤩🤩
Tina aja
fix ne orang mirip riko🤩🤩
Tina aja
waaa sama pesis ngga ya dgn wanita pengawas asrama jery🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!