Di dunia yang mengandalkan kekuatan sebagai hal utama, Yan Jian— seorang Tuan Muda yang terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri. Namun, di saat ia benar-benar berada pada titik terendah, ia mendapatkan kepercayaan dari Permaisuri Es, sehingga Permaisuri Es pun mengorbankan dirinya untuk menjadi Roh Bela Diri Yan Jian.
Setelah mendapatkan Roh Bela Diri Permaisuri Es dan Salju, Yan Jian pun bertekad untuk membalaskan dendamnya terhadap kedua pamannya yang telah membunuh orang tuanya. Namun, perjalanannya di dunia kultivasi tidaklah mudah. Berulang kali terjatuh dan hampir mati.
Bagaimana kisah Yan Jian untuk bertahan di kerasnya kehidupan ini? Yuk, ikuti keseruan petualangan nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Upacara Kebangkitan Roh
Di luar Lembah Hitam, seorang wanita tengah melayang di udara. Dia adalah Yun Xi— 25 tahun, seorang Praktisi yang berada pada peringkat ketiga dalam sepuluh daftar peringkat surgawi Provinsi Chang Yuan. Dia tampak seperti gadis remaja berusia tujuh belas atau delapan belas tahun. Walaupun, usianya yang sebenarnya telah berusia dua puluh lima tahun, tetapi ia memiliki kecantikan yang tak tertandingi, dan merupakan wanita tercantik di Provinsi Chang Yuan.
Rambut putihnya yang panjang terurai bebas hingga melewati kakinya, dan mata birunya sangat jernih. Seolah-olah dia bisa melihat menembus segala sesuatu di dunia. Tubuhnya yang ramping dan sangat indah tanpa cela, dan gaun putih panjangnya tidak dihiasi dengan aksesoris apa pun kecuali pita. Namun, dia tetap terlihat sangat elegan dan mempesona.
"Kemana perginya binatang monster itu?" ucap Yun Xi, wajahnya tenang tetapi tatapannya sangat tajam, memandang ke sekitar.
"Di depan sana... adalah Lembah Hitam. Jika kita terus maju, aku takut itu akan menyinggung orang itu. Biar bagaimanapun, orang itu adalah peringkat ke sepuluh dalam peringkat surgawi." seorang pria paruh baya melayang dan berdiri di samping Yun Xi.
"Maksudmu, Xiao Lang?" tanya Yun Xi dengan nada yang tenang.
"Ya, itu benar. Sebaiknya kita mencari binatang monster itu di luar Lembah Hitam saja." saran pria paruh baya itu.
Lapangan di pusat Desa Lembah Hitam penuh sesak. Lahan luas dengan panjang tanah kosong sepanjang dua puluh meter dan lebar sekitar lima belas meter itu, telah dipenuhi oleh warga desa, dari yang muda hingga yang lanjut usia. Lantai lapangan itu terbuat dari lapisan tembok batu bata.
Di tengah lapangan, ada monolit batu hitam legam setinggi dua meter. Sebuah batu besar yang biasa digunakan untuk menguji kekuatan spiritual yang dimiliki manusia.
Saat itu, Xiao Lang datang bersama dengan Yan Rui, Yan Jian, dan juga Xiao Yu.
"Lihat! Tetua Xiao telah datang." seorang warga berbicara seperti itu, dan diikuti dengan semua pandangan warga yang segera mengarah kepada Xiao Lang.
Xiao Lang, selain memiliki gelar sebagai Praktisi yang menempati peringkat peringkat ke sepuluh dalam peringkat surgawi, ia juga menjabat sebagai Kepala Desa Lembah Hitam. Itulah yang menjadikan Wilayah Lembah Hitam sangat begitu disegani di Kabupaten Tian Nan, bahkan di Provinsi Chang Yuan. Dan hari ini, adalah upacara kebangkitan roh bela diri, tentu Xiao Lang harus menghadiri upacara ini.
"Tuan Xiao," sapa seorang pria paruh baya dengan sangat sopan membungkuk kan tubuhnya.
Dia adalah Xiao Ruan— 50 tahun, seorang Tetua Desa, ia juga seorang Praktisi Raja Tempur bintang dua.
"Apakah semuanya sudah siap?" tanya Xiao Lang kepada Xiao Ruan dengan nada yang tegas.
"Semua sudah siap, Tuan! Ini adalah daftar generasi muda lembah yang akan mengikuti upacara kebangkitan roh tahun ini." kata Xiao Ruan, ia pun menyerahkan selembar gulungan yang berisikan nama-nama generasi muda Lembah Hitam.
Xiao Lang menghela nafas panjangnya. Kemudian Xiao Lang pun berbicara, "Kenapa hanya ada sepuluh orang? Kemana anak-anak lainnya?" tanya Xiao Lang.
Xiao Ruan kembali membungkukkan tubuhnya, dan dua tangannya di tekuk di depan dada.
"Maaf, Tuan! Anak-anak di desa terlalu takut untuk menjadi seorang Ahli Bela Diri, mereka memilih untuk tetap menjadi anak biasa-biasa saja." jelas Xiao Ruan.
Lagi dan lagi Xiao Lang menghela nafasnya. Lalu ia pun berbicara lagi, "Baiklah, kita mulai!"
Gong!
Suara pukulan gong menggema di Desa Lembah Hitam. Tanda bahwa upacara akan segera di mulai.
Di pinggir lapangan, mereka semua berbaris sejajar mengelilingi lapangan, untuk menyaksikan para generasi muda yang akan memulai upacara kebangkitan roh.
Di tengah lapangan, dalam jarak lima meter dari monolit batu hitam, ada sepuluh generasi muda campuran laki-laki dan perempuan. Mereka berbaris dengan sangat rapih dan terlatih.
Di depan mereka, di depan monolit batu hitam. Seorang pria dengan jubah biru gelapnya berdiri dengan tubuhnya yang tegak. Dia adalah Tetua Yun, salah satu tetua di Desa Lembah Hitam.
Xiao Lang, Yan Ling, Yan Jian, dan juga Xiao Yu, duduk di tepi lapangan di kursi khusus yang telah disiapkan.
"Jian! Kamu— ikutlah berbaris, siapa tahu kamu dapat membangkitkan roh bela dirimu di sini." ujar Xiao Lang, dan Yan Jian pun mengangguk tanpa sedikitpun penolakan.
Namun, di saat ia berjalan menuju tengah lapangan, nampak raut wajahnya yang sangat begitu serius, dan kedua tangannya terkepal kuat.
"Yan Hong! Yan Chen! Aku pasti akan membalas semua yang telah kalian lakukan terhadap keluargaku." ucap Yan Jian dengan nada yang pelan, bahkan hampir tak terdengar.
Semua generasi muda Lembah Hitam yang berbaris di tengah lapangan, menatap Yan Jian dengan tatapan yang dingin. Mereka berusia sepuluh tahunan, sedangkan Yan Jian yang telah berusia tiga belas tahun.
"Bukannya dia adalah anak yang di bawa oleh Tuan Xiao Lang?" seorang anak perempuan bertanya kepada teman disebelahnya.
"Ya, benar!" jawab anak lainnya.
"Aku dengar, dia hanyalah seorang budak tambang, apa itu benar?" tanya anak lainnya.
"Eh, jangan berbicara seperti itu, nanti tuan Xiao Lang mendengarnya!" tegur anak lainnya yang berada di barisan depan.
Mereka pun kembali terdiam dan berbaris dengan rapih, juga Yan Jian yang kini berbaris di barisan paling belakang, sebagai orang ke sebelas.
"Baiklah, anak-anak, upacara kebangkitan roh akan segera dimulai. Tapi sebelumnya, aku ingin bertanya kepada kalian. Apakah kalian sudah mengerti tentang prosesnya?" kata Tetua Yun, berbicara dengan suara yang tegas.
Beberapa anak menjawab sudah, tetapi beberapa anak lainnya menjawab tidak. Lalu, Tetua Yun pun menjelaskan tentang prosesnya.
Di mana upacara kebangkitan roh ini akan melalui dua proses. Pada tahap pertama, semua anak akan di uji tentang tingkatan energi spiritual yang mereka miliki, dan jika anak itu memiliki kekuatan spiritual, maka akan lanjut ke tahap kedua untuk membangkitkan Roh Bela Diri mereka.
Setelah menjelaskan semua prosesnya, Tetua Yun pun mengumumkan; "Upacara kebangkitan roh bela diri, resmi dimulai!"
seorang Xiao Lang kaisar tempur masa kalah sama raja tempur.
sudah jekas tingktan nya lebih tinggi Kaisar tempur dri raja tempur.!!
Raja tempur itu kan di bawah Kaisar tempur,masa menghadapi 2 orang raja tempur kalah si Xiao kang yg tingktan nta Kaisar tempur yg lebih tinggi.
Seru dan sangat mudah dimengerti alurnya Thor. Tapi agak lambat buat naikin kekuatannya Yan Jian. Semangat thor