NovelToon NovelToon
YE CHEN: PEWARIS PEDANG HITAM

YE CHEN: PEWARIS PEDANG HITAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Perperangan / Fantasi Timur
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: putra ilham

Dikhianati oleh sektenya sendiri dan dibuang dengan meridian yang hancur total, Ye Chen mengira takdirnya telah berakhir di dasar Lembah Kabut Beracun. Namun, di titik nadir kematiannya, sebuah pedang hitam misterius yang telah terkubur selama ribuan tahun bangkit dan memilihnya sebagai pewaris tunggal.Di dalam pedang hitam itu, bersemayam jiwa pendekar legendaris, Yue-Jian, yang siap membimbingnya. Berbekal kekuatan mengerikan Es Yin dan bilah pedang hitam yang mampu menebas takdir, Ye Chen bangkit dari kegelapan untuk menuntut balas. Dari seorang pemuda yang dianggap sampah, ia merangkak naik menembus batas kultivasi, menghancurkan setiap klan yang pernah menghinanya, dan merebut kembali kehormatannya."Saat pedang hitam ini terhunus, maka langit pun harus tunduk di bawah kakiku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putra ilham, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Ujian Monster Tingkat Tiga

Hawa di bagian yang lebih dalam dari Lembah Ratapan terasa begitu pekat hingga kabut hitam yang bergulung tampak seperti cairan yang mengalir lambat. Di sinilah tempat berkumpulnya makhluk-makhluk yang telah bermutasi akibat energi dingin abadi selama ratusan tahun. Udara terasa sangat berat, membuat setiap tarikan napas terasa seperti menghirup serpihan es yang membekukan paru-paru.

Ye Chen berjalan dengan sangat tenang. Langkah kakinya menggunakan teknik Langkah Bayangan Hantu kini begitu matang hingga dia tidak meninggalkan jejak visual maupun suara di atas tanah yang membeku. Pedang Hitam bertumpu di pundak kanannya, memancarkan aura kelam yang selaras dengan kegelapan di sekelilingnya.

"Berhenti, Bocah," bisik Yue-Jian tiba-tiba dari dalam ruang kesadarannya. Sosok roh pedang itu tidak muncul di luar, melainkan mengirimkan sinyal kewaspadaan langsung ke otak Ye Chen. "Targetmu ada di depan. Makhluk ini memiliki sensitivitas tinggi terhadap fluktuasi energi. Jaga aliran Meridian Es Yin milikmu agar tetap tenang."

Ye Chen seketika menghentikan langkahnya. Dia merapat ke balik sebatang pohon mati yang batangnya telah menghitam dan membatu. Matanya yang berkilat biru es menembus lapisan kabut tebal sejauh sepuluh meter ke depan.

Di sebuah kliring kecil yang dikelilingi oleh pilar-pilar batu tajam, sesosok makhluk raksasa sedang meringkuk. Itu adalah seekor Klipan Besi Hitam tingkat tiga. Ukurannya sebesar rumah kecil, dengan cangkang berlapis-lapis berwarna hitam legam yang berkilau seperti baja tempaan. Makhluk menyerupai kelabang raksasa ini memiliki puluhan pasang kaki yang tajam laksana tombak, dan dari mulutnya yang besar, mengalir cairan asam berwarna hijau tua yang mendesis saat menyentuh tanah batu.

Sssshhh...

Monster itu menggerakkan antena panjangnya di udara, mendeteksi getaran sekecil apa pun di sekitarnya. Monster tingkat tiga ini setara dengan seorang kultivator di ranah Qi Condensation tingkat kelima atau keenam, jauh di atas ranah Ye Chen yang saat ini baru menyentuh puncak tingkat ketiga.

"Cangkang luarnya sangat keras, hampir kebal terhadap serangan fisik biasa," suara Yue-Jian kembali bergema di benak Ye Chen. "Jika kamu menebasnya secara acak, Pedang Hitammu hanya akan memicu percikan api tanpa melukainya sedikit pun. Kamu harus mencari celah di antara persendian cangkangnya, atau menyerang bagian bawah perutnya yang lebih lunak."

Ye Chen menarik napas dalam-dalam, menstabilkan detak jantungnya yang sempat berpacu cepat. Ini adalah pertarungan melompati ranah yang sesungguhnya. Satu kesalahan kecil akan membuat tubuhnya tercabik-cabik oleh kaki tombak makhluk tersebut.

Celah persendian... atau perut, batin Ye Chen mengulang instruksi tersebut.

Dia mencengkeram erat gagang Pedang Hitam dengan kedua tangannya. Dia mulai memompa Energi Es Yin ke kakinya, bersiap untuk meluncurkan serangan kejutan.

Syuuutt!

Dengan satu sentakan kuat, Ye Chen melesat keluar dari balik pohon mati. Gerakannya begitu cepat hingga menciptakan tiga bayangan hantu yang bergerak ke arah yang berbeda, mengepung Klipan Besi Hitam dari tiga sisi sekaligus.

Monster raksasa itu seketika tersentak. Antenanya menangkap pergerakan mendadak tersebut. Dengan raungan mendesis yang memekakkan telinga, Klipan Besi Hitam mengayunkan ekornya yang berduri tajam, menghantam salah satu bayangan semu Ye Chen di sebelah kiri.

BANG!

Pilar batu di dekatnya hancur berkeping-keping akibat hantaman ekor tersebut, dan bayangan hantu Ye Chen langsung menghilang bagai asap. Di saat yang sama, Ye Chen yang asli telah berada di sisi kanan monster, tepat di bawah salah satu persendian kaki raksasanya.

"Tebasan Embun Beku!" Raung Ye Chen dalam hati.

Dia tidak membuang waktu. Dengan kompresi energi es murni yang telah dia latih selama berhari-hari, Ye Chen mengayunkan Pedang Hitamnya secara diagonal, mengincar celah tipis di antara cangkang kaki monster itu.

Slaaash!

Gelombang es hitam berbentuk bulan sabit melesat dari mata pedang, menghantam tepat pada sasaran. Energi es murni langsung merangsek masuk ke dalam celah persendian, membekukan cairan tubuh di dalam kaki monster tersebut dalam sekejap.

KREEEK... CRACK!

Kaki raksasa Klipan Besi Hitam itu mendadak membeku total sebelum akhirnya patah dan hancur menjadi serpihan es hitam akibat beban tubuhnya sendiri. Monster itu kehilangan keseimbangan dan melolong kesakitan, tubuh raksasanya oleng ke satu sisi.

Namun, sebagai monster tingkat tiga, reaksinya luar biasa cepat. Meskipun salah satu kakinya hancur, mulutnya yang besar langsung menyemburkan gelombang cairan asam pekat ke arah posisi Ye Chen.

Ye Chen yang baru saja mendarat merasakan bahaya maut mengancam kulitnya. Tanpa ragu, dia kembali menghentakkan kakinya.

Langkah Bayangan Hantu!

Tubuhnya melesat mundur ke belakang sejauh lima meter, meninggalkan bayangan semu lainnya di tempatnya berdiri. Cairan asam pekat itu menghantam bayangan tersebut dan melelehkan tanah batu di bawahnya hingga memicu asap putih berbau busuk. Jika Ye Chen terlambat setengah detik saja, tubuhnya pasti sudah meleleh menjadi tumpukan tulang.

Klipan Besi Hitam semakin murka karena mangsanya terus lolos. Dengan puluhan kaki tersisa, makhluk itu bergerak cepat laksana badai hitam, menerjang ke arah Ye Chen dengan seluruh berat badannya, mencoba menggilas pemuda itu hingga hancur.

Ye Chen tidak panik. Matanya yang sewarna biru es mengamati pergerakan monster yang menerjang maju. Karena tubuh raksasa itu bergerak dengan posisi agak terangkat saat menyerang, bagian bawah perutnya yang berwarna abu-abu pucat kini terekspos dengan sangat jelas.

Kesempatan!

Ye Chen tidak mundur. Sebaliknya, dia justru melesat maju menyongsong terjangan monster tersebut. Saat jarak mereka tinggal dua meter, Ye Chen menjatuhkan tubuhnya ke tanah, meluncur mulus di atas lapisan es tipis yang diciptakan oleh energinya sendiri, melewati kolong tubuh Klipan Besi Hitam yang besar.

Saat berada tepat di bawah perut monster, Ye Chen membalikkan tubuhnya menghadap ke atas. Kedua tangannya memegang Pedang Hitam dengan kekuatan penuh, memompa seluruh sisa Energi Es Yin di dalam Dantiannya hingga batas maksimal. Bilah pedang kelam itu bergetar hebat, memancarkan uap es yang sangat pekat.

"Tebasan Embun Beku... Ganda!"

Ye Chen melepaskan dua tebasan menyilang berbentuk huruf X dengan kecepatan reflektif.

CRAAAASSHHH!

Dua gelombang es murni menghantam telak perut lunak Klipan Besi Hitam. Kulit perutnya yang tidak terlindungi cangkang keras langsung terbelah robek. Energi Es Yin murni merembes masuk seperti racun es yang mematikan, menjalar ke seluruh organ dalam dan membekukan sistem saraf pusat monster tersebut hanya dalam hitungan detik.

Monster raksasa itu membeku seketika di tengah gerakannya. Seluruh tubuhnya yang besar tertutup oleh lapisan es hitam tebal, mengubahnya menjadi patung kelabang raksasa yang mengerikan di tengah lembah.

PRANG!

Detik berikutnya, patung es raksasa itu retak dan hancur berkeping-keping menjadi ribuan pecahan kristal es hitam yang berserakan di atas tanah. Klipan Besi Hitam tingkat tiga telah tewas sepenuhnya.

Ye Chen berguling ke samping, bangkit berdiri dengan napas yang terengah-engah. Seluruh tubuhnya basah oleh keringat dingin yang langsung membeku di permukaan jubahnya. Dantiannya kembali kosong melompong, namun matanya memancarkan kilatan kemenangan yang luar biasa terang. Dia telah berhasil melompati ranah dan membunuh monster tingkat tiga dengan kekuatannya sendiri.

Sesosok wujud spiritual Yue-Jian keluar dari liontin giok, melayang di atas tumpukan serpihan es monster. Dia menatap Ye Chen dengan ekspresi yang kini dipenuhi rasa puas yang tidak lagi disembunyikan.

"Pertarungan yang indah, Bocah. Kamu menggunakan Langkah Bayangan Hantu untuk mencari celah, dan menyelesaikan pertempuran dengan Tebasan Embun Beku yang presisi di titik fatal. Pondasimu kini telah benar-benar matang," puji Yue-Jian dengan suara merdunya.

Yue-Jian menjentikkan jarinya ke arah tumpukan pecahan es perut monster. Di sana, sebuah inti monster berwarna hitam keunguan sebesar telur ayam melayang naik ke udara, memancarkan energi spiritual yang sangat masif dan murni.

"Serap inti monster tingkat tiga ini. Ini adalah kunci bagimu untuk menembus ranah Qi Condensation tingkat keempat dan mempersiapkan dirimu untuk keluar dari lembah ini," ucap Yue-Jian.

Ye Chen tersenyum tipis, menerima inti monster tersebut dengan tangan yang gemetar karena lelah namun penuh tekad. Langkah kakinya di tangga kultivasi semakin mantap, dan hari pembalasan dendamnya terhadap Sekte Azure Cloud kini terasa semakin dekat di depan mata.

1
albarra
ok,, coba kita teruskan..
Aman Wijaya
mantab ye Chen semangat terus
Aman Wijaya
ayo ye Chen babat semuanya musuh musuh mu.bikin kabut darah semua
Aman Wijaya
top top markotop lanjut terus Thor
Opayos
😄😄😄😄😄💪💪💪💪
Opayos
💪💪💪💪💪💪👍👍👍👍👍
Opayos
💪💪💪💪💪💪💪😄😄😄😄
Opayos
😄😄😄😄👍👍👍👍
Opayos
👍👍👍👍👍👍💪💪💪💪
Opayos
😍😍😍😍😄😄😄💪💪💪💪
Opayos
😄😄😄😄😄💪💪💪💪👍👍
Opayos
👍👍👍💪💪💪💪💪💪
Opayos
😍😍😍😍💪💪💪👍👍
Opayos
😄😄😄💪💪💪
Opayos
🤣🤣🤣💪💪
T28J
Kaaaak... kepanjangan paragrafnya, kaget saya 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!