NovelToon NovelToon
Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Dibuat Mandul Oleh Suami Pengkhianat, Aku Pun Bangkit Membalas

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga
Popularitas:267.5k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

BERTAHUN-TAHUN DIANGGAP MANDUL, TERNYATA ITU ADALAH JEBAKAN SUAMI DAN ORANG KETIGA. SETELAH MENGETAHUI KEBENARANNYA, AKU PUN MULAI MEMBALAS DENDAM!

Demi menikahi Lavanya, Aditya tega memberikan obat anti-ovulasi kepada Kemuning, agar tidak pernah bisa punya anak. Aditya juga memanipulasi hasil tes kesuburan Kemuning.

Namun, takdir berkata lain ketika kecelakaan menimpa Kemuning. Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau ada zat berbahaya di dalam rahimnya.

Dengan bantuan Arkatama, Kemuning menyusun pembalasan kepada Aditya dan Lavanya. Membuat mereka merasakan pembalasan yang tak disangka-sangka.

Niat ingin menguasai harta milik Kemuning, yang Aditya dapatkan malah gigit jari.

Akankah rahim Kemuning bisa subur kembali?

Novel ini misi dari editor, jika ada kesamaan dengan author lain, berarti kita sedang sama-sama mengerjakan tugas misi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Namun, wanita itu tetap diam di tempatnya. Tatapannya justru turun pelan ke bibir Arkatama sebelum kembali bertemu mata pria itu dengan wajah memerah.

Napas mereka mulai saling beradu tipis. Dan detik berikutnya, Arkatama mencium Kemuning. Dengan lembut sekali. Kecupan hangat yang pelan, penuh hati-hati, dan dipenuhi rasa sayang yang selama ini mereka simpan diam-diam.

Kemuning langsung memejamkan mata perlahan. Jantungnya berdetak sangat cepat. Tangannya tanpa sadar mencengkeram pelan bagian depan jaket Arkatama, seolah mencari pegangan karena tubuhnya terasa lemas oleh perasaan yang tiba-tiba memenuhi dada.

Sementara Arkatama sendiri sampai menahan napas kecil. Ia masih sulit percaya akhirnya bisa sedekat ini dengan wanita yang begitu ia cintai. Wanita yang beberapa bulan lalu hanya ia pandangi diam-diam dari kejauhan. Wanita yang sekarang berdiri di hadapannya dengan mata terpejam dan bibir yang membalas kecupannya pelan.

Ciuman itu tidak lama. Namun, cukup membuat keduanya sama-sama kehilangan kata-kata.

Saat Arkatama menjauh perlahan, dahinya masih hampir menyentuh dahi Kemuning. Mereka sama-sama bernapas pelan.

Tatapan Kemuning terlihat malu sekaligus hangat. Pipinya merah. Sementara Arkatama justru menatap bibir wanita itu beberapa detik lebih lama sebelum akhirnya tersenyum kecil.

“Kenapa melihat aku begitu?” bisik Kemuning malu-malu.

Arkatama tertawa pelan. “Karena aku senang.”

“Senang apanya?”

“Kamu enggak menjauh.”

Kalimat itu membuat wajah Kemuning semakin merah. Wanita itu spontan menunduk malu sambil tersenyum kecil.

Namun, malam itu rupanya bukan hanya berhenti pada satu ciuman. Setelahnya, setiap kali mereka saling menatap terlalu lama, Arkatama selalu sulit menahan diri untuk mendekat lagi. Kadang saat Kemuning tertawa kecil. Kadang saat wanita itu menatapnya diam-diam. Kadang hanya karena melihat pipi merahnya sendiri.

Dan setiap kali menemukan momen yang pas, Arkatama kembali mencium bibir Kemuning dengan lembut. Seolah pria itu sudah mulai kecanduan rasa hangat bibir wanita tersebut.

Bagi Arkatama, bibir Kemuning bukan hanya manis, tetapi juga menenangkan. Membuat hatinya penuh kebahagiaan. Membuatnya merasa sangat dicintai tanpa perlu banyak kata.

Sementara Kemuning yang awalnya malu dan gugup perlahan mulai terbiasa berada sedekat itu dengan Arkatama. Walaupun setiap kali pria itu mendekat, jantungnya tetap berdebar tidak karuan.

Di bawah langit malam yang dipenuhi bintang kecil dan bulan sabit tipis, dua hati yang sama-sama pernah terluka itu akhirnya menemukan kebahagiaan sederhana yang selama ini mereka cari.

***

Suara dengkuran halus terdengar di dalam kamar hotel murah yang pengap itu. Lampu kecil di sudut ruangan masih menyala redup. Bau parfum bercampur asap rokok memenuhi udara. Seprai kusut berantakan di atas ranjang sempit, sementara pakaian berserakan di lantai.

Lavanya masih tertidur pulas di dalam pelukan seorang pria yang semalam membayarnya mahal untuk menemaninya. Tubuhnya terasa lelah dan matanya berat. Sudah beberapa hari terakhir ia hampir tidak benar-benar tidur dengan tenang. Namun, suara ponsel yang terus berdering akhirnya mengganggu tidurnya.

Lavanya mengerutkan kening sambil menarik selimut menutupi telinga. Akan tetapi, suara ponsel itu tidak berhenti. Dengan kesal ia meraba-raba meja kecil di samping ranjang, mencari ponselnya tanpa membuka mata.

“Siapa, sih?!” gumam Lavanya serak.

Begitu layar ponsel menyala, napasnya langsung tertahan. Belasan panggilan tak terjawab dan semuanya berasal dari satu nama, Bu Tini tetangganya di kampung.

Jantung Lavanya mendadak berdegup tidak nyaman. Tangannya langsung gemetar kecil saat menerima panggilan berikutnya.

“Halo?”

“Lavanya, kenapa lama sekali kamu angkat teleponnya?!” Suara Bu Tini terdengar panik dari seberang.

Lavanya langsung duduk tegak. “Kenapa, Bu?”

“Cepat pulang! Ayah kamu lagi kritis di rumah sakit!”

Wajah Lavanya langsung pucat. “Kenapa?!”

“Tadi habis cuci darah tiba-tiba sesak, terus enggak sadar!”

Ponsel di tangan Lavanya hampir jatuh. Dadanya mendadak sesak. “Ayah sekarang di rumah sakit mana?!”

“Di RS daerah! Cepetan pulang, Nak!” Sambungan telepon terputus.

Lavanya langsung bangkit panik dari ranjang. Selimut terjatuh ke lantai begitu saja. Pria di sampingnya ikut terbangun karena gerakannya yang tergesa.

“Hm? Kenapa?” tanyanya dengan suara berat.

Lavanya tidak menjawab. Tangannya gemetar saat memunguti pakaian dari lantai. Ia bahkan salah memasukkan tangan ke lengan baju karena terlalu panik.

“Ayah aku kritis,” jawab Lavanya dengan napas memburu.

Pria itu masih terlihat bingung. “Mau pulang ke kampung sekarang?”

Lavanya mengangguk cepat sambil buru-buru memakai sepatu. Air matanya mulai jatuh tanpa sadar. “Ya. Aku harus pulang.”

Lavanya bahkan tidak peduli lagi dengan tas makeup yang tertinggal terbuka di meja atau seprai berantakan di belakangnya. Yang ada di kepalanya hanya satu, ayahnya.

Sepanjang perjalanan keluar hotel, tangan Lavanya terus gemetar. Ia beberapa kali mencoba menghubungi ibunya, tetapi tidak ada jawaban. Semakin lama rasa takut di dadanya semakin besar.

Perjalanan dari ibukota menuju kampung halamannya memakan waktu lebih dari enam jam. Dan itu rasanya menjadi perjalanan paling panjang dalam hidup Lavanya. Sepanjang di dalam bus, ia tidak bisa tenang sedikit pun. Kakinya bergerak gelisah dan tangannya terus menggenggam ponsel.

Beberapa kali ia mencoba menelepon lagi.

Tetap tidak diangkat. Bayangan ayahnya terus muncul di kepala. Pria paruh baya yang dulu selalu membelikan makanan kesukaannya saat kecil. Ayah yang sering bekerja lembur agar Lavanya bisa lulus sekolah. Lalu, sekarang ayahnya sedang kritis.

Lavanya menggigit bibir kuat-kuat menahan tangis yang terus ingin pecah. “Ayah, tunggu aku.”

Semakin mendekati kampung halaman, perasaan tidak enak itu justru semakin kuat. Sampai akhirnya bus berhenti di terminal kecil dekat rumah sakit daerah, ketika matahari sudah tenggelam.

Lavanya langsung turun terburu-buru lalu naik ojek menuju rumah sakit. Tangannya dingin dan napasnya memburu.

Begitu saat sampai di depan ruang IGD, langkah Lavanya langsung terhenti. Ia melihat ibunya terduduk lemas di kursi lorong rumah sakit sambil menangis. Beberapa tetangga berdiri di sekitar Bu Rina dengan wajah muram.

Jantung Lavanya langsung jatuh. Tubuhnya mendadak lemas. “Ibu ....”

Bu Dewi mengangkat wajahnya perlahan. Mata wanita itu sudah sembab dan merah. Begitu melihat Lavanya datang, tangisnya langsung pecah lebih keras.

“Lavanya ....” Suara itu langsung menghancurkan semuanya.

Lavanya menggeleng pelan dengan napas gemetar. “Enggak …!” bisiknya lirih. “Enggak …!”

***

Sambil menunggu update bab berikutnya, yuk baca juga karya temanku ini.

1
Kar Genjreng
nikmat mana lagi yang kau dustakan Adi dan Bu ratih makanya ucapan adalah doa dan mulutmu adalah harimaumu,,,, sekarang merasakan di tolak sana sini di jualan oleh orang yang menjadi penjilat ketika Lo sukses semua nempel seperti cicak begitu Lo terpuruk semua ngabur enak kan,,,menjadi penghianat terhadap wanita yang sudah menolong kalian,,,
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
jangan sampai si Tamara menggoda Arka..
Nancy Nurwezia
makin penasaran, apa yang sedang diobrolkan oleh mereka berdua..
Aidil Kenzie Zie
apa si Mantan ingin balikan ya jadi harus buat drama seperti kisah Kemuning
Aidil Kenzie Zie
Arka nanti jujur y sama Kemuning kalo kliennya si Mantan 🤭🤭
Sun Rise
ok
Ma Em
Alhamdulillah Thor semoga apa yg diharapkan akan tercapai dan jadi juara , wah sdh mau habis ceritanya padahal seru Thor senang banget pada rumah tangga Kemuning dgn Arkatama yg selalu bahagia apalagi setelah lahir Ziya , semoga Tamara tdk jadi duri di pernikahan Arkatama dgn Kemuning .🤲🤲🤲🤲🤲
Ita rahmawati
tamarakah yg manggil 🤦
Fa Yun
semangat thor 🙏
ken darsihk
Apa yng sedang mereka bicara kan ds rencana kan Tamara Raisa
ken darsihk
Duhhh apa ini awal kehancuran nya Arkatama ke 2 x nya
ken darsihk
Laluuu , ingat Arkatama kamu sudah punya Ziya dan Kemuning
Dwi Setyaningrum
amin semoga karya ini dpt juara thor..semangat berkarya terus ya..💪
Mundri Astuti
Raisa juga bukannya pengacaranya si Tamara dulu waktu kamu cerai arka, ni romannya ada yg janggal، knapa ga pakai Raisa lagi coba si Tamara, mending kamu ga terima arka, soalnya gampang kasihan walau dah pernah tersakiti olehnya
Ita rahmawati
cari gara² nih arkatama kalo Nerima Tamara jd cliennya 🤦
Ita rahmawati
semakin arkatama keliatan benci dn marah malah makin keliatan blm move onnya GK sih,,krna menurutku kalo udh GK ada rasa itu ya udh biasa aja dn ngaruh gtu loh buat kita iya kn 🤭
Ita rahmawati
ya udh sih cuma mantan ini mana GK ada anak jd udh cerai ya udah pisah gtu aja GK ada penghubung LG kn jd aman 🤣
Ita rahmawati
mantan toh,,jgn bilang gpp GK usah diganti ya arkatama nti kemuningnya kepikiran dikiranya kamu masih blm move on,,kalopun emang blm ya pura² aja cuek tau sendiri akibatnya kn kalo istri udh ngamok 🤣
Ita rahmawati
kepanjangan nama ziya sapa ya 🤭
yg diliat arkatama siapa nih
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
siapa tuh..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!