NovelToon NovelToon
Jodoh Pasti Bertemu

Jodoh Pasti Bertemu

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cintapertama / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

"Perawan tua' itulah hinaan yang selalu Alya terima dari tetangga bahkan dari keluarganya dikarenakan usianya yang sudah 32 tahun dan Alya masih belum menikah. Merasa lelah dengan semua hinaan yang diterima, Alya memutuskan untuk menenangkan pikirannya dengan pergi ke Makkah, Alya berdoa agar segera dipertemukan dengan jodohnya.

Ketika Alya tengah berada di Masjidil Haram, Ibu-ibu datang menghampirinya dan mengatakan ingin memperkenalkan anaknya pada Alya.

Bagaimana kisah selanjutnya?
Apa Alya akan menerima tawaran Ibu-ibu tersebut?
Siapakah pria yang akan dikenalkan pada Alya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ini Pasti Aku

Setelah puas melihat pondok pesantren, Alya dan Mbak Inggit pun kembali ke ndalem. "Udah lihatnya sayang?" tanya Umi Fatimah.

"Iya, Umi. Ternyata luas juga ya, sampai capek Alya," ucap Alya dengan bercanda.

"Kapan-kapan Umi ajak kamu ke kebun punya pondok pesantren, disana bagus banget loh," ucap Umi Fatimah.

"Loh ada kebunnya juga?" tanya Alya.

"Iya, tapi agak jauh. Biasanya para santri itu ambil sayur di kebun pakai motor atau mobil pick up gitu, nanti kalau Rayhan udah pulang deh kita kesana," ucap Umi Fatimah dan diangguki Alya.

Alya memutuskan untuk duduk di depan ndalem sebelah utara, dimana ia melihat dari kejauhan asrama putri dan juga sekolah putri. Namun, ketika Alya melihat seseorang yang tidak asing dimana tengah berdiri di depan masjid sebelah utara yaitu tempat khusus para santri putri, orang itu adalah Ningrum.

"Tunggu, bukannya perempuan itu yang kemarin gosipin aku, tapi kenapa dia berdiri disitu," gumam Alya.

Tak lama, Mbak Inggit pun datang dan membawakan air minum untuk Alya. "Ini Ning," ucap Mbak Inggit.

"Ya Allah, makasih Mbak. Padahal aku bisa ambil sendiri loh," ucap Alya.

"Gapapa Ning, sekalian saya juga ambil minum," ucap Mbak Inggit dan diangguki Alya.

"Mbak Inggit tau perempuan yang berdiri itu?" tanya Alya dengan menunjuk keberadaan Ningrum.

"Oh itu Ningrum, dia bekerja di ndalem. Ada apa memangnya Ning?" tanya Mbak Inggit.

"Kenapa dia berdiri disitu?" tanya Alya.

"Dia sedang dihukum, saya juga kurang tau apa yang sudah dia lakukan sampai dia dihukum langsung sama Pak Kyai," ucap Mbak Inggit.

"Biasanya kalau dihukum disana apa aja Mbak kesalahannya?" tanya Alya.

"Saya juga kurang tau sih, Ning. Tapi, paling umum ya karena bertengkar sampai pukul-pukulan atau karena berkata yang tidak baik kayak menghina atau melakukan perundungan gitu Ning," ucap Mbak Inggit.

'Apa Abi tau soal Ningrum yang bicarain aku, tapi gak mungkin sih. Masa gara-gara aku, dia sampai dihukum, aku kan cuma orang baru disini, aku gak punya kuasa buat hukum orang,' batin Alya.

"Tapi, saya dengar katanya Ningrum habis menghina salah satu keluarga Pak Kyai, saya juga gak tau apa yang dibicarakan Ningrum sampai Gus Rayhan pun juga ikut marah," lanjut Mbak Inggit.

"Siapa yang dihina Mbak?" tanya Alya.

"Kalau soal itu saya juga kurang tau Ning," jawab Mbak Inggit.

'Ini pasti aku, tapi bagaimana bisa Abi tau soal itu dan kenapa yang dihukum cuma Ningrum, kenapa Mbak Lyla gak ikut dihukum? pasti ada yang gak beres. Aduh sayangnya gak ada Mas Rayhan, kalau ada Mas Rayhan ini enak, aku bisa tanya-tanya,' batin Alya.

"Ning Alya kenapa?" tanya Mbak Inggit yang melihat Alya melamun.

"Saya gak kenapa-napa Mbak, saya cuma penasaran aja," ucap Alya.

"Saya juga penasaran, Ning. Tapi, saya tidak berani untuk mencari tau lebih dalam karena itu bukan urusan saya dan saya tidak boleh ikut campur," ucap Mbak Inggit.

Alya dan Mbak Inggit pun mengobrol hingga Mbak Inggit harus pergi karena Bu Dian yang membutuhkan bantuannya dan Alya hanya sendirian disana. Ia terus memperhatikan Ningrum, dengan rasa penasaran, Alya pun menghampiri Ningrum.

"Ning," sapa Ningrum ketika Alya sudah ada dihadapannya.

"Kamu dihukum karena apa?" tanya Alya.

"Karena saya lalai Ning," ucap Ningrum.

"Apa karena kamu membicarakan saya kemarin? tapi saya tidak memberitahukan pada siapapun, jadi bagaimana bisa Abi tau tentang itu?" tanya Alya.

"Ini sepenuhnya salah saya Ning, saya tidak sengaja membicarakannya dan Gus Rayhan mendengarnya," ucap Ningrum.

"Terus, kenapa yang dihukum cuma kamu? kenapa Mbak Lyla gak dihukum juga?" tanya Alya.

"Semua ini salah saya yang tidak bisa menjaga mulut saya Ning, Mbak Lyla tidak salah apapun, jadi saya tidak ingin melibatkan Mbak Lyla," ucap Ningrum.

"Tapi, kalian berdua sama-sama membicarakan saya, bagaimana bisa hanya kamu yang dihukum, mungkin menurut kamu ini adil, tapi bagi saya ini tidak adil," ucap Alya.

"Ning, saya yang salah karena tidak menjaga lisan saya hingga Gus Rayhan tau, saya mohon Ning, jangan hukum Mbak Lyla. Saya bisa kerja disini karena Mbak Lyla, Ning, saya gak mau Mbak Lyla dihukum karena saya, saya siap menanggung semuanya Ning, tapi jangan hukum Mbak Lyla," ucap Ningrum.

"Kamu tidak perlu khawatir, saya tidak akan mengatakan apapun pada orang lain, saya kan pernah bilang sebelumnya," ucap Alya.

"Iya Ning, terimakasih," ucap Ningrum.

"Kalau begitu lanjutkan hukumanmu," ucap Alya dan kembali duduk di kursi yang tadi ia tempati.

Alya merasa begitu tenang dengan suasana yang ada di pondok pesantren tersebut, Alya merasa penataan dan peraturan pondok pesantren ini sangat baik. Bahkan bagian depan rumah Abi Zaky dan Umi Fatimah saja dibagi menjadi tiga bagian, di sebelah selatan untuk akses ke santri putra, bagian depan untuk akses ke masjid lalu bagian utara untuk akses ke santri putra.

Mungkin karena Alya yang kurang paham tentang sistem pondok pesantren, makanya ia sedikit bingung. Tapi, meksipun begitu Alya tetap kagum karena akses bagi santri putra dan santri putri sangat ketat.

"Kalau aku dulu mondok, mungkin aku bakal ngerasain suasana tenang dan ramai jadi satu. Ayah, Ayah tenang di surga ya, Ayah dulu pernah bilang kan kalau Alya harus mondok, sekarang Alya sudah berada di pondok pesantren Yah, tapi bukan mondok," gumam Alya dan tanpa sadar matanya sudha berkaca-kaca jika mengingat tentang sang Ayah yang begitu memanjakannya dulu.

Alya kembali sadar dan melihat beberapa santri putri yang keluar dari sekolah dan pergi ke masjid karena sebentar lagi azan zuhur, banyak para santri yang menyapa Alya karena mereka tau jika Alya adalah istri dari Rayhan. Dimana ketika Alya berkeliling dengan Mbak Inggit tadi pagi, Mbak Inggit sempat memperkenalkan siapa Alya padahal Alya sudah melarangnya, tapi Mbak Inggit mengatakan agar para santri bersikap sopan dan tidak melebihi batas jika bertemu dengan Alya dan alhasil saat ini banyak para santri yang mengenalnya dan menyapanya sopan.

"Assalamualaikum, Ning Alya," panggil salah satu santri.

"Waalaikumsalam," balas Alya dengan tersenyum.

"Ning, ini buat Ning Alya," ucap santri bernama Putri.

"Untuk saya?" tanya Alya yang memastikan apakah paperbag yang di bawa Putri memang untuknya atau untuk Rayhan.

"Iya, ini untuk Ning Alya. Semoga Ning Alya suka ya, maaf kalau hadiahnya jelek," ucap Putri.

"Terimakasih," jawab Alya.

"Sama-sama Ning, saya pergi dulu. Assalamualaikum," pamit Putri.

"Waalaikumsalam," balas Alya.

.

.

.

Bersambung.....

1
Rehaan Aamir
Alya Kerja D Bandung....Tinggal D Jakarta....Tp Sore Udah Ada D Rumah....Jam Brp Kira2 Alya Pulang Kantor Nya Thooorrr?????SEMRAWUUUUUTTT Kaann Akhirnya Jln Crt Nya...Gk Mungkin Jg Si Alya Tiap Hari PP Naik Whoosh....
Rehaan Aamir
Thoorrr Seriusaaann Si Alya Kerja D Bandung Tp Tinggal D Jakarta&Tiap Hari Harus Bolak Balik Jakarta-Bandung.....Gk Modaarr Apa Thor????...Yg Masuk Akal Dikit Lah Thoorr....W Jg Punya Sodara&Teman Yg Kerja D Bandung Rumah D Jakarta....Mereka Lbh Milih Kost D Bandung Ketimbang PP Jakarta-Bandung Tiap Hari....🤣🤣🤣🤣🤣🤣
juwita: aq jg mikir ky gitu ka🤣🤣🤣
total 1 replies
Rehaan Aamir
Alya Koq Bodoooohhh Bngttt Jd Manusia...Kan Udah Kerja...Udah Punya Penghasilan Yg Lumayan...Kerja Jg D T4 Yg Lumayan Bonavite...Knp Gk Keluar Aja Dari Rumah Itu...Ngapain Mikirin Emak Yg Gk Mikirin Keadaan Mental Anak Sendiri...Bnr2 Perempuan Bodoooohhh
Marina Tarigan
mknya Alya tdk tahu siapa suaminya jd bertindak agak sebono aturan nya bertanya dulu apa yg boleh dan tdk bicarapun hsrus hati2 dulu beda jauh dari keluargamu yg tdk punya. etika kamu sdh dewasa dan sdh bekerja diperusahaan besar masa bertindak tdk punya etika
Marina Tarigan
keluarga Alya kan keluarga amburadul kasar tdk punya hati bertindak kasar semau2nya saja ngomong keluarga Raehan lingkungan pesantren orang tuanya haji. hajjah orang terhormat siang malam perbedaan mereka
Marina Tarigan
keluarga kamu Alya keturunan monyet kali ya
Marina Tarigan
aku senfiri merasa aneh Alia dia sdh bekerja punya gaji memadai kenapa gak pindah kost saja masa satu rmh beberapa keluarga zemua baik wanita prjanya masallah nikah terus
juwita: gajinya di pake bayar utang ka ke om ilham bekas ayahnya alya yg bnyk hutang . ayahnya alya meninggal dgn meninggal kan hutang yg bnyk. ada di ceritakan tp bab brapanya sy lupa
total 1 replies
Marina Tarigan
keluarga alya orang udik semua
Marina Tarigan
kok disuruh istri ke 2 jd suami kesana kemari melayani istri kalsu aku kekeh seperti Alya tak usah nikah dampai mati kalau dimadu
Marina Tarigan
berdoa dan jalankan rencanamu pergi ke Mekkah karena semua keluargamu memaksakan kehendak sesuka hati
Mini Amora
sampe bingung mau baca yg mana dulu, menarik² bgt dr sinopsis nya😄
Mini Amora
thanks thor cerita indahnya... 🩷
Mini Amora
alhamdulillah... saya lahiran sc... dan suami saya yg dari awal bayi lahir tuh suami yg mandiin bayi, yg bedong, pkknya semua deh yg berhubungan dgn bayi, saya kebagian mengASihi bayi aja, dan sampe punya anak 3, semua berjalan sama... alhamdulillah😍
Ade Chubi
gak suka karakter tokoh ibu nya selalu main tampar
iza asmara
best...
Mini Amora
udah baca
dokter tampan itu suamiku

kerennnnnnn ceritanya👍👍👍
Saripa bamba
anak yg berbakti akan dimudahkan rezkix😊
Mini Amora
wowwwwww....

langsung lanjut kembar arshaka arsyila dewasa thor... kerennnn lahhh😍
Saripa bamba
lanjut mbak alya👍
Mini Amora
karyamu bagusss thor👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!