NovelToon NovelToon
Penguasa Elemen Tak Terkalahkan

Penguasa Elemen Tak Terkalahkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Sandra Yandra

Kaelen Voss, pemuda yang dianggap sampah karena tak memiliki kekuatan apa pun seketika mendapatkan kekuatan legendaris Sistem Penguasaan Elemen. Dia mampu mengendalikan segala elemen, dari dasar hingga yang terkuat. Melalui perjalanan dan pertempuran, dia bangkit dari keterpurukan, mengungkap rahasia masa lalu, dan akhirnya mengalahkan penguasa kegelapan untuk menjadi sosok terhebat yang menguasai segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandra Yandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekalahan Rian

Kaelen langsung bergerak. Berkat Kemampuan Lari Angin yang dia peroleh setelah menyerap Inti Elemen Serigala Angin, tubuhnya menjadi jauh lebih ringan dan gesit dibanding manusia biasa. Dia melompat ke kiri, lalu berguling ke kanan, dan berlari memutar menghindari setiap bola api yang menghantam tanah, meninggalkan bekas hangus di mana saja mereka jatuh.

Namun kekuatan Rian di tingkat menengah ternyata jauh lebih berat dari pada perkiraan Kaelen. Panas yang menyengat membuat napasnya sesak. Seringai api yang terlewat sedikit saja membakar ujung jubahnya.

Kaelen terus mundur, dipojokkan oleh rentangan serangan api yang tak henti-henti dilancarkan Rian.

"Hahaha! Lari saja kau! Lari sepuasmu!" Rian tertawa puas.

Rian mengerahkan kedua tangannya ke atas kepala. Membentuk satu bola api raksasa berukuran besar yang memancarkan cahaya menyilaukan.

"Sekarang tamatlah riwayatmu! Bola Naga Api!"

Bola api raksasa itu meluncur deras ke arah Kaelen, meninggalkan jejak panas yang membakar udara. Jika terkena serangan itu, tubuh manusia biasa pasti akan hangus seketika. Penonton berteriak kaget. Banyak yang menutup mata tidak tega.

Namun di saat itu, Kaelen tidak lagi mundur. Di tengah bahaya yang mengancam nyawanya. Pikirannya menjadi sangat jernih. Data-data dari sistem terus berputar di kepalanya. Menganalisis pergerakan api itu. Menganalisis gerakan tangan Rian, dan pola aliran energinya.

"Api membutuhkan oksigen. Api mengikuti arah angin."

[ANALISIS SELESAI. SOLUSI DITEMUKAN: ARAHKAN ANGIN BERLAWANAN ARAH DENGAN KEKUATAN PENUH.]

Mata Kaelen berkilat tajam. Dia menghentikan langkahnya. Dia menginjak tanah dengan kuat. Kedua tangannya mengembang ke samping, lalu berputar cepat mengumpulkan seluruh Elemen Angin di sekitarnya.

Kali ini Kaelen tidak lagi menggunakan angin kecil seperti saat melawan serigala atau saat mendorong Rian dulu. Dia mengerahkan seluruh kekuatan tingkat Dasarnya sepenuhnya.

Di sekeliling tubuh Kaelen, pusaran angin hijau terbentuk.Berputar semakin kencang hingga menciptakan suara raungan seperti badai. Debu dan kerikil beterbangan di sekelilingnya membuat penonton semakin tidak bisa melihat dengan jelas.

Saat Bola Naga Api itu tinggal beberapa langkah lagi menghantamnya, Kaelen mengayunkan kedua tangannya ke depan dengan gerakan menyamping yang kuat, seolah sedang menyapu sesuatu.

"ANGIN PENGEMBALIAN!"

WUUSSSSHHHH..

DHAAR..

Angin kencang bertemu dengan bola api raksasa itu. Bukan meledak atau hancur, tetapi aliran angin yang terkonsentrasi itu membelokkan arah laju api tersebut sepenuhnya. Seperti sebuah cermin raksasa yang memantulkan cahaya. Bola api besar itu berbelok arah tajam. Membalikkan badan, dan meluncur kembali dengan kecepatan yang sama cepatnya ke arah pengirimnya sendiri yaitu kearah Rian.

Wajah Rian yang tadinya penuh kemenangan berubah menjadi kepanikan mutlak. Dia tidak menyangka serangannya sendiri akan dikembalikan kepadanya. Dia tidak punya waktu lagi untuk menghindar atau menangkis.

"Kau... sialan!!"

BRAKK.

Bola api itu menghantam dada Rian. Mendorong tubuhnya terlempar mundur beberapa meter. Kemudian jatuh terguling di tanah berdebu sebelum akhirnya berhenti.

Nyala api di tubuh Rian segera padam karena kehilangan kendali, namun pakaian bagian depannya hangus dan berasap.

Rian terbaring lemas, kesakitan, dan sangat terkejut hingga mulutnya terbuka namun tidak ada suara yang keluar.

Keheningan mutlak menyelimuti seluruh alun-alun.

Semua warga yang menyaksikan pertarungan itu menatap kaku. Mulut mereka terbuka lebar. Mata mereka melotot tak percaya. Mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri. Kaelen, pemuda yang selama ini dianggap sampah. Yang dianggap tidak punya bakat apa pun. Baru saja mengalahkan Rian, jenius elemen api tingkat menengah dengan cara yang begitu mudah dan mengagumkan.

Kaelen berdiri tegak di tengah lapangan. Napasnya sedikit terengah namun tubuhnya tetap kokoh. Angin di sekelilingnya perlahan mereda. Dia menatap dingin ke arah Rian yang berusaha bangkit namun jatuh lagi karena kakinya gemetar.

"Kau bilang aku sampah?" ucap Kaelen pelan namun suaranya terdengar jelas ke telinga semua orang. "Kau bilang kekuatanku trik murahan? Ingatlah hari ini, Rian! Dan ingatlah kalian semua! Bahwa apa yang kalian hina ternyata adalah sesuatu yang jauh di atas kalian."

Kaelen berbalik badan. Dia kemudian berjalan tenang melewati kerumunan warga yang kini dengan hormat dan takut memberi jalan luas baginya. Tidak ada lagi bisikan ejekan. Tidak ada lagi tatapan merendahkan. Yang tersisa hanyalah rasa kagum, rasa takut, dan rasa penasaran yang luar biasa.

Di belakangnya, Rian terbaring sendirian di tanah. Menahan rasa sakit fisik dan rasa malu yang menghancurkan harga dirinya sepenuhnya. Dia sadar sekarang, perbedaan kekuatan di antara mereka bukanlah sedikit, melainkan jurang yang dalam. Dan dia baru saja membangunkan seekor singa yang selama ini tidur.

Saat Kaelen menghilang di ujung jalan. Kabar itu mulai terbang lebih jauh lagi. Kaelen Voss bukan lagi anak buangan yang menyedihkan. Dia telah menjadi sosok misterius yang kuat. Sosok yang membuat seluruh Kota Aras mulai sadar bahwa perubahan besar sedang terjadi.

Dan di dalam benaknya, suara sistem kembali berbunyi dengan nada gembira dan pujian.

[PERTARUNGAN SELESAI. KEMENANGAN DIPEROLEH.]

[PENGUASAAN ELEMEN ANGIN MENINGKAT MENJADI TINGKAT MAHIR.]

[STATUS: SEMAKIN DEKAT MENUJU PUNCAK.]

Kaelen tersenyum tipis sambil terus berjalan pulang. Pertarungan hari ini hanyalah awal dari pengumuman besar kepada dunia. Dia akan terus tumbuh, terus menyerap, dan terus mengalahkan siapa saja yang menghalangi jalannya menuju takhta tertinggi.

1
whiteblack✴️
Tekat yang bagus kae
whiteblack✴️
Rasakan tuw setan bayang ...enak tidak balasan Kae
whiteblack✴️
nah gitu dong kae...tekat harus kuat lebih dari baja😌...
whiteblack✴️
lanjutkan kae..
whiteblack✴️
Keren sekali " Mana" kae..
whiteblack✴️
Kae kuharap.. niat kamu baik awal & saat ini untuk Membawa Nama keluarga Vogs bangkit kembali
whiteblack✴️
hey setan bedeba mimpi loe terlalu tinggi😒...Kae akan membalas loe setan bedeba penghianat!!!
whiteblack✴️
hey setan bedeba..loe takut...ayo maju...sampai mana "" kekuatan Mana" mu melawan Kae😌
whiteblack✴️
Ray setan...Rasakan...tuw Kae lebih Unggul 😌...bisa mematahkan kesombonganmu.😌
whiteblack✴️
Hhooorreeew...Selamat ya Kae...💃💃💃🪊🪊🪊
whiteblack✴️
di rayakan dong keberhasilan kae...
whiteblack✴️
wow Kae Keren😌...apa masih membutuhkan yg lain kae
whiteblack✴️
benar sekali kae...tapi ingat...tiap berjuangan pasti ada pengorbanan
whiteblack✴️
good job kae....
whiteblack✴️
perjalanan kae masih berlanjut...tapi tiap moment.. ada kejutan ...eufhoria dag dig dug
whiteblack✴️
wow...keren kae...
whiteblack✴️
suasananya tegang...,Khawatir apa kae berhasil?? aap bisa bikin guru + kawan"nya terkejut??

seperti biasa kakak selalu putus tengah jalan😩...suasananya seru+ kepo tau..../Scream/
whiteblack✴️
wow..kae keren.. tingkat" mananya " tinggi stabil...
whiteblack✴️
itulah nama seorang legendaris di lupakan
whiteblack✴️
keren kae....lanjutkan ya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!