NovelToon NovelToon
Rahasia Pernikahan Sang Dokter

Rahasia Pernikahan Sang Dokter

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Penyesalan Suami / Dokter / Tamat
Popularitas:276.2k
Nilai: 5
Nama Author: Buna Seta

Betapa bahagianya Sekar ketika dinikahi oleh dokter yang bernama Ilham Caniago. Sekar yang bekerja sebagai perawat menyadari jika ia bukan gadis yang cantik. Kulit hitam gelap, wajah berjerawat tidak disangka jika akan dipinang oleh dokter tampan dan kaya raya. Tetapi dalam pernikahan itu, Sekar hanya mendapat nafkah batin malam pertama saja. Ilham selalu dingin dan cuek membuat hari-hari Sekar Ayu bersedih.

"Apa tujuan kamu menikah dengan aku, Mas?"

"Ya, karena ingin menjadikan kamu istri, Sekar."

Usut punya usut, Ilham menikah dengan Sekar karena ada maksud tertentu.


Tetapi walaupun hanya diberi nafkah sekali, Sekar akhirnya mengandung. Namun, sayangnya bayi yang Sekar lahirkan dinyatakan meninggal. Setelah bercerai dengan Ilham, Sekar bekerja kembali di rumah sakit yang berbeda membantu dokter Rayyan. Dari sekian anak yang Sekar tangani ada anak laki-laki yang menginginkan Sekar ikut pulang bersamanya.

Apakah Sekar akan menerima permintaan anak itu? Lalu apa Rahasia Ilham?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna Seta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Sekar membuka pintu kamar kost, matanya melebar kaget, katanya dokter Rayyan akan datang sepuluh menit lagi tapi tiba-tiba sudah berdiri di depan pintu.

"Kamu kenapa kaget gitu?" Tanya Rayyan dengan dahi berkerut.

"Katanya, datang sepuluh menit lagi? Sebentar Dok, saya shalat dzuhur dulu," Sekar menutup pintu kembali, tanpa menunggu jawaban dokter Rayyan dan menyuruh tamunya duduk. Sekar tidak ingin para penghuni kost yang lain mengira dirinya wanita tidak benar.

Sekar sat set ke kamar mandi ambil air wudhu, shalat, kemudian keluar setelah memastikan rambutnya yang tertutup jilbab tidak ada yang keluar.

Di kursi teras kost, Sekar menatap Rayyan yang sedang membaca sebuah buku. Sekar kerap kali membandingkan perbedaan dokter Ilham dan dokter Rayyan. Bila ada waktu luang dokter Ilham main handphone, sementara Rayyan membaca buku.

"Mari Dok," ucap Sekar, saking seriusnya Rayyan sampai tidak menyadari kehadiran Sekar.

Rayyan mendongak menatap Sekar yang sudah berdiri di hadapannya lama. Suster itu semakin hari semakin cantik saja.

"Dok," Sekar salah tingkah dipandangi seperti itu.

"Emmm... Ayo," Rayyan berjalan ke halaman kost kemudian menjalankan mobilnya.

"Kenapa kamu pergi dari rumah bu Pratiwi tidak izin, Sekar?" Tanya Rayyan ketika kendaraan roda empat itu sudah menembus jalan raya. Ray tidak ingin Susternya tidak tanggung jawab walau ia pun sebenarnya tidak setuju Sekar berlama-lama tinggal di rumah itu, tapi seharusnya Sekar bisa bicara baik-baik.

"Mommy Arka tidak suka dengan keberadaan saya, Dok," Sekar menunduk, memijit dua sisi pelipis tampak sedang pusing.

Rayyan yang sedang menyetir di sebelahnya melirik Sekar sekilas, tapi tidak mau membahas lebih lanjut. Mobil dokter Rayyan pun tiba di depan pagar.

Satpam segera mendorong pagar, menatap Sekar datang di temani pria gagah dan tampan itu mengangguk sopan. "Cepat Mbak Sekar, Den Arka tidak mau sama siapapun."

Sekar hanya mengangguk lalu meninggalkan satpam diikuti Rayyan. Begitu masuk suasana di rumah mewah itu kacau balau, suara tangis kencang terdengar dari kamar Arka.

"Untung Mbak Sekar segera datang. Den Arka menangis terus," ucap bi Inah setelah membuka pintu.

Flashback On.

Begitu Arka membuka mata setelah bangun tidur dan tidak menemukan wajah lembut Suster Sekar di sampingnya, tangisnya langsung pecah.

"Mama kecil! Mana Mama Sekal?!" teriak Arka sambil melempar bantalnya ke lantai. Begitulah, tangis itu masih terus berlangsung hingga Rini, bi Inah dan art tidak bisa menenangkan.

"Mama kecil kerja dulu, nanti sore ke sini lagi..." kata Rini walau tidak tahu Sekar benar akan kembali atau tidak, yang penting Arka tenang, tapi ternyata Arka tidak percaya.

"Kenapa Mama Kecil tidak bilang dulu," jawabnya di sela-sela isak tangis.

"Sekarang gendong Ute ya," Rini hendak menggendongnya tapi dua tangan Arka menepis tangan Rini berkali-kali.

Luna, yang sudah tampil cantik dengan riasan penuh untuk bersiap ke lokasi syuting, segera masuk ke kamar Arka. "Sayang, ini Mama di sini. Mama sudah pulang, Arka nggak butuh Suster itu lagi," ucap Luna mencoba membujuk sambil merentangkan tangan untuk memeluk anaknya.

Namun, Arka justru menjauh. "Nggak mau Mommy! Mommy pelgi-pelgi telus! Alka mau Mama Sekar! Suster janji mau temani Alka!" Isak tangis bocah itu semakin menjadi-jadi hingga wajahnya memerah dan napasnya mulai sesak, tanda bahwa kondisi fisiknya yang belum pulih total mulai terganggu oleh emosinya.

Ibu Pratiwi masuk ke kamar dengan wajah dingin, menatap Luna yang tampak kewalahan dan mulai kehilangan kesabaran. "Sudah Mama bilang, bukan? Arka tidak butuh kemewahan atau kehadiranmu yang tiba-tiba, dia butuh kenyamanan yang selama beberapa hari ini diberikan Sekar," ucap Ibu Pratiwi tegas.

Luna berdiri dengan emosi, "Ma! Kenapa Mama selalu membela perawat itu? Dia pasti sudah menghasut Arka!"

"Cukup, Luna! Lihat anakmu!" bentak Ibu Pratiwi menunjuk Arka yang mulai batuk-batuk karena terlalu lama menangis. "Bi Inah bilang Sekar pulang karena tadi pagi merasa tidak enak hati setelah mendengar kamu membentak-bentak. Sekarang, kalau terjadi sesuatu pada kesehatan Arka, kamu yang harus bertanggung jawab."

Ibu Pratiwi segera mengambil ponselnya dan menelepon seseorang yang paling ia percayai dalam urusan medis. Bukan Sekar, melainkan atasannya. Dokter Rayyan.

Flashback Off.

"Mama kecil..." ucap Arka, begitu Sekar masuk ke kamar langsung nemplok di gendongan Sekar, membenamkan wajahnya di dadanya seolah tempat itu paling nyaman.

"Iya, Suster di sini, Suster kan sudah bilang, kalau siang harus kerja," Sekar mendekap tubuh mungil itu.

"Tapi besok, Sekalang Mama kecil kata Nenek libul kelja," jawab Arka, yang sudah tidak menangis lagi. Sekar tidak bisa berbicara apa-apa lagi, karena yang dikatakan Arka benar.

Luna melengos lalu melenggang ke kamarnya. Sementara Sekar membawa Arka ke ruang tamu menemui dokter Rayyan.

"Anak ganteng... Kok menangis," kata dokter Rayyan.

"Mama kecil bohong, katanya hali ini libul," anak itu masih juga bisa menjawab.

Ketika Dokter Rayyan, Sekar dan Arka sedang santai di ruang tamu. Sebuah mobil SUV hitam yang gagah baru saja berhenti di sana.

Mereka menatap seorang pria yang berpakaian santai tapi rapi, tampak lelah namun tetap terlihat sangat tampan dan berwibawa, masuk ke rumah dengan tergesa-gesa.

"Dia?" Batin Sekar. Dunia terasa kiamat karena tiba-tiba orang di masa lalu itu datang berjalan tergesa-gesa, melempar tas di sofa lalu mendekati Arka di pangkuannya.

...~Bersambung~...

1
aristi
jgn2 ini anak kandung Sekar, kyanya Ilham memanipulasi kematian anaknya, mungkin dia menikahi Sekar untuk mendapatkan penerus
Patrick Khan
trimakasih ceritanya kak😍😍😍
Buna Seta: Sama-sama
total 1 replies
Eka ELissa
minal aidzin walfaizin mohon maaf lahir dan batin juga Mak 🙏🙏🙏🙏
Ahir nya brahir bhgia.....😘😘
tamat....
mksih Yo Mak....🙏🙏🙏😘
Buna Seta: Sama sama say
total 1 replies
Eka ELissa
suka yg lebih garang di ranjang dn di luar klie dia ham...🤣🤣🤣lbih hot dri kmuu dia...🤣🤭mknya brtahn ma yg bertato itu...🤣🤭
Buna Seta: Kwek kwek kwek
total 1 replies
Eka ELissa
yeee Yyy.... tembakan ku bneran dia mo kasih undangan 🤣🤭
Eka ELissa
penjara bikin idup nya lebih baik Sekar....
semoga bneran yooo... bukan hoax
Eka ELissa
mo anterin undang pling Sekar 🤣🤭
Rohmi Yatun
maaf lahir batin juga Thor..
terimakasih udah kasih hiburan yg menarik.. ditunggu karya selanjutnya👍🙏
Buna Seta: Terima kasih juga Kak
total 1 replies
Atmita Gajiwi
/Kiss//Rose/
sunaryati jarum
Luna pasti
Marini Suhendar
Happy Ending...
Hatur Nuhun Thor Ceritanya Bagus banget...
Sukses Sll Buna🥰🥰🥰
Buna Seta: Terima kasih, Aamiin
total 1 replies
Lia siti marlia
dah tamat aja thorr di tunggu judul selanjutnya
Buna Seta: Siap kak
total 1 replies
Teh Yen
smoga luna jg bahagia dengan Willem yah
Buna Seta: Semoga yah
total 1 replies
Ita rahmawati
bagus ceritanya berakhir dg bagus juga 🤗
Buna Seta: Terima kasih sudah mendukung hingga akhir cerita
total 1 replies
Herman Lim
thanks cerita y Thor di tgg karya baru lain nya
hana roichati roichati: karya"nya selalu kami tunggu kak 👍👍🙏
total 2 replies
Lilik Juhariah
memaafkan bukan harus bersama ,
Patrick Khan
banyak tamu dadakan😂
sunaryati jarum
Luna sudah keluar penjara
Teh Yen
siap lagi itu Luna bukan sih?
Teh Yen
siapa.tuh ???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!