Bagaimana jika orang yang kamu anggap biasa dan tidak penting dalam hidup mu ternyata adalah belahan jiwamu yang selama ini kamu cari.
Murat terpaksa menikahi Hanna, sahabat dari mendiang istriny zahra. Bagi Hanna ini adalah pernikahan impian karena Murat adalah cinta pertamanya, sedangkan bagi Murat pernikahan ini merupakan amanah yang harus dijalankan demi putranya.
Bagaimana kelanjutan kisahnya... stay tune yah aku harap kalian suka dengan karyaku ini 🥰🥰🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fei yuu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8. Pingsan
Pagi ini seperti biasa Murat sedang bersiap memakai pakaian kerjanya. "Besok kita kerumah mamah!". Hanna yang sedang merapikan tempat tidur hanya mengangguk " Baiklah".
Tuan dan Ny Demir baru saja kembali dari Inggris. Setelah 2 bulan mereka memang baru saja kembali ke Indonesia.
Tuan Demir memang sedang sangat sibuk mengurus perusahaannya disana. Tetapi dirasa urusan perusahaannya disana tidak bisa ditangani dengan waktu singkat.
Akhirnya Tuan Demir memutuskan memperpanjang masa berkunjungnya sekaligus memberikan hadiah liburan untuk Ny. Amel.
Karena kesibukan mereka itulah. Mereka tidak bisa melihat perkembangan cucu -cucunya. Oleh karena itu Ny Amel yang sangat merindukan cucu - cucunya, menyuruh putranya untuk datang di akhir pekan.
Murat turun kelantai bawah untuk sarapan. Sedangkan Hanna setelah mendandani putri cantiknya, menggendong baby cantiknya itu dan menyusul suaminya ke lantai bawah.
Diruang makan Murat melihat Putra tampannya sudah duduk manis dan terlihat rapi. "Halo jagoan kecil papah, kamu tampan sekali pagi ini".
Keanu kecil menggangguk.
"Itah papah, kata tante kalo Keanu mau sekolah,halus bangun pagi sama mandi pagi, papah". Murat mengangguk angguk dan mengusap sayang kepala putranya. "Anak pintar".
Murat memang memutuskan ingin memasukan Keanu ke playgroup agar anaknya terbiasa dengan dunia sekolah lalu bertemu dan berteman dengan anak sebayanya.
Tetapi dia tidak menyangka kalau Hanna akan mengajarkan anaknya disiplin sejak dini. " Baiklah jagoan kecil papah, makan yang banyak biar cepat besar".
Murat membantu Keanu memotong pancakenya. Keanu dengan lahap memakan pancake coklat favoritnya.
Hanna turun dari tangga dan langsung menyimpan baby Malika kedalam box. Hanna terlihat mengulur waktu, dia tidak langsung bergabung untuk sarapan bersama suami dan putra sambungnya.
Padahal perutnya sudah sangat lapar minta diisi. Sebenarnya Hanna hanya takut melakukan kesalahan lagi dan merusak suasana hati suaminya.
Murat yang tengah sarapan tidak tenang sejak turun dari kamar, istrinya itu tidak terlihat. Entahlah sedang sibuk apa wanita itu.
Meskipun Murat selalu kesal melihat istrinya. Tetapi entah kenapa sebelum berangkat kerja dia harus melihat wajah istrinya itu. Sekalipun dia harus marah marah.
Dirasa sudah cukup lama Hanna pun memutuskan untuk keruang makan, sebelum suaminya marah. "Apa yang kamu lakukan?"
"Tidak ada, hanya saja tadi aku sedang menyusui putri kita". Hanna pun bergabung untuk sarapan. "Tante pancakenya enak banget". Keanu sangat suka pancake buatan Hanna. Makanya pagi ini dia meminta Hanna membuatkan pancake coklat kesukaannya.
"Baiklah, makan yang banyak yah sayang". Hanna mengusap sayang kepala Keanu. Hal itu tidak luput dari penglihatan Murat.
Ternyata benar apa yang mertuanya bilang. dulu dia sangat menolak Hanna menjadi istrinya. Tetapi Mertuanya terus saja memaksanya untuk menikahi Hanna. Mereka menjamin wanita itu pasti akan sangat menyayangi Keanu seperti putranya sendiri.
Ternyata benar apa yang dikatakan mertuanya Hanna tidak hanya menyayangi putranya tetapi kelembutannya membuat Keanu tidak bisa jauh dari ibu sambungnya itu.
Suara kursi digeser dan Pria tampan itu pun berdiri "Sayang papah berangkat kerja dulu yah". Murat membelai dan mengecup puncak kepala anaknya. "Okey, papah".
Hanna langsung memberikan tas bekal suaminya. "aku berangkat". Meskipun terkesan dingin Murat tetap berpamitan pada istrinya.
Hanna mengantarkan suaminya sampai teras, tetapi seperti biasa tidak ada pelukan atau kecupan sayang yang dia dapatkan.
...****************...
Siang hari setelah menjemur pakaian. Kepala Hanna terasa pusing. Penglihatannya agak berkunang, wanita itu memaksakan diri untuk turun kelantai bawah.
Dia khawatir dengan anak - anaknya karena ditinggal cukup lama. Hanna memegang erat tangannya pada handle tangga. Dia berjalan perlahan karena pandangannya sedikit buram.
Sesampainya dilantai bawah, rasa pusing kepalanya tidak juga berkurang. Tetapi Hanna mengabaikannya. Ternyata tubuhnya tidak bisa menahan rasa sakit dikepalanya.
"Buugh". Suara benda terjatuh mengagetkan Keanu yang sedang menonton televisi. "TANTEEE". Keanu berlari mendekati Hanna yang terjatuh.
"Tante banun, tante banun". Keanu menangis sangat keras. Dia menggoyang - goyangkan badan Hanna. "Hiks...hiks...hiks..". Keanu terus saja menangis.
Tetapi Hanna wanita itu belum juga bangun. Bocah kecil itu panik dan mencoba menelepon papahnya, bocah itu tidak mengerti, dia memencet asal angka yang ada.
"PAPAH TANTE JATUH".Hanya terdengar suara "Tut..tut..tut". Tentu saja karena Keanu belum mengerti cara menggunakan telepon.
Mungkin ada setengah jam Hanna pingsan. Keanu yang tidak tahu kalau Hanna sudah bangun. Hanya menangis sesegukan. Dia pikir papahnya akan datang karena sudah ditelepon.
"eungh..". Mata Hanna masih berkunang kunang, Namun hatinya tidak tenang karena mendengar suara tangisan Keanu.
"Keanu, sayang kenapa?". Keanu yang melihat ibu sambungnya bangun, langsung berhambur memeluk Hanna dengan erat. "Sudah yah, tante tidak apa apa sayang". Hanna mengusap usap punggung Keanu, untuk menenangkan bocah itu.
Keanu mengurai pelukan dan melihat Hanna cukup lama. " Tante enggak apa apa sayang, hanya tadi kaki tante tersandung jadi jatuh". Tetapi Keanu terus saja melihat Hanna lama.
" Tante idungnya sakit?". Hanna yang tidak mengerti memegang hidungnya. Ternyata Keanu melihat darah yang keluar dari hidungnya. " Oh ini sepertinya tante kecapean, nanti kalau tante istirahat juga sembuh". Paniknya.
Sebenarnya ini bukan yang pertama bagi Hanna mimisan, terkadang memang kalau dia merasa kelelahan Hanna akan mimisan.
"Okey, tante udah enggak apa apa, sekarang anak tante yang ganteng ini udah dong nangisnya". Keanu berusaha menghentikan tangisnya meskipun masih ada suara sesegukan.