NovelToon NovelToon
Sang Legenda: Naga Langit Season 2

Sang Legenda: Naga Langit Season 2

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Identitas Tersembunyi / Misteri / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sang_Imajinasi

Ratusan tahun setelah kemenangan Kaisar Xiao Chen, di sebuah dunia fana yang terpencil, sebuah legenda baru mulai bersemi dari benih yang telah ia tanam.

Xuan Ye adalah seorang yatim piatu, dibuang saat lahir dan dianggap "sampah" karena tidak memiliki akar spiritual. Dia tumbuh di bawah hinaan dan penindasan, tidak menyadari bahwa di dalam darahnya tertidur dua garis keturunan agung: kekuatan ilusi Mata Ungu dari Keluarga Xuan kuno, dan darah Phoenix dari ibunya, seorang bidadari suci dari Aliran Suci. Ibunya, yang dibutakan oleh harga diri sektenya, telah membuangnya karena dianggap sebagai aib dan berbohong pada suaminya bahwa putra mereka telah meninggal.

Di titik terendahnya, Xuan Ye secara "tidak sengaja" menemukan sebuah warisan jiwa yang ditinggalkan oleh Kaisar Xiao Chen. Kesempatan ini membangkitkan Mata Ungu Ilusi miliknya dan memberinya teknik kultivasi jiwa dasar, memberinya kunci untuk memulai perjalanannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8: Terobosan di Malam Hari

Saat para murid luar kembali dari Perburuan Spiritual Musim Semi, Puncak Pekerja dipenuhi dengan berbagai cerita. Kelompok Zhang Hao kembali dengan tangan hampa, tetapi dengan sebuah kisah yang dilebih-lebihkan tentang bagaimana mereka dengan heroik berhadapan dengan seekor monster Core Formation dan nyaris tidak berhasil melarikan diri dengan nyawa mereka. Cerita mereka membuat mereka menjadi pusat perhatian, meskipun beberapa tetua yang lebih berpengalaman menatap mereka dengan curiga.

Xuan Ye kembali beberapa jam kemudian, sendirian, menyeret semua tas berat yang ditinggalkan oleh kelompok Zhang Hao. Dia tampak kelelahan dan ketakutan, dengan setia menyerahkan semua ramuan spiritual yang telah dikumpulkan (olehnya) kepada tetua yang bertugas, tanpa mengatakan sepatah kata pun tentang "monster" itu.

"Hmph, setidaknya sampah ini berguna," kata Zhang Hao dengan nada menghina, meskipun dia tidak bisa menghilangkan perasaan aneh bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

Malam itu, di dalam gubuk kayunya yang reyot, Xuan Ye akhirnya mengeluarkan harta karunnya yang sesungguhnya. Jamur Penempa Jiwa Seratus Tahun.

Jamur hitam kecil itu tampak biasa saja di bawah cahaya lilin yang redup. Tetapi saat Xuan Ye menyalurkan seutas energi jiwanya ke dalamnya, jamur itu memancarkan cahaya ungu samar dan aroma yang begitu murni hingga membuat jiwanya yang lelah terasa segar kembali.

Dia tahu, ini adalah kesempatannya. Sutra Kultivasi Jiwa Awal yang ia miliki memang primordial, tetapi tanpa sumber daya, kemajuannya akan sangat lambat. Jamur ini adalah bahan bakar yang ia butuhkan untuk menyalakan api kultivasinya.

Setelah memasang beberapa formasi peringatan sederhana yang ia pelajari dari sebuah gulungan yang ia temukan, dia duduk bersila dan tanpa ragu memakan seluruh jamur itu.

BOOM!

Sebuah tsunami energi jiwa yang murni namun sangat liar meledak di dalam lautan kesadarannya. Dia merasa seolah-olah otaknya akan meledak. Energi ini terlalu banyak, terlalu kuat untuk ditangani oleh fondasi Ranah Qi Condensation-nya.

Jiwanya mulai retak di bawah tekanan itu.

Tidak! Aku tidak akan gagal di sini!

Di tengah rasa sakit yang menyiksa, kehendak bajanya yang telah ditempa oleh penderitaan selama enam belas tahun mengambil alih. Dia mengertakkan giginya, darah mengalir dari bibirnya, dan dengan gila-gilaan mulai mengedarkan Sutra Kultivasi Jiwa Awal, mencoba untuk menjinakkan dan memurnikan badai energi di dalam dirinya.

Saat dia berada di ambang kegagalan, Mata Ungu Ilusi-nya aktif secara otomatis. Dunia di luar lenyap. Dia kini bisa "melihat" ke dalam lautan kesadarannya sendiri. Dia melihat badai energi jiwa yang mengamuk, tetapi dia juga melihat jalur-jalur yang lebih tenang, titik-titik simpul, dan aliran yang bisa ia manfaatkan.

Dengan bantuan persepsi unik dari matanya, dia tidak lagi hanya melawan badai itu. Dia mulai memandunya.

Setelah semalaman penuh yang terasa seperti keabadian, dia akhirnya berhasil. Badai liar itu telah dijinakkan, diubah menjadi sebuah sungai energi jiwa murni yang mengalir dengan tenang di dalam lautan kesadarannya yang kini telah jauh lebih luas.

Dia merasakan penghalang di dalam jiwanya hancur. Sebuah transformasi kualitatif terjadi.

Dia telah menerobos. Dia kini telah melangkah ke Ranah Foundation Establishment dalam kultivasi jiwa.

Dia membuka matanya yang ungu. Dunia tampak lebih jernih, lebih hidup. Dia bisa merasakan setiap helai rumput di luar gubuknya. Kesadaran Jiwanya telah meluas sepuluh kali lipat.

Dia telah mengambil lompatan pertamanya yang sesungguhnya di jalan kultivasi.

Keesokan paginya, saat Xuan Ye mencoba untuk bersikap normal dan menyembunyikan auranya yang baru, dia dipanggil oleh tetua Puncak Pekerja.

Saat dia tiba di aula utama, dia melihat Zhang Hao berdiri di sana, menunjuk ke arahnya dengan ekspresi penuh kebencian.

"Tetua, itu dia!" kata Zhang Hao dengan suara keras. "Saat kami melarikan diri dari monster kemarin, dia adalah satu-satunya yang tidak panik! Dia pasti tahu ada bahaya tetapi tidak memperingatkan kami! Atau lebih buruk lagi," tuduhnya, "dia pasti kembali setelah kami pergi dan mencuri semua ramuan berharga dari lokasi monster itu!"

Kebohongan yang licik, yang dirancang untuk menjebaknya.

Tetua yang bertugas menatap Xuan Ye, yang tetap diam, dengan tatapan dingin dan curiga.

"Murid Pelayan Xuan Ye," katanya. "Ikut aku. Kau akan diinterogasi di Balai Hukuman."

Xuan Ye baru saja mendapatkan kekuatan baru. Tetapi sebelum dia sempat merayakannya, sebuah krisis baru yang jauh lebih berbahaya telah datang mengetuk pintunya.

1
tirta arya
yg nolong siapa..???? setan hantu blau kah??
Agus Sail
menarik
Putri Jessinda
lanjut thor, sukses selalu...👍
Rumi Yati
Terima kasih thor, semoga makin sukses
Indah Hidayat
lucu.....kapan si mc menikah atau batal krn si xiaao ling terlalu nakal
Indah Hidayat
ha...ha...ha... kucu komentar si mc ttg xiao ling
Indah Hidayat
kalau bisa lihat masa depan ngapain membiarkan ?
bob
rekomendasi bagi yang suka fantasi timur ada novel " zaman para dewa"
bob
rekomendasi novel "zaman para dewa" bagi yang suka fantasi timur
Inara Cantik
serapppp
Inara Cantik
tim yg absurd, jahil, kriwil dan sedikit oleng,, mantap...
Indah Hidayat
1 chapter begitu oendek dan separonya diisi pengulangan adegan...betul2 membosankan
Indah Hidayat
diawal chapter ada pengulangan adegan yg terlalu panjang dan membosankan
Indah Hidayat
si dewa kok malah tidur padahal ada perang?
Widianto Dalang
ok
Indah Hidayat
si burung phonixnya kok tdk dicritain padahal jika dikembangkan jadi lebih seru
Inara Cantik
mantap
Indah Hidayat
kok makin membosankan ceritanya krn bukan ttg si mc.
Indah Hidayat
si burung nya hrsnya udah usia 5 th kemana thor?
Indah Hidayat
di sesion ini mc nya kan si xuan ye.???? si tgor bgmn sich jadi tdk semangat bacanya...maaf tdk like
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!