Pagi ini dia akad nikah dengan perempuan pilihannya. Padahal dua minggu lalu dia berjanji akan melamarku. Laki-laki mana lagi yang bisa dipercaya?
Dekat sejak SMA, bahkan Kyara selalu mendukung Bagaskara untuk mencapai cita-citanya. Mulai dari beli sepatu, memberi uang untuk ongkos seleksi, Kyara selalu ada. Namun, sekarang gadis cantik itu membuktikan jika kamu memulai hubungan dengan pasanganmu dari nol, maka kamu akan mendapat pengkhianatan.
Ikuti perjalanan cinta Kyara Athiya hingga mendapat pengganti Bagaskara dengan cinta yang tulus.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PAMER KEMESRAAN
Bubar PKL bukan berarti putus komunikasi dengan para senior. Nyatanya Kya masih ssring chat dengan para senior, terlebih Justin, si bos rese' cari perhatian itu. Setiap Kya membuat postingan status WA pasti Justin menyempatkan komen, khususnya masalah rambut Kya yang masih pendek.
Tuh rambut kapan panjang sih?
Cantikan rambut panjang.
Gak usah sok manis dengan rambut Dora begitu.
Awalnya Kya biasa saja dikritik oleh adik bos, ia menanggapinya juga santai, malah dibalas dengan candaan super percaya diri.
Kayaknya bos naksir aku deh, komen-komen rambut gak suka padahal kesemsem kan? 😝😝
Sengaja sekali Kya membalas seperti itu, toh hanya chat dan mereka sudah tidak pernah bertemu lagi. Anggap saja hanya candaan biasa, terlebih Justin tidak punya pacar, sehingga aman lah dengan balasan super centil begitu. Tak ada yang marah pastinya.
Hingga suatu hari, sedang asyik diskusi dengan Galih di taman kampus, niatnya mau refresh otak dulu di sela-sela garap skripsi, apalagi Galih juga beli minuman, sehingga Kya menyempatkan diri scroll instagram. Semenjak klarifikasi dulu, memang kabar pernikahan Lovy dan Bagas menguap begitu saja, tak sampai lama juga pembahasan di berbagai media sosial, namun kali ini kembali mencuat. Apalagi pasangan suami istri itu ikut hadir dalam pernikahan salah seorang anak pejabat.
Tentu saja menjadi sorotan, terlebih urusan karir Bagas yang memang dikontrak dan sedang bermain di club uar negeri.
Bagaimana menjalani pernikahan selama 3 bulan ini? Apalagi Bagas di luar? Tanya salah satu reporter gosip mewawancarai keduanya setelah keluar dari gedung acara.
Alhamdulillah, kami baik-baik saja. LDM gak masalah sih, kadang aku juga pas lagi longgar nyamperin Bagas, di bawah santai saja. Seperti biasa Lovy akan mendominasi jawaban saat mereka tersorot kamera.
Pertanyaan kemudian beralih dengan Bagas, berkutat pada karir di sana, terutama atmosfer saat melawan klub terbaik di negara itu minggu kemarin.
Ritme permainan di sana sangat tepat, disiplin sekali, bahkan tidak hanya concern voli saja, tapi soal asupan gizi yang terjaga.
Pertanyaan berlanjut soal momongan. Ya kami masih berusaha doakan saja.
Pada part ini, Kya rasanya nyes sekali, dari pernyataan Bagas itu menunjukkan bahwa mereka sudah menjalani hubungan layaknya suami istri. Mendadak Kya pun tersenyum miris, gimana sih otaknya ini. Ya wajar mereka kawin, tak mungkin juga Bagas membiarkan wanita cantik di sampingnya, tanpa menyentuh. Kya melihat, Bagas sendiri sudah enjoy dengan pernikahannya.
"Masih belum move on?" sindir Galih sembari meletakkan jus semangka sesuai orderan Kya.
Gadis itu hanya tersenyum tipis sembari menerima cup jus. Ia mencoba mengalihkan dengan minuman itu, nyatanya dia menitikan air mata juga. Galih pun mengalihkan pandangan saat Kya mengusap air mata tersebut.
"Gak mungkin segampang itu aku lupa, Galih. Sedangkan aku pernah dicintai begitu dalam olehnya," Kya menjeda ucapannya sebentar, menatap cup jus yang sudah ia minum sedikit itu.
"Bahkan teganya dia ninggalin aku saja, rasanya masih mimpi dan kadang aku sempat berpikir, masa' sih Bagas setega itu. Bodoh ya? Jelas-jelas dia sudah menjalani rumah tangga dengan wanita lain, aku masih tak terima."
"Ya perlahan saja, Kya. Namanya juga hati. Terkadang alasan untuk mencintai seseorang meski dia sudah sangat menyakiti juga tidak masuk akal dalam pikiran orang lain. Selagi kamu tidak berniat merebut dia dari Lovy sih aman."
"Dih, amit-amit. Gak ada ya kayak gitu." Galih tertawa, ia sangat tahu watak Kyara yang sangat tahu batasan dalam berteman. Dulu saja saat ia masih bersama Bagas, mana mau berduaan seperti ini sama cowok. Pasti dia memilih nongkrong dengan teman kelas yang perempuan, sekarang pun Kya mau duduk berdua dengan Galih, karena mereka sama dosen pembimbingnya. Kalau enggak, mana ada kesempatan buat Galih duduk berdua dengan gadis cantik ini.
Pemberitaan tentang Lovy dan Bagas pun kembali meramaikan media sosial. Diketahui Lovy berlibur sambil mengunjungi Bagas. Mulai deh clipper-clipper penggemar Lovy bertebaran menampilkan potongan liburan Lovy di sebuah pantai, dengan Bagas yang selalu melingkarkan tangannya ke pinggang Lovy. Jangan lupakan baju pantai yang dikenakan Lovy sangat tipis dan menampilkan lekuk tubuh sexinya.
Lagi-lagi Kya insecure, pantas saja Bagas bisa langsung jatuh hati dan berpaling dari Kya cepat, kalau tiap hari disuguhkan pemandangan indah lekuk tubuhnya itu. "Apalah diriku yang datar depan belakang!"
"Tapi aku yakin sih, Lovy sudah tidak gadis lagi saat menikah dengan Bagas!" ceplos Galih tiba-tiba.
"Kok bisa?" tanya Kya, serasa ingin tahu saja. Pemuda itu hanya mengedikkan bahu.
"Feeling aja sebagai laki-laki. Pasti di balik kemesraan mereka, Bagas hanya menutupi kekecewaannya mendapat barang bekas."
"Barang-barang, dia manusia kali, Galih!"
"Iya, maksudku bagian sensitifnya kan termasuk benda atau barang yang bisa rusak segel kan," ucap Galih mempertahankan sebutannya. Kya hanya menggeleng saja.
Semakin lama pemberitaan Lovy dan Bagas, Kya pun makin muak. Ia pun skip segala macam pemberitaan tentang mereka, dongkol sekali. Kya tahu kalau mereka sedang menikmati manisnya pengantin baru, posting kemesraan di media sosial, tapi gak usah diblow up tiap hari kali. Memang Kya sedikit iri, dan meyakinkan hatinya bahwa hubungan mereka akan pret pada waktunya.
Dor. Temani aku makan siang dong, lagi ada di sekitar kampus kamu nih. Sebuah chat masuk dari Justin. Kya mengerutkan dahi, apa maksudnya Dor?
Dor? What the meaning ya bos?
Dora 😆😆😆
Sedang kesal dengan berita ditambah ledeka unfaedah oleh Justin. Duh rasanya Kya ingin meninju wajah ganteng pria itu. Lagian model rambut Kya bukan seperti Dora kali.
Kayaknya salah kirim deh, Gue Kyara.
Saudaranya Dora 🤪🤪🤪. Udah buru ke cafe Soul, aku udah di sini.
Ogah.
Oke kalau gak mau.
Nyatanya Kya mana tega membiarkan bos yang baik hati itu makan siang sendiri. Ia pun menuju cafe di seberang kampus, dan menemani adik bos makan siang. Kebetulan Justin ada acara menjadi seminar di hotel dekat kampus Kya, jadi sekalian saja ajak, meski Justin sendiri tak tahu kalau Kya di kampus atau tidak.
"Sudah longgar atau masih ada kuliah harian?" tanya Justin di sela makan siang mereka.
"Longgar, hanya bimbingan skripsi saja dan tiap jumat ada kelas mata kuliah pilihan!"
"Aku ada proyek nih!"
"Kalau urusan hair care gak usah ngajak, jelas akunya jelek!" semprot Kya kesal, Justin hanya melongo. Tumben juga si gadis cerewet ini insecure, biasanya saja percaya diri mentok langit.
"Dih, percaya diri sekali Nona. Proyek itu aku pending, makanya aku alihkan ke proyek lain."
"Apa?" tanya Kya penasaran.
tapi mendadak kesal juga ditambah melihat kemesraan Bagas dan Lovy yang diberitakan di berbagai akun gosip makin ngamuk saja Kya