NovelToon NovelToon
Meretas Batas : Titik Cinta!

Meretas Batas : Titik Cinta!

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Balas Dendam / Berbaikan / Cerai / Mengubah Takdir / Keluarga
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Avalee

“Menikahlah denganku, Jia.”

“Berhentilah memikirkan masa lalu!! Kita tidak hidup di sana!!”

“Jadi kamu menolakku?”

“Apa yang kamu harapkan?? Aku sudah menikah!!!!”

Liel terdiam, sama sekali tidak menunjukkan keterkejutan. Sorot matanya yang tajam itu kembali lagi. “Aku tahu kamu sudah bercerai. Pernikahan macam apa yang sehari setelah menikah sudah tidak tinggal satu atap?”

Sebelas tahun lebih, mereka memutuskan untuk menyerah dan melupakan satu sama lain. Namun, secara ajaib, mereka dipertemukan lagi melalui peristiwa tidak terduga.

Akan kah mereka merajut kembali tali cinta yang sudah kusut tak berbentuk, meski harus melawan Ravindra dan anaknya Kay, wanita yang penuh kekuasaan dan obsesi kepada Liel, atau justru memilih untuk menyerah akibat rasa trauma yang tidak pernah sirna.

Notes : Kalau bingung sama alurnya, bisa baca dari Season 1 dulu ya, Judulnya Beauty in the Struggle
Happy Reading ☺️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Avalee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Teman Masa Kecilku

Secara perlahan Liel berhasil masuk ke dalam mobil. Setelan celana panjang dan kemeja biru tua yang dia kenakan pun, tetap tidak mampu menutupi darah yang mengalir melalui kulitnya yang putih, mengotori lantai, stir dan jok mobilnya.

Walaupun luka sayat pada lehernya tidak terlalu dalam, namun darahnya tidak berhenti mengalir, Liel pun berusaha mencari tisu, untuk menyumbat aliran darah yang ada di lehernya. Dengan napas tersengal-sengal, dia segera menelpon Tony,  asisten pribadinya.

Dia meminta tolong kepada Tony untuk membereskan semua kekacauan yang ada. Liel juga meminta Tony untuk mengambil rekaman CCTV di ruangan tersebut dan segera menelepon dokter pribadi, untuk segera merawatnya.

“APA YANG TERJADI PADAMU TUAN?? KE MANA SAYA HARUS MENGIRIM TIM MEDIS??”

“Jangan panik, aku baik-baik saja. Kirim mereka ke villa keluargaku, jangan ke rumah utama, orang tuaku akan mengetahuinya.”

“Baik tuan, saya akan membereskan semuanya.”

Kemudian Liel segera mengendarai mobilnya dengan pelan. Matanya terlihat merah, ingin meneteskan air mata, namun berhasil dia tahan. Liel berpikir bahwa tidak ada yang lebih sakit daripada kehilangan cintanya. Dia bersumpah, jika suatu saat nanti akan membalas semua perbuatan Kay beserta keluarganya.

“Begitulah ceritanya Nat,” ungkap Liel menutup cerita masa lalunya sehingga membawa Nata kembali ke masa kini.

Nata menutup mulut dengan tangannya. Entah berapa kali dia terkejut setiap mendengar kisah yang diceritakan Liel padanya. Nata terlihat bingung, berusaha menata pikirannya,  seraya mengingat  kejadian di masa lampau.

“Ah, i–itu sebabnya kamu terbungkus seperti mumi … baiklah … Eh, sebentar, ja … jadi perusahaan ini sebenarnya adalah milik ayahmu dan bukan Ravindra?

“Ya … EH, MUMI??” ucap Liel dengan nada yang meninggi.

“Waaah, benar-benar diluar dugaan!!!! Lalu, kamu terluka di hari yang sama saat tangan Jia terluka itu juga ulah Kay?? Bahkan selama belasan tahun kamu rela berkorban di cap sebagai pria bajingan oleh kami se…”

“Karena saat itu aku tidak ada pilihan lain.”

“Sial!!! Kita semua adalah korbannya, namun yang paling parah adalah dirimu!! Jia harus mengetahui ini, dia harus tahu kebenarannya.”

Liel mengernyitkan dahinya. “Jangan katakan apapun padanya, bahkan pertemuanmu denganku! Aku hanya tidak ingin melibatkan dia lagi dalam bahaya.”

“Oh, Jadi aku harus merahasiakan keberadaanmu. Baiklah, apa kamu mengetahui bahwa Jia pernah menikah?”

“Bahkan aku yang menyuruh Reonald menceraikannya!”ucap Liel dengan santai.

Mata Nata melebar, mulutnya terbuka seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. “APA??? JADI KAMU DALANG DIBALIK PERCERAIANNYA?”

“Ssst! Jangan berteriak!!!! Benar, itu aku!! Sebab jika dia tidak menceraikan Jia, aku akan menyebarkan rahasianya di media sosial dan memberitahukan kepada keluarganya. Bajingan itu menikahi Jia hanya untuk memanfaatkannya saja dan aku tidak ingin Jia menderita lagi.”

“Rahasia??? Hm … tidak! Aku pikir aku tidak seharusnya tahu! Tentang Reonald, anggap saja aku tidak pernah mendengarnya. Oh iya, apa kamu ingin bertemu kembali dengan Jia, aku bis…”

“Tidak perlu! Mengapa semua orang ingin aku bertemu dengannya????”

Nata bangkit berdiri dari kursi. “Karena sekarang aku tahu, bahwa kamu masih mencintainya, bahkan melindunginya, walaupun caramu salah, tidak memberitahukan yang sebenarnya, membiarkan kesalahpahaman  yang berkepanjangan terjadi!!! Sudahlah, aku harus segera pergi ke kantorku.”

Dia segera beranjak dari tempat duduknya menuju pintu keluar. Dia tersenyum, seakan semua teka-teki antara Liel dan Jia sedikit demi sedikit mulai terpecahkan.

“Hei teman masa kecilku, apa sekarang kita berteman kembali?

“Kita bukan teman masa kecil lagi Liel. Hubungan pertemanan kita sudah lama terputus.”

“Lantas, apa hubungan kita? Apa kita akan berdrama lagi, tidak mengenal satu sama lain seperti sebelumnya?”

“Mulai detik ini, mari kita menjadi orang yang baru berteman, bukan lagi sebagai teman masa kecil.” Ucap Nata tersenyum seraya keluar dari balik pintu.

...****************...

Sementara itu, Kay sedang berada di rumah pribadi miliknya sendiri. Dia yang seharusnya menjadi Direktur Utama pada perusaahan ayahnya, tidak tertarik dan lebih memilih untuk sekolah di jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Sinus, demi melanjutkan karir dunia “beauty influencer” nya. Bahkan, saat ini, dia mulai terlihat merambat ke dunia perfilman.

Akan tetapi, dia tidak sendirian di rumah itu. Ada seorang pria berkulit putih dengan model rambut “under cut” berwarna abu-abu yang menemani siang harinya. Mereka terlihat saling beradu hasrat dan bercumbu dengan mesra.

Pria bertubuh tinggi dan kurus itu memakai topeng berwajah Liel. Kay mengharuskan pria tersebut memakainya hingga permainan mereka selesai.

“Sayangku … me … mengapa aku harus terus memakai topeng ini hingga selesai? Ini sangat mengganguku untuk melihat keindahan tubuhmu.” ucap pria itu dengan mulutnya yang sedikit terbuka.

Kay masih memejamkan matanya. Dia memilih untuk tidak menjawab, karena masih merasakan kenikmatan yang diberikan oleh pria tersebut.

“Sayang … siapa sebenarnya wajah pria yang terlukis pada topeng ini??” desaknya penasaran.

Seketika Kay membuka matanya, wajahnya terlihat sangat kesal. Dia lantas segera mendorong pria tersebut.

“Pergilah!! Aku sudah tidak memiliki selera denganmu!!!” Kay mengusirnya sambil menutup seluruh tubuhnya dengan piyama kimono warna hitam.

“Apa?? Kamu mencampakanku hanya karena aku bertanya siapa wajah pria pada topeng itu?? Apa kamu gil4??”

Wajah Kay terlihat dingin. Matanya menyipit dan rahangnya mengeras. Dia segera menghampiri dan duduk di atas tubuh pria tersebut. Kemudian Kay … mencekiknya.

“Model fesyen pemula yang rendahan sepertimu terlalu lancang untuk berkata seperti itu padaku!! Seharusnya kamu bersyukur, bisa bersama Kayana Belinda!! Sekarang, pergilah dan jangan muncul di hadapanku, jika tidak, karirmu akan tamat!!”

Wajah Pria tersebut memerah menahan rasa sesak. Dia berusaha melepaskan tangan Kay yang begitu kuat. “Uugh … ka … kamu mengancam … ku???”

“Kamu sendiri tahu bahwa netijen akan selalu berpihak padaku. Mudah saja bagiku untuk membuatmu menjadi 'public enemy' … paham!!” Ancam Kay seraya melepaskan kedua tangannya dari leher pria tersebut.

*public enemy \= musuh publik

Pria tersebut mendorong Kay sambil terbatuk-batuk. Dia berusaha mengatur pelan napasnya. Wajahnya penuh ketakutan setelah apa yang Kay lakukan kepadanya.

Melihat rasa takut yang mendalam itu, Kay pun segera membujuknya. “Huh, kamu ketakutan, membuat hasratku tumbuh kembali … hm … ingin bermain denganku?” goda Kay seraya memainkan rambutnya.

Pria tersebut mengeleng-gelengkan kepalanya seraya mundur perlahan. Kemudian segera berlari dari kamar Kay dengan rasa takut yang semakin menghantuinya.

Melihat akan hal itu, Kay segera tertawa terbahak-bahak, seolah-olah itu adalah lelucon baginya. Kemudian, secara tiba-tiba, dia berhenti tertawa dan menatap topeng tersebut.

“Liel, meskipun semua pria memakai topeng wajahmu ini, tetap tidak ada yang bisa menggantikanmu.. kamu tahta tertinggi di hatiku, jadilah milikku selamanya …” gumam Kay pelan, duduk di tepi tempat tidurnya.

1
Drezzlle
nggak boleh bahagia di tempat lain, pokoknya Jia /Curse/
Drezzlle
malah tambah di perjelas /Facepalm/
Dewi Ink
dia orang ini kapan si gak ribut 🤣🤣🤣
Dewi Ink
parno 🤣🤣🤣
🌹Widianingsih,💐♥️
saking memendam cinta nya.... baju kena muntahan Jia, liel diem aja/Facepalm/
🌹Widianingsih,💐♥️
liel kamu dimata-matai oleh orang suruhan Kay
Muffin🧚🏻‍♀️
Demi cinta yaaaa liel kena muntahan pun aku rela 😩😩😩
Muffin🧚🏻‍♀️
Lo punya kuasa lo aman kwkwkw sama kayk dinegara berbunga ini 🥹🤣
༺𝑨𝒕𝒉𝒆𝒏𝒂_𝟐𝟓༻
wkwkwk jia, lo kira liel manusia purba wkwkwk
༺𝑨𝒕𝒉𝒆𝒏𝒂_𝟐𝟓༻
doris tak ku sangka ternyta kau penegak hukum yg mlenceng😑
Dewi Ink
jeckpot 😂😂
Avalee: Mantap kan 🤣🤣
total 1 replies
Dewi Ink
cemburu pasti
Nurika Hikmawati
Hadeuuuh... Lagi romantis2nya... jadi kacau cuma gara2 kemeja
Avalee: Emang ada aja ya kan 😌😌
total 1 replies
Nurika Hikmawati
mobil hot wheels kan?
Avalee: Nah iya keknya, iyain aja aku mah 😭🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Nurika Hikmawati
Iya Jia, itu karena kamu
Nurika Hikmawati
Masih narais aja Liel... di momen penting iniih 😕
Avalee: Harus sih kata liel mah gitu 😌
total 1 replies
Nurika Hikmawati
Bisa ya Liel? 😂
Avalee: Ternyata ya kan 🤣🤣
total 1 replies
Nurika Hikmawati
Aku bisa malu, Jia
Avalee: Malu ama gengsi udah jadi satu paket
total 1 replies
🌹Widianingsih,💐♥️
liel .....kamu itu gengsi !!!
🌹Widianingsih,💐♥️
pikiran kacau datangnya ke klab....ya tambah kacau ya ?
Avalee: Ya gitu tapi faktanya, bagi sebagian orang klub bisa jadi tempat hiburan, pelarian dll 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!