NovelToon NovelToon
Si Kembar Cantik

Si Kembar Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romansa Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:244
Nilai: 5
Nama Author: Nafras

Mengisahkan 3 anak kembar yaitu Farah, Gabriella, dan Galu dengan kisah cintanya masing-masing dan hubungan mereka dengan keluarganya
akankah hubungan mereka harmonis?
ikuti terus kelanjutan ceritanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nama yang indah

Tanpa mereka sadari sejak tadi Valen terus saja memperhatikan Galuh, paling juga tidak mengerti mengapa ia memusatkan perhatiannya ke arah Galuh. Ia merasa kalau Galuh sahabat adiknya itu sangat berbeda dengan garis-garis pada umumnya, sejak tadi Galuh hanya diam dan tidak berani menyala percakapan keduanya dan itulah yang membuat ia menjadi penasaran.

Valentino akhirnya memutuskan untuk masuk ke dalam kamarnya saja, karena Iya yakin kalau saat ini ia juga tidak bisa menemui Galuh. Sebenarnya ia masih sangat ingin bertanya-tanya tentang alasan Galuh memutuskan untuk pindah ke Jogjakarta, dan sebelumnya Galuh berasal dari universitas mana. Tentunya Valentino sangat penasaran dengan hal tersebut, karena menurutnya Galuh sangat berbeda.

Saat ini Winda dan juga Galuh sedang berada di kamar milik Winda, tentunya galau terus saja memperhatikan sudut kamar milik Winda yang tampak dipenuhi dengan warna pink. Galuh sangat terkejut temannya ini ternyata pencinta warna pink, karena sepengetahuannya Winda bukanlah gadis yang suka dengan warna-warna seperti itu.

" Aku sangat tidak menyangka kalau kamarmu ternyata dipenuhi dengan warna pink ya Winda?"

" Ini semua keinginan orang tuaku."

" Ternyata kau anak yang menurut juga ya Winda, Aku kira kau sedikit bandel karena ketika bersama dengan kami kau memiliki karakter yang keras."

" Walaupun aku memiliki karakter yang keras Tapi tetap saja aku penurut pada orang tuaku Galuh, Karena bagiku orang tuaku adalah yang utama dan paling utama."

" Seandainya saja keluargaku saharmonis keluargamu ya, pastinya orang tuaku tidak akan bercerai seperti saat ini."

" Kau tidak perlu bersedih Galuh, aku akan meminta orang tuaku untuk menganggap mu seperti anak mereka juga."

" Tidak perlu seperti itu Winda, bisa mengenalmu dan juga keluargamu adalah sebuah kebahagiaan untukku. Dan aku sangat bersyukur bisa dipertemukan dengan kalian semua, Aku juga berharap hubungan ini akan terus berlanjut."

" Aku sih berharapnya hubungan kita akan terus berlanjut Dan suatu hari nanti akan ada plot twist diantara kita."

" Apa maksudmu Winda?"

" Aku kan memiliki Kakak laki-laki dan juga begitu banyak sepupu laki-laki, ya mana tahu tiba-tiba kau kecantol dengan salah satu diantara mereka."

" Kau jangan mengada-ngada Winda, rasaku hal itu tidak akan mungkin terjadi."

" Mengapa kau berpikir kalau hal itu tidak akan mungkin terjadi, di dunia ini kita tidak pernah tahu dengan situasi yang akan terjadi pada kita nantinya. Dan bisa saja apa yang kukatakan akan menjadi kenyataan, dan aku sangat menantikan jika hal itu memang akan menjadi kenyataan."

" Aku sudah pasrah dengan kehidupan ini Winda, dan jujur saja aku tidak tahu apakah nantinya aku akan menjalin kehidupan rumah tangga atau tidak."

" Mengapa tiba-tiba saja kau mengatakan hal itu Galuh, yang namanya hidup kita juga membutuhkan orang lain dan suatu hari nanti kita juga harus berkeluarga."

" Mungkin bagi orang-orang yang memiliki kehidupan harmonis sepertimu, kehidupan berkeluarga adalah hal yang sangat menyenangkan dan sangat dirindukan. Tetapi bagiku yang keluarganya hancur karena perceraian, pastinya aku akan berpikir dua kali untuk melanjutkan kehidupan itu."

" Jangan pernah berpikir yang aneh-aneh ya Galuh, Aku yakin semua manusia berhak memiliki kehidupan yang bahagia. Dan aku yakin setelah ini Kau pasti akan memiliki keluarga yang begitu menyayangimu, aku sangat yakin dengan hal itu."

" Semoga saja apa yang kau katakan itu memang sangat benar ya, Aku juga berharap suatu hari nanti aku bisa membuka hati untuk seseorang yang bisa membuatku begitu menyayangi dan juga mencintainya. Dan kemudian dia juga akan merasakan hal yang sama dan tidak akan mengecewakanku, karena mungkin aku juga telat trauma pada kehidupan pernikahan."

" Yakin dan percayalah suatu hari nanti kebaikan pasti akan hadir dalam kehidupan kita, dan aku yakin kau pasti bisa melewati itu semua Galuh."

" Terima kasih ya Winda, dan doakan saja semuanya yang terbaik."

...🌌🌌🌌...

Saat ini seorang pemuda bernama Valentino sedang berada di kamarnya, tentunya seperti biasa ia sedang berkomunikasi dengan temannya melalui telepon genggamnya. Namun tiba-tiba saja ada sebuah nama yang tertera, dan ia pun langsung mengangkat panggilan telepon dari orang tersebut. Karena menurutnya panggilan telepon itu lebih penting dari para teman-temannya, dan teman-temannya itu juga mengerti.

" Vallen pada saat ini sedang ada di mana nak?"

" Vallen lagi ada di rumah Mami."

" Vallen nggak ada niatan untuk keluar?"

" Rencananya malam ini Vallen nggak ada niat buat keluar sih, memangnya kenapa ya Mami?"

" Bisa jemput Mami dan juga Papi di bandara jam 10.00 malam?"

" Mami dan Papi pulang ke Indonesia malam ini?"

" Iya malam ini Mami dan juga Papi pulang, Tapi tolong jangan beritahu Winda terlebih dahulu ya karena ini adalah kejutan."

" Oh iya aku lupa kalau besok adalah hari ulang tahun Winda, baik Mami dan juga Papi aku pasti akan menjemput Mami dan juga Papi. Serta Aku tidak akan membiarkan Winda mengetahui kepulangan Mami dan Papi, biar esok hari ini akan menjadi kejutan terbesar untuknya."

" Oke Vallen, oh iya tadi Winda meminta izin katanya temannya yang namanya Galuh mau menginap. Galuh udah sampai di rumah?"

" Kebetulan temennya Winda itu udah sampai Mami, tadi aku juga sudah sempat bertemu dengan Galuh."

" Syukurlah kalau kau memang sudah bertemu dengan Galuh, oh iya rencananya Mami sama papi ingin meminta Galuh untuk tinggal di rumah saja."

" Mengapa tidak membiarkan galau untuk tinggal di apartemen saja mami?"

" Galuh itu anak dari sahabat mami, dan Mami juga mengetahui alasan mengapa Galuh pindah ke Jogjakarta."

" Oh kalau begitu keputusan aku serahkan pada Mami dan juga Papi, Tapi tetap saja harus meminta pendapat dari Galuh terlebih dahulu karena aku sangat tidak yakin sih Galuh mau tinggal di rumah kita."

" Untuk hal itu nantinya akan Mami dan juga Papi diskusikan dengan Galuh secara langsung, tapi nanti jika Galuh memang tinggal bersama dengan kita Mami dan juga Papi minta kau harus bisa mengantarkan Galuh juga ke universitasnya."

" Kenapa tidak meminta supir saja untuk mengantarkan Galuh dan Winda secara bersamaan?"

" Sampai saat ini Mami dan juga papi masih tidak percaya dengan yang namanya supir, apalagi dengan kejadian di masa lalu yang di mana Winda hampir diculik oleh sopir kita sendiri."

" Aku paham dan juga mengerti dengan apa yang dimaksud, baiklah aku setuju untuk mengantar Galuh ke universitasnya jika nanti dia akan tinggal bersama dengan kita."

" Ya sudah kalau begitu Mami matikan sambungan teleponnya terlebih dahulu ya, nanti malam jangan lupa untuk menjemput Mami dan juga Papi di bandara. Kalau kau sampai lupa untuk menjemput kami, Kau pasti akan mendapatkan hukuman dari mami."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!