NovelToon NovelToon
Istri Putra Mahkota Yang Kejam

Istri Putra Mahkota Yang Kejam

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Penyesalan Suami / Romansa Fantasi
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Heresnanaa_

Di jantung Kekaisaran Valerieth yang agung, sebuah titah kaisar mengguncang pilar-pilar bangsawan. Lilianne von Eisenhardt, putri tunggal dari penguasa wilayah Utara yang disegani, Duke Kaelric von Eisenhardt, dipaksa memasuki ikatan suci di usianya yang baru menginjak 15 tahun.

Lilianne, yang memiliki kecantikan selembut bunga musim semi namun ketabahan layaknya baja Nordik, dijodohkan dengan sang pewaris takhta yang menjadi mimpi buruk bagi musuh-musuhnya: Putra Mahkota Arthur Valerius de Valerieth.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heresnanaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 5

***

Lilianne kembali ke kamarnya dengan sisa-sisa tenaga yang hampir habis. Setiap langkah yang ia ambil melintasi marmer koridor menuju sayap pribadinya terasa seperti ribuan jarum yang menusuk area kewanitaannya. Wajahnya yang semula tampak tegar di depan Lady Isolde kini memucat pasi, keringat dingin membasahi pelipisnya hingga helai rambut peraknya menempel di dahi.

Begitu pintu ganda kamar pengantin itu tertutup dan terkunci rapat, pertahanan Lilianne runtuh. Ia mengerang tertahan, tubuhnya merosot di pelukan Lisa.

"Yang Mulia! Pelan-pelan," seru Lisa dengan nada panik. Ia membantu Lilianne duduk di sofa beludru merah hati yang empuk.

"Salepnya, Lisa... cepat," bisik Lilianne dengan napas terengah. "Dan periksa apakah perdarahannya memburuk. Aku bisa merasakan sesuatu yang hangat merembes di pahaku."

Lisa dengan cekatan namun penuh kehati-hatian membuka lapisan bawah gaun Lilianne. Ia mendesah prihatin saat melihat noda darah segar menodai kain sutra putih yang membungkus luka Lilianne. Penyatuan brutal semalam benar-benar meninggalkan kerusakan fisik yang serius pada gadis berusia lima belas tahun itu.

"Ini meradang, Yang Mulia. Anda benar-benar tidak seharusnya memaksakan diri keluar tadi," ujar Lisa sambil mengoleskan salep dingin yang beraroma mint dan herbal.

Lilianne memejamkan matanya, mencengkeram lengan sofa hingga jemarinya memutih. "Jika aku tidak keluar, Isolde dan serigala-serigala lain di istana ini akan berpikir mereka bisa mengulitiku hidup-hidup. Aku lebih baik mati karena luka ini daripada hidup sebagai pecundang yang bersembunyi di bawah selimut."

Setelah luka-lukanya dibersihkan dan Lilianne kembali mengenakan gaun tidur yang lebih longgar, Lisa mendekat dengan ekspresi wajah yang berubah sangat serius. Ia menoleh ke arah pintu, memastikan tidak ada telinga yang menempel di sana, lalu merogoh kantong tersembunyi di balik celemeknya.

"Yang Mulia, ada kiriman bunga dari kediaman Duke di Utara yang baru saja tiba. Di dalamnya, terselip ini," Lisa menyerahkan sebuah tabung perak kecil yang tertutup segel lilin berwarna hitam segel pribadi Duke Kaelric von Eisenhardt.

Jantung Lilianne berdegup kencang. Ia memecahkan segel itu dengan tangan gemetar. Di dalamnya terdapat secarik kertas tipis dengan tulisan tangan ayahnya yang tajam dan berwibawa.

Putriku, perisai Eisenhardt.

Jika kau membaca ini, berarti kau telah melewati malam pertamamu. Aku tahu rasa sakit yang kau tanggung tidaklah ringan, namun ingatlah bahwa darah yang mengalir di nadimu adalah darah para penakluk badai. Valerieth bukanlah rumahmu, ia adalah medan perangmu.

Di balik altar Katedral Agung, tersimpan sebuah rahasia besar tentang silsilah Valerieth. Gunakan kunci perak yang kukirimkan bersamamu untuk membuka arsip rahasia di perpustakaan terlarang. Di sana, kau akan menemukan bukti bahwa tahta yang diduduki Arthur dibangun di atas pengkhianatan terhadap permaisuri terdahulu.

Jinakkan sang singa, Lilianne. Buat dia bertekuk lutut bukan dengan pedang, tapi dengan pesonamu dan rahasia yang kau genggam. Jika kau berhasil mengendalikannya, maka seluruh kekaisaran ini akan berada di bawah kaki Eisenhardt. Sembuhlah secepat mungkin, dan mulailah berburu.

Lilianne terdiam. Matanya yang berwarna perak berkilat dalam kegelapan ruangan. Rasa sakit di tubuhnya seolah sirna, digantikan oleh adrenalin yang membara. Ayahnya tidak mengirimnya ke sini hanya untuk melahirkan pewaris; ia dikirim untuk menjadi penguasa di balik bayang-bayang.

"Lisa," panggil Lilianne, suaranya kini tenang, namun mengandung nada yang sangat dingin.

"Ya, Yang Mulia?"

"Apakah kau tahu di mana letak perpustakaan terlarang di istana ini?"

Lisa membelalak. "Yang Mulia, itu adalah tempat yang sangat dijaga ketat. Hanya Putra Mahkota dan Kaisar yang diizinkan masuk. Pelayan yang mendekat ke sana tanpa izin akan dieksekusi."

Lilianne tersenyum senyum yang tidak lagi mencerminkan gadis polos berusia lima belas tahun. Itu adalah senyum seorang villainess yang baru saja menyadari kekuatannya.

"Maka kita harus memastikan bahwa Arthur sendiri yang akan membawaku ke sana," ujar Lilianne. "Panggilkan tabib terbaik besok pagi. Aku ingin pengobatan yang paling cepat, tidak peduli seberapa mahal atau langka bahannya. Aku harus pulih dalam tiga hari."

"Tapi Yang Mulia, kondisi Anda—"

"Lakukan saja, Lisa!" Lilianne memotong dengan tajam. "Mulai hari ini, tidak ada lagi air mata. Aku harus belajar bagaimana cara menatap Arthur tanpa gemetar. Aku akan menggunakan kecantikan yang ia puja semalam untuk menghancurkan kewarasan pria itu."

Lilianne berdiri, meskipun rasa nyeri masih ada di area pribadinya, ia memaksakan diri untuk berdiri tegak di depan cermin besar. Ia menatap pantulan dirinya: leher yang penuh lebam kebiruan, mata yang lelah, namun bibir yang kini tersenyum penuh rencana.

"Dia ingin pewaris, bukan?" Lilianne berbisik pada bayangannya sendiri. "Aku akan memberinya lebih dari sekadar pewaris. Aku akan memberinya obsesi yang akan mengikat lehernya seperti jerat sutra."

"Lisa, ceritakan padaku tentang kelemahan Arthur yang kau ketahui. Apa yang paling ia sukai selain perang?" tanya Lilianne sambil mengelus permukaan meja riasnya.

Lisa tampak ragu, namun ia tahu ia kini terikat sumpah setia pada wanita muda ini. "Kabarnya, Yang Mulia Arthur sangat menyukai keheningan dan... kesetiaan yang buta. Beliau sangat membenci kebohongan. Namun, ada satu hal yang selalu membuatnya kehilangan kendali kemiripan seseorang dengan mendiang ibunya, Ratu Seraphina."

"Ratu Seraphina?" Lilianne mengangkat alisnya.

"Benar. Ratu Seraphina dikenal karena kecerdasannya yang tenang dan aroma bunga lili hutan yang selalu ia gunakan. Itulah alasan mengapa taman istana ini penuh dengan bunga mawar, karena Yang Mulia Kaisar tidak tahan mencium aroma lili yang mengingatkannya pada duka."

Lilianne mengangguk pelan. "Maka, carikan aku minyak wangi lili hutan yang paling murni. Aku akan menjadi hantu yang paling indah bagi Arthur."

"Tapi Yang Mulia, jika Yang Mulia Arthur marah—"

"Dia tidak akan marah pada seseorang yang ia inginkan di ranjangnya, Lisa," Lilianne berbalik, menatap pelayannya dengan tatapan manipulatif. "Dia adalah pria yang haus akan dominasi. Aku akan memberinya ilusi bahwa dia mendominasiku, sementara aku perlahan-lahan mengunci setiap pintu pelariannya."

Lilianne meremas surat ayahnya dan melemparkannya ke perapian yang menyala. Ia melihat kertas itu berubah menjadi abu, sama seperti kepolosan yang ia tinggalkan di ranjang Arthur semalam.

"Arthur Valerius de Valerieth," gumam Lilianne saat api melahap habis pesan itu. "Kau mungkin telah merobek gaun pengantinku dan menyakitiku tanpa ampun. Tapi sebentar lagi, kau akan memohon padaku hanya untuk sekadar melihat senyumku. Dan saat itu terjadi, akulah yang akan memegang pedang di lehermu."

Malam itu, Lilianne tidur dengan rasa sakit yang masih berdenyut, namun dengan mimpi yang penuh dengan ambisi. Ia bukan lagi pion. Ia adalah pemain baru yang siap membalikkan papan catur kekaisaran Valerieth.

***

Bersambung...

1
MARWAH HASAN
bagus loh ceritanya
entah kenapa
komen ini hilang
MARWAH HASAN
aku tinggalkan komen🤣
Intan Aprilia Rahmawati
up dong kk
Reni Anggraeni
up tor
Erni Wati
cerita nya keren tp kok sepi ya?
Lilia_safira: kurang update author nya
total 2 replies
Erni Wati
semangat thor,,,💪💪💪
Heresnanaa_: maaciw kaka🥹🫂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!