NovelToon NovelToon
PAHLAWAN ERA KEKACAUAN

PAHLAWAN ERA KEKACAUAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Time Travel / Perperangan
Popularitas:730
Nilai: 5
Nama Author: erik riswana

Setelah terlibat menggulingkan kekuatan kaisar Shu , Yan Qin sebagai jenderal harimau kiri mendapatkan penghargaan, berharap penghargaan itu membuat dirinya menjadi seorang panglima perang ibukota yang sudah lama di cita citakannya sejak dahulu, namun saat penganugerahan penghargaan, harapan keinginan itu tidak terkabul ,tatkala kaisar baru memberikan mandat yang sangat menghina dan merendahkan dirinya sebagai seorang jenderal harimau kiri .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erik riswana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 35

" kamu memiliki keahlian bertarung tangan kosong?"

" tuan Jenderal, saya hanya sedikit mahir saja , tidak terlalu ahli !" Kata Lin Chuan merendah.

" tidak masalah, mahir juga bakat , kalau begitu kamu bergabung bersama kami dan menjadi calon perwira , saat waktunya tiba aku akan berikan posisi yang pas buatmu !" Kata Yan Qin tersenyum tenang, ia bisa mengenali bakat pemuda yang ada di samping bawahnya , oleh karena itu , ia tidak akan menyianyiakan bakat yang ada.

Lin Chuan merasa terkejut dalam hatinya , " terimakasih jenderal Qin, saya Lin Chuan akan berusaha menjadi lebih baik kedepannya " ucapnya memberi hormat.

" bagus , kamu kembalilah .. !"

Lin Chuan berbalik dan berdiri tidak jauh dari kumpulan para tentara di belakang, ia terus mengamati keadaan di sekitarnya dan juga dengan antusias berbicara tentang beladiri dan militer dengan para veteran atau perwira di dalam kumpulan itu .

Yan Qin kemudian menatap diam ke arah pemuda yang baru berusia tujuh belas tahun di samping kanannya, ia mengamati bahwa pemuda tersebut tidak memiliki etika kesopanan seperti kakaknya, namun ia tidak mempermasalahkan hal tersebut, karena pemuda nakal itu memiliki beberapa hal kelebihan.

" siapa nama kamu ?"

Pemuda yang tampak santai itu memdongakan wajahnya ke arah pria berwajah sangar di atas kuda .

Dengan enggan dan ogah ogahan , pemuda tersebut memberi hormat " jenderal Qin, saya Lin Che , adik dari Lin Chuan, apakah jenderal akan menghukum saya !"

Lin Zhe yang mendengar hal tersebut langsung murka " anak nakal , kamu sangat tidak sopan pada jenderal Qin, minta maaf tidak !!" Seru Lin Zhe marah , rambut putihnya yang panjang begitu berkibar tanda emosi yang memuncak .

" tidak apa apa jenderal Zhe, anak muda memiliki semangat yang cukup angkuh , itu adalah kelebihannya " kata Yan Qin dengan nada yang tidak ada kemarahan sedikit pun.

" oke , nama kamu Lin Che , nama yang bagus , mirip seperti nama pangeran Dinasti Xin , Zhao Che , seorang pangeran yang pemberani dan tidak takut apapun " kata Yan Qin tersenyum lebar.

Lin Che yang tampak malas sedikit mengangguk, walaupun ia tidak tahu siapa Zhao Che, namun mendengar pujian dari seorang Jenderal kelas atas membuat dirinya sedikit bangga .

" jenderal Qin, siapa Zhao Che, apakah dia tokoh kuno yang tidak saya ketahui?"

" bukan , dia bukan tokoh kuno , melainkan pahlawan abadi yang sudah naik ke surga, apakah kamu ingin mendengar kisahnya ?"

Lin Che sedikit mengangguk tanpa sadar , matanya yang awalnya sinis menjadi begitu jernih, berharap bisa mendengar kisah tentang seorang yang memiliki nama mirip dengannya .

" tapi aku memiliki permintaan.. !"

" apa itu jenderal, apakah jenderal ingin saya pergi ke medan perang?"

" benar !"

Lin Che merasa bingung dengan jawaban tersebut, ia tidak mengerti dengan maksud apa yang dikatakan oleh sang jenderal.

" apakah kamu mengenal beberapa putra bangsawan, ?"

" umhh , itu sudah makanan sehari hari .. !"

" bagus , kalau kamu bersedia , aku ingin kamu menjadi seorang pengintai dan mata mata , mendengarkan apa yang para bangsawan bicarakan, dengan imbalan aku akan beri salinan cerita tentang kepahlawanan Zhao Che... !!"

Lin Che terdiam beberapa saat, mempertimbangkan dalam pikirannya.

" saya bersedia jenderal, tapi aku ingin segera dapatkan salinannya!" Kata Lin Che dengan wajah penuh harap.

" tunggu setelah tiba di kota Yinxizhou, aku akan segera menulisnya!" Kata Yan Qin berjanji .

" kalau begitu kapan tugasnya, dan berapa gaji yang saya dapatkan?"

" standar atas dan juga tugasnya setelah kita semua tiba di tempat tujuan... sekarang kembalilah.. !"

Yan Qin menghela nafas dalam hati , ia tidak menyangka bahwa masih ada yang percaya dengan cerita fiksi yang baru saja ia pikirkan, dan strategi untuk mengambil bakat mata mata Lin Che akhirnya berhasil.

" jenderal Qin , putra kedua saya sangat boros , kenapa memberinya gaji yang banyak ?"

" jenderal Zhe, tugas intelijen sangat berat dan beresiko , saya memberi gaji standar atas karena ingin melihat semangat dan kegunaan dari putra kedua anda , setelah sampai tiba di tempat tujuan, semua orang akan sibuk.. !" Kata Yan Qin menjelaskan.

" ouh seperti itu .. !"

Trap trap ...

Dari arah depan tiga anggota pengintai datang dan melaporkan bahwa tidak ada gangguan dan juga tidak ada tanda tanda halangan di depannya.

Yan Qin mengangguk , matanya menatap ke arah dua gunung yang terbelah di depannya.

" jalan utama menuju utara harus melewati jalan celah Jingdiu, tapi aku merasa sedikit firasat .. takutnya ada serangan dari dua gunung .. " gumamnya menghela nafas. " semoga saja tidak ada masalah.. !"

" lanjutkan perjalanan, Lin Che , ambil alih regu pengintai , sisir kedua gunung untuk melihat dengan jelas " perintah Yan Qin tiba tiba .

Lin Che yang pada saat itu sedang memakan roti kering tersendak, ia menggerutu dalam hatinya , merasa dipermainkan , namun karena ia sudah menyetujui untuk menjadi perwira pengintai , ia tidak bisa menolak tugas pertamanya itu.

Ia melihat bahwa anggota pengintai hanya berjumlah sekitar lima puluh orang , dan mereka tidak memiliki pakaian yang seragam , hanya berpakaian biasa tanpa ada zirah kulit di badan.

" ahh baiklah .. !"

Yan Qin menahan tawa saat melihat keputusasaan dari pemuda yang angkuh itu , ia ingin melihat apakah Lin Che cocok untuk menjadi seorang pengintai profesional atau tidak.

Bila semuanya berjalan lancar , posisi ketua intelijen akan aman dan ia tidak akan pusing memikirkan kandidat yang dapat di percaya.

Dengan adanya orang tua Lin Zhe di dekatnya, ia dengan mudah dan leluasa , bisa mengendalikan kedua pemuda berbeda arah dan sifat itu .

Rombongan kembali berjalan, para prajurit dan pemuda mulai waspada, mata mereka menatap ke atas gunung terbelah dua , walaupun tidak ada pohon lebat , tapi semak semak yang tinggi , bisa saja menjadi tempat persembunyian para perampok atau tentara yang memiliki niat menghadang.

Di sisi lain, Lin Che dan tiga puluh anggota pengintai memanjat gunung dengan nafas berat, mereka sedikit demi sedikit bisa melihat jurang dalam di sisi kedua gunung , bahkan ada beberapa anggota pengintai yang sedikit gemetar .

Sebagai pemimpin pengintai yang baru , Lin Che menahan diri untuk tidak menggigil ,matanya yang kecil sedikit lebar saat melihat ada daratan lain di salah satu lereng gunung dan itu sangat tersembunyi dari pandangan semua orang di bawah.

" kamu namanya siapa , segera turun , beritahu jenderal Qin , di sisi tersembunyi ada masalah.. !"

" saya Mo He , ketua muda, saya akan turun .. !" Remaja berusia empat belas tahun itu menatap ngeri ke arah jurang di dekatnya, lalu dengan cepat turun ke bawah untuk kembali memberikan berita tentang adanya penyergapan di sisi tersembunyi.

Lin Che mengangguk puas , ia terus mengamati beberapa ratus orang yang sedang bersiap melakukan penyergapan dari sisi tersembunyi dua gunung tersebut, " bagaimana cara merusak rencana mereka? Ahh aku ada ide ... hehehe... !!"

1
Aisyah Suyuti
good👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!