NovelToon NovelToon
Xiao Nan: Kebangkitan Godfather Sang Raja Dunia Bawah

Xiao Nan: Kebangkitan Godfather Sang Raja Dunia Bawah

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Mafia / Reinkarnasi / Kelahiran kembali menjadi kuat
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: King Nan

Xiao Nan pernah menjadi Godfather paling ditakuti di Bumi, membangun kerajaan kriminal sebelum tewas akibat pengkhianatan orang terdekat. Namun kematian bukan akhir. Jiwanya bereinkarnasi ke dunia kultivasi di Pulau Matahari Abadi, bangkit sebagai penguasa bayangan sebelum kembali dikhianati dan dijatuhkan ke Pulau Bulan Surga.

Di sana ia terlahir sebagai tuan muda Keluarga Xiao. Ibunya dibunuh, bakat Akar Naga dirampas ayahnya sendiri, dan ia dibuang ke Reruntuhan Dewa dan Iblis. Di neraka itulah Xiao Nan bangkit. Ia mewarisi Sutra Bayangan Naga dan Tulang Naga Dewa, memadukan insting mafia dengan hukum kultivasi. Bersama entitas misterius Finn, ia membentuk Fraksi Shadow Dragon, menghancurkan Keluarga Xiao dari dalam. Namanya mengguncang dunia dan menyeretnya ke Turnamen Jalan Langit Sepuluh Ribu Ras.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon King Nan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 35 - UTUSAN DARI LANGIT

Hanya berselang satu minggu setelah bendera Shadow Dragon berkibar di Pulau Bulan Surga, sebuah bayangan raksasa menutupi markas besar di tengah hari yang terik. Bukan awan, melainkan sebuah kapal terbang megah dengan ukiran sayap burung phoenix perak yang melayang rendah di atas alun-alun utama. Kapal itu membawa panji Kekaisaran Langit Sembilan.

Di balkon utama, Xiao Nan berdiri dengan tangan bersedekap. Ia tidak menunjukkan rasa takjub, sebaliknya, tatapannya penuh selidik. Di belakangnya, Yue Niang dan Karna sudah dalam posisi siaga, tangan mereka tidak jauh dari senjata masing-masing.

"Utusan kekaisaran datang lebih cepat dari perkiraan," bisik Yue Niang. "Dan mereka membawa tekanan energi yang tidak main main."

Kapal itu menurunkan sebuah tangga cahaya. Tiga sosok turun dengan anggun. Pemimpinnya adalah seorang wanita paruh baya dengan pakaian sutra ungu yang memancarkan aura Pemadatan Tulang Tingkat Puncak, jauh lebih kuat dari mendiang Patriark Xiao. Di kiri dan kanannya berdiri dua ksatria muda berbaju zirah perak yang menatap rendah ke arah para pengawal Shadow Dragon.

"Jadi, ini adalah tempat yang katanya dihancurkan oleh seorang pemuda tanpa latar belakang?" ujar salah satu ksatria muda itu dengan nada meremehkan. "Baunya masih seperti tempat pembuangan sampah."

Xiao Nan melompat turun dari balkon, mendarat dengan keheningan yang sempurna di depan para utusan tersebut. Kecepatan dan kontrol energinya membuat wanita berbaju ungu itu sedikit menyipitkan mata. "Selamat datang di wilayahku," ujar Xiao Nan datar. "Jika kalian datang untuk memberikan selamat atas jatuhnya Keluarga Xiao, kalian terlambat. Jika kalian datang untuk menghina, sebaiknya kalian siapkan peti mati di dalam kapal itu."

"Lancang! Kau tahu siapa yang kau ajak bicara?!" Jendral muda itu menghunuskan pedangnya setengah jalan.

Wanita berbaju ungu itu mengangkat tangannya, menghentikan bawahannya. "Cukup, Jenderal Zuo. Aku adalah Utusan Ling, perwakilan dari Dewan Kekaisaran. Kami datang untuk memastikan bahwa pemegang undangan Turnamen Jalan Langit Sepuluh Ribu Ras dari pulau ini adalah seseorang yang layak, bukan sekadar perampok yang beruntung."

Utusan Ling menatap tajam ke arah Xiao Nan. "Keluarga Xiao adalah pembayar pajak yang setia kepada kekaisaran. Kau telah mengganggu keseimbangan wilayah ini. Secara hukum, kami bisa meratakan tempat ini dalam semalam. Namun, kekaisaran menghargai kekuatan. Tunjukkan padaku, Lord Shadow... apa yang membuatmu merasa layak berdiri di panggung yang sama dengan para jenius dari sepuluh ribu ras?"

Xiao Nan menyeringai, sebuah senyum yang tidak mencapai matanya. "Layak atau tidak, itu bukan ditentukan oleh penilaianmu, tapi oleh hasil. Namun, karena kau meminta bukti..."

Tanpa peringatan, Xiao Nan melepaskan aura Sutra Bayangan Naga. Bayangan naga hitam raksasa bermanifestasi di belakangnya, mengaum tanpa suara namun tekanannya membuat tanah di bawah kaki mereka retak. Energi Darah Dewa memberikan kilatan emas pada aura tersebut, menciptakan tekanan yang setara dengan ranah Pemadatan Tulang

Para Prajurit perak itu terhuyung mundur, wajah mereka memucat. Utusan Ling sendiri harus mengerahkan energinya untuk tetap berdiri tegak. Ia terkejut; ia merasakan aura yang jauh lebih murni dan kuno daripada sekadar teknik bela diri biasa.

"Energi ini... dari mana kau mendapatkannya?" Utusan Ling bertanya dengan nada yang kini lebih hormat.

"Itu rahasia Fraksiku," jawab Xiao Nan dingin. "Katakan pada kaisarmu, Shadow Dragon akan hadir di Turnamen Jalan Langit. Dan kami tidak datang untuk sekadar berpartisipasi. Kami datang untuk mengambil apa pun yang ada di puncak."

Utusan Ling menarik napas panjang, mencoba menenangkan debaran jantungnya. "Sombong sekali. Kau harus tahu, di turnamen itu, kau akan menghadapi pangeran dari ras monster, jenius dari sekte pedang kuno, dan petarung dari ras kurcaci yang memiliki fisik tak tertembus. Jika kau kalah, pulau ini akan langsung disita oleh kekaisaran."

"Dan jika aku menang?" tanya Xiao Nan.

"Maka Shadow Dragon akan diakui sebagai penguasa sah wilayah ini dan mendapatkan kursi di Dewan Sepuluh Ribu Faksi," jawab Ling. Ia melemparkan sebuah medali giok hitam ke arah Xiao Nan. "Itu adalah Giok pengenal. Turnamen dimulai dalam tiga bulan di Ibukota Pusat. Jangan terlambat, atau kau akan dianggap pemberontak."

Kapal terbang itu segera naik kembali dan menghilang di balik awan.

Xiao Nan memandang medali giok di tangannya. Ia tahu bahwa ini adalah perjudian terbesar dalam hidup barunya. Jika ia menang, ia akan memiliki legitimasi. Jika kalah, semua yang ia bangun akan musnah.

"Bos," Karna mendekat. "Tiga bulan bukanlah waktu yang lama untuk menghadapi jenius dari seluruh benua."

"Benar," sahut Xiao Nan. "Karena itu, mulai besok, markas ini akan ditutup. Kita akan melakukan pelatihan tertutup secara total. Finn, aku butuh kau memfungsikan Fragmen Waktu di ruang terdalam secara maksimal. Aku tidak hanya ingin menembus ranah Pemadatan Tulang, aku ingin melampauinya."

Xiao Nan berbalik ke arah Yue Niang. "Kumpulkan semua sumber daya dari Mata Laut Darah. Gunakan semuanya untuk memperkuat Shadow Guard. Saat kita sampai di Ibukota nanti, aku ingin dunia tahu bahwa naga tidak hanya hidup di dalam legenda."

Rencana besar menuju Turnamen Jalan Langit telah dimulai. Di dalam bayangan markasnya, Xiao Nan mulai menempa dirinya kembali, bersiap untuk menghadapi badai yang jauh lebih besar dari apa pun yang pernah ia hadapi di Pulau Bulan Surga.

1
Pecinta Gratisan
lagi thor updatenya💞
Pecinta Gratisan
no komen thor yg penting gak hiatus thor
Pecinta Gratisan
ok thor semangat updatenya sampai tamat thor⚡🔨
Pecinta Gratisan
mantap💞 thor cerita nya💞
hahaahaha
Luar biasa
Andi Heryadi
jgn cm buat diri sendiri,bikin juga anak buahnya tambah kuat
Andi Heryadi
ganti panggilan bos dgn tuan muda thor
Andi Heryadi
keren....terus bertambah kuat Xiao nan
Andi Heryadi
semoga gak berhenti ditengah jalan Thor, ceritanya lumayan bagus
I'm Alone❄️: insyaallah nggk berhenti ditengah jalan, saya usahain selesai Sampek season 3
total 1 replies
Andi Heryadi
bantai jgn ksh ampun ....
Andi Heryadi
mantap thor
Andi Heryadi
ttp semangat thor
Andi Heryadi
masih menyimak thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!