NovelToon NovelToon
Lusy Ratu Peri Terkuat

Lusy Ratu Peri Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Pembaca Pikiran / Fantasi Isekai / Peramal / Cinta Istana/Kuno / Mengubah Takdir
Popularitas:762
Nilai: 5
Nama Author: Nadia Papendang

Lusy peri muda yang tidak memiliki sihir seperti peri lainnya. Dia berkeinginan menjadi ratu peri yang melampaui ratu peri generasi sebelumnya.

Lusy di remehkan oleh kaumnya sendiri. Namun, suatu ketika dia menemukan sebuah teknik terlarang dan sebuah pedang leluhur peri yang membuatnya bisa membangkitkan kekuatan sejatinya.

Lusy bangkit menjadi peri terkuat tanpa sihir, tapi banyak orang yang masih tidak menerima sebuah kenyataan kalau Lusy adalah peri terkuat di alam Peri.

Akankah Lusy berhasil menjadi Ratu Peri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia Papendang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENYELAMAT 1

Fire berteriak saat Artefak pelindung hancur. Lusy yang mendengar teriakan fire dia menoleh.

Tentu saja Lusy terkejut karena para Monster kerangka dengan berbagai bentuk dan ukuran akan menyerang mereka semua.

Lusy menggertakkan giginya, dia berbicara pada pedang peri "serap energi sihirku sekarang!"

Pedang peri seolah mengetahui ucapan Lusy, dia menyerap energi sihir Lusy masuk ke dirinya.

Energi keperakan muncul dan langsung menjalar ke tubuh Lusy.

Swuzzz

Boomm

Boomm

Lusy yang setengah kesadarannya sudah di kuasai pedang peri, dia menghancurkan monster-monster yang menyerang fire dan yang lainnya.

Resa melihat Lusy yang bertarung untuk mereka, entah kenapa perasaan resa tumbuh pada Lusy

Para guru dan Siswa tercengang, karena Lusy berubah menjadi lebih kuat lagi, Meskipun mereka tidak tahu, kekuatan apa yang Lusy miliki.

Semua Monster langsung hancur berkeping-keping, walau mereka terus bermunculan tapi ada sedikit celah untuk mereka kabur.

"Cepat! Kita pergi dari sini!" melihat celah itu fire langsung berteriak.

"Tapi bagaimana dengan tuan Lusy?" tanya Komandan yang di ikuti anggukan para guru.

"Karena kalian Tuan tidak bisa mengeluarkan kekuatan penuhnya! Kalian jadi penghambat di sini!"

Fire yang notabenenya bukan ras peri, tentu saja dia tidak berhati-hati saat bicara, karena hanya Lusy peri satu-satunya yang akan fire hormati.

Perkataan fire membuat semua yang ada di sana terkesiap, mereka sadar kalau memang kenyataannya seperti itu.

"Apa yang kalian tunggu?! Cepat pergi dari sini!" tegur fire lagi.

Mereka semua mengangguk mengerti dan mengikuti instruksi fire untuk segera pergi dari tempat tersebut.

Fire membuka jalan, dia menggunakan artefak-artefak yang di dapatkan dari Dungeon untuk membasmi monster-monster yang tersisa.

Pasukan kekaisaran yang terluka di papah pasukan yang lainnya, mereka semua saling bahu membahu menyelamatkan diri.

Resa terus menatap ke belakang dia tidak tega meninggalkan Lusy seorang diri, tapi benar ucapan fire, kalau mereka hanya akan menjadi penghambat pertarungan Lusy.

Sementara itu Lusy yang di kepung banyak Monster kerangka, dia masih terus mengayunkan pedang peri dan Gear-nya.

Setelah melihat fire sudah membawa pergi semua orang pergi dari sana, Lusy menggunakan pukulan kematian tahap terakhirnya.

"Pukulan kematian tahap sepuluh, Pemusnah!"

Siluet kerangka kepala sangat besar dengan gigi tajam dari pukulan Lusy, kerangka kepala langsung menyerang monster-monster tersebut.

Kerangka kepala memakan semuanya, dia tidak menghilang sebelum musuhnya benar-benar lenyap semuanya.

Para Monster terus di makan pukulan pemusnah Lusy, mereka semua bagaikan kerupuk renyah di hadapan pukulan kematian tahap akhir.

Lusy memerhatikan dari atas, dia menebas monster-monster yang berterbangan di langit, karena pukulan kematian pemusnah hanya menyerang Monster yang ada di tanah.

Sementara itu di tempat fire dan yang lainnya, mereka semua sudah berada di wilayah aman yang berada sedikit jauh dari tempat peperangan.

"Akhirnya bisa keluar dari sana juga." ucap Creid yang langsung terbaring di tanah.

"Benar-benar misi bunuh diri!" celetuk Moris yang sedang duduk tersengal-sengal di tanah.

fire menatap dingin mereka semua, ternyata benar perkataan Lusy, kalau di kehidupannya dulu tidak ada orang peduli dengannya.

"Diam kalian! Apa kalian tidak sadar telah meninggalkan teman kalian di sana?!" Frei membentak para muridnya, dia tidak peduli lagi walau mereka dari keluarga bangsawan.

Creid beranjak dari berbaringnya "Apa hubungannya dengan kita? Dia sudah memiliki kewajiban seperti itu, kalangan bawah memang harus melindungi kami."

Swuzzz...

Trangg....

Creid langsung ketakutan saat Frei menahan serangan fire yang akan menyerangnya, bahkan mungkin akan membunuhnya, karena tatapan fire sangatlah tajam.

"Tuan fire, tolong dinginkan kepala anda, saya tahu anda kecewa dengan kami, mohon maafkan dia."

Frei menyadari kalau fire sangat marah dengan ucapan Creid, karena itulah dia mengawasi gerakannya dan benar saja fire langsung menyerangnya meski dia tahu kalau Creid anak kaisar peri.

Sontak saja semua yang ada di sana terkejut, Komandan pasukan juga mencoba menenangkan fire, mereka yang tahu status fire dan Lusy, tidak mungkin bertindak lebih jauh dan memilih untuk menenangkannya saja.

"Pangeran, lebih baik anda diam terlebih dahulu." Komandan pasukan berkata dengan sopan.

"Kalian semua seharusnya tidak perlu di selamatkan! Tuanku berjuang untuk menyelamatkan kalian semua, tapi ini balasan kalian!" raung fire sangat marah.

"Maafkan kami tuan fire, tolong turunkan senjata anda, pangeran masih muda, dia belum tahu betul dengan dunia luar." Komandan pasukan sebisa mungkin benegosiasi dengan fire.

"Cih! Fire menurunkan kapaknya dan menjauh dari Creid dan yang lainnya.

"Bedebah! Aku akan membuatmu di hukum mati karena berani menyerangku!" Creid malah memanasi suasana.

Sontak saja Komandan Pasukan dan Frei mereka terkejut, padahal mereka sudah berusaha mendinginkan suasana.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!