NovelToon NovelToon
Kisah Perjalanan Hidup Aira

Kisah Perjalanan Hidup Aira

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:39
Nilai: 5
Nama Author: pena merpati

seorang anak yang harus menjadi korban perceraian orang tua nya,hidup dengan nenek dan kakek dengan begitu banyak cemoohan dari orang orang maupun teman-teman nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pena merpati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 34

Setelah sampai di rumah Aira segera memarkir motor nya di depan rumah,setelah nya ia masuk ke rumah tidak lupa dengan mengucap salam.

"Assalamualaikum"ucap Aira sambil melangkahkan kaki nya masuk ke dalam

"Waalaikumasalam" jawab Eka dari dalam rumah

"Bagaimana tadi mendaftar di sekolah nya"tanya Eka

"Lancar bu"jawab Aira seadanya

"Kamu memilih jurusan apa Aira"tanya Eka

"Aira tadi memilih jurusan akuntansi,memang nya kenapa "jawab Aira

"Kenapa tidak yang menjahit saja itu kan nanti kalo kamu lulus sekolah bisa mudah cari kerja"ucap Eka

"Aira Kam tidak suka bu,jadi Aira memilih jurusan yang lain teman Aira pun sama"jawab Aira

"Hah sudahlah terserah kamu Aira,yang penting kamu sekolah bener bener jangan mengecewakan ibu"jawab Eka sembari pergi meninggalkan Aira

Aira yang melihat itupun hanya menghela nafas nya,kemudian ia melangkahkan kakinya menuju kamar

Saat sampai di kamar Aira merebahkan tubuhnya di kasur sambil menatap langit-langit kamar nya. Aira hanya terdiam dan jauh berfikir

Tuhan aku lelah,kenapa semua ini terjadi pada ku,mengapa engkau sangat yakin dengan ku bahwa aku bisa melalui ini semua , kenapa engkau tak segera menjemput ku saja aku lelah

Lama termenung hingga akhir nya Aira pun tertidur,entah apa yang akan terjadi di kedepan nya Aira akan terus berusaha untuk tetap bertahan dan berusaha ia tidak akan menyerah , Aira selalu menanamkan pada diri nya sendiri bahwa suatu saat ia akan bisa hidup tenang dan bahagia,meskipun entah kapan waktunya ia hanya akan terus mengikuti alur perjalanan hidup nya.

Sore pun tiba Aira perlahan membuka mata nya,dan ia melihat dari jendela kamar nya ternyata hari sudah sore lagi lagi Aira menghela nafas panjang,kemudian ia segera membersihkan diri

Saat makan malam tiba,aira pun duduk di kursi dekat dengan adik nya sambil menikmati makanan nya tiba tiba arif membuka suara.

"Ekhem,,Aira kata nya kamu ingin melanjutkan sekolah di SMK Garuda"ucap Arif

"Iya memang nya kenapa"tanya Aira

"Tidak ada,ayah harap kamu serius dalam sekolah mu jangan sampai kamu mengecewakan ayah, aku di sini yang membiayai sekolah mu bahkan ayahmu saja tidak pernah berfikir untuk membantu sekolah mu"ucap Arif

"Iya aku tau"ucap Aira singkat dengan malas ,Aira tau bahwa sebenarnya Arif menatap sini kearah nya entahlah aira pun tidak tau apa yang membuat Arif seperti tidak menyukai Aira

Aira pun segera menghabiskan makanan nya kemudia ia pamit untuk segera pergi ke kamar nya ,Aira pun segera bangkit dari tempat duduk nya dan segera memasuki kamar nya , Aira sebenar nya ingin marah namun ia tak tau bagaimana harus melampiaskan marah nya yang akhir nya hanya bisa ia pendam sendiri kemudian menangis.

Aira pun menatap diri nya di cermin kecil yang ada pada kamar nya, ia memandang lekat pada wajah nya ia berbicara seakan dia sedang berbicara dengan orang lain.

Hei aira,kau tidak boleh lemah kau harus kuat kau harus membuktikan bahwa kau bisa ,jangan sampai orang yang menghina mu itu senang dan bertepuk tangan atas apa yang kamu alami, kau harus bisa bangkit Aira percayalah kau bisa,kamu tidak sendiri tuhan selalu ada bersama mu biarkan orang lain memandangmu dengan cara apapun tapi kau tidak boleh lemah,kau tidak boleh terpamcing dengan itu semua,,, perjalanan mu masih panjang oke,ya aku tau kau lelah tapi kau yakin bukan bahwa suatu saat kau akan bisa merasakan kebahagiaan jadi jangan menyerah,teruslah bertahan 

Aira berbicara pada diri nya sendiri,kemudian ia menangis lalu tersenyum kemudian biasa saja seperti tidak terjadi apa-apa, entah bagaimana mental Aira saat ini .

Setelah selesai mengucapkan kata-kata yang membangun semangat dalam diri nya Aira pun membuka ponsel nya, namun itu sama sekali tak dapat menghibur karena Aira pun bingung akhir nya ia memutuskan untuk tidur.

.

.

.

Satu Minggu kemudian,hari ini adalah hari pengumuman di sekolah SMK Garuda Aira serta kedua temannya pun segera berangkat pagi pagi untuk melihat apakah di terima atau tidak,dan jika di terima maka mereka akan melakukan daftar ulang.

Saat sampai di sekolah mereka segera menuju mading pengumuman dan melihat nama mereka masing-masing, Aira pun melihat nama nya tertera di kertas yang tertempel di mading begitupun dengan Santi dan ana.

Setelah melihat bahwa mereka masuk kedalam SMK Garuda mereka pun berlalu untuk melakukan daftar ulang, namun Aira pun bertanya kepada dua temannya itu

"Santi,ana apa kalian jadi mendaftar di sekolah SMA bina bangsa"tanya ana

"Hem jadi ,memang nya kenapa"jawab ana

"Tidak,apa kalian yakin "tanya Aira

"Ya kita coba dulu saja,apa kau tidak jadi ikut dengan kita"tanya Santi

"Hemm aku rasa tidak,sudah jelas bahwa kita ketrima di sekolah ini jadi aku fikir aku tidak akan lagi mendaftar di sekolah SMA bina bangsa "jawab Aira

"Kalo begitu yasudah,nanti biar aku dan Santi aja"jawab ana

Aira yang akhir nya memutuskan untu tidak mendaftar di sekolah lain pun hanya terdiam,sebenar nya ia tak ingin berpisah dengan dua teman nya itu,namun mereka tetap memilih untuk mendaftar di sekolah lain Aira hanya bisa diam,toh mereka belum tentu juga akan ketrima di sekolah itu

Akhir nya mereka bertiga pun pulang,dan esok hari ana serta Santi akan mencoba mendaftar di sekolah SMA bina bangsa.

Saat sampai di rumah Aira melihat bahwa ibu serta ayah sambung nya tengah bertengkar entah apa lagi kali ini permasalahan nya, Aira tak ingin ambil pusing segera masuk ke kamar nya dan mengganti pakaian,karena tak ingin mendengar pertengkaran orang tua nya Aira pun bergegas keluar dari rumah ,Aira memilih untuk pergi ke rumah Santi

Saat sampai di depan rumah Santi Aira segera masuk,karena memang sudah dari kecil mereka bersama serta ibu nya Santi yang selalu menyuruh agar Aira langsung masuk saja kerumah nya.

"Assalamualaikum"ucap Aira

"Waalaikumasalam,loh Aira mau cari Santi ya itu Santi ada di belakang lagi makan,kamu kesana lah ikut makan sekalian"ucap ibu nya Santi

"Ah ya baiklah"ucap Aira lalu menghampiri Santi

Karna Santi dengan asik makan tanpa menyadari keberadaan Aira, Aira pun dengan ide jahil nya mengagetkan Santi,Aira dengan perlahan berjalan kearah Santi dan saat sudah sampai tepat di belakang Santi

"Dorrrrr"

"Aaaaa"jerit Santi

"Hahahahhaha"tawa Aira dengan keras

"Hais kau ini mengagetkan ku saja,untung saja jantung ku tidak turun ke perut bagaimana jika itu terjadi haa,ibu ku bisa menangis tujuh hari tujuh malam karena kehilangan anak yang sangat ia sayangi ini"omel Santi

"Hahahha yayaya baiklah,maaf kan aku habis nya kau terlalu fokus sampai tak menyadari keberadaan ku"ucap Aira

"Ya mana aku tau kan aku sedang makan"gerutu Santi

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!