NovelToon NovelToon
Cahaya Cinta

Cahaya Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Saidah_noor

Dihari ulang tahun pernikahannya yang ke 3 tahun, Cahaya harus terkejut melihat perselingkuhan Fery dengan wanita lain yang masih satu rekan kerja dengan suaminya.
Karena patah hatinya ia mengajak sahabatnya untuk minum dan menginap dihotel, namun sahabatnya tak bisa menemaninya karena adiknya tak ada yang menemani dirumah.
Kejadian tak terduga dihotel ia tak sengaja bertemu pria asing yang dalam keadaan sakit, karena berpikir itu adalah suaminya yang mengejarnya akhirnya ia mengajaknya bermalam dalam keadaan mabuk.
Namun saat pagi menjelang, Cahaya baru sadar bahwa yang tidur bersamanya itu bukanlah suaminya tapi pria yang terkenal berkuasa dan galak dikantornya.
apa yang harus cahaya lakukan?
kabur kah?? atau ...???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saidah_noor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Ariana.

Dua wanita itu kini berbicara berdua, didalam ruangan Vip mereka bernostalgia mengingat sudah lama sekali mereka tak bertemu. Sambil menunggu asisten Chandra yang pergi menemui dokter.

Dua wanita itu saling menggenggam tangan, terakhir bertemu adalah saat mereka sekolah SMA bertepatan ketika orang tua Cahaya meninggal. Sejak itu mereka tak pernah bertemu, karena orang tua Nina sudah bercerai dan sepupu Cahaya ikut sang ayah pindah ke kota lain.

Makanya, wajar kalau mereka tak pernah bertemu.

"Gimana keadaan om, sudah lama banget gak ketemu?" tanya Cahaya.

"Ayahku sudah nikah lagi dan hidup bahagia, ibu tiriku baik gak seperti ibu kandungku yang matre," ungkap Nina merasa miris karena ibunya.

"Cahaya aku dengar kontrakan ibumu diambil mamaku, maafin dia ya! Nanti aku bantu buat balikin ke kamu," ungkap Nina kini merasa gak nyaman karena perbuatan ibunya.

"Dah lah, lupain aja. Aku juga masih bisa kerja, walau pun sebenarnya aku gak rela juga," kata Cahaya menghela nafas panjang.

Ibunya Nina adalah adik ayahnya Cahaya, karena sifatnya yang boros membuatnya diceraikan. Tak hanya itu sejak orang tua Cahaya meninggal, ia mengambil alih beberapa warisan orang tuanya karena ingin memenuhi hidupnya yang hedon.

"Tapi, Cahaya. Aku beneran gak nyaman, nanti aku minta suamiku bantuin kamu. Sekarang kita kontakan ya! No kamu yang dulu hpnya rusak," papar Nina mengusap lengan kakak sepupunya.

Cahaya hanya bisa mengangguk saja, ia juga tak berharap kontrakan ibunya kembali. Ia hanya berpikir mungkin sudah dijual, mengingat ibunya Nina yang meminta warisan kakek nenek dan selalu ribut dengan ayahnya.

Tak disangka, setelah orang tuanya meninggal muncul sebagai penerima warisannya. Ia bahkan tak dapat apapun, semuanya direbut dengan mudah dan ia diusir dari rumah orang tuanya sendiri. Sampai akhirnya bertemu Liliana.

"Oh, iya. Kamu kok bisa nikah sama asisten Chandra?" tanya Cahaya mengalihkan pembicaraan.

Ia merasa takdirnya lagi beruntung, tak disangka walau gak sepupuan sama pak Chandra eh malah sama istrinya. Kalau gini ia jadi gak tega buat nolak jadi asisten sementara, apalagi melihat kondisi sepupunya yang ternyata mengalami jahitan luka yang terbuka akibat operasi caesar.

"Sebenarnya, kita dijodohkan. Kebetulan orang tua kami saling kenal. Awalnya canggung sih, tapi lama-lama kita saling suka," jawab Nina sembari mesem-mesem mengingat pernikahan mereka yang dimulai dengan perjodohan orang tua itu.

Cahaya merasa iri, ia juga dijodohkan tapi malah gagal. Andai Fery seperti asisten Chandra, mungkinkah pernikahannya langgeng dan ia bisa bahagia seperti Nina. Tapi jika begitu, ia juga tak akan pernah bertemu lagi dengan om Iyan.

Perkara bosnya, Cahaya mulai kepikiran. Kalau mereka makin dekat dan punya hubungan, apakah keluarga Mahendra itu akan merestuinya mengingat dua kakaknya Rayyan pernah membencinya?

Juga, ia yang punya kekurangan fisik. Apakah akan mempengaruhi reputasi Rayyan sebagai pemimpin perusahaan?

Cahaya mulai diam menundukkan kepalanya, sementara Nina bercerita tentang pernikahannya yang indah dengan begitu senangnya.

"Ternyata, tidak semua perjodohan itu berakhir buruk. Suamiku itu orangnya memang ramah, tapi ia gampang panik. Kamu tahu gak, pas lahiran dia nangis kejer sampe gak mau makan. Katanya ia merasa sedih melihat aku kesakitan," ungkap Nina bercerita.

Nina tersenyum mengingatnya, namun saat melihat wajah sepupunya ia mulai bingung.

"Yaya, kamu gak apa-apa?" tanya Nina mulai melihat sepupunya yang aneh, matanya tampak berkaca persis orang yang mau menangis tapi ditahan.

Cahaya berusaha untuk tersenyum didepan adik sepupunya, ia tak ingin memperlihatkan kesedihannya didepan Nina yang kondisinya lagi sakit.

Percakapan itu berakhir setelah Chandra kembali dan Cahaya berpamitan untuk kembali ke kantor. Sampai didalam taksi online, akhirnya tangis Cahaya pecah juga. Kehidupannya dengan orang disekitarnya sangat jauh berbeda dan ia mulai membandingkan hidupnya dengan hidup orang lain.

Bolehkah ia protes, pada Tuhan yang sedang melihatnya menangis. Tentang hidup yang tak sesuai keinginannya, ia sadar betul hubungannya dengan Rayyan akan banyak pertentangan. Rasanya sudah ingin menyerah begitu saja, padahal hubungan mereka belum dimulai.

Tapi, bolehkah ia menjadi serakah. Menginginkan Rayyan dan surga dunia yang katanya indah itu, ia juga manusia yang ingin punya hidup yang bahagia.

Namun takdir malah bercerita seperti ini.

Miris.

^^

Dikantor Cahaya menemui atasannya dibagian desain, ia memberitahukan bahwa ia menerima pekerjaan sebagai asisten sementara. Setidaknya sampai Nina sembuh, tentunya seisi ruangan tempatnya terkejut setelah ia memberitahukannya.

Mereka baru tahu, kalau Cahaya dan asisten Chandra itu sepupuan. Tapi tak ada juga yang berkomentar buruk, mengingat kondisi istri asisten itu tengah sakit parah. Namun ke kepoan mereka itu pasti ada saja.

"Jadi, kamu akan pindah untuk sementara?" tanya Yumi menatap Cahaya yang sedang membereskan berkasnya.

Cahaya hanya mengangguk saja tanpa menjawab sepatah kata.

"Emang istrinya sakit apa?" tanya rekan yang lain.

"Luka jahitannya terbuka lagi, ia disuruh bed rest. Katanya ia terjatuh," jawab Cahaya dengan pelan tapi jelas.

Semua orang menatap padanya, ada yang iri ada juga yang kasihan. Karena bos mereka bukan pribadi yang baik, plusnya cuma tampan dan berduit melimpah.

"Aku iri, setidaknya kamu akan berduaan sama pak bos. Lihat mukanya yang genteng paripurna, atau otot perutnya yang sixpack," ujar rekan kerja wanita sembari tersenyum mengkhayalkannya.

Huuuuhhh

Yang lain mulai ribut.

"Kalau aku mah amit-amit, sih! Inget pas pak bos marahin asisten Chandra pas ulang tahun perusahaan, jir matanya kayak Suzanna. tangan aku langsung gemetaran, takut dia kesurupan," timpal rekan wanita lainnya.

Mereka ketawa, apalagi si Yumi. Dia yang paling kenceng, tapi kalau Cahaya malah biasa saja.

"Oh, iya. aku baru dapat gosip baru soal pak bos, katanya ia sudah tunangan. Ceweknya dokter pribadinya pak bos sendiri," ungkap rekan laki-laki.

Semua orang terkaget, termasuk Cahaya yang sampai menjatuhkan kalender duduknya. Ia baru mendengar gosip itu, karena setahunya Rayyan tak dekat dengan siapapun selain dirinya.

Tak disangka gosipnya malah seperti ini.

"Serius?" semua bertanya tak percaya.

"Wah gila! Aku pikir dia impoten," cetus rekan wanita sembari menutup mulutnya.

Husss.... Mereka tertawa lagi namun pelan. Harap maklum namanya gosipin bos yang usia berkarat dan berlahar dingin.

"Namanya dokter Ariana," ungkap rekan pria itu lagi, entah gosip dari mana lagi semua itu.

Cahaya kembali diam, rasanya ia pernah dengar nama itu. Tapi ia tak tahu rupanya seperti apa, bahkan yang ia ingat cuma dokter Cinthya—selingkuhan Fery itu.

Itupun hanya ingat saat bertemu di Geleri Tama, karena Cinthya mengaku-ngaku tunangannya Rayyan.

^^

Cahaya tengah membereskan beberapa barangnya dimeja, kali ini ia hanya punya rekan satu orang. Ditempat itu hanya ada Lisa yang akan menemaninya, tidak seperti didepartmennya dulu.

Seorang berjalan mendekati mejanya, seorang wanita yang pernah memeriksa keadaannya saat dirumah Rayyan. Tapi ia tak tahu nama sosok itu, ia hanya tahu pekerjaannya adalah dokter.

Wanita itu memang cantik dengan kulit putih, rambutnya yang pendek sebahu, auranya pun sangat elegan dengan riasan yang sederhana. Terlihat wajahnya dari kalangan orang kaya.

Hendak menyapanya, namun Lisa lebih dulu menyapa wanita itu.

"Dokter Ariana, apa ada yang bisa kami bantu?" tanya Lisa.

Deg

Cahaya terkejut mendengar namanya, ia ingat percakapan didepartemennya tadi.

"Jadi, dia dokter Ariana. Tunangannya Rayyan," gumam Cahaya mematung menatapnya.

1
falea sezi
🤣🤣 mertua toxic
🌀 SãñõõR 💞
yap ntar ceritanya jadi membingungkan.
partini
saling terhubung suami selingkuh dengan wanita yg pernah di sukai lelaki yg tidur dengan cahaya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!