NovelToon NovelToon
Antara Doa Dan Takdir

Antara Doa Dan Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aqilaarumi

Dimasa lalu..

Lelaki berbaju kokoh merah maroon itu berusaha menarik tangan perempuan yang baru saja melompat dari gedung lantai dua.tatapan pria itu tajam menatap perempuan yang berusaha melepaskan genggaman tangannya.

Pria itu seharusnya menjaga tatapannya,menjaga diri agar tidak menyentuh wanita yang bukan muhrimnya.tapi ia harus melakukan ini.ini semua darurat.ia tidak bisa begitu saja membiarkan seorang wanita melompat dihadapannya begitu saja.

" Lepaskan saya lebih baik saya mati."

" Sadarlah nona bunuh diri itu perbuatan dosa,anda tidak akan diterima dibumi maupun dilangit.arwah anda akan mengantung diantaranya."

Wanita itu tetap kekeh,ia berusaha melepaskan tangan laki laki itu.keringat menetes didahi pria tampan itu.ia menatap perempuan itu terjatuh dihadapannya.adnan Al Fahri putra dari kiay Husen pemilik pondok pesantren yang sangat dihormati dikota ini.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya ia menatap perempuan dengan begitu dalam.dan untuk pertama kali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aqilaarumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab31

Ayla mejalanin statusnya sebagai seorang istri dengan perasaan yang hampa.pernikahan tanpa adanya rasa cinta didalamnya sangatlah tidak mengenakkan.

Tapi meskipun begitu Ayla tetap mencoba menerima pernikahannya ini.ia tetap tidur satu ranjang dengan Devan dindalem.padahal niat awalnya ia ingin menyuruh Devan tidur disofa saja tapi hal itu urung dilakukannya. Setelah ia fikir fikir ia ingin membiasakan diri tidur disamping laki laki itu, dengan begitu mungkin rasa nyaman atau rasa cinta bisa diam diam menyelip kedalam hatinya tapi nyatanya hampir setiap malam ia tidak bisa tidur karna wajah Kay selalu menghatuinya.

Sedangkan Devan.sama seperti Ayla laki laki itu hampir setiap malam tersiksa karna setengah mati menahan hasratnya.kadang kalah saat tidur belahan dada Ayla terlihat begitu jelas.kadang dresnya terkibas naik hingga memperlihatkan paha putihnya yang mulus.

Devan hampir saja gila saat matanya melihat keindahan tubuh Ayla tapi ia tidak bisa menyentuhnya.

Dia senang mengoda ,menjaili Ayla tapi disisi lain ia sadar jika dia berani memaksa Ayla melakukanya.mungkin raga Ayla akan menjadi miliknya tapi tidak dengan hatinya.tapi bukan tidak mungkin jika suatu saat ia lepas kendali dan mencumbui Ayla baik Ayla mencintainya atau tidak,siap tidak siap tapi semoga Devan selalu bisa menahan dirinya.

Pagi harinya Ayla terbangun, menyadari bagian dadanya terlihat,Ayla menutupnya dengan kedua tangan dan melihat Devan yang tersenyum kearahnya.

" Semalam kamu tidak melakukan itu kepadaku kan?"

Dan hampir setiap pagi Ayla menanyakan pertanyaan yang sama.jika ia terbangun dalam keadaan dress-nya yang terkibas atau melorot hingga memperlihatkan belahan dadanya.

" Aku tidak melakukan apapun kok.hanya nyicip sedikit saja."ucap Devan tersenyum lalu bangkit dari tidurnya.

" Apa kamu bilang nyicip."ucap Ayla ikut bangkit dari tidurnya.hingga maju mendekati devan

" Ay.kamu itu halal bagiku.jadi tidak ada dosa bagi aku untuk melakukan apapun sama kamu."

" Aku sudah bilang jangan sentuh aku sampai..."

" Sampai kamu siapkan?sampai kamu mencintaiku."

" Aku tidak melakukan apapun ayla.!udah yah kita berangkat kekampus yuk."

Setelah siap siap mereka sarapan.pagi ini ummi Nadya terlihat menyiapkan nasi goreng.yang ia campur dengan jamur shimeji yang diiris tipis-tipis.bau nasi gorengnya begitu harum hingga Ayla begitu berselera.

Devan terdiam saat melihat masakan ummi.ia mengambil nasi gorengnya lalu memisahkan nasi dan jamurnya.

Helaian nafas kanza terdengar berat saat melihat abangnya yang belum juga memulai sarapan karna terlalu sibuk memisahkan jamur jamur itu.devan begitu tidak suka makan jamur.

" Sini bang biar kanza saja yang bantuin Abang misahin.abang makan saja."

" Kanza kamu sarapannya cepat cepat nak.nanti kamu dihukum lagi oleh ustadz Rida."

Abi melirik ummi Nadya.ia juga sedikit frustasi bagaimana caranya menasehati istrinya itu.abi Adnan tahu.ummi Nadya sengaja memasak nasi goreng dengan jamur yang banyak agar Devan tidak betah tinggal dipesantren.

" Tidak apa apa ummi.kasihan Abang devan,belum makan dari tadi.lagian ummi kenapa masak nasi goreng dengan jamur yang begitu banyak sih.apa ummi pura pura tidak tahu Abang Devan tidak suka makan jamur."

" Kanza."bentak ummi Nadya.

" Ummi." Tegur kiay adnan

Ayla juga terdiam ia semakin yakin kecuekan ummi Nadya terhadap Devan bukan karakter dari ummi Nadya sendiri tapi lebih kearah ummi Nadya tidak suka devan.tapi apa iya ada ibu yang tidak suka dengan anaknya sendiri.?

" Sudahlah dek.biar Abang aja yang pisahin kamu sarapan aja."

" ahhh Baiklah bang."

Hingga sarapan pagi mereka yang yang dibumbui sedikit drama akhirnya berakhir.

Abi pamit kepanti karna selain menjadi pimpinan pesantren alfahri kiay Adnan juga memiliki banyak panti asuhan.kanza juga pamit kepesantren karna ia merupakan santri dari pesantren alfahri.begitu juga dengan Ayla dan Devan yang akan berangkat kekampus.tinggallah ummi sendirian yang diam diam menangis mengingat hal hal buruk yang mennimpahnya dimasa lalu.

Disepanjang perjalanan Devan menyetir dengan serius.ia diam tidak seperti biasanya.kalau biasanya Devan akan cerewet sekali mengoda Ayla dengan perkataan yang mesum.kali ini laki laki itu tampak serius menyetir mobilnya.

Ayla juga memilih diam tidak ingin menegur laki laki itu.rasanya kalau Devan diam begitu gendang telinganya terasa sehat.ia lalu mengambil smartphonenya dari dalam tasnya.lagi lagi aplikasi yang pertama kali dibukanya adalah aplikasi bertukar pesan .berharap Kay mengirimkan pesan untuknya.

Namun nyatanya tidak.tidak ada satupun pesan dari kay.bahkan Kay terakhir kali aktif dihari pernikahan dia dan Devan.

Mata ayla berkaca kaca dia rindu Kay,sangat rindu.

Ia kembali masuk kegaleri foto untuk melihat foto fotonya dengan kay.untuk sekedar mengobati rasa rindunya.terkadang bibir Ayla menyugingkan senyuman saat melihat foto foto dirinya dan Kay yang terlihat lucu.sungguh Ayla rindu kay.devan tidak bisa mengantikan Kay dihatinya.apakah memang ia sudah ditakdirkan menjalani pernikahan tanpa rasa cinta dihatinya? Sungguh itu bukan impian Ayla bukan juga impian para wanita yang ada didunia ini.tidak akan ada wanita yang mampu hidup dalam ikatan tapi tidak ada cinta didalam hatinya.

Mobil Devan berhenti.ayla segera memasukkan handphonenya kembali kedalam tas.

" Lo kok berhenti .ini belum sampai kampus?"

" Aku mau beli bubur ayam.kamu mau juga?"

" Tidak.aku sudah kenyang masakan ummi sangat enak,kayaknya aku semakin betah deh tinggal dindalem."

Devan terdiam ,ia lalu membuka pintu mobilnya lalu turun menghampiri penjual bubur ayam itu.

Devan memesan dua porsi untuk dirinya sendiri, rasanya ia sangat lapar.pagi ini ia sarapan sedikit saja tadi malam juga ia hanya makan sedikit saja.entalah ummi Nadya selalu memasak makanan yang Devan tidak sukai.andai saja Ayla mau tinggal dirumah bunda Lia pasti Devan tidak akan merasa lapar seperti ini.

Setelah bubur ayam ada ditangannya Devan kembali kemobil.

" Tidak apa apa yah ay.kita berhenti disini dulu aku laper."

" Tidak apa apa.kamu sarapan aja dulu."

Devan terlihat makan dengan lahap.

" Jadi dari tadi dia diam karna lapar." Batin ayla.

"Lagian kenapa sih kamu ngak suka masakan ummi padahal masakan ummi itu enakloh"

" Bukanya aku tidak suka makanan ummi,aku tidak suka makan jamur dan daging dagingan.kecuali ayam."

" Kamu kan anaknya masa ia ummi tidak tahu makanan yang kamu sukai dan tidak kamu sukai."

" Aku yang salah karna lidahku ini terlalu memilih milih makanan."ucap Devan terdengar membela ummi Nadya.

" Tapi jujur ya dev.aku yang baru kemarin hadir didalam keluarga kalian itu.merasa kalau ummi itu tidak suka sama kamu deh."

Hati Devan seperti tercabik cabik tapi berusaha tidak memperlihatkan wajahnya sedihnya dengan cara kembali memakan

Buburnya dengan lahap.

" Akhirnya buburnya sudah habis." Ucap Devan berusaha mengalihkan topik.

" Devan.jawab aku."

"Hum mungkin karna aku adikku hilang."ucapnya pada akhirnya.

Ayla memiringkan tubuhnya menatap devan.ia tampak sedikit tertarik dengan cerita Devan.

" Jadi kamu punya adik lagi selain kanza."

Devan menganguk.

" Namanya Ihsan lahir setelah aku.saat itu aku umur empat tahun dan adik aku tiga tahun.kami beda hanya setahun. mungkin karna aku merasa Ihsan merebut perhatian ummi dan Abi dari aku.aku merengek meminta ummi dan Abi menemaniku bermain disebuah mall dan menitipkan Ihsan kepada asisten kami yang juga ikut dengan kami dihari itu.tapi saat selesai menemaniku bermain Ihsan dan asisten ummi menghilang.sampai saat ini kami tidak tahu sekarang Ihsan berada dimana.aku dan Abi sudah berusaha mencarinya tapi tetap saja kami kehilangan jejak.mungkin karna itu ummi sangat tidak menyukaiku." Ucap Devan sedikit berbohong padahal sedari kecil memang ummi terlihat sangat membencinya bahkan sebelum Ihsan lahir.

"Tapi itu bukan sepenuhnya kesalahan kamu Devan."

" Tapi sepertinya aku menjadi anak ummi aja sudah menjadi kesalahan."

" Devan."

" Sudahlah.kita berangkat sekarang."

Devan kembali menyalahkan mesin mobilnya.sedangkan Ayla membuka baju gamis dan hijabnya.menyiskan dress yang terpasang ditubuhnya.tentu saja dress itu pemberian Kay sepertinya hampir semua barang yang dikenakan Ayla pemberian dari kay.bagaimana bisa Ayla cepat move on jika dahulu Kay begitu loyal kepadanya.

" Kamu membuka hijab kamu."

" Bukankah syarat kamu.aku hanyaa memakai hijab saat sedang berada dipesantren saja.aku tidak bisa memakai pakaian tertutup seperti itu saat sedang dikampus."

" Hum baiklah.tapi aku yakin nanti kamu akan mengenakan hijabnya jika sudah terbiasa."

Devan memang ingin mengajari Ayla soal Agama.tapi dia harus pelan agar dia dapat mendisiplinkan Ayla tanpa pemberontakan dari Ayla.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!