NovelToon NovelToon
Ladang Surgawi Sang Mantan Prajurit

Ladang Surgawi Sang Mantan Prajurit

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:18.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sukma Firmansyah

Di tengah kemiskinan setelah menjual segalanya demi membantu ibu mendiang sahabatnya, takdir membawanya pada sebuah keajaiban.
Sebuah gulungan lukisan leluhur yang tak sengaja terkena tetesan darahnya membuka gerbang menuju dimensi lain—sebuah "Ruang Peta Spiritual".
Di sana, waktu berjalan sepuluh kali lebih cepat. Mata airnya mampu menyembuhkan penyakit mematikan, dan tanahnya dapat mengubah tanaman layu menjadi harta karun bernilai miliaran!
Dari seorang gelandangan di kawasan kumuh menjadi taipan pertanian yang disegani. Xia Ruofei memulai hidup barunya: menanam sayuran kualitas dewa, memulihkan tubuhnya, dan menghajar mereka yang berani meremehkannya.
Inilah kisah sang Raja Tentara yang beralih profesi menjadi Petani Legendaris!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sukma Firmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4: Kelahiran Kembali Sang Bonsai

Di tengah kegembiraannya, ada satu hal yang masih mengganjal di pikiran Xia Ruofei.

Lukisan ini sudah ada di keluarganya selama turun-temurun. Dalam ingatan Xia Ruofei, ada masa di mana kakeknya sering membuka dan mengaguminya. Bahkan saat masih kecil, Xia Ruofei pernah dengan iseng membuka lukisan ini.

Namun, baik kakeknya maupun dirinya sendiri, tidak pernah ditarik langsung ke dalam dimensi lukisan itu!

Xia Ruofei merenung sejenak. Pada akhirnya, ia hanya bisa menyimpulkan bahwa darah dari lukanya yang mengenai lukisan itulah pemicunya. Selain alasan itu, Xia Ruofei tidak bisa menemukan penjelasan lain.

Ia tidak lagi memusingkan hal itu dan beralih mempelajari gulungan lukisan misterius tersebut.

Setelah setengah hari melakukan serangkaian percobaan, Xia Ruofei akhirnya memahami beberapa fungsi dasar dari Ruang Peta Spiritual ini.

Pertama, sangat mudah baginya untuk masuk dan keluar dari dimensi ini. Ia hanya perlu memikirkannya, maka ia bisa masuk atau keluar seketika. Selain itu, ia bisa membawa barang ke dalam sana, asalkan barang tersebut ia pegang atau sentuh.

Kedua, jika ia keluar masuk dimensi tersebut secara berulang-ulang, mentalnya akan terasa sangat lelah. Namun, kolam air di dalam sana sangat efektif untuk memulihkan kondisi mental seseorang. Air itu bahkan sangat membantu menyembuhkan luka fisik. Setelah Xia Ruofei meminum air kolam tersebut, ia menyadari bahwa luka sayatan di lengannya sudah mulai mengering dan membentuk keropeng.

Penemuan ini membuat Xia Ruofei terkejut sekaligus girang.

Kamar sewaannya saat ini terlalu sempit. Setelah menjual rumah, ia tidak tega membuang barang-barang peninggalan kakeknya, sehingga ruangan itu hampir penuh sesak.

Sekarang karena ada dimensi ajaib ini, Xia Ruofei memindahkan semua barang tersebut ke dalam sana hanya dengan beberapa kali perjalanan. Kamar kostnya pun seketika terasa jauh lebih luas.

Ia meminum beberapa teguk air kolam untuk memulihkan tenaganya. Kemudian, ia duduk di tepi kolam dan menatap air spiritual yang jernih itu sambil berpikir keras.

Setelah mulai tenang, Xia Ruofei berpikir bagaimana cara memanfaatkan ruang spiritual ajaib ini untuk menghasilkan uang sebanyak mungkin.

Ibu Hu Zi didiagnosis menderita uremia. Total 500 ribu yuan yang didapat Xia Ruofei dari menjual rumah dan pesangon militernya telah diberikan semua kepada wanita tua itu. Namun, keluarga Hu Zi masih terlilit hutang besar, dan uang yang diberikan Xia Ruofei pasti tidak akan cukup untuk biaya cangkok ginjal. Karena itu, Xia Ruofei ingin mengumpulkan uang sebanyak mungkin selagi ia masih punya tenaga.

Xia Ruofei sadar betul bahwa hari-harinya sudah tidak lama lagi.

Pasien penderita ALS (penyakit neuron motorik) biasanya hanya bertahan hidup paling lama dua hingga tiga tahun.

Awalnya Xia Ruofei hanya ingin mencari uang sebanyak mungkin selagi masih bisa bergerak untuk ditinggalkan bagi ibu Hu Zi. Kini, dengan adanya Ruang Peta Spiritual yang misterius ini, otak Xia Ruofei mulai berputar cepat.

Xia Ruofei langsung menolak ide untuk menjual lukisan itu.

Sebab, Peta Spiritual ini benar-benar terlalu ajaib. Ini sudah jauh melampaui batas imajinasi orang normal.

Xia Ruofei tahu betul jika ia gegabah menjual lukisan ini, alih-alih mendapatkan uang, ia justru akan memancing bencana besar bagi dirinya sendiri.

Ia pun segera membulatkan tekad.

Bukan hanya tidak boleh menjualnya secara terbuka, ia harus menjadikannya rahasia paling tinggi. Ia tidak boleh membocorkannya bahkan kepada teman terdekat sekalipun!

'Karena tidak bisa menjual bendanya, setidaknya aku harus memanfaatkan harta karun ini untuk menghasilkan uang sendiri! Kalau tidak, benar-benar mubazir...' pikir Xia Ruofei.

Namun, mengenai cara memanfaatkan Peta Spiritual untuk mencari cuan, Xia Ruofei belum punya ide bagus saat ini. Bagaimanapun, ia masih tahu sangat sedikit tentang dimensi ini. Satu-satunya hal yang ia tahu adalah air kolam itu bermanfaat untuk memulihkan kekuatan mental dan luka fisik. Tapi kolam itu hanya punya radius satu meter. Tidak mungkin ia menguras airnya dan menjualnya secara eceran!

Ini sama saja seperti memiliki gunung harta karun, tapi tidak bisa ditukar dengan uang nyata. Xia Ruofei hanya bisa tersenyum pahit.

Ia mengernyit dan berpikir sejenak, lalu menggelengkan kepala sambil bergumam.

"Sudahlah, mending keluar cari makan dulu! Bahkan kaisar pun tidak akan membiarkan prajuritnya kelaparan!"

Setelah itu, Xia Ruofei bersiap untuk meninggalkan dimensi tersebut.

Pada saat itulah, tatapannya mendarat pada sebuah pot bunga kecil. Ia terpaku menatapnya. Xia Ruofei ingat bahwa pot bunga ini ditinggalkan oleh penyewa sebelumnya. Entah kenapa, ia ikut membawa pot bunga ini masuk saat ia membereskan barang-barang tadi.

Ada tanaman kecil berwarna hijau berbentuk sukulen di dalam pot itu. Daunnya tampak gemuk dan tebal dengan pola kecokelatan yang menyerupai urat daun. Terlihat cukup cantik. Namun, mungkin karena lama tidak terurus, tanaman itu tampak layu dan tidak bersemangat.

Xia Ruofei menggelengkan kepala dan mengulurkan tangan untuk mengambil pot itu, berniat membawanya keluar. Xia Ruofei tidak punya hobi memelihara tanaman hias. Karena tidak ada pemiliknya, ia pikir lebih baik dibuang saja nanti. Makan saja susah, boro-boro pelihara tanaman!

Tapi kemudian, ia berubah pikiran dan bergumam.

"Yah, sudahlah. Karena aku sudah membawamu masuk tadi, anggap saja ini takdir. Tinggallah di sini!"

Tanah di pot bunga itu dipenuhi banyak kerikil kecil dan tampak sangat kering kerontang tanpa kelembapan sedikit pun.

Melihat kondisi itu, Xia Ruofei membawa pot tersebut ke tepi kolam dan menggunakan tangannya untuk mengambil air, lalu menyiram tanaman itu. Ia menunggu sampai tanah di dalam pot benar-benar basah sebelum berdiri dan meninggalkan dimensi spiritual tersebut.

Tanaman dalam pot itu ia biarkan saja tetap di dalam Ruang Peta Spiritual.

***

Kembali ke kamar kostnya, Xia Ruofei membuat semangkuk mi instan sederhana untuk makan siangnya.

Setelah itu, ia membersihkan kamar. Ia merasa sangat lelah hingga napasnya sedikit terengah-engah dan berkeringat banyak. Sejak mengidap penyakit ALS, kekuatan fisik Xia Ruofei menurun sangat drastis. Saat masih di militer dulu, latihan ringan seperti ini bahkan tidak akan membuatnya berkeringat, apalagi merasa lelah.

Ia mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi umum di luar untuk mandi sejenak. Setelah itu, ia kembali ke kamar dan berbaring di tempat tidur untuk beristirahat.

Tanpa sadar, Xia Ruofei tertidur lelap.

...

Saat Xia Ruofei terbangun, hari sudah gelap di luar.

Ia melihat jam di ponsel jadulnya dan menyadari bahwa sekarang sudah pukul 18.30. Ini berarti ia telah tidur selama empat hingga lima jam.

Setelah bangun, tenggorokan Xia Ruofei terasa agak kering. Ia menggenggam lukisan yang dipeluknya erat saat tidur tadi. Dengan satu pikiran, ia menghilang dari kamar dan masuk kembali ke Ruang Peta Spiritual. Begitu merasa haus, ia langsung teringat untuk mengambil air kolam untuk diminum.

Ia muncul di dalam dimensi dan langsung berjalan menuju kolam.

Namun, saat matanya melihat pot bunga di tepi kolam, langkahnya mendadak kaku dan ekspresi tidak percaya muncul di wajahnya. Ia bergegas menghampiri pot bunga tersebut.

Xia Ruofei menyadari bahwa tanaman di pot bunga itu sudah berubah total dari sebelumnya!

Perubahan yang paling mencolok adalah ukurannya. Tanaman itu kini tumbuh besar, hampir seukuran balon.

Selain itu, ia tidak lagi layu seolah hampir mati. Daun-daunnya menjadi bening kristal seolah-olah dipahat dari giok murni. Tampak ajaib, indah, segar, dan elegan—seperti sebuah karya seni yang bernyawa.

Ada lagi perubahan yang lebih jelas: warna daunnya.

Bagian terluar daun masih berwarna hijau pekat, tetapi warna bagian dalamnya telah berubah. Ada gradasi warna dari terang ke gelap. Bagian yang paling dalam kini telah berubah menjadi ungu yang sangat cantik.

Di bagian puncak daun, terdapat urat-urat transparan. Sekilas saja, orang bisa melihat isi daun yang berdaging, berkilauan, dan bening seperti lentera es.

Tanaman pot yang tadinya sudah sekarat, kini berubah menjadi begitu ajaib dan menawan. Tidak berlebihan jika dikatakan tanaman ini telah "terlahir kembali"!

Ini adalah pertama kalinya Xia Ruofei melihat tanaman hias seindah ini. Ia hanya bisa berdiri terpaku karena takjub. Untuk sesaat, ia bahkan lupa bahwa tujuannya masuk ke sini tadi adalah untuk mencari air minum karena kehausan.

1
Andira Rahmawati
keren abissss👍👍👍👍
Andira Rahmawati
cerita keren..lanjut thor💪💪
Jujun Adnin
lagi
Luthfi Afifzaidan
lg
Luthfi Afifzaidan
lanjutkan
Kang Comen
ok
Jujun Adnin
lanjut
Samadi Kelana
Mantap
Dasef Saputra
Cukup Bagus
Luthfi Afifzaidan
lg
Dasef Saputra
Maaf Thor klau bisa alur ceritanya jangan di bikin monoton,biar yg membaca tidak merasa bosan🙏
Pecinta Gratisan
lagi thor updatenya💞
Pecinta Gratisan
mantap💞 jiwa
JJ opa
alur cerita yang membuat pembaca makin penasaran,👍👍lanjut thor saya pribadi menanti kelanjutan episode🙏🙏
Sukma Firmansyah: hahahaha
sama,ini juga novel yang saya rekomendasikan
tapi aneh pembaca sepi
total 1 replies
Chi Fuyu
up
Sukma Firmansyah: gasssssss
total 1 replies
azizan zizan
alur yang terlalu membosankan pantas lah tidak ramai yang membaca...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!