NovelToon NovelToon
ANAYA-nya HELGA

ANAYA-nya HELGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Bad Boy / Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:559
Nilai: 5
Nama Author: NLiRa

Sekolah internasional terkenal dijakarta yang bernama Grand Imperial Academy, sedang disibukan dengan kedatangan siswa-siswi baru, yang sedang melakukan masa orientasi.

Anaya menjadi salah satu siswi baru di Grand Imperial Academy, ia bersekolah disana karena ada kedua abang kandungnya dan juga abang sepupunya yang bersekolah disana dan sudah menjadi siswa kelas 12 yang merupakan panitia orientasi juga.

Helga si Ketua OSIS yang tak pernah terlihat senyumannya sedikitpun menjadi icaran banyak siswi di Grand Imperial Academy.

Namun senyum Helga mulai muncul saat ia mulai tertarik dengan Anaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NLiRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DIHUKUM

"Itu benar" sahut Citra yang menghampiri Anaya dan Havinka

"Lo jangan ikut campur" ucap Celyn pada Citra

"Kak, kalian tadi yang meminta Anaya ke taman belakang" ucap Citra yang memberanikan diri.

"Lo berdua balik ke lapangan" teriak Ellara.

"Dan lo, keliling lapangan sepuluh kali" sambung Ellara.

"Lo gila ya" teriak Havinka yang tak terima temannya di hukum.

"Lo gak sopan ya, lo mau kita hukum juga" ancam Sandra.

"Inka, Citra, sebaiknya kalian kembali ke lapangan" ucap Anaya yang mengenggam tangan Havinka dan Citra.

"Tapi Ana.., kamu gak salah" ucap Havinka yang bisa merasakan tangan Anaya gemetar.

"Anaya, baju kamu basah dan pipi kamu juga merah karena tamparan keras itu" ucap Citra.

"Please, cepat kembali ke barisan kalian. Aku malu, please" ucap Anaya dengan matanya yang sudah berkaca-kaca.

Melihat Anaya, Havinka benar-benar tak tega, tapi mau gak mau dia harus kembali ke barisan.

"Kak apa bisa hukumannya diringankan?" tanya Anaya yang memberanikan diri.

"Gak bisa" tekan Sandra.

"Tapi saya gak akan bisa lari sampai 10 kali putaran" ucap Anaya.

"Kenapa abis digilir lo, gak sanggup lari" ucap Ellara yang membuat semua orang yang mendengarnya terkejut.

"Apa maksud kamu ngomong? " tanya Anaya yang sudah sangat malu dan terkejut mendengar ucapan Ellara.

"Benarkan yang gue bilang, lo keluar dari parkiran khusus dan kemudian gak lama diikuti oleh Farraz, Mahesa dan William di belakang" ucap Ellara santai sambil melipatkan kedua tangannya di dada.

"Wow, tadi Farraz nganterin lo makanan dan hal yang paling mustahil dilihat oleh semua orang di sekolah ini" ucap Sandra.

"Dia seperhatian itu sama lo, jelas ada sesuatu yang lo kasih ke dia kan" ucap Celyn yang tersenyum sinis.

Ucapan Ellara, Sandra dan Celyn mulai berputar di kepalanya, matanya mulai berkaca-kaca.

"Me-mereka ab...." ucap Anaya yang sudah terbata-bata dan langsung di bentak oleh Sandra.

"BERHENTI BICARA DAN LARI SEKARANG"bentak Sandra yang membuat Anaya terkejut.

"Lo gak lihat, semua orang udah lihat kearah lo dengan tatapan jijik" ucap Celyn yang tersenyum puas.

Anaya langsung melirik ke seisi lapangan dan benar saja semua orang mulai meliriknya dan berbisik-bisik. Kata-kata digilir terus berputar di kepala Anaya, dia dianggap seperti perempuan murahan saat harus bersama keluarganya sendiri.

"Jangan lo pikir, karena lo dekat dengan mereka, lo bisa lolos dari hukuman" ucap Celyn sambil mendekat ke Anaya.

"CEPAT LARI" bentak Celyn yang mendorong Anaya.

Anaya mulai berlari dengan air mata yang sudah mengalir dengan semua orang menatapnya. Celyn, Sandra, Ellara dan Velly tersenyum puas kerena merasa menang. Sudah dua kali putaran Anaya berlari tubuhnya semakin lemas, kepalanya pusing. Havinka dan Citra mulai khawatir, namun tak tau harus berbuat apa karena mereka yang tidak diberikan membawa ponsel jadi tak bisa menghubungi siapapun.

Helga dengan yang lainnya sudah berjalan ke lapangan, mereka terkejut melihat semua peserta MPLS yang sudah berbaris dan ada satu orang yang sedang berlari mengelilingi lapangan dengan rambut dan seragam yang basah.

"Ana" teriak Mahesa yang terkejut melihat kondisi adiknya.

"Ana" ucap Farraz dan William yang ikut melihat kearah Anaya.

Mahesa, Farraz, dan William langsung berlari kearah Anaya dan ikuti oleh Floella yang juga terkejut melihat pemandangan itu.

"Ada apa ini, kenapa dia keliling lapangan?" tanya Helga.

"Dia telat Hel, makanya kami kasih hukuman biar disiplin" ucap Celyn.

"Tapi ini baru waktunya selesai istirahat" ucap Helga dingin.

"Kita cuma gak mau menghabiskan waktu lama Hel" sahut Sandra santai.

"Tapi lo gak perlu hukum dia karena dia jelas gak telat di jam segini" sahut Retta.

"Tapi mereka harus di disiplin kan" ucap Velly.

Kedatangan Mahesa, Farraz dan William yang menghampiri Anaya semakin menguatkan perkataan dari Ellara., semuanya murid kembali berbisik tantang Anaya.

"Ana, heyy, kamu kenapa dek" ucap Mahesa yang menahan tangan adiknya namun ditepis oleh Anaya yang membuat Mahesa, Farraz dan William terkejut.

"Anaya berhenti, kamu kenapa? " tanya Farraz pada adiknya.

"Lepasin" ucap Anaya sambil menangis dan masih berlari pelan.

"Ana, udah dengerin abang" ucap William yang memegang kedua bahu adik sepupunya itu.

"Anaya kenapa? " tanya Floella sambil mengelus rambut Anaya dengan lembut.

Floella merupakan kekasih dari William yang sudah kenal dengan Anaya dari lama.

"Hiksss... hiks... " mendengar pertanyaan dari Floella Anaya hanya bisa menangis sambil menggelengkan kepalanya.

Mahesa ingin memeluk adiknya, namun Anaya menghindar karena mengingat perkataan Ellara tadi.

Jelas hal itu membuat Mahesa, Farraz, William bahkan Floella kebingungan. Floella sendiri tau bagaimana Anaya manja dengan abang-abangnya.

"Hey.. Ana, kenapa?, abang ada salah? " tanya Mahesa, namun lagi dan lagi Anaya hanya menggelengkan kepalanya sambil menangis.

Floella yang melihat ada yang gak beres langsung memeluk Anaya. Hal itu tak luput dari tontonan banyak orang di lapangan termasuk Helga dan yang lainnya.

"Kamu kenapa? " tanya lembut Floella yang membuat Anaya semakin terisak.

"Hiks.... hiks... hiks.... " isak tangis Anaya semakin pecah membuat seluruh tubuhnya gemetar di dalam pelukan Floella, namun tak lama darah mengalir dari hidung Anaya dan dia lansung pingsan dalam pelukan Floella.

"Ana" ucap Floella yang terkejut melihat Anaya pingsan dalam pelukannya.

Helga, Retta, Naina, Havinka, dan Citra berlari kearah Anaya yang pingsan. Helga menatap Havinka yang ikut menangis karena khawatir melihat gadis itu pingsan.

"Ana, hey Anaya bangun" ucap Farraz yang panik dan mengambil alih sang adik dari pangkuan Floella.

"Raz, bawa Ana ke mobil gue sekarang, kita bawa dia ke rumah sakit" ucap William.

"Sayang aku ikut, aku pangku Ana di mobil" ucap Floella dan mendapatkan anggukan dari William.

"Kak, dia teman baru aku. Tolong jangan biarkan dia kenapa-napa" ucap Havinka sambil menangis.

"Ia, dia akan baik-baik saja kok" ucap William.

"Hel, gue cabut dulu" ucap William pada Helga.

"Oke, take care bro" ucap Helga dan mendapatkan anggukan dari William.

("Apa yang sebenarnya terjadi, dan kenapa Farraz, Mahes, William dan juga Floella terlihat begitu khawatir dengan gadis itu. Dan Vinka, dia juga ikut menangis "batin Helga yang penuh dengan pertanyaan).

"Bubarin barisan, suruh semuanya pulang" ucap Helga dengan dingin.

"Kita harus usut masalah ini, cewek itu di hukum sampai mimisan dan pingsan" ucap Retta.

"Iya, ini keterlaluan" sahut Naina.

"Dan gue yakin geng alay itu pelakunya" sahut Retta.

"Sandra? karena Farraz yang bersikap lembut sama cewek itu tadi" ucap Naina.

"Bisa jadi, sudah menjadi rahasia umum kalau Sandra suka sama Farraz dan akan menyingkirkan siapa yang mendekati Farraz" ucap Retta.

"Yeah sama yang dia lakukan dulu ke gue" ucap Naina.

"Dan lo bertahan dan berani ngelawan karena Farraz yang meyakinkan itu" ucap Retta yang tersenyum.

"Hel, lo urus para fans lo itu" ucap Retta yang kemudian meninggalkan Helga yang masih berdiri disana.

"Vinka kita pulang" ucap Helga pelan-pelan saat masih melihat adiknya menangis.

1
Meenyaaa
Ana cukup manja sama abang2nya aja, kalau sama musuh cakar Ana cakar
Meenyaaa
nah gini baru keren
Meenyaaa
aaakkkkkk helgaaaa
Meenyaaa
pada heboh semua🤣🤣
Meenyaaa
HELGAAAA
Meenyaaa
Vika kecintaan soalnya😄
Meenyaaa
ka Helga doang bye bye nya🤭
Meenyaaa
lanjuttt
Meenyaaa
nasip lu mahesss🤣🤣🤣
Meenyaaa
🤣🤣
Meenyaaa
up lagi kak
Meenyaaa
up yang banyak thor
Meenyaaa
bner lagi🤣🤣
Meenyaaa
mampusss
Meenyaaa
huhuhu Mahesa... ☹️
Meenyaaa
keren ceritanya, ringan untuk kisah anak SMA. lanjut tiap hari thor
Meenyaaa
ucapan tajam emang gak membekas di kulit tapi selalu membekas di batin. peluk jauh Ana
Meenyaaa
ya jlas perhatian, wong abangnya
Meenyaaa
ini manusia mulutnya gak ada etika ya, main nuduh org digilir lagi
Meenyaaa
lanjut lagi thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!