NovelToon NovelToon
SECRET VOWS: Istri Rahasia Sang Pewaris

SECRET VOWS: Istri Rahasia Sang Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Pernikahan rahasia / Perjodohan
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Unnie

Azka Mahendra, pewaris muda Mahendra Group, dikenal dingin, arogan, dan ditakuti di sekolah elitnya. Hidupnya yang sempurna berubah saat ia dipaksa menikah secara rahasia dengan Nayla, gadis sederhana yang bahkan tak pernah ia inginkan.

Di sekolah, mereka berpura-pura saling membenci. Azka memperlakukan Nayla dingin dan menyakitkan, sementara Nayla bertahan di balik senyum palsu dan sikap kerasnya. Namun ketika ancaman, perundungan, dan rahasia keluarga mulai menyeret Nayla ke dalam bahaya, sisi posesif dan protektif Azka perlahan muncul bersamaan dengan perasaan yang tak pernah mereka rencanakan.

Di antara perjodohan, luka, dan rahasia yang saling mengikat, akankah mereka tetap terjebak dalam pernikahan tanpa cinta, atau berani mengakui perasaan yang diam-diam tumbuh di antara kebencian mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Unnie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4_ORANG ASING DISEKOLAH YANG SAMA

Pagi itu terasa berbeda bagi Nayla. Bukan karena seragamnya, masih sama seperti kemarin. Bukan juga karena tas atau sepatunya. Tapi karena statusnya.

Ia kini seorang istri. Namun tidak ada yang tahu.

Nayla berdiri di depan cermin kamarnya, mengikat rambut dengan gerakan cepat. Matanya sedikit sembap, bekas tangis semalam belum sepenuhnya hilang. Ia menghela napas, lalu menepuk pipinya sendiri.

“Fokus, Nayla,” gumamnya. “Sekolah seperti biasa.”

Di meja makan besar keluarga Mahendra, suasana sunyi.

Azka sudah duduk lebih dulu, sibuk dengan ponselnya. Ia mengenakan seragam sekolah dengan rapi sempurna. Ekspresinya datar, seolah tidak terjadi apa-apa semalam.

Nayla duduk di kursi seberang, menjaga jarak. Tidak ada sapaan. Tidak ada tatapan.

Seorang pelayan menyajikan sarapan. Nayla menunduk, mencoba makan meski tenggorokannya terasa sempit.

“Aku berangkat dulu,” ucap Azka tiba-tiba, berdiri. Ia melangkah pergi tanpa menoleh.

Nayla menatap punggungnya, jantungnya terasa ditusuk pelan. Baru kemarin mereka menikah. Hari ini, ia bahkan tidak dianggap ada.

***

Mobil sekolah Azka melaju lebih dulu.

Nayla berangkat dengan mobil lain, bersama sopir. Di kaca jendela, ia melihat bayangan dirinya sendiri, gadis biasa yang terjebak di dunia orang-orang besar.

Begitu gerbang SMA Mahardika terlihat, Nayla menelan ludah.

Sekolah elite itu tetap ramai seperti biasa. Murid-murid berdatangan dengan mobil mewah, suara tawa, dan obrolan khas anak konglomerat.

Dan di tengah keramaian itu, Azka Mahendra selalu jadi pusat perhatian.

Nayla turun dari mobil dan berjalan masuk, berusaha tidak terlalu mencolok. Namun langkahnya terhenti saat ia melihat Azka berdiri bersama sahabat-sahabatnya, Devan, Raka, dan Dion. Mereka tertawa kecil. Santai. Akrab.

Azka terlihat, normal. Seolah-olah semalam ia tidak mengucapkan ijab kabul. Seolah-olah Nayla tidak pernah ada.

Nayla menunduk dan mempercepat langkah.

Namun saat ia melewati mereka, ia mendengar suara yang membuat langkahnya berhenti.

“Hei, Azka.”

Itu suara Dani, teman sekelas Nayla yang cerewet.

Azka menoleh sekilas. Tatapannya melewati Nayla begitu saja. Tidak berhenti. Tidak berubah. Seperti melihat udara.

“Pagi,” sapa Dani canggung.

Azka hanya mengangguk tipis, lalu kembali berbicara dengan Raka.

Nayla berdiri kaku.

"Dia benar-benar tidak mengenalku". Batinnya.

Dadanya terasa nyeri, tapi ia memaksa tersenyum kecil pada Dani. “Ayo masuk.”

Dani mengernyit. “lo kenal Azka?”

Nayla menggeleng cepat. “Enggak.” Kata itu terasa pahit di lidahnya.

Di kelas, Nayla duduk di bangku tengah. Seperti biasa, ia membuka buku dan mencoba fokus. Namun konsentrasinya buyar saat pintu kelas terbuka.

Azka masuk.

Suasana kelas otomatis berubah. Beberapa siswi langsung berbisik-bisik, beberapa siswa menoleh kagum.

Azka melangkah ke bangku depan tanpa melirik siapa pun. Termasuk Nayla.

Guru masuk tak lama kemudian. Pelajaran dimulai.

Nayla mencatat dengan serius, tapi tangannya gemetar saat tanpa sengaja pensilnya jatuh dan menggelinding, berhenti tepat di dekat kaki Azka.

Nayla terdiam.

Kelas hening sesaat.

Ia berdiri ragu, melangkah ke depan, lalu menunduk mengambil pensil itu. Saat itulah mata mereka bertemu. Sesaat saja.

Tatapan Azka dingin. Kosong. Tidak ada pengenalan.

Nayla mengangguk kecil, refleks, seperti pada orang asing.

Azka memalingkan wajahnya. Seolah-olah mereka tidak pernah mengucap janji apa pun.

Nayla kembali ke bangkunya dengan jantung berdebar. Dani mencondongkan tubuh.

“Azka sombong banget, ya,” bisik Dani.

Nayla tersenyum tipis. “Biasa.”

Padahal yang ia rasakan jauh dari kata biasa.

***

Jam istirahat.

Nayla berjalan ke kantin bersama Dani dan Sena. Di sisi lain kantin, Azka duduk bersama sahabat-sahabatnya. Tertawa kecil, terlihat santai.

Raka melirik ke arah Nayla. “Itu Nayla, kan?”

Azka tidak menoleh. “Siapa?”

Raka mengangkat alis. “Yang sering ranking atas.”

“Oh,” jawab Azka datar. “Nggak penting.”

Kata itu terdengar jelas di telinga Nayla. Langkahnya terhenti.

Dani menoleh. “lo kenapa?”

“Enggak,” Nayla menggeleng cepat, lalu kembali berjalan.

Namun di dalam dadanya, sesuatu terasa diremas.

***

Sepulang sekolah, Nayla berdiri di depan gerbang, menunggu mobilnya. Ia melihat Azka keluar lebih dulu, dikerumuni beberapa siswa.

Saat Azka melewatinya, Nayla refleks mundur setengah langkah.

Azka tidak berhenti. Tidak menoleh. Tidak memperlambat langkah. Ia masuk ke mobilnya dan pergi. Meninggalkan Nayla berdiri sendirian.

***

Malam itu, di rumah Mahendra, mereka kembali bertemu di ruang makan.

Sunyi.

Azka duduk, makan dengan tenang. Nayla duduk di seberang, menunduk.

“Sekolah lancar?” tanya Azka tiba-tiba, tanpa emosi.

Nayla terkejut. Ia mengangguk. “Lancar.”

Azka mengangguk kecil. “Bagus.”

Hanya itu. Tidak ada permintaan maaf. Tidak ada penjelasan.

Nayla menatap piringnya.

"Aku istrinya… tapi di sekolah, aku bukan siapa-siapa".

1
Unnie
Happy reading guyss🤗🤭
Erni Anwar
😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!