NovelToon NovelToon
Love Me Hubby

Love Me Hubby

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:13.9k
Nilai: 5
Nama Author: flower

Mendadak jadi istri dari seorang billionaire? mungkin ini sebuah keberuntungan bagi kalian, tapi tidak dengan Serafina. Semenjak menjadi istri dari pria billionaire, Serafina tidak bisa menjadi dirinya sendiri dan harus menjadi standar perilaku para wanita kalangan atas didunia. Apalagi suaminya tidak mencintainya dan hanya menganggap nya sebatas istri pelunas hutang.

demi melunasi hutang hutang paman dan bibinya, Serafina dipaksa masuk kedalam kehidupan para kalangan elit. dia harus bisa menjadi seorang istri yang anggun dan menjadi contoh para wanita di dunia.

apakah pernikahan Serafina bertahan?

______________

hai semua, aku author Flower senang bisa bertemu dengan kalian🦩❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon flower, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Love Me Hubby²⁸

Alexander kini sudah mengunci tubuh mungil istrinya, satu tangannya yang lain menarik kasar dagu Serafina dan mencengkram nya dengan kuat, hingga kuku-kuku itu menancap dikulit mulusnya. "dari mana..." ucapnya rendah dan berat. Karena takut, mulut Serafina seolah olah dikunci otomatis, ia tak mampu mengeluarkan suara. "Aku tanya, dari mana!" bentak Alexander mengejutkan Serafina.

Air mata gadis itu lolos begitu saja membasahi kedua pipinya "b-bekerja tuan" ucapnya bergetar karena takut. "siapa yang mengizinkan mu keluar rumah, hmmm? Siapa!"

"t-tidak ada"

"kalau begitu, mengapa kau melangkah keluar tanpa seizinku? apa kau sudah bosan hidup?"

"Sera...apa kau melupakan posisimu disini?" tanya Alexander rendah dan menatap tajam istrinya, dagu Serafina kini memar dan sedikit lecet akibat cengkraman kuat pria itu, rahangnya terasa sakit. "heh....berani keluar rumah tanpa izinku ...kau pikir dirimu siapa..?" ucapan Alexander benar-benar menusuk tepat dalam hatinya.

Pria itu kini beralih mencengkram leher Serafina, gadis itu kini mendongak dan menatap mata suaminya yang penuh dengan kilatan amarah. "kau akan merasakan akibatnya"

pria itu mendorong istrinya keranjang, ia mengambil sebuah tali dilaci yang sudah ia siapkan, Serafina hanya bisa menatapnya dengan takut. Alexander meraih kasar kaki kurus itu dan mengikatnya bagaikan hewan peliharaan yang diikat oleh tuannya. "tuan...kau mau apa?" tanya Serafina penuh ketakutan, bibirnya bergetar dan air matanya semakin bercucuran.

Alexander mengambil sebuah kapak dibawah ranjang membuat Serafina membulatkan matanya dan menggeleng. "tuan...aku mohon jangan sakiti aku dengan itu" tangis Serafina semakin pecah karena takut. Namun Alexander justru menatapnya dengan sinis.

"aku tidak bisa mentolerir ketidaktaatan mu, semua orang yang tidak patuh saat sudah bekerja sama denganku akan menyesali perbuatannya, apalagi hanya seorang wanita lemah yang mampu melemparkan tubuhnya keatas ranjang pria"

Hati Serafina semakin sakit, kala pria itu merendahkan harga dirinya begitu saja. "mungkin....jika kedua kaki kurus ini dipotong, bisa membuat mu duduk manis dikamar dan menunggu ku pulang kan?" Alexander kini menyeringai menyeramkan dihadapan Serafina.

Alexander sudah mengarahkan kapaknya pada kaki Serafina, ia kemudian mengayunkan kapak itu di udara hingga membuat Serafina menangis dan menutup wajahnya karena merasa sangat takut "aku mohon jangan!" teriak nya ketakutan.

Serafina kini terisak isak karena takut, Alexander menatap marah wanita itu lalu menghempaskan kasar kedua tangan yang menutupi wajahnya itu dan mengangkat dagu Serafina menggunakan punggung kapak ditangannya. "jangan? kau bilang jangan? apakah kau bisa bertanggung jawab atas kesalahan mu ini? dengan pergi keluar rumah, bekerja sebagai pelayan di hotel, dan membuat aku malu hah? kau masih berani bilang jangan!" ucapnya dengan nada tinggi.

"aku penasaran, sebenarnya apakah otak kecil mu itu sudah tidak berfungsi dengan baik? tidak tahu diri!" sarkas Alexander tepat di depan wajah gadis itu.

Serafina terisak pelan, bahunya bergetar hebat. seragam pelayan hotel yang masih melekat di tubuhnya kini terlihat kusut karena cengkeraman kasar Alexander. Pria itu mendekati wajah istrinya hingga nafas mereka beradu satu sama lain. ia menekan bagian kapak yang tidak tajam keleher Serafina, tidak terlalu kuat namun mampu membuat Serafina ketakutan.

"Semua orang tahu bahwa aku berpengaruh disini. Dan kau! kau istriku, memilih berdiri membawa nampan, melayani tamu-tamu asing? Apa kau sadar betapa memalukannya itu bagiku?"

Air mata Serafina jatuh semakin deras. “A-aku hanya ingin punya sesuatu milikku sendiri…” suaranya gemetar nyaris tak terdengar.

"Punya sesuatu milikmu?” Alexander mengulang dengan nada mengejek.

“Apa semua yang kuberikan tidak cukup? Rumah ini, kartu tanpa batas, pakaian mahal, fasilitas apa pun yang kau mau?”

Ia kini menekan leher kurus itu sedikit kuat. “Atau kau hanya ingin mencari perhatian? Hah? Ingin orang-orang memandangmu dan berbisik bahwa istri Alexander bekerja diam-diam? oh, atau jangan-jangan karena kau sudah tidak kuat tidak mendapatkan perhatian ku, kau mencari perhatian pria diluaran sana” hina Alexander.

Serafina memejamkan mata, menahan sakit dilehernya sekaligus rasa sakit dihatinya “Aku tidak melakukannya untuk mempermalukan mu atau mencari perhatian....”

“Lalu untuk apa?” potongnya tajam.

Serafina tak mampu menjawab, ia juga bingung harus jawab apa. Saat ini yang tersisa di kepala nya hanya ingin kabur dan hidup bebas tanpa tekanan.

Alexander masih menatapnya dan menunggu jawabannya yang tak kunjung terdengar “Kenapa diam?” desaknya rendah berbahaya. “Sekarang kau tak punya pembelaan?”

Serafina menunduk. Tangannya mengepal di sisi tubuhnya, kukunya menancap ke telapak tangannya sendiri. Ia sadar, apa pun yang ia katakan tak akan pernah cukup. Tak akan pernah benar di mata pria itu.

Alexander mengalihkan tatapannya kearah pergelangan tangan istrinya yang memar, tatapannya semakin tajam. "ini kenapa?" bentaknya sembari meraih pergelangan tangannya.

itu luka memar karena ulah wanita yang marah pada nya dihotel tadi. namun Serafina segera menariknya dan menutupi nya. "Tanganku terjepit di lubang jendela" alasannya tak masuk akal, semakin membuat Alexander kesal.

pria itu berdiri menjauh dan menatap kebawah untuk melihat wajah sembab istrinya. "mulai besok, akan ada 1 wanita yang mengurus semua kegiatan mu, semua yang harus kau lakukan sudah ada dijadwal, dan jika aku mendapatkan laporan kau membangkang, maka aku sendiri yang akan menghukum mu"

Serafina masih diam, ia malas melayani ucapan pria itu. Alexander menatap kearah kancing baju Serafina yang sedikit terbuka lalu ia mengalihkan pandangannya ke arah lain. "bersihkan dirimu, kalau sampai aku kembali kau belum juga siap, kau akan tahu aku akibatnya"

Alexander keluar dari kamar meninggalkan Serafina yang masih berada diatas ranjang.

Bersambung.....

*

*

*

Hai para readers kesayangan Author, tetap semangat dalam menjalani hari hari biasa ya, jangan pernah menyerah dalam menghadapi keadaan🍃

1
Mita Paramita
semangat tho🔥🔥🔥
ditunggu karya terbarunya 😘
jangan lama2 Hiatus nya🤣
Ariany Sudjana
puji Tuhan, happy end
Ariany Sudjana
bagus Alexander, sakura itu pelacur murahan 🤣🤣 kamu ga tahu saja mereka itu senang kalau serafina sudah disingkirkan dari mansion
Ariany Sudjana
ah terlalu ringan, saya pikir 5 orang itu akan dibinasakan, ternyata tidak. nanti saja mereka akan bebas dan buat ulah lagi
Chubby 💞: biasa kak namanya juga mafia bangkotan🤣
total 1 replies
Mita Paramita
lanjut 🔥🔥🔥
-Thiea-
yang berhutang siapa, yang dijadikan jaminan siapa ... sedih banget nasib kamu serafina..😢
partini
gitu dong ,, sekarang tinggal menumbuhkan rasa cinta di hati istrimu lagi ,belum unboxing kan masih segel loh
partini
kasih Shok terapi dulu sama suami mu yg melohoyyy itu baru kasih kesempatan
partini
dasar lelaki melohoyyy
Ariany Sudjana
kamu jangan bodoh serafina, kamu harus kasih pelajaran buat Alexander, kamu harus melupakan Alexander, jangan jadi perempuan murahan
Ariany Sudjana
bodoh kamu Alexander, kamu tidak percaya serafina dan sekarang kamu lebih percaya dengan pelacur murahan itu, muak dengan Alexander, yang katanya mafia, tapi mudah dibohongi sama pelacur murahan
Ariany Sudjana
serafina kamu jangan hanya bisa diam dan menangis, kamu juga jangan terlalu polos dan mau saja dibohongi sama keluarga paman dan bibi kamu. kamu harus bangkit dan tunjukkan kamu itu tegar dan mandiri, jangan terlalu tergantung dengan Alexander, sudah pergi saja dari mansion, tinggalkan Alexander, kasih Alexander pelajaran
Mita Paramita
keluarga toxic 🤨 kasian Seraphina hidupnya gak pernah bahagia 😭
Ariany Sudjana
lama-kelamaan muak dengan Alexander ini, katanya bos mafia, tapi bodohnya kebangetan, percaya saja dengan apa yang ada di foto itu, tanpa mau mencari kebenarannya. sudahlah serafina, kamu pergi saja, tinggalkan saja Alexander, kan kamu juga tidak pernah dianggap sebagai istri, ya pergi saja
partini
Karena sudah terlanjur buruk dan menjijikan waktunya kamu pergi toh udah ga bisa menemani tuan Alex kalau ada something di luar
partini
ternyata mafia kadaluarsa wkwkwkwk
maklumlah udah Bangkotan
Ariany Sudjana
serafina kamu sudah dinasehati suami kamu, tapi kamu keras kepala dan bodohnya kebangetan, kamu ga pernah sadar yah kalau paman dan bibi kamu itu licik, apalagi sekarang ada duo Mak Lampir itu
Anyelir
oh iya kak, mampir juga yuk ke karyaku
siapa tau kakak tertarik
Anyelir
kak, apakah ini akan sad ending??
Mita Paramita
dasar pelakor 🤨🤨🤨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!