NovelToon NovelToon
Perjuangan Suamiku:Istriku Surgaku

Perjuangan Suamiku:Istriku Surgaku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:10.4k
Nilai: 5
Nama Author: waseng

"Dulu aku berjanji di depan Tuhan untuk menjaganya, namun dunia seolah memaksaku untuk ingkar."
Tian hanyalah seorang pria sederhana yang dianggap 'tidak berguna' oleh keluarga besar istrinya, Mega. Pernikahan mereka yang didasari cinta suci harus berhadapan dengan tembok tinggi bernama kemiskinan dan penghinaan. Saat Mega divonis mengidap penyakit langka yang membutuhkan biaya miliaran, Tian tidak menyerah.
Ia menjadi kuli di siang hari, petarung jalanan di malam hari, hingga terseret ke dalam pusaran dunia gelap demi satu tujuan: Melihat Mega tersenyum kembali. Namun, saat harta mulai tergenggam, ujian sesungguhnya datang. Apakah kesetiaan Tian akan tetap utuh saat godaan wanita lain dan rahasia masa lalu Mega mulai terkuak?
Ini bukan sekadar cerita tentang cinta, tapi tentang pembuktian bahwa bagi seorang suami, istri adalah surga yang layak diperjuangkan meski harus melewati neraka dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waseng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28: Seragam yang Terlupakan

Malam di pesisir itu tidak lagi terdengar seperti simfoni ombak yang menenangkan, melainkan seperti detak jam kematian yang menghitung mundur nyawa Arka. Di dalam kamar yang remang, Tian menatap bayinya yang kini tertidur lelap setelah diberikan dosis cairan emas dari The Circle. Warna biru di kulit Arka menghilang, namun Tian tahu itu hanyalah topeng kimia yang menyembunyikan kerusakan permanen di dalam sel darah putranya.

Mega duduk di tepi tempat tidur, matanya sembab. Ia tidak memandang Tian; ia hanya menatap kosong ke arah jendela yang menampakkan kegelapan laut.

"Kenapa kita tidak bisa benar-benar bebas, Mas?" bisik Mega, suaranya pecah. "Aku lebih baik mati saat di Singapura dulu daripada harus melihat anakku menjadi budak laboratorium mereka."

Tian mendekat, mencoba menyentuh bahu Mega, namun istrinya sedikit menjauh. Penolakan itu terasa lebih menyakitkan daripada peluru sniper mana pun. Mega tidak marah pada Tian, ia marah pada takdir yang terus-menerus menagih hutang nyawa pada mereka di tahun 2026 ini.

"Aku akan mengakhirinya, Mega. Kali ini, aku tidak akan hanya memotong dahan mereka. Aku akan membakar akarnya sampai ke Swiss," ucap Tian, suaranya rendah dan sarat dengan getaran amarah yang tertahan.

Tian melangkah menuju gudang kecil di bawah kolong rumah. Ia menggeser lemari kayu tua, menyingkap sebuah kotak besi yang selama setahun ini ia sumpah tidak akan pernah dibuka lagi. Saat tutupnya terbuka, aroma minyak senjata dan kain nilon hitam menyeruak. Di sana terletak rompi taktis, belati hitam pemberian Paman Hasan, dan sebuah prototipe senjata elektromagnetik yang sempat diberikan Jenderal Yudha sebelum "kecelakaannya".

Ia mengenakan seragam tempur itu satu per satu. Setiap gesper yang terkunci seolah menjadi pengikat jiwanya untuk kembali masuk ke dalam neraka. Saat ia menatap cermin kecil yang retak, ia tidak lagi melihat Tian sang nelayan atau Tian sang ayah; yang ada hanyalah Sang Macan, predator yang siap melintasi benua untuk menjemput keadilan.

Tiba-tiba, sebuah transmisi masuk ke perangkat komunikasi rahasianya. Bukan dari Yudha, melainkan sebuah pesan suara terenkripsi dari koordinat di pegunungan Alpen.

"Tian... jika kau mendengar ini, jangan datang sebagai penyelamat. Datanglah sebagai eksekutor. Mereka telah mengubahku... Argh!" Suara itu terputus oleh suara sengatan listrik dan tawa dingin yang tak asing. Itu suara Paman Hasan.

Hati Tian mencelos. Paman Hasan, orang yang mengajarinya cara bertahan hidup, kini menjadi bagian dari sistem musuh. The Circle tidak hanya menyandera nyawa anaknya, tapi juga menghancurkan moralnya dengan menggunakan pamannya sendiri sebagai senjata.

"Mas..." Mega berdiri di pintu gudang, menatap suaminya dengan tatapan yang sulit diartikan. Di tangannya, ia memegang kalung salib kecil yang dulu selalu ia pakai. "Bawa ini. Jika kau merasa kehilangan arah di sana, ingatlah bahwa ada surga kecil yang menunggumu pulang di sini."

Tian menerima kalung itu, mengecup dahi Mega untuk terakhir kalinya. "Jaga Arka. Berikan dia sisa cairan itu tepat setiap 24 jam. Jika dalam 30 hari aku tidak kembali, Jenderal Yudha sudah menyiapkan sebuah deposit di bank luar negeri untuk kalian menghilang selamanya."

"Kau akan kembali," tegas Mega sambil menahan isak tangis. "Karena surgamu tidak ada di bank itu, tapi di rumah ini."

Tian melangkah keluar menuju dermaga, di mana sebuah speed boat tanpa lampu sudah menunggu untuk membawanya ke kapal induk pribadi yang akan terbang ke Zurich. Angin malam Januari 2026 ini terasa menusuk tulang, namun api di dada Tian jauh lebih panas.

Saat perahu mulai menjauh, ponsel Tian bergetar. Sebuah foto masuk dari nomor tak dikenal. Foto itu memperlihatkan Paman Hasan sedang berdiri di sebuah laboratorium canggih, mengenakan seragam tempur The Circle dengan mata yang kini berubah menjadi merah neon—tanda bahwa ia telah melewati prosedur rekayasa syaraf. Di bawah foto itu tertulis: "Selamat datang di babak eliminasi, Macan. Guru atau murid, siapa yang akan bertahan di salju Alpen?" Tian menghancurkan ponsel itu dengan genggamannya, menatap cakrawala dengan mata yang sudah tidak lagi mengenal rasa takut.

1
grandi
pasti ada harapan
grandi
Tian selalu kuat ya💪
grandi
sesaknya minta ampun dah/Sob/
Panda%Sya(🐼)
Di novel 2027 udah dateng ya thor🤣 Happy new year Thor/Facepalm/
christian Defit Karamoy: sebenarnya tahunnya emang saya buat begitu agar lebih menyenangkan 😄
trimakasih selalu suport ya 🙏
total 1 replies
Panda%Sya(🐼)
Biar makin semangatt ni Aku bagi /Rose/
christian Defit Karamoy: trimakasih kakakku🙏😍
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
semoga tian ga kenapa-napa
christian Defit Karamoy: ikuti terus ya qila🙏
total 1 replies
Panda%Sya(🐼)
Banyak banget rintangan nya Tian, semoga tetap kuat ya💪
christian Defit Karamoy: iya kak😭
total 1 replies
studibivalvia
penulisan rapi jadi enak banget bacanya 😎 yuk terus lanjutkan kak semangat
christian Defit Karamoy: siap kak trimakasih🙏
total 1 replies
Arceusssxara
💪
christian Defit Karamoy: siap kak🙏
total 1 replies
Panda%Sya(🐼)
Gas terus thor. Sampai tujuan
christian Defit Karamoy: siap trimakasih kak🙏
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
ceritanya bagus, semangat terus up nya thor
christian Defit Karamoy
iya bang/Sob/
Panda%Sya(🐼)
Si manusia satu itu, sangat kejam sekali huh😤
Kenjiro Dominic
span thor
christian Defit Karamoy: siap😄
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
ibumu bohong mega jangan dipercai, kesel banget aku sama nenek tua ini rasanya pengen ku pukul pakai kayu mulutnya 1000×
christian Defit Karamoy: /Sob//Sob//Sob/
total 1 replies
christian Defit Karamoy
amin🙏
Kasychan`●⑅⃝😽
lanjut thor
christian Defit Karamoy: siyap😄
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
yang sabar ya Tian ini ujian
christian Defit Karamoy: /Sob/
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
semangat terus Tian, ayo jangan nyerah dulu💪☺
christian Defit Karamoy: siap qila🙏
total 1 replies
Kasychan`●⑅⃝😽
beginilah orang klau sudah cinta dengan seseorang, ia akan melakukan apapun bahkan nyawapun dia pertaruhkan demi orang yang dia cintai, beruntung banget ya mega, btw semangat terus thor up nya, semoga karyanya bisa ramai ya☺
christian Defit Karamoy: amin amin qila🙏
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!