NovelToon NovelToon
Selalu Ada Ruang

Selalu Ada Ruang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Tentara / Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Persahabatan / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Persahabatan yang solid dari masa sekolah akhirnya harus berkumpul pada satu Batalyon di sebuah daerah perbatasan karena suatu hal. Situasi semakin kompleks karena mereka harus membawa calon istri masing-masing karena permasalahan yang mereka buat sebelumnya.

Parah semakin parah karena mereka membawa gadis mereka yang sebenarnya jauh dari harapan dan tak pernah ada dalam kriteria pasangan impian. Nona manja, bidadari terdepak dari surga + putri sok tau semakin mengisi warna hidup para Letnan muda.

KONFLIK TINGKAT TINGGI. Harap SKIP bila tidak mampu masuk ke dalam cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Belum paham.

Kinan mulai muntah, ia sudah tidak bisa menahan rasa mualnya lagi. Bang Rico pun ikut turun dari mobil dan meminta tengkuk Kinan.

"Kinan nggak kuat lagi, Bang. Sakiiitt..!!"

"Iya, nanti di minum anti muntahnya." Terbersit rasa bersalah karena sudah membuat Kinan kesulitan. Tapi keadaan Kinan saat ini adalah proses kehamilan yang alami dan biasa di rasakan.

...

Sesampainya di rumah, Kinan segera masuk ke dalam kamar tanpa kata dan langsung beristirahat.

Jjddrrr..

Lagi-lagi Bang Rico hanya bisa terdiam, begitulah keadaan di setiap harinya dan tanpa perubahan yang berarti.

'Aku harus bagaimana agar situasi ini berubah. Kinan terus menjaga jarak denganku. Apa Kinan benar-benar tidak butuh bantuan ku??'

Setelah Kinan masuk kamar, Bang Rico berdiri tak bergerak di depan pintu, tangan masih menggenggam bungkusan obat dari dokter yang belum sempat dia berikan. Suara ketukan detak jantungnya yang cepat terus menggema di dadanya, campuran rasa bersalah dan kekhawatiran semakin besar.

Bang Rico perlahan berjalan ke dapur, mengambil air hangat dari dispenser dan mencari minyak angin yang ada di lemari obat. Dengan hati-hati, dia mengetuk pintu kamar. "Dek... Abang letakan air dan minyak angin didepan pintu ya." Ia pun memilih keluar dan duduk di teras rumah.

Dalam kamar, Kinan berbaring dengan mata tertutup sambil memeluk bantal dengan erat. Dia mendengar suara Bang Rico, tapi hanya bisa mengangguk perlahan tanpa kekuatan untuk menjawab. Setelah mendengar langkahnya menjauh, hati-hati ia membuka pintu dan mengambil barang yang di letakan Bang Rico di depan pintu.

Dari tempatnya, Bang Rico melihat Kinan mengambil nampan tersebut, ia pun hanya menghela nafas panjang.

***

Esok pagi, Bang Rico bangun lebih awal. Dia memasak bubur ayam yang lembut, menu kesukaan Kinan sebelum hamil yang tutorial nya ia dapatkan dari MeTube.

Ketika Kinan keluar kamar dengan wajah pucat, dia langsung membersihkan meja makan dan dengan cekatan menyiapkan semua.

"Coba makan sedikit, biar kuat. Abang juga sudah buatkan susu dan masak makanan kesukaanmu, garang asem."

Kinan terdiam sejenak, melihat perhatian yang terlihat di wajah Bang Rico. Rasa sakit masih ada, tapi ada sedikit kehangatan yang menyentuh hatinya. Dia duduk perlahan dan mengambil sendok. "Terima kasih, Bang," ucapnya dengan suara pelan.

Bang Rico tersenyum. Tapi belum sampai Kinan menyantapnya, Kinan sudah berjalan cepat menuju wastafel dan muntah.

...

"Nggak ada perubahan, Kinan menolak masakanku. Dia malah muntah." Kata Bang Rico dengan wajah kecewa.

Bang Rama dan Bang Arben saling melirik namun kemudian mereka tertawa terbahak mendengarnya. Selain 'kurang ilmu', kecemasan Bang Rico adalah hiburan tersendiri bagi mereka.

Bang Rico menunduk, suara kesal tertekan. "Kalian pikir ini lucu???" ucapnya pelan.

Bang Rama mengulurkan tangan menepuk bahunya. "Bukan begitu, Kang. Hanya saja kamu terlalu cemas. Mual dan muntah sudah biasa, kadang tidak hanya muntah, bumil pun hobby marah-marah. Kita jadi laki harus lebih sabar."

Bang Arben menambahkan, "Coba di rayu dengan cara lain juga, tidak hanya makanan Siapa tau rasa mual dan muntah Kinan berkurang. Searching lagi masak kesukaan Kinan yang lain."

Bang Rico langsung tanggap, ia kemudian menghabiskan waktu di MeTube untuk mencari tips makanan untuk ibu hamil dengan mual parah. Ia menemukan bahwa makanan ringan seperti biskuit gandum atau buah apel bisa membantu.

...

Malam harinya, ia menyiapkan semangkuk apel potong dan biskuit di atas nampan, lalu menaruhnya di depan pintu kamar Kinan dengan catatan kecil...

'Untuk kamu, cepat sehat.'

Dari dalam kamar, Kinan seperti mendengar langkah kaki. Ia pun membuka pintu kamar dan melihat nampan itu setelah Bang Rico pergi. Ia mengambil apel dan menggigit perlahan. Rasa segar sedikit mengurangi rasa mualnya. Hatinya terasa hangat, dan ia mulai merenungkan perhatian yang terus diberikan Bang Rico.

Singkat, padat dan jelas kata-kata dalam secarik kertas tersebut. Entah kenapa ia merasa apapun yang Bang Rico lakukan tidaklah sepenuh hati, semua hanya karena dirinya adalah seorang adik dan kenyataan pahit sudah terlanjur ada anak dalam rahimnya.

***

Keesokan paginya, Kinan keluar kamar lebih awal. Bang Rico sedang memasak bubur yang lebih encer dari sebelumnya. Ketika melihat Kinan, ia langsung berdiri, tangan tergenggam. "Dek, ada apel dan biskuit tadi malam? Kamu makan?"

Kinan mengangguk pelan, wajah masih pucat tapi ada senyum tipis. "Terima kasih, Bang. Rasanya enak."

Bang Rico terkejut, lalu tersenyum lebar. Namun, saat ia menawarkan bubur, Kinan masih merasa sedikit mual. Kali ini, ia tidak langsung muntah. Ia duduk dan mencoba makan satu sendok kecil.

Tapi saat bubur tersebut masuk ke dalam tenggorokannya...

hhkkkk...

"Kenapa, dek?? Nggak enak??" Tanya Bang Rico.

"Ng_nggak, enak kok."

Baru saja menjawabnya, tiba-tiba rasa mual menyerang. Kinan pun berjalan cepat dan muntah.

"Maaf..."

Bang Rico mengernyit dahi.

'Ini benar mual, atau....... Menolak ku??'

.

.

.

.

1
Tanti
haduuuhhh.....gek piye iki....aq ae sing moco ae melu ketar ketir...tp penasaran😄😄 lanjut mba Nara
Maysuri
kok aq yg dag dig dug y,gimana kalau nanti ketemu am bang rico ini si kinan membayangkannya aj aq dah serem.....🤭🤭
dyah EkaPratiwi
ketemu nanti gmn ya
dyah EkaPratiwi
sehat2 debay, lancar lahirannya
Maysuri
engk terasa dah mau lahiran aj si nira...semangat mbak nara💪💪
Dwi Juteck0204
msh penasaran Mbk Nara
tetap💪💪🙏
Tanti
pagi pagi udah deg degan lho ini mba Nara🤭🤭
Tanti
syukurlah Kinan, kamu dikelilingi orang baik dan aman dr ancaman bahaya...
Aduuh...piye to bang Ric....🥹
lanjut mba Nara
Ella
Semoga kalian cepat bertemu yah Dinda sm bang riko
Tanti
apakah ini tanda-tanda???
Tanti
disana akan lebih aman.tp....kasian bang rico
kalea rizuky
Rico ttep aja glblok hanna ini kayak lacur mungkin bukan anak mu rik
kalea rizuky
dinda kayak bocah pdhl bukan anak SMP heran
Bojone_Batman: Pengennya yang dewasa kah kak?
total 1 replies
kalea rizuky
dinda ini kebanyakan drama lebay g kayak fia ma dira yg bisa menyesuaikan
kalea rizuky
dinda ini kok menye2 ya.
Bojone_Batman: Please..!!
total 1 replies
Maysuri
untungnya ketemu orang baik,kalau ketemu ama orng jahat abiss tu wasalam.....semangat mbak nara 💪💪
Tanti
🥹🥹bingung mau komen apa huaa😭😭
Tanti
Tambah seru aja ni cerita mba Nara👏👏
Ella
Jalur Prestasi🤣
Ella
Sa cAri mba nara d karya yg satunya tp tdk ada yg terbaru🤣...Sa mampir d sni..Semangat Mba Nay..Slam dr Sorong papua🙏
Bojone_Batman: Hai kak. Salam kenal ya🥰😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!