NovelToon NovelToon
Impoten Sang Singa Madrid

Impoten Sang Singa Madrid

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Mafia / Action
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: istimariellaahmad

Leonardo De Luca adalah penguasa Madrid yang memiliki segalanya, kecuali masa depan. Di balik kemegahan tahtanya, ia menyimpan rahasia kelam tentang infertilitas yang membuatnya merasa seperti tanah gersang tanpa harapan akan pewaris. Baginya, garis keturunan De Luca telah menemui jalan buntu.
Hingga ia bertemu Olivia, seorang gadis penjual bunga yang hidup di antara harum kelopak dan ketabahan akar. Di mata Olivia, Leonardo bukanlah singa yang menakutkan, melainkan jiwa yang haus akan kehidupan. Pertemuan ini adalah awal dari sebuah keajaiban; tentang bagaimana cinta seorang penjual bunga mampu menumbuhkan benih kehidupan di celah batu karang yang paling keras sekalipun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istimariellaahmad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Invasi toko bayi

Kesabaran Leonardo kembali diuji saat Olivia, dengan perut yang kini sudah membulat sempurna, berdiri di depan cermin dan menyatakan bahwa dia tidak ingin lagi membeli baju bayi melalui katalog digital atau desainer pribadi. Ia ingin pergi ke pusat perbelanjaan. Ia ingin menyentuh bahan katun itu sendiri.

"Tidak. Terlalu berbahaya," jawab Leonardo lugas. Ia bahkan tidak mendongak dari tabletnya.

"Bayinya bilang dia bosan melihat dinding kamar ini. Dia ingin melihat warna-warna cerah di toko," balas Olivia tenang, sambil mengusap perutnya.

Leonardo menghentikan gerakannya. Ia menatap Olivia, lalu menghela napas panjang yang terdengar seperti geraman rendah. Ia tahu jika ia menolak, hukuman "tidur di sofa" atau "dilarang bernapas dekat-dekat" akan kembali berlaku.

"Baik. Tapi dengan protokolku," putus Leonardo.

Pasukan Jas Hitam di Antara Baju Mungil

Satu jam kemudian, pusat perbelanjaan paling mewah di Madrid mendadak tegang. Tiga SUV hitam antipeluru berhenti tepat di depan pintu lobi utama. Marco turun terlebih dahulu, memberikan isyarat kepada sepuluh pria berjas hitam dengan earpiece yang segera menyebar, membentuk barikade manusia yang kaku.

Leonardo keluar dari mobil, mengenakan kemeja hitam yang lengannya digulung, matanya menyapu setiap sudut lobi seolah sedang mencari penembak jitu. Ia menuntun Olivia dengan sangat posesif, tangannya tidak lepas dari pinggang istrinya.

Begitu mereka masuk ke toko perlengkapan bayi eksklusif, suasana menjadi sangat aneh. Toko itu dipenuhi dengan aroma bedak bayi dan warna-warna pastel yang lembut, namun di setiap sudutnya berdiri pria-pria berotot dengan wajah sangar yang menatap tajam ke arah setiap pengunjung lain yang mencoba mendekat.

"Leonardo, suruh mereka sedikit santai. Mereka menakuti ibu-ibu lain," bisik Olivia, merasa malu melihat Marco berdiri kaku di depan rak botol susu seolah-olah botol itu adalah bahan peledak.

"Mereka sedang bekerja, Olivia. Fokus saja pada bajumu," jawab Leonardo tanpa kompromi. Ia sendiri berdiri di belakang Olivia, matanya terus berpindah antara istrinya dan pintu masuk toko.

Sepatu Bayi dan Harga Diri

Siksaan bagi Leonardo mencapai puncaknya saat Olivia memintanya memegang beberapa pilihan baju bayi. Pria yang biasanya memegang senapan serbu itu kini berdiri dengan tumpukan jumper mungil berwarna kuning dan putih di lengannya.

"Lihat ini, Leo. Bukankah ini lucu?" Olivia menunjukkan sepasang sepatu bayi sekecil jempol tangan Leonardo.

Leonardo menatap sepatu itu. Ia merasa sangat konyol. Di pantulan kaca toko, ia bisa melihat Marco dan pengawal lainnya sedang menahan tawa, bahu mereka naik turun saat melihat bos mereka yang paling ditakuti sedang menggendong tumpukan baju bayi dengan wajah ketus.

"Pakai saja yang mana menurutmu bagus, Olivia. Kita sudah di sini selama tiga puluh menit. Risiko keamanan meningkat," ucap Leonardo, mencoba mengembalikan otoritasnya.

"Bayinya ingin kau yang memilih satu. Yang mana yang menurutmu cocok untuknya?" Olivia mendesak, menempelkan sepatu itu ke dada Leonardo.

Leonardo terdiam. Ia melihat sepatu kecil itu, lalu menatap perut Olivia. Perasaan aneh yang hangat kembali merayap di dadanya—sebuah perasaan yang menurutnya jauh lebih berbahaya daripada musuh mana pun.

"Yang ini. Biru laut. Seperti matamu," gumam Leonardo pelan, mengambil sepasang sepatu kecil dari tangan Olivia.

Marco yang mendengar itu harus segera pura-pura batuk keras dan membuang muka ke arah rak popok. Sang Singa Madrid baru saja berbicara tentang warna sepatu bayi dengan nada lembut. Ini adalah berita besar di markas bawah tanah besok pagi.

Kepulangan yang Melelahkan

Setelah memborong hampir setengah isi toko—semuanya dibawa oleh para pengawal yang kini terlihat seperti pembawa belanjaan daripada pembunuh bayaran—mereka kembali ke mansion.

Leonardo merebahkan dirinya di kursi ruang kerja, merasa lebih lelah daripada setelah melakukan misi penyerangan udara ke Utara.

"Puas?" tanya Leonardo saat Olivia masuk ke ruangannya.

"Sangat puas. Anakmu bilang terima kasih karena ayahnya sudah mau jadi pembawa belanjaan yang baik hari ini," ucap Olivia sambil mengecup pipi Leonardo.

Leonardo hanya bisa mendengus, namun ia tidak bisa menyembunyikan senyum tipis di bibirnya saat melihat kotak sepatu bayi biru laut itu diletakkan Olivia di atas mejanya, tepat di samping laporan intelijen miliknya. Sang pewaris telah memenangkan pertempuran hari ini, dan Leonardo menyadari bahwa di dunia ini, hanya ada satu orang yang sanggup membuat seluruh tentara klan De Luca bergerak hanya untuk membeli sepasang sepatu bayi: istrinya, dan anak kecil yang sangat pintar menghukum ayahnya itu.

Happy reading sayang...

Baca juga cerita bebu yang lain...

Annyeong love...

1
Ani Jumadi
terlalu berlebihan sih bisa ga jangan terlalu mengekang
chiara azmi fauziah
aku kasih gift ya thor😍
Isti Mariella Ahmad: makasih😍
total 1 replies
chiara azmi fauziah
mantap thor ceritanya mau dong di cintai ugal-ugalan 🤣🤣🤣
falea sezi
lanjut q ksih bunga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!