NovelToon NovelToon
TAWANAN CINTA MAFIA TAMPAN

TAWANAN CINTA MAFIA TAMPAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Aliansi Pernikahan / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Wanita Karir
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Desty Cynthia

"Lepasin...sakit tahu!!!"
Teriak seorang gadis yang di seret paksa oleh seorang pria tampan namun bringas.
Arabella Jenevile Dirgantara terjebak atas kecerobohannya sendiri.
Dia tak sengaja melihat hal yang seharusnya tak dia lihat.

"Jangan coba coba lari dariku gadis nakal. Nyawamu ditanganku!" Seringai pria bernama Dariush Cassano.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desty Cynthia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekacauan Di Kantor

Semua pegawai menyambut Arabella dengan sumringah. Berbeda dengan Dariush yang menunjukkan wajah datarnya. Namun tangannya tetap menggenggam jemari istrinya sangat erat.

"Tolong lepas dulu, aku harus menyapa semua pegawai ku. Please." Ucap Bella berbisik di telinga suaminya dengan tatapan memohon.

Saat Bella mengenalkan Dariush, semua pegawainya cukup tercengang. Pasalnya, yang mereka tahu jika Bella hanya dekat dengan Dylan.

Dan kali ini Dariush mengalah ia melepaskan tautan jemarinya dari tangan istrinya. Bella memintanya duduk di sofa di ruang kerjanya, sedangkan dirinya akan meeting bersama para pegawainya.

"Awasi istriku." Ucap Dariush datar, pada Fabio.

Sang asisten pun segera mengawal Bella ketika meeting. Begitu banyak kaum hawa di ruangan itu yang terpesona akan ketampanan Fabio.

Kepala Bella menoleh pada Fabio, ia meminta Fabio menunggu di luar pintu saja. Kehadirannya membuat semua pegawainya tidak fokus.

"Ayo fokus!" Kata Bella dengan tegas.

"Hihihi siap bu boss, boleh tuh di kenalin sama bu Natasha." Celetuk Dita yang merupakan kepala HRD di butik itu.

Natasha hanya menghela nafasnya mendengar celotehan Dita. "Tidak! Aku akan menjodohkan Natasha dengan adik iparku. Sean, namanya! Nanti malam dia berangkat dari Italy. Kamu siap siap." Sahut Bella dengan meledek sahabatnya ini.

"Terserah bu boss aja deh." Keluh Natasha.

Semua staff di sana tertawa, beginilah tingkah Bella dan Natasha jika di butik. Fabio merekam semua kegiatan Bella sampai selesai.

Di dalam ruangan, Dariush memeriksa seluruh isi tempat kerja istrinya. Ia tersenyum tipis melihat banyak sekali penghargaan yang di terima Bella selama menjadi designer.

Kecupan hangat mendarat di pipi Dariush. "Lagi lihat apa? Kita makan siang yah, aku udah pesankan makanan. Oh iya asisten kamu lagi di tahan sama semua pegawai aku." Ucap Bella.

Dariush mendekap erat sang istri. "Ternyata istriku sangat pintar. Sepertinya Fabio harus mengadakan jumpa fans." Celetuk Dariush.

"Aku memang pintar, tapi... Takdir membuatku jadi orang bodoh!" Kata Bella yang tersenyum getir dan menundukkan kepalanya.

Jemari Dariush mengangkat dagu sang istri dan mengecup bibir ranum itu. "Tidak bodoh! Kamu beruntung punya suami seperti ku!"

Suara tertawa Bella sangat nyaring menggema di ruangannya. Ia tak habis pikir, jika Dariush sangat percaya diri sekali. Baginya ini adalah hal yang konyol.

Namun saat mereka tengah mengobrol, tiba tiba Dylan menerobos masuk ke dalam. Padahal Fabio dan Natasha sudah mencegahnya.

Sontak Bella dan Dariush pun terkejut, Dariush membawa istrinya berlindung di belakang punggungnya. "Mau apa kau kesini?" Tanya Dariush dengan tatapannya yang tajam.

"Cuih!! Ini kantor Bella, siapapun berhak datang kesini." Jawab Dylan dengan nafas tersengal.

"Dylan, cukup! Jangan buat keributan di sini. Ka_"

Namun saat Natasha bicara, Bella meminta Dylan pergi dari hadapannya. "Silahkan kamu keluar! Maaf Dylan, tapi kehadiran kamu di sini hanya membuat masalah. Aku enggak mau semua pegawai ku ketakutan." Sahut Bella.

"Ayo_"

"LEPAS BRENGSEK! BEL, IKUT AKU! KITA HARUS BICARA!" Teriak Dylan.

Bella sangat syok mendapati Dylan membentaknya. Ia makin mengeratkan tangannya pada lengan suaminya. Dariush menyadari jika istrinya ketakutan melihat Dylan. Ia menarik istrinya dalam dekapannya.

"Jangan takut sayang. Dia tidak bisa menyentuhmu jika masih ingin hidup." Ucap Dariush dengan tenang namun mematikan.

Bella menganggukan kepalanya pelan dan tetap berlindung pada suaminya. "Hati hati sayang." Ucapnya, dengan cemas pada Dariush.

"Syalan kau_"

BUGH Dengan sekali pukulan dari Dariush, Dylan pun jatuh tersungkur. Semua yang ada di sana tercengang.

Dariush mendekati Dylan perlahan dan berjongkok. "Jangan pernah menemui lagi Arabella. Dia ISTRIKU...! Ingat!! ISTRIKU..!!"

Dua security datang dan masuk ke dalam. Mereka segera membawa Dylan keluar dari sana. "Fabio, Sean sudah berangkat?" Tanya Dariush.

"Nanti malam boss, permisi."

Fabio dan Natasha pamit dari sana. Bella terduduk lemas, kakinya gemetar melihat Dariush melakukan hal seperti tadi.

Pemilik tangan kekar nan gagah ini, memeluk istrinya yang menangis. Bella merasa di lindungi oleh suaminya, ia semakin menelusupkan kepalanya di tubuh suaminya.

Cukup lama mereka berpelukan tanpa ada yang bicara. Fabio datang bersama salah satu OB disana membawa makan siang yang sudah di pesan Arabella.

Dariush dan Bella makan siang bersama. "Aku ingin berkeliling di kota ini." Celetuk Dariush tiba tiba.

"Hmm, oke! Setelah pekerjaan ku selesai." Jawab Bella datar.

Tangannya lemas sekali, sedari tadi Bella malas untuk makan. Dariush menyuapi sang istri tanpa bicara. "Ma-makasih." Ucap Bella dengan terbata-bata.

"Hmm."

Selesai makan siang Bella melanjutkan sebentar pekerjaannya karena design baru yang ia buat akan di kirim pada klien-nya. Mafia tampan ini menunggu istrinya dengan sabar.

Dariush berdiri dan membawa istrinya duduk di pangkuannya. "Seperti ini caramu bekerja? Tidak ada istirahat?"

GLEG

Yah! Memang seperti inilah cara Arabella. Ia bekerja keras dari pagi sampai malam, bahkan jika perlu ia akan bekerja lembur di kantor bersama beberapa pegawainya.

Bukannya menjawab pertanyaan suaminya, namun Bella menghirup ceruk leher sang suami yang sangat wangi. Tangan Dariush meremas b*kong istrinya dan mencium lembut pucuk kepala istrinya.

"Aku akan mengatur cara mu bekerja! Kalau kamu bekerja seperti ini, yang ada kamu bisa sakit sayang. Ingat! Sebentar lagi akan ada anak kita disini." Ucap Dariush lembut.

"Hmm! Terserah! Aku lelah sekali hari ini." Jawab Bella dengan lemas.

Gara gara ulah Dylan, semuanya jadi kacau. Mood Bella berantakan. Ditambah pekerjaannya yang menumpuk. Membuat dirinya semakin lelah.

Dariush mengajaknya pulang saat itu juga, Bella pun menurut tanpa membantah. Fabio mengikuti kedua boss-nya. Bella menitipkan butik pada Natasha.

-

-

-

Di dalam mobil, Bella tertidur di pelukan suaminya. Dariush meminta supir itu untuk membawanya ke sebuah villa. Meskipun ia tidak tahu tempatnya, ia percayakan pada supir istrinya ini.

"Kita akan menyewa villa di daerah ini, sepertinya bagus saat melihat di internet." Ucap Fabio pada supirnya.

"Baik pak, di daerah itu memang sangat bagus sekali. Di sana banyak beberapa villa dengan pemandangan gunung yang indah." Ucap pak Roni, supir keluarga Bella.

Fabio dan pak Roni mengobrol santai di jalan. Sedangkan Dariush memandang dengan tatapan penuh cinta pada istrinya.

Sesampainya di villa itu, mereka semua masuk ke dalam. Fabio sudah mengaturnya. Dariush membawa istrinya ke kamar dan merebahkannya.

"Babe, kita sudah sampai." Ucap Dariush di telinga istrinya.

Bella melenguh dan membuka matanya perlahan. Ia menatap sekelilingnya rupanya ini bukan kamarnya. "Kita dimana?" Tanyanya.

Daging kenyal itu bertemu, Dariush semakin merapatkan tubuhnya di atas istrinya. "Di villa babe, aku sudah menyewa villa ini untuk kita."

Tangan Bella mendorong pelan tubuh suaminya. "Kok kamu bisa tahu villa di sini?" Tanya Bella lagi penasaran.

Dengan malas Dariush menceritakan jika pak Roni lah yang mencari villa ini untuk mereka. Tangannya mengelus leher istrinya yang candu baginya. Kepala Bella pun mengangguk pelan.

"Jadi... Kita bulan madu disini?"

"Hmm." Jawab Dariush singkat.

"Aaaahhh.."

1
Vivi Alfia Dewi
next Thor di tunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!