NovelToon NovelToon
Happiness

Happiness

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Konflik etika / Nikah Kontrak / Trauma masa lalu / Antagonis
Popularitas:206
Nilai: 5
Nama Author: Kim Umai

Hallo besti 🖤, cerita ku ini tentang cewek bernama Syakila Almeera yang memiliki sifat ceria, aktif, ekspresif, lembut, dan penuh cinta bertemu dengan Agha yang memiliki sifat berbanding terbalik dengan Syakila.

mereka berdua di satukan oleh pernikahan paksa, dan banyak drama didalam pernikahan mereka, apakah Agha akan jatuh cinta dengan Syakila yang terus-menerus memperlakukan Agha dengan penuh cinta atau akankah Agha tetap terjebak di lingkaran bernama masa lalu. Maka saksikan dan baca terus cerita happiness ini yah, jangan lupa komen like dan follow untuk info selengkapnya, bay bay besti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Umai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 Perkara cuti

Setelah menempuh waktu berjam-jam, akhirnya Agha tiba di bandara Soekarno Hatta dan benar sudah ada keluarganya lengkap menunggu di depan pintu keluar.

"Ooooom." Ucap semangat Aya dan Hamzah menghampiri Agha.

Sontak Agha menghentikan langkahnya dan melepas genggaman di koper dan bingkisan dari Luca, karena akan menyambut pelukan para keponakan nya yang imut-imut ini.

"Aaaaaaaa, rindu banget sama om." Ucap kompak lagi mereka berdua.

"Beneran rindu om atau oleh-oleh om nih?."

"Hahaha, sama om lah tapi lebih besar sama oleh-oleh om." Ucap polos Aya dan di anggukan setuju sama Hamzah.

"Kalian ini." Ujar Agha sambil memeluk erat tubuh Aya dan Hamzah, sesekali menggelitik tubuh mereka berdua.

"Hahaha ampun om, hahaha geli." Ucap Aya tapi tangannya mencubit pipi Agha.

"Aduh, pipi om melar dong mbak."

"Hahaha rasakan om, lebih kencang mbak." Hamzah malah provokator dan mendukung mbak nya.

"Udah-udah, nanti kalian gak di kasih oleh-oleh nya sama om loh." Ujar mbak Aqila karena kasihan juga lihat pipi adiknya di cubit oleh anaknya.

"Hehehe, maaf yah om." Ucap kompak Aya dan Hamzah. Kalau urusan oleh-oleh mereka bakalan nurut.

Setelah itu mereka langsung ke arah perkiraan mobil dan lanjut perjalanan ke rumah umah dan abah, sampai di rumah mereka langsung membongkar koper Agha yang isinya oleh-oleh dan para laki-laki dewasa hanya duduk di sofa sambil memperhatikan mereka.

"Nak ini bingkisan apa?."

"Oh, itu oleh-oleh dari Luca umah, di kasih pas di bandara."

"Lah ceritanya kalian tukaran oleh-oleh nih." Ucap mbak Aqila yang tau kalau Agha bawa oleh-oleh dari Indonesia untuk Luca asistennya.

"Mungkin mbak, tapi Erlan gak ngarep loh ya."

"Aman itu, kalau di kasih yah ambil. Tapi ini halal semua kan, dia tau yah."

"Iya mbak, kan dari dulu gitu. Alhamdulillah nya dia bisa di percaya mbak, semoga kedepannya gitu terus."

"Aamiin." Ucap kompak semua mengaminkan ucapan Agha tadi.

"Wah ada keju, ada cheese cake, kopi beh komplit ini mah Erlan." Ujar mbak Aqila yang menyebutkan sebagian barang apa saja di dalam bingkisan dari Luca.

Lumayan lama mereka membongkar oleh-oleh Agha bawa dan untuk Agha, Abah dan mas Andra ngobrol seputaran dunia olahraga, politik dan hal random lainnya.

"Nak, kamu gak lupa kan belikan oleh-oleh juga untuk Syakila?." Pertanyaan umah membuat Agha kaget tapi detik berikutnya normal lagi ekspresi Agha.

"Hayo loh, untuk calon istrinya sendiri lupa beli." Ujar mas Andra membuat Agha menginjak kakinya tanpa sepengatahuan yang lain, membuat mas Andra meringis sakit karena injakan kaki Agha seperti punya dendam.

"Beli umah, tapi gak tau dia suka atau gak terserah." Ujar Agha dengan nada acuh tak acuh.

"Kamu belikan apa emangnya?." Tanya mbak Aqila.

"Tasnya kan ada tiga, yang satu untuk Syakila." Jelas Agha yang masih dengan nada sama.

"Ooh, keren dong umah, kita para perempuan samaan tasnya, tar kita ke mall pakai tas bareng umah." Ucap mbak Aqila semangat dan malah udah ada rencana untuk ke mall bareng Syakila.

"Bener tuh mbak, duh gak sabar deh."

"Sama umah, tapi kan Jum'at depan kan udah sah tuh mereka jadi gak lama dong."

"Yah lama lah mbak, kan Erlan bakalan ada acara honeymoon, ya kan nak?."

"Siapa juga yang mau honeymoon umah, kerjaan Erlan banyak banget, nih aja satu hari setelah Agha cuti bakalan langsung terbang ke Han-guk ada serah terima alat medis yang di pasan untuk operasi besar." Jelas Agha yang emang sengaja menyetujui jadwal serah terima alat medis saat waktunya berdekatan dengan hari pernikahan nya.

"Astaghfirullah abah lihat anak nya ini, jahat banget sama Syakila gak di ajak liburan." Ucap umah dengan nada kesal mengingat dirinya juga perempuan dan butuh liburan.

"Umah tenang sayang, jangan marah, pasti Erlan punya alasan karena itu dengar dulu yah." ujar abah dengan lembut untuk menenangkan istrinya.

"Kasihan umah Mr. Marco kalau di tunda operasi nya, ini operasi besar dan menyangkut hidup matinya beliau, udah dari dua bulan lalu beliau menjadwalkan operasi nya di rumah sakit kita, karena mengingat jadwal Agha yang padat dan pemesanan juga ready ternyata berdekatan sama hari-H jadi beliau mau secepatnya di operasi." Jelas Agha dan membuat Umah dan yang lain diam.

"Yaudah untuk liburan kan bisa nanti-nanti di waktu senggang, udah jangan di pikirkan lagi." Ucap abah menyudahi perselisihan antara istri dan anaknya, reaksi Agha mah acuh tak acuh kek gak ada kejadian.

"Yaudah kita lanjut bongkar yang ini umah, yang ini kan belum di bongkar." Ujar mbak Aqila mengajak umah membongkar bagian lain koper Agha yang masih ada oleh-oleh nya, dan guna mencairkan suasana.

"Horee mbak dapat baju, mainan sama ada banyak buku pelajaran, makasih om." Ucap Aya sambil berjalan ke arah Agha dan memeluknya.

"Holeeee adek juga dapat baju, mainan dan buku bacaan, makasih banyak om." Ucap Hamzah yang ikut memeluk tubuh Agha seperti yang di lakukan mbak nya tadi.

Yah begitulah keluarga Agha yang selalu di bumbui cekcok, canda tawa dan malah itu yang membuat suasana rumah dan di keluarganya makin berwarna. Agha bersyukur di lahirkan di keluarganya ini, tapi mengingat akan pernikahan nya apakah dirinya bisa membangun keluarga seperti ini kelak, bisa aja sih tapi kalau nikahnya sama Alicia bukan sama yang lain, begitu pikir Agha.

1
Desi Ramadhani
dikira uang bisa menggantikan nyawa hilang, gila sih
Desi Ramadhani
ceritanya bangus thor, semangat terus buat karyanya👍💕
Kim Umai
makasih juga sudah mampir☺️
Renjana Senja
aku mampir Thor. jangan lupa mampir di karya aku ya. makasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!