NovelToon NovelToon
Pedang Pembasmi Iblis

Pedang Pembasmi Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Action / Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Harem
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: FAUZAL LAZI

Han Chuan adalah seorang anak desa yang ceria dan penuh semangat. Ia menghabiskan hari-harinya dengan melukis pemandangan dan bermain bersama teman-temannya di bukit kecil dekat desa. Hidupnya sederhana dan bahagia hingga suatu hari, segalanya berubah menjadi mimpi buruk. Saat sedang bermain bola bersama teman-temannya, langit tiba-tiba menggelap. Suara raungan aneh menggema dari hutan, dan makhluk-makhluk iblis menyerang desa tanpa ampun. Anak-anak yang bermain bersamanya menghilang satu per satu, ditelan oleh iblis saat di bersama ibunya. Ketika Han Chuan turun dari bukit, yang tersisa hanyalah pemandangan mengerikan desa hancur, dan jasad para penduduk berserakan. Dalam keputusasaan, ia juga menyaksikan ibunya yang ternyata seorang dewa yang turun tangan melawan para iblis. Namun malang, sang dewa tewas ditusuk dari belakang dan tubuhnya dilahap utuh oleh iblis. Rasa sakit dan amarah yang tak tertahankan membangkitkan kekuatan tersembunyi di dalam diri Han Chuan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FAUZAL LAZI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 Nilai Tertinggi Dari Yang Lain

Sedangkan itu, Han Chuan sudah masuk ke pos penukaran inti iblis. Pada saat yang bersamaan, Ling Shura keluar dari ruangan tersebut. Keduanya berpapasan di depan pintu, saling menatap sejenak tatapan penuh tekanan, penuh penilaian. Namun tanpa sepatah kata pun, masing-masing berbalik dan pergi menuju tujuan mereka sendiri.

“Para tetua sekalian, tolong hitung jumlah inti iblis yang aku dapatkan,” ucap Han Chuan sambil meletakkan kantong ruangnya di atas meja batu.

Salah satu tetua tersenyum dan mengambil kantong ruang itu. Begitu dibuka, matanya langsung membelalak. Jumlah inti iblis yang ada di dalamnya luar biasa banyak.

“Anak muda… bagaimana kau mendapatkan inti iblis sebanyak ini?” tanya tetua tersebut, suaranya jelas penuh keterkejutan. Ia menatap Han Chuan, menunggu jawaban.

“Aku hanya memburu kelompok-kelompok iblis yang lewat, dan ada juga yang datang sendiri menghampiriku tanpa harus aku cari,” jawab Han Chuan santai, seakan hal itu bukan sesuatu yang spesial. Para tetua hanya bisa menggeleng tak percaya, lalu memanggil dua rekannya untuk membantu menghitung semuanya.

Sementara itu, Ling Shura berjalan di hutan sambil membuka peta di tangannya.

“Jadi, untuk memenangkan Konferensi Pemburu Iblis, aku harus mengumpulkan inti iblis tingkat tinggi. Kata para tetua, nilai poinnya jauh lebih besar,” gumamnya pelan, matanya mempelajari jalur-jalur pada peta.

Ia kemudian tersenyum tipis.

“Tapi aku penasaran dengan anak bernama Han Chuan itu. Yang berpapasan denganku tadi… kemampuan aslinya seperti apa?” gumamnya lagi sambil menggulung peta dan memasukkannya ke dalam kerah bajunya.

“Sudahlah… nanti kami pasti bertemu lagi.”

Ling Shura melangkah masuk ke area hutan yang lebih dalam—daun-daunnya berwarna merah tua, seperti terbakar. Jelas sudah tercemar oleh aura iblis.

Di pos penukaran inti iblis, para tetua hampir selesai menghitung semuanya. Han Chuan yang bosan menunggu mulai mengayunkan pedangnya pelan, melatih gerakan dasar sambil berjalan mondar-mandir di sekitar pos.

“Apa inti iblisku terlalu banyak sampai harus dihitung selama ini? Bahkan tiga orang yang menghitung sekaligus,” gumam Han Chuan, sedikit heran, sambil kembali masuk ke dalam.

Begitu memasuki pos, tiga tetua itu langsung bersorak kecil.

“Selamat! Selamat, anak muda!” ujar salah satu tetua dengan suara gembira. “Jumlah inti iblis milik mu sangat banyak! Nilaimu sekarang yang paling tinggi dibandingkan seluruh peserta Konferensi Pemburu Iblis! Bahkan kau melampaui nilai milik Ling Shura, murid Penguasa Istana Pedang Matahari!”

Han Chuan hanya memiringkan kepalanya.

“Benarkah? Sepertinya aku memang agak rakus tadi…” gumamnya sambil menggaruk kepalanya tanpa rasa malu.

Tetua itu kemudian mengambil sesuatu dari bawah meja dan mengangkatnya ke hadapan Han Chuan.

“Ini hadiah untukmu, anak muda.”

Han Chuan melihat dua benda itu dengan bingung.

Tetua tersebut pun menjelaskan.

“Ketiga bola kecil ini adalah bola peledak. Setiap bola memiliki efek yang berbeda—ledakan petir, ledakan api, dan ledakan yang menghasilkan debu pasir untuk membutakan lawan. Gunakan dengan hati-hati, kekuatannya cukup besar.”

Han Chuan menerima benda itu sambil mengangguk.

Tetua itu lalu menyodorkan satu gulungan peta tambahan.

“Dan ini peta lokasi inti iblis yang sangat berharga. Jika kau ingin mempertahankan posisi pertamamu, kau harus bergegas sebelum diambil orang lain. Nilainya bisa membuatmu unggul jauh.”

Han Chuan langsung mengambil peta tersebut, menyimpannya dan mengambil kembali kantong ruang Milik nya, lalu ia keluar dari pos dengan langkah cepat. "baik lah saat nya menjadi pemenang di konferensi pemburu iblis"ucapnya dan langsung berlari ke arah arah yng di tunjukan oleh peta.

Sedangkan di Istana Pedang Matahari, ketiga tetua besar terpelongo saat melihat balok nama milik Han Chuan menjulang sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari peserta yang lainnya, bahkan lebih tinggi dari milik Ling Shura. Yan Long yang sedang meminum tehnya sampai menjatuhkan cangkir di tangan, dan ia tidak percaya dengan apa yang ada di depan matanya.

"Apa tidak mungkin? Bagaimana anak dari keluarga Han bisa memiliki nilai yang sangat tinggi?" batinnya dengan wajah tidak percaya.

Lain halnya dengan Bai Mo yang menatap tajam ke arah balok nama milik Han Chuan. Ia kemudian tersenyum kecil. "Heheh, boleh juga anakmu itu, Han Ling. Sepertinya kau mendapatkan anak yang sangat hebat dan berbakat," ucapnya pelan sambil berdiri, lalu memegang cangkir teh miliknya dan meminumnya perlahan.

Sementara itu, Han Ling tidak bisa menahan raut kebahagiaannya. Ia tertawa terbahak-bahak sambil memeluk lengannya sendiri, bangga setengah mati. "Hahaha, aku tadi sangat khawatir dengan Han Chuan. Tapi sepertinya sekarang aku tidak perlu khawatir lagi dengan kemampuan hebatnya. Terima kasih atas pujiannya, saudaraku Bai Mo," ucap Han Ling sambil sedikit membungkuk. Bai Mo pun membalas dengan membungkuk untuk menghargai rasa hormat dari Han Ling.

Sementara itu, di hutan yang sangat lebat, terdapat seorang anak muda yang membawa pedang besar berwarna hitam dan sebuah pedang kecil berwarna keperakan. Ia sedang berjalan sambil menghabisi beberapa iblis yang menghadangnya.

Saat ia mengayunkan pedang besarnya, bilah hitam yang bercampur garis putih memancarkan kilatan cahaya tajam. Ayunannya melesat cepat, menghasilkan suara gesekan angin yang tebal dan menghantam tubuh iblis di depannya. Dalam sekejap, tubuh iblis itu terbelah menjadi dua, serpihan dagingnya terlempar ke udara dan jatuh menghantam tanah.

"Hah, sepertinya aku harus pergi ke tempat yang ditunjukkan oleh peta ini untuk mendapatkan inti iblis dan memenangkan konferensi pemburu iblis. Inti iblis yang aku tukarkan tadi pasti belum cukup," ucapnya pelan sambil membuka peta di depan wajahnya.

Tiba-tiba matanya menajam. Ia berhenti melangkah dan menoleh ke sekeliling.

"Aura keturunan darah raja iblis... di mana dia berada?" gumamnya pelan, wajahnya berubah serius. Aura gelap samar melintas di udara, memberi getaran halus di kulitnya. "Mungkin kalau aku memburunya lumayan juga," lanjutnya santai, meski tatapan matanya terlihat penuh kewaspadaan.

Ia menyimpan kembali peta ke dalam bajunya, menggenggam pedangnya dengan erat, lalu berlari cepat ke arah sumber aura tersebut. Daun-daun di sekitarnya tersibak kuat ketika ia melesat, dan suara gesekan pedang hitamnya yang bergemetar halus membuat hawa perburuan terasa semakin intens.

1
Nanik S
Dimakan Iblis Harimau...
Nanik S
God Joon
Nanik S
Long Shen..untung sdh datang
Nanik S
Ilusi Iblis
Nanik S
Gaaaas Poooool
Nanik S
Han Chuan.... memang lumayan konyol... 🤣🤣🤣
Nanik S
Jatah membunuh Binatang Iblis
Nanik S
Sekte Langit Iblis lagi... Bantai saja semua Han Chuan
Nanik S
Siapa sebenarnya Long Shen
Nanik S
Bsi Ling ditelan Harimau Iblis
Nanik S
Mantap Poooool 💪💪💪
Nanik S
Joooooooooss 👍👍👍
Nanik S
Para Orang Tua juga ikut tegang
Nanik S
God Job
Nanik S
Lha kenapa Han Chuan tidak ada reaksi di balik tentang Inti Iblis
Nanik S
Sekte Langit Iblis
Nanik S
Mengapa mesti ada Kontrak hidup mati
Nanik S
Bsi Ling... Dendam karena kalah dan malu
Nanik S
Apa mereka tdk menyadari adanya kelompok sekte Iblis
Nanik S
Han Chuan... 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!