NovelToon NovelToon
Bayang Yang Runtuh

Bayang Yang Runtuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Penyesalan Suami
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Shanti_San

Kiara, putri tunggal keluarga terkaya, memilih menikah dengan pria biasa karena cinta yang ia pikir sangat kuat dan abadi. Selama sepuluh tahun pernikahan, Kiara hidup dengan rasa bersalah yang besar—ia tidak pernah bisa mengandung dan melahirkan anak, selalu menyalahkan dirinya sendiri, dan terus meminum obat yang dikatakan suaminya sebagai vitamin penyehat tubuh.

Semua kepercayaan dan kebahagiaannya runtuh dalam sekejap mata. Kiara mengetahui kenyataan pahit, suaminya telah berselingkuh dengan sahabat terdekatnya sendiri.
Lebih menyakitkan lagi, obat yang ia minum setiap hari ternyata adalah pil penunda kehamilan. Sepuluh tahun ia pikir dia kurang subur, padahal dialah yang menjadi korban, dan suaminya sendirilah penyebab ia tidak pernah bisa memiliki keturunan. Puncak kehancuran tiba saat Kiara tahu sahabatnya kini sedang mengandung anak hasil perselingkuhan mereka.

Kiara pun memilih pura-pura tidak tahu, untuk membalaskan rasa sakitnya karena telah di tipu oleh mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 - Meminta maaf pada Ayah mertua

pagi itu Ferdi di buat terkejut saat tiba-tiba orang tua kira datang.

Wajah Ferdi seketika berubah menjadi cemas namun penuh rasa hormat. Ia masih sangat ingat betul tamparan keras yang diterimanya beberapa hari yang lalu di rumah sakit, serta kemarahan besar yang ditunjukkan oleh ayah mertuanya itu akibat kelakuannya yang memalukan di acara jamuan makan malam. Hati Ferdi berdebar kencang, namun ia tahu ia harus bersikap sebaik mungkin, menunjukkan rasa hormat dan penyesalan yang tulus, agar kemarahan itu bisa hilang dan kepercayaan Pak Edward kepadanya kembali pulih.

“Selamat pagi, Ayah. Silakan masuk, Ayah,” sambut Ferdi dengan nada suara yang sopan dan rendah hati, dengan sorotan mata yang mematikan pak Edward menatap menantunya itu.

"Bagaimana keadaan kamu nak?."Tanya Pak Edward mengalihkan pandangan nya pasa putrinya.

"Aku baik ayah, berhentilah mengkhawatirkan ku." Balas Kiara.

"Putri ayah saat ini sudah kuat, siap menghadapi badai apa pun yang datang." batin Kiara. Karena luka yang Ferdi berikan lebih besar dari lukanya saat ini.

“Maafkan saya atas kejadian buruk kemarin, yang membuat Ayah dan Ibu menjadi malu dan marah. Saya benar-benar merasa sangat bersalah, Ayah.” ucap Ferdi memotong pembicaraan ayah dan anak itu.

Pak Edward melangkah masuk dengan wajah yang masih tampak serius namun tidak lagi sekeras dulu. Ia duduk di kursi utama, sementara Ferdi berdiri di hadapannya dengan kepala sedikit menunduk, sikapnya tampak sangat rendah diri dan penuh penyesalan. Ucapan Fendi di cuekin pak Edward.

“Ayah datang sendirian? Bagaimana kabar Ibu?” tanya Kiara lembut, sambil memegang tangan ayahnya dengan penuh kasih sayang.

“Ibu baik-baik saja, Nak. Ayah hanya ingin datang melihat keadaanmu, sekalian ada hal penting yang ingin Ayah bicarakan,” jawab Pak Edward lembut kepada putrinya, sebelum kembali memalingkan wajahnya ke arah Ferdi yang masih berdiri dengan gelisah.

Ferdi pun segera melanjutkan ucapannya, nada suaranya terdengar tulus seolah-olah rasa bersalah itu benar-benar ada di lubuk hatinya yang paling dalam.

“Ayah, saya tahu tindakan saya kemarin sangat salah dan tidak pantas dilakukan oleh seorang suami, apalagi di depan banyak orang. Saya juga tahu hal itu menjadi bahan omongan dan pembicaraan orang-orang di lingkungan bisnis kita, hal yang tentu saja sangat memalukan nama baik keluarga Edward. Saya tidak akan mencari alasan atau pembelaan diri apa pun. Saya salah, dan saya siap menerima segala konsekuensinya. Saya hanya mohon, Ayah mau memberikan saya kesempatan kedua untuk membuktikan bahwa saya bisa menjadi suami yang baik untuk Kiara, dan menantu yang bisa dibanggakan oleh Ayah dan Ibu,” ucap Ferdi panjang lebar, matanya menatap Pak Edward dengan pandangan yang terlihat tulus dan penuh penyesalan. Pak Edward pun mendengarkan apa yang di katakan menantu.

Kiara yang melihat itu dari samping hanya diam dan menundukkan wajah, bibirnya hampir saja membentuk senyum sinis yang tertahan. Ia tahu betul, semua ketulusan yang ditunjukkan Ferdi saat ini hanyalah akting belaka. Pria itu takut kehilangan kedudukannya, takut kehilangan kemewahan yang ia nikmati selama ini, dan takut diusir dari kehidupan keluarga Edward. Semua kata maaf dan penyesalan itu hanya keluar demi kepentingan dirinya sendiri, bukan karena rasa cinta atau rasa hormat yang sesungguhnya.

1
Ma Em
Ferdi saja yg tdk tau diri sdh diangkat derajat nya karena menikah dgn Kiara pewaris tunggal perusahaan tuan Edwar malah Ferdi sia siakan dan selingkuh dgn teman Kiara , semoga perceraian Kiara dgn Ferdi cepat selesai biar Ferdi dan selingkuhan nya jadi gembel , Ferdi manusia tdk punya otak ingin menguasai perusahaan orang setelah itu dia akan menceraikan Kiara dan akan hdp bersama selingkuhan nya si Emely .
Asyura
lanjut tor
Yeni Astriani
yuuukk lanjut Author
Yeni Astriani
good job Kiara kamu kuat, kamu punya banyak bukti perceraian pasti bakalan terjadi.
ferdi mengancam karna tahu dia bakalan hidup miskin lagi
Yeni Astriani
lanjut Author
Asyura
lanjut Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!