NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Misi Menjadi Istri Jahat

Transmigrasi: Misi Menjadi Istri Jahat

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Pena Digital

Menjadi editor sebatang kara itu membosankan, tapi dirampok sampai pingsan dan pindah ke dunia novel? Itu diluar nalar!

Lin Xia Yi bertransmigrasi menjadi Lin Xia Mei, wanita yang akan tewas karena cinta buta suaminya, Wei Zhu Chen. Untuk bertahan hidup, ia harus menurunkan tingkat rasa suka Wei Zhu Chen dari 99% ke 20%.

Bersama sistem berwujud kucing imut bersayap bernama Bao, Lin Xia Yi akan memulai misi demi kembali ke dunianya serta membawa pulang hadiah yang menggiurkan.

Hadiah menggiurkan menanti, tapi nyawa taruhannya. Siapkan camilan favoritmu dan temanilah Lin Xia Yi sampai akhir!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Digital, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

021~

Wei Ji Xiang mendengar perkataan Lin Xia Mei, ia mendongak dan melihat Lin Xia Mei dengan tatapan sendu. Lin Xia Mei menatap datar anak berusia 8 tahun tanpa rasa kasihan sedikitpun.

"Lin Xia Mei, saat baru menikah kau sering mengakui Ji Xiang itu anakmu. Ada apa denganmu hari ini? Ucapanmu begitu menyakitkan!"

Amarah Wei Zhu Chen mulai terpancing, Lin Xia Mei menyeringai kemudian mendorong piring di tangan Wei Zhu Chen hingga jatuh berserakan di lantai.

"Aku akan mengatakannya sekali lagi dan dengan sangat jelas, Wei Zhu Chen."

Lin Xia Mei berdiri tegak dengan tangan terlipat di depan dada, gaya ini menambah kesan jahat pada Lin Xia Mei.

"Wei Ji Xiang bukan anakku, dan aku sudah muak padamu, Wei Zhu Chen. Kau dan anakmu layak ku perlakukan seperti udang di lantai itu, layak kubuang." ucapnya dengan angkuh dan sombong.

"Aku tidak menyangka hari ini akan tiba, Xia Mei. Aku terlalu memanjakanmu."

Wei Zhu Chen meraih tangan Wei Ji Xiang lalu membawanya pergi. Wei Ji Xiang mengikuti langkah kaki ayahnya, sebelum ia menutup pintu, ia menoleh ke belakang.

Manik mata Wei Ji Xiang membulat sempurna saat melihat sesuatu yang aneh baginya. Ujung pakaian Ibunya bergetar pelan.

"Ibu... Kau berbohong." batin Wei Ji Xiang.

Pintu tertutup, Lin Xia Mei langsung kembali ke mode sifat aslinya, ia duduk di ranjang sambil memandangi piring pecah dan udang yang berserakan di lantai.

"Bao, akhirnya kalimat menyakitkan itu keluar juga dari mulutku." ucap Lin Xia Mei dalam hati.

"Selamat inang, rasa suka tokoh utama turun lagi, kini sudah 55%." Bao menampilkan layar transparan di hadapan Lin Xia Mei.

Kemudian slide bergeser, sebuah grafik dengan garis menanjak berwarna pink terpampang.

"Ini.. Apa?" tanya Lin Xia Mei dengan suara pelan.

"Inang, ini adalah grafik perasaanmu. Rasa suka inang melebihi dua persen dan bertahan selama lebih 48 jam, jadi grafiknya sudah bisa dimunculkan."

Lin Xia Mei tidak bisa berkata-kata, matanya terus bergerak pelan memperhatikan layar transparan di depannya, napasnya memburu.

"Bao, aku bahkan tidak menyadari perasaanku sendiri. Apakah ini sungguh perasaanku?" tanya Lin Xia Mei dengan suara hatinya.

"Tentu, Bao tidak sembarangan menunjukkan layar ini beserta isinya, grafik ini tidak bisa dimunculkan jika perasaan itu hanya bersifat semu."

"Tapi kenapa bisa terjadi, Bao? Aku tidak merasa aku menyukainya." tanya Lin Xia Mei.

"Menurut data yang Bao miliki, perasaan inang tumbuh karena mengagumi ketampanan tokoh utama dan sedikit terpengaruh atas kebaikan tokoh utama pada inang. Tapi, Bao tidak akan menghukum inang selama misi tetap lancar."

Lin Xia Mei terdiam, ingatannya memutar kembali hari-hari yang sudah berlalu.

"Ada apa sayangku?"

"Istriku.."

"Kumohon Istriku.."

Kata-kata tersebut sering Wei Zhu Chen lontarkan sekalipun Lin Xia Mei sudah memarahi bahkan membentaknya.

"Rasa suka inang sekarang sudah berada di 10%, asalkan tidak mengganggu misi, Bao tidak akan menjatuhkan hukuman pada Inang sekalipun rasa suka inang mencapai 100%." ujar Bao.

"Bagaimana dengan Wei Ji Xiang?" tanya Lin Xia Mei.

"Bao tidak bisa menampilkan tingkat rasa suka maupun benci Wei Ji Xiang, karena misi ini hanya tertuju pada tokoh utama pria saja."

"Inang, penulis menciptakan karakter Wei Ji Xiang sebagai anak yang peka dan cerdas, jangan sampai misi inang diketahui siapapun, kau harus memiliki rasa waspada juga terhadap Wei Ji Xiang."

"Aku tidak ingin jatuh hati pada karakter fiksi disini, Bao. Aku harus cepat pulang."

"Keputusan yang bijak, Inang."

"Bao, aku ingin sendiri."

"Baiklah inang, semoga misimu sukses."

Bip. Bao menghilang beserta layar transparan tadi.

"Sebenarnya Wei Zhu Chen orang yang baik jika tingkat rasa sukanya tidak tinggi," guman Lin Xia Mei.

"Tapi aku akan tetap mati jika tidak menurunkan rasa sukanya."

Lin Xia Mei berdiri, ia menatap cermin yang ditempel di lemari.

"Lin Xia Yi, kau harus cepat pulang!"

"Wei Zhu Chen tidak nyata!"

Lin Xia Mei menitikkan air mata, membenci dirinya sendiri yang merasa gagal.

Wei Zhu Chen dan Wei Ji Xiang pergi ke kolam renang yang disediakan Hotel, mereka duduk di bibir kolam.

"Ayah, jangan terlalu kasar pada Ibu."

Wei Zhu Chen tersenyum.

"Ji Xiang, Ayah tahu anak Ayah ini berhati baik. Ayah tidak bermaksud kasar pada Ibumu. Maaf, Ayah terbawa emosi sesaat."

Wei Ji Xiang tersenyum.

"Ibu mau ikut saat ini adalah kebahagiaan besar, Ayah."

Wei Zhu Chen merangkul Wei Ji Xiang.

"Mungkin Ayah memiliki kesalahan pada Ibumu, sampai-sampai Ibumu sering marah pada Ayah."

"Ji Xiang merasa Ibu masih sangat menyayangi kita, mungkin benar Ibu menyimpan kesal pada Ayah."

"Dasar anak ini. Kau selalu saja membela Ibumu," Wei Zhu Chen tersenyum.

"Tentu. Ibu adalah perempuan terbaik di dunia. Ibu adalah orang pertama yang bisa tidak tidur semalaman demi menjaga Ji Xiang saat sakit."

Wei Ji Xiang kembali teringat kenangan dua tahun lalu, saat dirinya sakit demam, Ayahnya pulang larut karena ada masalah dalam pekerjaan yang baru saja hampir mulus, malam itu setelah diperiksa Dokter, Lin Xia Mei menjaganya sepanjang malam tanpa memejamkan mata walaupun hanya satu detik. Ia menggendong Wei Ji Xiang dan membantunya saat membuang air kecil dalam keadaan sakit, bahkan ia menangis saat menyuapi Wei Ji Xiang.

Anak dan Ayah tersebut saling bernostalgia, mengingat semua kebaikan Lin Xia Mei.

"Apa aku benar telah menyakitinya?" batin Wei Zhu Chen.

Saat mereka sedang asik bernostalgia, guru pemandu mengirim pesan di grup chat dan meminta semua orang untuk berkumpul.

Semua orang berkumpul di lobi.

"30 menit lagi kita akan berangkat ke museum, harap segera menyiapkan barang bawaan dan alat tulis, kita akan jalan kaki dari sini ke Museum yang tidak terlalu jauh, kalian memiliki waktu 25 menit lagi, silahkan bersiap-siap dan kembali berkumpul disini."

Lin Xia Mei menghela napas kasar.

"Baru kali ini aku bertemu dengan orang yang membuang-buang waktu seperti ini," tutur Lin Xia Mei yang membuat mata semua orang melihat ke arahnya.

"Maaf, kau Ibunya Wei Ji Xiang? Lin Xia Mei kan?" tanya guru pemandu, Lin Xia Mei tidak menjawab dan memutar mata tanda bosan.

"Apa maksud perkataanmu, Nyonya Lin?"

"Benar-benar tidak sopan." sindir wali murid lainnya.

"Kurasa Nyonya Lin benar." beberapa wali murid membela.

"Apakah kuota anda habis sampai-sampai tidak bia mengirim pesan yang lebih berbobot? Misalnya pengumuman ini, harusnya anda tidak perlu membuatku repot-repot dan buang tenaga kemari hanya untuk mendengar perintah supaya kembali lagi kesini."

Guru Pemandu tidak langsung menjawab.

1
SENJA
aaaah bawang 😌
SENJA
aaah pelit lu , itu udah sampe jadi public enemy poin ga nyampe 1000😌😤
SENJA
waaah panen poin lagi 🤣
SENJA
wakaka ga bisa mantau🤣
SENJA
wakaka sadis jawabannya🤣
SENJA
bapak lu ke rumah sakit
SENJA
susah juga ya, agak psikopat nih cowo😳😤
SENJA
bucin banget dia 😤
SENJA
heh! lu jangan bikin gw bete lu pelit 🤮🤮
SENJA
baik banget 🤭
SENJA
addduh 😑
SENJA
addduh jangan luluh 🤣 jahatin anak itu sarana nurunin rasa suka 🤣
SENJA
yaaaah lumayan lah
SENJA
yayaya. .sabar sama bodoh itu betissss banget🥺
SENJA
jadi tontonan kaya gitu cuma 20 poin ciiih
SENJA
provokator tapi pelit lu 😤
SENJA
lama2 kok kesel ama bao kok pelit banget poin ihhh gila kali
SENJA
yaelaaah cuma 1 persen 😤
SENJA
lu pasti bakal diomelin terus deh 😅
SENJA
pasti ngeselin deh 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!