NovelToon NovelToon
Bucin, Suami CEO

Bucin, Suami CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Keluarga / CEO / Persahabatan / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:647
Nilai: 5
Nama Author: Ika Nanda

kehidupan yg tidak pernah di ingin kan oleh Kang Hana, putri dari seorang wanita karir bernama Go Haeri dan almarhum suami nya yg bernama Kang Min Ho.
Hana adalah seorang gadis yg ceria, usia nya baru menginjak 20 tahun. ia juga seorang gadis yg rajin dan tekun belajar. Hana juga salah satu mahasiswi di Seoul National University (SNU)
2 tahun lagi ia akan menyelesaikan pendidikan S1 nya, namun semua berubah karena perjodohan yg di lakukan oleh ibu nya. kehidupan yg tadi nya baik-baik saja berubah menjadi kacau.

yuk ikuti cerita nya.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Nanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

"ibu tidak mau menyulitkan mu. Hana sayang, ibu sudah mengusahakan semua nya untuk mu. ibu kira, ibu tidak akan membebani mu dengan semua ini. tapi, kenyataan nya... " ungkap nyonya Haeri

Hana pun menghampiri ibu nya dan memeluk nya. mereka pun menangis dengan memeluk satu sama lain nya. tangis ibu dan anak itu pecah saat Hana mengetahui kalau ibu yg sangat ia sayangi dan cintai mengidap kanker darah stadium akhir. hasil vonis dokter memperkirakan, hidup nya tidak akan panjang. namun semua itu bisa di cegah, dengan hidup sehat juga tidur yg cukup.

Hana masih menangis di dalam kamar nya, memegang kertas vonis dokter mengenai penyakit ibu nya. ia jadi merasa sangat bersalah, karena tidak mengetahui nya lebih awal. Hana juga menyalahkan diri nya sendiri, mungkin kalau 2 tahun silam ia tidak meminta untuk masuk kuliah. mungkin saja ibu nya tidak perlu bekerja terlalu keras. karena setelah kepergian ayah nya, Hana hanya melihat ibu nya sibuk dengan perusahaan. meneruskan apa yg telah di tinggal kan oleh ayah nya. yaitu perusahaan, rumah yg cukup besar dan beberapa mobil.

merasa frustasi dengan itu, Hana pun merendam tubuh nya di bathtub kamar mandi. sembari mengingat ucapan ibu nya saat di ruang kerja.

******

"semua sudah terjadi sayang, tidak perlu ada yg di sesali" ucap nyonya Haeri menghapus air mata putri nya itu

"tapi bu... "

"tidak ada tapi. sekarang hanya bisa mencoba menyusun nya dari awal."

"apa rencana ibu selanjutnya!?? " Hana pun mulai tenang

"ibu akan menjual perusahaan kepada teman ibu, dan menyimpan uang nya. ibu akan melanjutkan usaha Toserba yg pernah di mulai oleh ayah mu dulu... "

"tunggu dulu bu, kita bisa membicarakan nya bukan!?? maksud ku, tanpa menjual perusahaan. aku akan berhenti kuliah, dan aku akan mulai belajar memegang perusahaan. atau aku juga bisa melanjutkan usaha Toserba kita yg tertunda. "

"sayang, makan malam di rumah bibi Min Seo bukan hanya sekedar makan malam biasa. makan malam itu hanya alasan untuk mu saja"

"untuk ku!?? " Hana pun penuh tanda tanya

"benar... ibu telah menawarkan perusahaan pada bibi Min Seo, dan dia bersedia membeli nya 2x lipat dari harga jual yg ibu tawarkan" nyonya Haeri pun terdiam tidak melanjutkan ucapan nya

"tentu saja dengan maksud tertentu kan bu!?? " tebak Hana dengan tepat

"Min Seo punya seorang putra bernama Park Jimin. putra nya mengidap penyakit Disfungsi Ereksi (DE), saat ini dia dalam pengobatan dan terapi. namun semua itu tidak akan berfungsi jika pola makan dan juga gaya hidup nya tidak di jaga. maka dari itu, Min Seo mengusulkan untuk menjodohkan putra nya dengan mu. agar kau bisa mengurus nya dan harap-harap kalian bisa saling jatuh cinta. "

"tapi bu, ini soal pernikahan. tidak bisa di buat sebagai ajang kompromi. " sela Hana

"ibu tau sayang. ibu juga tidak akan memaksa mu melakukan nya, kau jangan khawatir. ibu tidak akan mengorbankan masa depan mu. kita akan tetap menghadiri jamuan makan malam itu, agar Min Seo tidak kecewa. " nyonya Haeri mengelus lembut punggung putri nya itu

******

setelah cukup lama berendam, Hana pun menyudahi nya. ia langsung memakai pakaian dan bersiap akan pergi. saat akan pamit pada ibu nya, ia tidak menemukan dimana ibu nya berada. "ooh bibi Ju, apa melihat ibu?? " tanya Hana begitu melihat pengurus rumah

"nyonya tadi seperti nya pergi keluar non, apa butuh sesuatu?? " jawab pengurus rumah sembari bertanya

"ooh, kalau begitu. titip pesan saja pada ibu, kalau aku pergi keluar sebentar. sebelum jam 07.00 sore aku sudah kembali, ponsel ku mati soal nya bi" ucap Hana berlalu pergi

"baik non... " pengurus rumah itu pun membungkuk ke arah Hana

Hana pun pergi mengemudikan mobil nya ke salah satu tempat pemakaman yg ada di Seoul. dengan perasaan yg masih bimbang dan sedih, ia menuju ke makam ayah nya. sesampai nya di sana, Hana hanya terdiam memandang makam ayah nya. tanpa mengatakan sepatah kata pun dan hanya air mata yg tumpah saat itu. dada nya seperti sesak seakan berada di ruang yg sempit, bibir nya tak mampu bicara.

cukup lama Hana di sana, akhirnya ia pun tenang. "ayah... aku datang, kali ini tidak bersama ibu. ayah... tanpa aku katakan, aku yakin ayah sudah melihat nya kan. sekarang, apa yg harus aku lakukan ayah. aku benar-benar tidak tau arah dan dalam kebimbangan. ayah... aku tidak ingin kehilangan ibu. kau sudah meninggalkan aku di saat aku belum siap, dan sekarang ibu... kenapa dunia terlalu kejam pada ku, kenapa keberuntungan tidak berpihak kepada ku. andai kau masih hidup, aku yakin tidak ada masalah yg tidak bisa aku lalui ayah. andai saja... " Hana pun kembali menangis, ia meluapkan segala nya sore itu sebelum pergi bersama ibu nya...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!