Liam, adalah anak terbuang. dari kecil hingga dewasa, dia tidak pernah merasakan memiliki keluarga. bahkan di masa tua nya, dia belum pernah merasakan cinta.
Walaupun memiliki harta yang berlimpah, namun kekayaan itu terasa tidak berguna. hingga akhirnya dia meninggal, dan terlahir kembali.
dia terlahir kembali ke umur dua puluh tahun. namun yang aneh adalah, dia terlahir kembali, dan langsung di nikahi oleh seorang gadis cantik dan manis.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Parhusib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
villa Zenith residence
Setelah keterkejutan, petugas keamanan itu, kembali membungkuk, lalu mengarahkan temannya untuk membuka gerbang.
Gerbang di buka lalu taksi memasuki kawasan villa Zenith residence.
Di kota neo tech city, villa Zenith residence adalah kawasan villa termewah. Ada dua puluh villa, dan kesembilan belas nya, telah di huni oleh tokoh-tokoh besar. Namun hanya villa Zenith residence nomor satu dan yang paling mewah lah, yang masih bertahan tanpa pemilik hingga kini.
Karna perbedaan nya memang jauh. Villa Zenith residence nomor satu, terletak di tempat khusus dan paling strategis dalam melihat pemandangan, dan soal infrastruktur, jauh berkali-kali lipat lebih mewah dan canggih dibandingkan, villa Zenith residence nomor dua.
Jadi dalam hal harga, villa Zenith residence nomor satu, berharga tiga kali lipat nya, villa Zenith residence nomor dua.
Semua orang kaya tau tempat ini, tidak terkecuali Yuna, setelah dia melihat gerbang yang familiar, dia langsung tau bahwa ini adalah area villa Zenith residence.
karna keluarga besarnya juga memiliki villa Zenith residence, tapi itu hanya villa nomor sebelas. Tapi meski begitu, villa no sebelas sudah melambangkan status yang tinggi.
Banyak keluarga keluarga besar, bernaung di area villa Zenith residence. Karna bukan hanya kemegahan bangunan nya, tapi yang tinggal di sana melambangkan status tertentu.
Bukan sembarang orang yang bisa membeli tempat itu, karna semua penghuni nya, adalah orang berpengaruh. Jadi orang biasa yang memiliki uang, tidak akan bisa untuk membeli tempat itu.
Setelah mobil berjalan selama sepuluh menit lagi, mereka tiba di area villa Zenith residence nomor satu. Dari kejauhan, tampak lah, kemewahan villa Zenith residence nomor satu, yang kemewahan nya, mengaburkan kemewahan villa villa lain di sekitarnya.
Saat mereka berhenti, Yuna tercengang, karna dia tau ini adalah villa Zenith residence nomor satu, yang tidak pernah dimiliki seorang pun.
"Ini....ini rumah biasa yang kamu maksud?," tanya Yuna dengan tercengang.
"Melihat menantunya yang bersikap tidak biasa, Mulan juga ikut terkejut, "Yuna kenapa kamu terkejut?," tanya Mulan dengan penasaran.
"Ibu tidak tau?, ini villa termahal di kota neo tech city, harganya mencapai 1,5 triliun rupiah". Mendengar kata 1,5 triliun rupiah, kepala Mulan berdengung, dia yang seorang pekerja pabrik biasa, bahkan ketika masa kejayaan keluarga Anggara, uang sebesar itu belum pernah Mulan lihat. Tapi sekarang dia mengetahui bahwa, putranya yang selama ini dia besarkan, memiliki villa senilai 1,5 triliun rupiah.
Mulan hanya bisa melongo, tidak bergerak sedikit pun. Bahkan ketika Liam dan Yuna sudah keluar, dia masih terduduk di dalam mobil.
Melihat keterkejutan ibu nya, Liam hanya mendesah. Untung saja, ibunya adalah seseorang yang sudah melihat dunia. Jika tidak, mungkin ibunya akan pingsan karna keterkejutan.
Setelah menunggu sebentar lagi, untuk menenangkan ibu nya. Akhirnya Liam dan kedua keluarganya memasuki villa Zenith residence.
"Selamat datang kembali, tuan yang terhormat," Terdengar suara elektronik, yang menyambut kedatangan keluarga Liam.
Mendengar suara yang akrab itu, Liam tercengang. "Ini.... Ini bagaimana mungkin?," gumam nya dengan keterkejutan dalam hati.
Bagaimana dia tidak terkejut, ini adalah Ai cerdas tingkat tinggi, yang diciptakan oleh sekelompok ilmuwan tinggi.
Masalahnya Ai ini diciptakan saat Liam sudah berumur 37 tahun di kehidupan sebelumnya. Dan jika di hitung dengan umur sekarang, Ai ini baru ada, 18 tahun mendatang. Dan ini adalah Ai yang susah payah Liam perjuangan, karna untuk menciptakan Ai ini, Liam menggelontorkan uang hingga satu triliun.
"Jadi hadiah sistem ini bukan cuman villa, tapi juga Ai yang telah lama ku perjuangkan ini?," gumam Liam dengan senyum lembut.
"Sayang, siapa yang bersuara ini?," tanya Yuna dengan penasaran, karna suara itu tidak mirip manusia, tapi lebih ke suara robot yang sering dia lihat di televisi.
Wajah Mulan yang menatap, juga menunjukan raut tanda tanya. "ini adalah Ai cerdas tingkat tinggi," jawab Liam dengan tersenyum lalu menoleh ke arah pintu.
"Mr park, buka pintu," ucap Liam dengan santai, dan seketika, pintu gerbang yang besar itu, terbuka otomatis.
Melihat itu, kedua perempuan yang ada di sampingnya, terkejut takjub.
Setelah pintu gerbang terbuka, mereka bertiga berjalan memasuki villa. Sebelum mencapai bangunan villa, mereka melewati taman indah, dengan pemandangan yang dapat menyejukkan hati dan pikiran.
Sebagai taman villa termahal, keindahan ini adalah sesuatu yang pantas. Saat mereka berjalan mendekati pintu masuk.
Pintu villa yang besar itu, kembali terbuka otomatis. Mereka berjalan masuk, dan ruang yang semula gelap karna sudah malam, kini diterangi oleh cahaya lampu yang hidup otomatis.
Ini adalah kemampuan standar Ai tingkat tinggi. Dapat melakukan apapun untuk kenyamanan dan keringanan beban pemilik.
Liam hanya tersenyum melihat tindakan itu, tapi berbeda dengan Mulan dan Yuna, mereka sudah melongo, karna keterkejutan yang berulang-ulang.
"Mr park, masukkan ibu dan istriku, kedalam bagian pengendali," ucap Liam dengan santai. "siap tuan", balasan dengan suara robot terdengar.
"bagian pengendali?, sayang apa itu?," ucap Yuna dengan wajah yang penasaran.
"Bagian pengendali itu, adalah orang yang dapat memerintahkan ai, jadi kamu bisa memerintahkan ai untuk membersihkan rumah, menyalakan AC, membuka pintu, dan masih banyak lagi, dan jika kamu bukan bagian dari pengendali, kamu harus melakukannya sendiri." Ucap Liam dengan senyum manisnya yang masih terpampang di wajahnya.
Saat Liam masih menerangkan , suara sistem terdengar.
(ding!!, tuan rumah telah berhasil menjadikan ibu dan istri tuan rumah kedalam bagian pengendali. selamat, tuan rumah mendapatkan rekening black card VVIP dengan saldo 200 miliar rupiah, kartu telah disimpan di dalam laci kamar tuan rumah.)
Mendengar itu, Liam kembali terkejut, "Bukankah itu black card yang kumiliki di kehidupan sebelumnya. Tapi, kenapa saldonya hanya 200 miliar rupiah?, bukankah terakhir kali kartu ini masih memiliki sado beberapa triliun?," gumam Liam dengan bingung.
(Ding!!, harap tuan rumah sadar diri. Hanya karna memasukkan nama kedua keluarga tuan rumah ke dalam pengendali Ai, tuan rumah berharap diberikan hadiah apa?.) Suara sistem yang penuh sarkasme itu, membuat Liam terdiam tanpa kata-kata.
"Dasar sistem sialan, kamu sudah mulai melawan tuanmu sendiri?", gumam Liam setelah sadar dari sarkasme sistem.
Tapi gumaman Liam terganggu karna suara ketawa Yuna, tiba-tiba Yuna berlari dari rangkulannya, lalu berjalan ke arah AC, "Mr park, hidupkan AC," ucapnya, lalu AC hidup. Setelah itu, dia berjalan kearah jendela, "Mr park, buka gorden jendela," lalu gorden terbuka. "tutup kembali," lalu gorden tertutup kembali.
Hal itu dilakukan olehnya berulang-ulang, dengan tertawa bahagia. Lalu dia berjalan kearah Mulan, dan menyeretnya. "ayo ibu coba, ini sangat menyenangkan," ucapnya sambil membawa Mulan pergi.
Mulan yang melihat kesenangan di wajah menantunya itu, hanya ikut bermain, dan yang pasti, dia juga ikut bahagia.
Melihat kebahagiaan kedua orang itu, dalam mencoba segala hal, Liam hanya tersenyum tipis. Dia tidak menyangka bahwa Yuna memiliki sikap yang sangat kekanak-kanakan. Tapi kelegaan di wajahnya terpampang jelas. Semua kenangan buruk nya di masa lalu, perlahan mereda.
Melihat ibu dan istrinya berjalan ke lantai dua, Liam hanya tersenyum, dan berjalan ke arah dapur villa.
Dia melihat ke arah lemari pendingin, semua bahan makanan yang di butuhkan, berjejer memenuhi lemari. "hemmm, apa yang harus ku masak yah?," gumamnya sembari berfikir.